NovelToon NovelToon
NAMA LAIN DIBIBIRNYA

NAMA LAIN DIBIBIRNYA

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: Mamany Ali

Raya tidak menyangka kalau Suami yang sudah sepuluh tahun menikah dengannya , jatuh cinta lagi dengan wanita lain. Andini adalah nama wanita itu. Saat Bagas suami Raya mengaku mencintai Andini. Dunia Raya terasa runtuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mamany Ali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Geng Saridewi, Sosialita KW

Pesan yang dikirim Bagas ke Raya. Sama sekali tidak ada balasan. Dari kemarin sore sampai malam. Raya sama sekali tidak membalasnya. Jangankan membalas. Dibaca saja tidak oleh Raya.

Bagas menelpon." Nomor yang anda tuju sedang tidak aktif. " Operator yang menjawab.

Darahnya berdesir dingin. Bagas tahu. Raya sudah memblokir nomornya.

 " Apa benar tidak ada lagi harapan untuk kita Raya?" Gumannya.

Di cafe.

Saridewi sedang menepuk nepuk tempat duduk disebelahnya. Gelang berlian palsunya beradu. Gemerincing nyaring, bunyinya. Disekelilingnya tiga temannya sedang duduk. Bu Tati dengan tas Hermes kw, Bu Wulan dengan kacamata Dior ala ala dan Bu Irma dengan HP kamera boba tiga dibelakangnya. Semua yang dipakai mereka, KW alias palsu.

" Sayang, sini duduk." Saridewi melambai kearah Andini yang baru masuk. Senyumnya lebar. Tapi matanya dingin. Sebenarnya Andini malas datang.

Andini melangkah anggun. Dress merah ketat. rambut lurus berwarna pirang. Semua mata melihatnya. Bertanya tanya.

" Halo, Tante tante cantik." Sapa Andini yang langsung duduk disebelah Saridewi.

Rasanya Andini ingin menertawakan orang orang ini, Nampak sekali mereka kampungan dan tidak selevel dengannya. Semua yang mereka pakai mencolok. Palsu.

" Kenalin, ini Andini. calon mantu baru aku.." Saridewi sangat bangga mengenalkan Andini keteman temannya.

Bu Tati menaikkan alisnya sebelah, melirik Saridewi. " Bukannya Bagas masih punya istri ya?"

" Pantas saja Bagas mau berpisah dengan Raya, Wong ini sangat cantik." Lanjut Bu Wulan sambil mengambil foto Andini untuk dibuat menjadi status story.

Saridewi tertawa kencang, karena semua teman temannya pasti iri sekarang. Dia sudah tidak malu lagi untuk memamerkan calon mantunya yang kerja kantoran. " Iya dong jeng, Tentu saja Menantu seorang Saridewi harus cantik."

Bukannya senang dipuji, Tapi Andini malah kesal, karena terjebak dilingkungan sosialita nenek nenek.

" Kapan nikahnya?" Bu Irma mulai bertanya.

" Tentu saja secepatnya, jeng. Tunggu saja undangannya. Nanti kami mengadakan pesta besar di hotel mewah." Jawab Saridewi.

Andini tersenyum paksa. " Pesta dihotel mewah? kamu pikir duit itu daun? lagian kalau aku nanti nikah sama Bagas. Aku nggak mau ngajak kamu. Memalukan. " Andini bicara dalam hati.

" Hotel mewah?" Bu Tati nyerocos sambil melirik gelang berlian palsu yang dipakai Saridewi. Yang sudah mulai mengelupas dipinggirnya. " Yang seperti di TV itu ya, Jeng? yang ada air mancur sama lampu kristal kristalnya ya?"

" Iya dong." Saridewi makin besar kepala, tanpa sengaja menepuk paha Andini kencang." Andini kerja kantoran, gajinya besar, beda sama Raya. kalian tahu sendirikan mantuku itu. Bisanya cuman minta uang sama Bagas."

Bu Irma yang sedari tadi sibuk foto foto dengan HP boba ala ala.Tiba tiba angkat bicara." Tapi jeng, bukannya Bagas masih sibuk sidang cerai ya?"

Saridewi tertawa keras." Alah, gampang itu mah. Raya mana berani melawan. Dia itu akan kalah. Secara finansial. Bagas lebih unggul. Dia apa? rumah saja masih numpang sama ibunya."

Bosan Andini lama lama duduk bersama dengan nenek nenek ini. Andini berdiri.

" Kamu mau kemana, Sayang?" Saridewi memegang tangan Andini.

Andini melepaskan tangan Saridewi pelan. Ada rasa jijik disana." Aku mau pulang tante."

" Jangan." Cegah Saridewi. " Kita masih belum ngobrol banyak. Jarang jarang kita bisa kumpul begini." Saridewi menarik Andini untuk kembali duduk.

Kesal. Itulah yang Andini rasakan sekarang.

" Kira kira kita mau makan apa ya? dari tadi kita ngobrol terus?" Bu Wulan melihat daftar menu.

Ternyata sedari tadi mereka belum pesan apa apa.

" Pilih makanan apa saja yang kalian mau, jangan yang murah, ya. pilih makanan yang paling mahal. Biar calon mantuku yang bayar." Saridewi bicara tanpa bernegosiasi dengan Andini.

"What?" Andini kaget. Bisa bisanya Saridewi mentraktir teman temannya tapi dia yang bayar.

" Iyakan sayang.." Saridewi melirik kearah Andini.

" Wah, asyik nih, kapan lagi kita makan enak."

" Mumpung di traktir, pilih yang enak ah."

" Bisa kolesterol ini..hahaha."

Semua teman teman Saridewi antusias memilih makanan apa saja yang akan mereka pesan.

" Tante, aku mau bicara." Andini menarik paksa tangan Saridewi untuk menjauh dari teman temannya.

" Kalian pilih saja ya, kami mau bicara dulu. Jangan malu malu." Ucap Saridewi sebelum ikut bersama dengan Andini.

Kini mereka berdua berada di depan toilet cafe. Andini mendongak kesal." Tante apa apaan sih? Tadi kata tante ada hal penting yang ingin dibicarakan denganku. Tapi kenapa malah seperti ini?" Kesal Andini.

" Iya, Ini hal pentingnya. Tante mengenalkan kamu kepada teman teman tante, Tante membanggakan kamu kemereka. Karena kamu cantik."

" Bukan itu saja, Tante pikir aku mau dikenalkan dengan mereka? Aku tidak mau." Andini melipat kedua tangannya ke dada.

" kok kamu jadi kasar? Tante itu cuman mau mereka kenal sama kamu." Saridewi tidak mau kalah.

" Tapi aku tidak mau, Sekarang bayar sendiri makanan yang ingin kalian makan. Aku pergi." Andini berjalan dengan langkah cepat.

Heelnya berdetak keras dilantai cafe. Sebelum keluar, dia menoleh sekilas ke Bu Wulan." Tante hapus fotoku yang tadi, karena aku tidak suka gambarku diambil tanpa izin."

Bu Wulan tercengang mendengar kata kata Andini, Begitu juga dengan teman teman Saridewi lainnya. Mereka tidak menyangka kalau Andini yang tadinya lembut dimata mereka. Ternyata tidak seperti dugaan mereka. Kasar.

" Andini..Kamu tidak bisa pergi begitu saja , Andini.." Saridewi mengikuti Andini sambil berteriak.

Namun Andini sudah lebih dulu keluar dari cafe. Andini sama sekali tidak menoleh kebelakang.

Meja VIP itu mendadak jadi kuburan. Bu Tati pelan pelan menurunkan tas Hermes kwnya ke bawah meja. Bu Wulan mencopot kacamata palsunya dan Bu Irma mematikan HPnya.

Saridewi duduk kaku. Gelang berlian palsunya bunyi. Ting. Satu mata berlian nya lepas, mengelinding jatuh ke lantai.Hilang dibawah kursi.

" Jeng.." Bu Tati angkat bicara. " Apa calon mantumu marah?" tanyanya.

Saridewi tidak jawab. Tangannya bergetar. Malu. Andini sudah mempermalukan dirinya di depan teman temannya.

" Jadi makanan yang kita pesan ini, siapa yang bayar, jeng?" Tanya Bu Irma.

" Iya, Siapa yang bayar jeng? semuanya mahal mahal ini. Tadi katanya kita mau ditraktir. Makanya kita mau datang, Iyakan jeng?" Bu Wulan meminta penjelasan.

" Ahhhhh." Saridewi berteriak keras. Semua mata melihat kearahnya. Malu. Dia sangat malu sekarang. Dan semua itu gara gara Andini.

Andini didalam mobilnya. " Gila, nenek tua itu pikir aku mesin Atm, enak saja aku disuruh bayar." Kesal Andini.

Dirumah Bagas masih sibuk menatap foto pantai. foto yang menjadi saksi kebahagiaan keluarga mereka sebelum kebodohannya menghancurkan semuanya.

" Bodoh, aku memang bodoh Raya. kamu memang berhak membenciku. sangat berhak." Bagas mengelus gambar Raya. Wajahnya berseri dan tampak bahagia.

Bagas juga merindukan suara tawa anak anaknya. Galang dan Gilang yang bahkan tidak bisa lagi dipeluknya.

1
sunaryati jarum
Kamu selingkuhnya sudah terlalu jauh,jadi siapapun akan ingin pisah.Pengadilan juga akan menetapkan hak asuh anak di bawah 12 tahun ke ibunya, apalagi jika kasusnya perselingkuhan suami.Pengadilan akan memutuskan hak asuh ke ibu kandungnya,dari pada ayah yang nanti akan diasuh ibu tiri, apalagi Raya juga bekerja.
Mamany Ali: Betul kk😍
total 1 replies
sunaryati jarum
Semoga kemenangan ada di tangan Raya
Rini Anggraini
maaf point q habis thor😭😭 g bissa kasih hadiah...🙏🥲
Mamany Ali: iya kk, terimakasih sudah membaca ya kk😍
total 1 replies
Rini Anggraini
jadi g seru thor,soalnya g ada gregetnya dari bagas,g ada usaha sama sekali buat yakinin istrinya buat balikan,cuma pasarah doank,kaya novel² lainnya 🙏🙏
Mamany Ali: iya ya kk🤭
total 1 replies
Rini Anggraini
gimana jadinya thor,kaya sinetron rumah tangga sebelah...🤣🤣
ditunggu upnya ya semoga bagas masih punya kesempatan balik sama keluarganya lagi...💪🙏
Mamany Ali: iya kk🤣🤣🤣
total 1 replies
Masitoh Masitoh
bagi pelempang dua kali ke pipinya biar tau rasa andini
Ma Em
Semoga Raya memergoki Bagas dgn Andini dirumah nya saat Bagas bermesraan dgn Andini agar Raya tdk jadi kembali pada Bagas , lbh baik Raya berpisah saja dgn Bagas .
Ma Em
Raya emang lbh baik berpisah dari Bagas apa yg hrs dipertahankan oleh Raya Bagas sebagai suami selingkuh sedangkan mertua bkn nya bela menantu malah bela selingkuhan anaknya dan selalu menghina Raya , Raya bagaimana mau bahagia hdp nya tdk ada yg akan tahan kalau nasib nya seperti Raya .
Mamany Ali
semoga terhibur, ditunggu kritik dan sarannya🥰
Mamany Ali: ini udah di up kk, belum bisa sama noveltoon masih di review 🤭
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!