NovelToon NovelToon
Rahasia Zevanya: Benih Sang Mahendra

Rahasia Zevanya: Benih Sang Mahendra

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Perjodohan
Popularitas:56.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nia Rmdhn

Satu malam karena pengaruh alkohol, Arkananta Mahendra merenggut Kesucian Zevanya Adistira di sebuah kamar hotel, Zevanya yang berprofesi sebagai pelayan di hotel itu Kaget saat melihat Arkananta Mahendra yang datang dalam keadaan Mabuk, Arkananta kemudian menarik tangan Zevanya masuk ke dalam kamar yang gelap, dan melakukan kesalahan nya dengan meniduri Zevanya, Namun saat Arkan Terbangun tanpa tahu wajah Zevanya, Zevanya justru memilih pergi meninggalkan Arkananta Mahendra dengan Membawa benih Arkan yang tumbuh di rahimnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nia Rmdhn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jejak yang Terungkap

Di luar kantor,

Clarissa masih berteriak histeris,

namun Siska wijaya justru terdiam.

Di dalam hatinya, ada perasaan aneh yang mengganjal.

"Mengapa saat aku memarahi Zevanya tadi, ada perasaan aneh apalagi saat aku menatap nya?

Seperti punya ikatan batin yang kuat... sampai aku tidak sanggup memaki nya lebih jauh lagi."

Siska memegangi dadanya,

merasa aneh dengan apa yang ia rasakan.

Sementara itu,

arkan menghampiri zevanya ke ruang kerjanya,

 di ruangan Zevanya,

Arkan mengetuk pintu.

 "Zevanya, boleh saya masuk?"

Mendengar Suara arkan zevanya langsung menjawab dengan perasaan gugup dari dalam,

"Bo..Boleh, Tuan, silakan."

Arkan masuk dan menatap Zevanya.

"Bagaimana pekerjaan hari ini zevanya?"

"Aman, Tuan. Saya bisa mengerjakannya dengan baik,"

jawab Zevanya.

"Zevanya... boleh saya bertanya sesuatu?"

Arkan mendekat, bertanya dengan suara rendah.

 "Apakah kamu dulu pernah bekerja sebagai pelayan hotel?"

Zevanya tersentak kaget.

"me..memang nya kenapa tuan?"

"Jawab saja, Zevanya."

Ucap arkan.

"Iya... saya memang pernah bekerja di sana,"

Jawab Zevanya.

Arkan menarik napas,

matanya berkaca-kaca.

 "Apakah saat bekerja di sana, kamu pernah... tidur dengan salah satu tamu pria yang sedang mabuk?"

Pertanyaan itu langsung membuat Dunia Zevanya seolah terhenti hingga terdiam kaku.

Pertanyaan yang langsung mengingat kembali pria itu,

"Maksud Tuan? Tidur?"

Arkan sadar ia seperti menyinggung hal yang terlalu dalam.

 "Oh, tidak. Lupakan saja. Sore nanti, pulang denganku ya?"

"Tidak perlu, Tuan. Saya pulang sendiri saja,"

tolak Zevanya, dengan hati kacau.

"Zevanya, saya tidak menerima penolakan. Mau ya?"

ucap Arkan, lalu meninggalkan ruangan.

Setelah Arkan pergi,

 Zevanya kembali duduk di kursinya.

"Ya Tuhan, kenapa tuan arkan bertanya seperti itu? Apa jangan-jangan dia pria mabuk itu? bagian dari mahendra dan Ayah dari Arsen?

Aku harus menyelidiki nya dulu sebelum aku menjawab jujur pertanyaan nya tadi."

Di sisi kota,

Baskara tidak menyerah.

Setelah Rio melaporkan kegagalan mencari arsen di tiap sekolah,

Baskara mengajak rio untuk terus berkeliling,

 Sampai mata Baskara menangkap sosok anak kecil berseragam yang berjalan sendirian.

"Rio! Berhenti!"

teriak Baskara.

"Itu dia! Itu Arsen!"

Mereka segera turun dan menghampiri Arsen.

"Nak, tunggu!"

Teriak baskara.

Arsen menoleh.

"Kakek? Kakek yang di rumah sakit waktu itu ya?"

Ucap arsen

"Iya, Sayang. Kamu benar Arsen, kan?"

Baskara menatap dengan wajah bahagia.

"Kenapa kamu jalan sendirian?"

Tanya baskara lagi.

"Aku mau pulang, Kek. Rumahku tidak jauh dari sini,"

jawab Arsen, sambil menujuk ke arah rumahnya.

Baskara menatap Arsen dengan penuh kasih,

Menggandeng tangan arsen,

dan mengantarkan nya pulang,

Begitu sampai di dekat rumah nya,

Baskara memberi intruksi pada Rio untuk mengambil sehelai rambut arsen.

Dengan gerakan cepat,

Rio berhasil mengambil beberapa helai rambut Arsen.

Setelah mengantarkan arsen pulang baskara memberikan intruksi lagi,

"Rio, kita harus segera ke rumah sakit sekarang! untuk Lakukan tes DNA. Tapi sebelum itu kita temui arkan dulu di kantornya,

 Aku yakin, anak ini adalah anak arkan kemiripan bukan sesuatu yang kebetulan rio!"

ucap Baskara dengan suara bergetar.

"Siap, Tuan."

Jawab rio patuh.

Baskara dan Rio tiba di kantor Arkan,

Baskara memberi instruksi terakhir.

 "Rio, segera minta rambut Arkan. Kita harus segera ke rumah sakit untuk tes DNA"

Rio mengangguk,

lalu melangkah masuk menuju ruangan arkan.

 "Permisi, Tuan Arkan." Ucap rio.

Arkan yang sedang sibuk menatap layar komputer melirik ke arah rio.

 "Ada apa, Rio?"

Rio menghela napas,

"Tuan, maaf mengganggu. Boleh saya meminta sehelai rambut Anda?"

Arkan menaikan dahinya, dan menatap Rio

"Buat apa? Jangan buang-buang waktu saya."

"Ini... ini perintah langsung dari Tuan Baskara, Tuan,"

jawab Rio singkat.

mendengar perintah baskara arkan langsung jengkel,

la mencabut sehelai rambutnya sendiri dan memberikannya pada Rio.

 "Nih ambil! Pasti ini untuk tes DNA hayalan Ayah kemarin, kan? Rio, kenapa kamu malah mengikuti kegilaan Ayah?"

Rio menerima rambut itu dan memasukan nya dalam plastik kecil.

"Saya hanya mengikuti perintahnya, Tuan.

ucap rio gugup.

"Ya sudah, pergi sana!

Biarkan saja Ayah melakukan itu,

supaya dia sadar kalau anak yang dia bilang mirip denganku adalah anak ku, hanya hayalannya dia saja.

Rio segera keluar dari ruangan,

membawa rambut itu dan memberikan nya kepada baskara .

Sementara Jam pulang kantor tiba.

Sesuai janjinya,

Arkan menghampiri meja kerja Zevanya.

 "Zevanya, ayo. Saya antar kamu pulang."

Zevanya mengangguk.

 "Baik, Tuan."

Namun, di lorong ruangan.

Clarissa melihat mereka,

 hingga Tangannya mengepal kuat dengan sendirinya.

 "Kurang ajar! Berani sekali wanita itu pulang bersama Arkan dan masuk ke mobilnya!"

ucap Clarissa dengan penuh amarah.

Sementara di dalam mobil arkan,

suasana terasa hening,

 Bau parfum Arkan itu memenuhi kabin mobil,

membuat jantung Zevanya berdegub kencang.

 Ia memutuskan untuk tidak lagi memendam kecurigaannya.

"Tuan Arkan,"

panggil Zevanya.

"Ya?"

 Arkan melirik ke arah zevanya,

"Boleh saya bertanya kembali? tentang pertanyaan Tuan tadi siang?

 tentang apa saya pernah tidur dengan pria mabuk waktu saya bekerja di hotel?"

Arkan terdiam.

Ia memegang kemudi erat.

"Tidak, Zevanya. Lupakan saja. Kalau kamu tidak mau menjawab, tidak apa-apa."

Zevanya menarik napas panjang,

menatap ke arah arkan depan dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

 "Kalau saya bilang... itu benar?"

 ucap zevanya pelan,

Arkan tiba tiba mengerem mendadak hingga berhenti di bahu jalan.

melihat ke arah Zevanya dengan cepat.

"Kejadian itu sudah enam tahun lalu,"

lanjut Zevanya dengan suara bergetar.

 "Sama persis dengan usia anak saya sekarang, Tuan."

Arkan tersentak kaget.

Tubuhnya menjadi kaku.

"Apa... apa benar itu?"

Zevanya melirik dan mengangguk.

"Tapi saya tidak tahu siapa pria itu. Malam itu gelap. Saya bahkan tidak bisa mengingat wajahnya dengan jelas hingga saya hamil. Saya hanya... hanya ingat dia menyebut satu nama..."

"...dia menyebut nama Mahendra."

Ucap zevanya.

Jantung Arkan seakan berhenti berdetak,

saat mendengar semua perkataan dari mulut Zevanya.

kemudian Zevanya tersadar saat mobil berhenti terlalu lama.

"Tuan? Kenapa kita tiba-tiba berhenti?

arkan tidak menjawab,

kemudian Zevanya tertawa kecil,

" apa tuan kaget karena pria yang tidur denganku malam itu menyebut nama yang sama dengan keluarga tuan arkan?

bukan kah Nama Mahendra itu sangat banyak di kota ini, tuan?"

pria itu memiliki nama yang kebetulan sama dengan keluarga tuan. Tidak mungkin itu Anda, kan?"

Arkan melirik ke arah zevanya.

Matanya tak lepas dari wajah Zevanya, yang menertawakan takdirnya sendiri.

Bagaimana aku harus mengatakannya?

batin Arkan.

" Bagaimana aku harus menjelaskan bahwa mahendra itu memang aku,

aku lah pria mabuk malam itu yang tidur bersama mu zevanya,

itulah sebabnya kenapa aku bertanya tentang hal ini padamu."

1
kaylla salsabella
wah ... alhamdulillah akhirnya update juga setelah sekian lama menghilang🤭🤭🤭
Ridwani
👍👍
Nessa
kemana ajaa… di tungguin bgt loh
Niarmdhn: Hai kamu jangan sedih aku sudah update😍
total 3 replies
olyv
lanjut thor jangan lama² up nya
Niarmdhn: iya maaaf Bebi wkwk🤣
total 1 replies
Lisa
akhirnya update lg nih
Lisa: Gpp Kak..kita tunggu lanjutan ceritanya y Kak..😊
total 2 replies
kaylla salsabella
eh kirain udah di buat tes DNA nya
Niarmdhn: LG prepare🤣
total 1 replies
tia
lama sekli tdk update thor
Niarmdhn: huuh maaf hp rusak tia wkwj/Sob/
total 1 replies
Agustina Amy
kenapa g' d' buat mati aja sich tuch Clarissa,
Lisa
Udh kecelakaan masih keras kepala si Clarisa ini
Niarmdhn: wkwkkw
total 1 replies
Bass Interior
Semngat de,, jgan kasih kendor gass
Niarmdhn: wkwkwk kendor ye🤭
total 1 replies
azzura faradiva
gedeg banget sama si nenek lampir(Siska) lebih percaya sama si titisan ular(Clarissa)😡.anak pungut tapi gayanya selangit....,masa karmanya cuma segitu doang,dia kan berhati iblis😡😡😡
Niarmdhn: wkwkwk titisan uler 🤣
total 1 replies
Nessa
kualat clarissa 🤣🤭
Niarmdhn: azab yak🤣
total 1 replies
olyv
neh betul arkan lebih cepat lebih baik
Niarmdhn: setuju yak🤣
total 1 replies
Mita Paramita
akhirnya update nih😘😘😘
Clarissa masih aja ga sadar2 tetap sirik liat zevanya bahagia 🤣🤣🤣
Niarmdhn: wkwkwkwk Clarissa di ujung tanduk🤣
total 1 replies
kaylla salsabella
🤣🤣🤣🤣 syukurin kamu calissa🤭🤭🤭
Niarmdhn: kena azab yak🤣
total 1 replies
elfanaya 💞
Meski setara ma Clarissa tp dia bukan wanita baik2 pak 🤦‍♀️ hadeuh maksa bgt jodohin arkan ma uler keket
Niarmdhn: wkwkwkwkwk uler Keket 🤣
total 1 replies
Mita Paramita
semangat Thor 💪💪💪 cepat sembuh dan kembali menulis 🔥🔥🔥
Niarmdhn: udh update loh Mita 😍
total 1 replies
Lisa
Lanjut Kak Nia..sehat selalu y Kak..
Lisa: ya Kak..aq baca ya..makasih Kak Nia 🙏😊
total 4 replies
Riri janata Janata
mana ni lanjutnya 😍😍
Niarmdhn: gasss kita lanjut 😍
total 1 replies
Nessa
sehat selalu thor ditunggu kelanjtan nya 🥰
Niarmdhn: makasih loh nesssa😍
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!