Alya Talita tanjaya gadis pembangkang dia egois dan selalu mementingkan dirinya sendiri. suatu ketika Alya di usir karena dia mengambil uang untuk operasi ginjal kakaknya yang membuat hampir kakaknya meregang nyawa, dia di usir dari rumah orangtuanya dan Alya tinggal di kontrakan sahabatnya hari demi hari dia berubah namun suatu kejadian menimpanya saat dirinya sudah berubah menjadi lebih baik dia di tabrak mobil saat dirinya menghindari kakaknya yang ingin mendekat ke arahnya. dia tidak mau menganggu keluarga nya lagi jadi Alya memutuskan untuk menjauhi mereka. saat di mana detik - detik kematiannya datang tiba - tiba ada suatu keajaiban dimana dia kembali ke masa lalu dan di anugrahhi sistem Kekayaan 1000x Lipat.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Duna Dara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
29
"Iya sih mereka cocok banget" ujar Fuji
"Iya. so sweet banget migel ini, dia rela bangun pagi buat ngambil bekel dari pembantunya gila banget" balas Alya
Migel terkejut dengan ucapan dari Alya.
"Maksud Lo?" tanya Agam
"Ya. Dia perhatian banget sama lo, sampe ngambil makanan dari rumah pembantu nya sepagi itu sweet banget. Gue tadi pagi liat migel di depan gang terus ada yang ngasih bekel makanan itu di kasih sama mbak - mbak gitu pake daster itu kayanya pembantu Lo deh ya. Lo bela belain bangun pagi buat ngambil bekal buat agam. Keren sih" jawab Alya
"Iya. Kalo gue pasti gak mau, kumuh gitu gang nya, tapi Lo gak risih gue salut sama Lo gel" balas Yuri
"Iya. Kapan dong Lo berdua jadian, cocok banget soalnya" ucap Fuji
"Iya bener sekali" balas Alya
Saat semua orang merasa mereka memuji migel, berbeda dengan perasaan migel yang merasakan dia seperti bukan dapat pujian dari mereka bertiga, tapi mereka seperti menyindirnya dengan cara yang halus.
"Emang dia udah jadi cewe gue!!" ujar Agam sembari menatap Alya agar Alya cemburu.
"Kakak!!" ucap migel kaget sembari memukul pelan ke arah tangan Agam.
"Wowwww congratulations... ada couple baru nih" ujar Fuji dengan berteriak.
"Wow perfect banget. Pasangan gols banget, selamat ya" balas Alya dengan wajah yang tenang
"maaf ya kak" lesu migel agar terlihat lemah
"Kamu gak perlu minta maaf sayang, kamu gak ada salah apapun. Dia yang harus minta maaf soalnya dia hampir rebut pacar kamu" ujar Agam so paling tampan.
"Hahahah iya gak perlu minta maaf. Dan sorry mungkin waktu itu gue kelilipan Jadi ngejar - ngejar cowo Lo yang gak seberapa ini, sorry ya" sindir haus Alya
Wajah Agam langsung datar mengkerut karena ucapan Alya.
"Neng ini pesanan nya sudah jadi" ucap Bu Narsi
"Ah iya Bu. Makasih" balas Fuji
"Ayo makan ah" lanjut Fuji
"Kita makan dulu ya sobat. Oh iya itu makan bekalnya buatan mama- eh maaf maksudnya bibi" ucap Yuri keceplosan yang di sengaja
Ucapan Yuri membuat perasaan migel tidak karuan, mereka secara terang - terangan menyindir halus migel.
Alya dan Fuji terkekeh dengan kelakuan Yuri.
Mereka pun memakan makanan mereka dengan lahap, sembari tertawa.
Sesekali mengobrol dengan perasaan gembira tanpa memperdulikan keromantisan kedua pasangan baru itu.
15 Menit Kemudian
Waktu istirahat selesai, semua orang kembali ke kelas mereka masing - masing.
Jam 2 Siang
Waktu pulang sekolah, Alya dan kedua temannya sudah ada di parkiran.
"Eh iya gue lupa lagi, kakak gue minta gue buat nemenin dia Check Up" ujar Alya
"Terus ini gimana? Mau liat si migel akting gak? Lumayan tau. Besok kan libur" balas Fuji
"Bentar gue telpon kakak gue dulu ya" ujar Alya
Alya pun menelpon Lisa.
tut!
"Halo kak" ujar Alya
"Halo dek, ada apa?" tanya Lisa
"Kakak mau check up nya kapan? Jam berapa?" tanya Alya
"Paling jam 3 emang kenapa? Kamu gak bisa?" tanya balik Lisa
"bisa kak. Tapi aku mau ke rumah teman aku dulu. Gak lama ko sebentar ko, jam setengah 3 aku langsung pulang ke rumah" jawab Alya
"Oke. Tapi inget jangan lama, jam setengah 3 kamu harus udah pulang ya. Kamu kalo udah ngumpul sama kedua temen kamu pasti lupa waktu" omel Lisa
"Iya. Kakak tercinta aku gak akan telat, bentar dong ko" balas Alya
"Yaudah. kalo gitu inget jangan lama" oceh Lisa lagi
"Siap bos. bye kak" balas Alya
"Bye"
Tut!
"Let's go. udah boleh, tapi cuma bentar aja" balas Alya
"Oke" semangat mereka berdua.
Mereka melihat migel dan Agam sudah ada di parkiran jadi mereka langsung gas saja, takut mereka yang lebih dulu sampai di sana.
15 Menit Kemudian
Alya, Fuji dan Yuri sudah ada di rumah kak indi.
"Tumben mau ngumpul di sini, ada apa ini?" tanya kak indi
"Mereka gak percaya kalo si migel itu anak pembantu kak. mereka mau liat" jawab Fuji
"Oh. emang tu anak gak waras, pura - pura jadi orang kaya. Kalo ketahuan gimana pasti malu itu" ujar kak indi
"Kalo kita mah ya pasti malu. Tapi kan dia urat malunya udah gak ada kak jadi santai aja" balas Alya
"Iya juga sih, nanti kalian jangan pulang dulu, makan dulu di sini" ujar kak indi
"Aku gak bisa lama kak. aku mau ke rumah sakit temenin kak Lisa" balas Alya
"Ya gak papa. Makan paling bentar, nanti kamu bawa juga buat orang rumah ya, Yuri juga ya" ujar kak indi
"Siap kak" balas mereka berdua.
"Oh iya nanti pas si migel ada di depan dan si Agam udah pergi kita keluar tapi kakak jangan keluar ya. Biar asik" ucap Fuji
"Iye terserah lah" balas kak indi yang langsung kembali ke dapur.
Saat mereka tertawa tiba - tiba suara motor berhenti di depan rumah kak indi, mereka bertiga langsung bertatapan dan langsung melihat dari kaca.
"Anjay bener si migel itu" kaget Alya
"Bener kan kata gue. Gak percaya sih lu" ujar Fuji
"Banyak bacot lu berdua. Nanti ketahuan ege" oceh Yuri
Di Luar Rumah Kak Indi
"Terima kasih ya kak udah anter ke rumah" ucap migel
"Gak papa. kan sekarang kamu udah jadi pacar aku, semua orang sekarang udah tau jadi santai aja" balas Agam
"Iya kak. yaudah kalo gitu kakak pulang, aku liatin dari sini" ujar migel
"Gak. Kamu aja masuk ke rumah, aku tunggu di sini sampe kamu masuk biar aman" balas Agam sembari bercanda
Namun candaan Agam membuat dadanya sesak, bagaimana dia mau masuk kan rumah ini rumah orang lain, bisa - bisa si migel di teriakin maling kalo masuk.
"Gak. Kakak pulang aja, kakak katanya kan mau anter mamah kakak ke butik, takutnya mamah kakak udah nunggu jadi kakak pergi aja aku gak papa ko" balas migel
"Eh iya hampir lupa. Yaudah kalo gitu aku pergi duluan ya" pamit Agam
"Iya kak. Hati - hati dan jangan ngebut" ujar migel
"Iya. Bye"
"Bye kak"
Agam langsung pergi meninggalkan migel sendirian di sana.
Namun tiba - tiba....
"Migel?"
Migel yang mendengar panggilan namanya langsung terkejut.
Deg
Migel melirik ke arah suara dan alangkah terkejutnya yang memanggilnya adalah Yuri.
"Migel? mana migel?" tanya Alya keluar dari rumah kak indi di susul Fuji
"Tuh si migel" ujar Yuri sembari menunjuk ke luar pagar
Mereka pun melihat ke arah migel, berjalan mendekat dan membuka pagar dan menghampiri migel berdiri di sana.
"Migel Lo ngapain di sini?" tanya Yuri akting
"Ak-ak" gagap migel
"Kenapa Lo jadi gagap gitu?" tanya Alya
"Engga ko. Ko Kak Alya, kak Yuri sama kak Fuji ada di sini?" tanya migel dengan jantung yang berdebar debar.
"Oh kita lagi berkunjung ke rumah sepupu Fuji, kak indi" jawab Yuri
Deg
s ppb lngsng gagap pas kthuan....
ciihhh.....pura2 kaya.....🙄🙄🙄
msa alasan'nya cma krna fto,trs emaknya mnta ktmu....mskpn emng bnr,tp kl dia ga nksir alya mh bsa aja nyri alasn lain....🤫🤫🤫....
ga sbr nunggu tu ulat bulu kthuan,trnyta dia bkn holang kaya.....🙄🙄🙄