NovelToon NovelToon
Sang Putri Hutan, Ratu Pilihan Kingdom Conqueror

Sang Putri Hutan, Ratu Pilihan Kingdom Conqueror

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Raja Tentara/Dewa Perang / Fantasi Wanita / Cinta setelah menikah
Popularitas:47.3k
Nilai: 5
Nama Author: Demar

Putri Liliane Thalassa Serene, terlahir sebagai keajaiban yang dijaga Hutan Moonveil. Di hutan suci itulah Putri Lily tumbuh, mencintai kebebasan, menyatu dengan alam, dan dipercaya Moonveil sebagai Putri Hutan.
Ketika Kerajaan Agartha berada di ambang kehancuran atas serangan nyata datang dari Kingdom Conqueror, dipimpin oleh King Cristopher, sang Raja Penakluk. Lexus dan keluarganya dipanggil kembali ke istana.
Api peperangan melahap segalanya, Agartha runtuh. Saat Putri Lily akhirnya menginjakkan kaki di Agartha, yang tersisa hanyalah kehancuran. Di tengah puing-puing kerajaan itu, takdir mempertemukannya dengan King Cristopher, lelaki yang menghancurkan negerinya.
Sang Raja mengikatnya dalam hubungan yang tak pernah ia pilih. Bagaimana Putri Liliane akan bejuang untuk menerima takdir sebagai milik Raja Penakluk?
Disclaimer: Karya ini adalah season 2 dari karya Author yang berjudul ‘The Forgotten Princess of The Tyrant Emperor’.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Demar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Queen LIliane Thalassa Serene

Aula perjamuan utama, bangunan megah dengan langit-langit setinggi katedral telah dipenuhi ribuan lentera kristal dan lilin lebah yang tergantung berlapis-lapis. Lantai mosaik berlapis emas membentuk lambang elang berkepala dua, simbol kekuasaan mutlak Kingdom Conqueror.

Musik orkestra istana mengalun megah, mengisi udara dengan harmoni sakral. Bangsawan dari berbagai kerajaan di benua barat telah berkumpul dengan jubah beludru gelap, duches dengan mahkota bertatah permata, duta besar asing yang mengenakan pakaian kebesaran negeri mereka masing-masing.

Musik berhenti sejenak, suara pengawal istana menggema tegas dan berwibawa.

“His Majesty, King Cristopher, memasuki ruangan.”

Pintu aula utama terbuka perlahan, aura dingin langsung menekan ruangan. Semua tamu menunduk dalam satu gerakan serempak.

King Cristopher melangkah masuk dengan langkah mantap, mengenakan jubah merah kebesaran Kingdom Conqueror yang menjuntai di belakangnya. Jubah itu dihiasi lambang elang berkepala dua yang disulam timbul di punggungnya, sayapnya terbentang seolah siap mencengkeram dunia. Mahkota kekaisaran bertengger di kepala sang raja, simbol penakluk yang tak pernah kalah.

Baru setelah ia berdiri di hadapan pendeta agung, para tamu berani berdiri tegak kembali.

Beberapa detik berlalu dengan hening, suara pengumuman kembali terdengar khidmat.

“Her Royal Highness, Putri Liliane Thalassa Serene dari Imperial Agartha, memasuki ruangan.”

Pintu besar di sisi berlawanan terbuka. Sekali lagi, semua orang menunduk hormat.

Putri Lily melangkah masuk dengan anggun, setiap langkah seolah selaras dengan irama musik yang dimainkan. Gaun pernikahan yang dikenakannya adalah karya terbaik kerajaan barat: court gown dengan lapisan sutra dan renda halus berwarna senada dengan King Cristopher. Bagian lengan dan dada dihiasi dengan sulaman perak dan mutiara kecil. Roknya mengembang megah, berlapis-lapis, menjuntai panjang membentuk ekor gaun yang diseret lembut oleh dua pelayan istana. Rambut emasnya dikepang ke samping, sederhana namun indah.

Jika saja prosesi ini tidak sakral, mungkin aula itu akan pecah oleh sorak kagum. Beberapa bangsawan bahkan tanpa sadar melangkah sedikit ke depan, ingin memastikan bahwa yang mereka lihat bukan ilusi. Kecantikan seperti ini… belum pernah ada di benua barat.

Saat Putri Lily sampai di altar dan berdiri berhadapan dengan King Cristopher, semua tamu berdiri tegak kembali. Dua dunia yang berbeda kini berhadapan, penakluk dari barat dan putri hutan dari timur diikat oleh takdir yang tak bisa dihindari.

Cristopher menatap Lily menekan, pandangan seorang raja yang terbiasa mengukur manusia seperti bidak. Namun sorot mata Lily tidak bergeser. Ia menatap Cristopher dengan keberanian yang tenang, tanpa kegugupan, tanpa kecemasan. Tidak ada ketakutan pada apa yang akan terjadi setelah hari ini, sebab ia telah menerima segala risiko yang menanti di hadapannya jauh sebelum kakinya melangkah ke altar ini.

Pendeta agung melangkah maju. Dengan suara berat dan sakral, ia memulai prosesi pernikahan.

“Atas restu Dewa Langit dan Dewa Bumi,

Atas sumpah leluhur yang menjaga darah kerajaan,

Pada hari yang disaksikan oleh manusia dan alam, kami mempersatukan dua jiwa dalam satu ikatan suci.”

Pendeta mengangkat tangannya di atas kepala mereka.

“Maka dengan ini, atas nama para Dewa dan hukum kerajaan. Aku menyatakan King Cristopher dan Putri Liliane Thalassa Serene telah terikat sebagai suami dan istri.”

Suara tongkat suci menghantam lantai. Aula istana bergemuruh oleh sorak sorai, musik kembali mengalun dengan megah.

Tatapan Cristopher tetap dingin, seolah pernikahan ini hanyalah satu langkah strategis dalam hidupnya sebagai raja penakluk. Tidak ada kelembutan di sana, hanya kendali dan keyakinan mutlak. Sementara Lily menatap balik dengan ekspresi cuek, dan tak menunjukkan sedikit pun kegelisahan. Ia berdiri di hadapan takdirnya tanpa harapan, juga tanpa penolakan.

King Cristopher mengangkat gelas, lalu diikuti bangsawan istana. Denting gelas kristal berbunyi di udara, menandakan masa kejayaan Kingdom Conqueror akan terus abadi selamanya.

Prosesi belum berakhir di sana. King Cristopher mengulurkan lengannya. Lily meletakkan tangannya di sana tanpa menoleh, seakan sudah paham tugasnya tanpa perlu arahan. Keduanya berjalan berdampingan keluar aula istana, melewati gerbang besar menuju balkon utama yang menghadap alun-alun kerajaan.

Puluhan ribu rakyat telah berkumpul. Bendera Kingdom Conqueror berkibar, dan sorak antisipasi bergulung seperti ombak. Saat Raja dan Ratu muncul, suara rakyat meledak memenuhi langit.

Cristopher dan Lily berdiri berdampingan, tampak serasi dalam kontras yang sempurna. Dua sosok dengan aura yang berbeda, namun sama-sama kuat dan menekan.

Seorang pengawal membawa mahkota ratu, mahkota emas putih bertatahkan permata biru tua, simbol kekuasaan, kesetiaan, dan pengabdian pada kerajaan.

Cristopher mengambil mahkota itu, lalu meletakkannya di atas kepala Lily.

Ketika mahkota itu berdiri di atas kepalanya, Lily memejamkan mata. Mungkin bagi Cristopher ini hanyalah formalitas, namun baginya mahkota ini adalah sumpah sunyi pada ayahandanya sebelum meninggal. Bahwa ia akan menjalani takdirnya sebagai ratu bukan demi pria di sampingnya, melainkan demi tanggung jawab pada rakyat yang kini melekat dalam namanya.

Cristopher mengangkat suaranya, hingga menggema ke barisan rakyat paling belakang.

“Aku, King Cristopher, dengan ini meresmikan pengangkatan Putri Liliane Thalassa Serene sebagai Ratu bagi Kingdom Conqueror.”

Keheningan sesaat menyelimuti alun-alun.

Lily maju setengah langkah. Ia mengangkat sedikit gaunnya, lalu menunduk ke arah rakyat. Bukan sebagai istri seorang raja, melainkan sebagai ratu yang mengakui keberadaan mereka.

Sorak sorai pun meledak. Kursi yang telah kosong selama lima tahun akhirnya terisi. Tahta ratu yang lama dibiarkan hening kini kembali bernapas. Seorang Ratu dari Imperial Agartha, kini berdiri sebagai penguasa perempuan terakhir selama pemerintahan King Cristopher. Yang berarti satu hal: Queen Liliane adalah ratu satu-satunya, dan tidak akan ada yang lain setelahnya.

“Hidup King Cristopher!”

“Hidup Queen Liliane!”

“Hidup Kingdom Conqueror!”

Teriakan itu mengguncang udara. Dua sosok berdiri berdampingan di atas balkon istana, bukan sebagai pasangan yang saling mencintai, melainkan sebagai dua takdir yang dipaksa berjalan searah.

___

Tanpa disadari siapa pun, dua sosok kecil berdiri mematung di balik balkon tinggi yang tersembunyi. Kedua tangan anak itu mengepal kuat, saat mahkota itu diletakkan di kepala perempuan asing yang seharusnya menjadi milik ibunda mereka.

“Aku yakin dia orang jahat,” bisik anak yang lebih tua, berbisik penuh keyakinan. Matanya tidak berkedip sedikit pun saat menatap sosok Lily di kejauhan.

Anak yang lebih kecil mengangguk cepat, kebenciannya bahkan lebih polos namun tajam.

“Aku juga yakin,” katanya lirih. “Dia nenek sihir.”

“Kita harus bekerja sama untuk mengusirnya pergi dari istana ini.” lanjut sang kakak.

Mereka saling menatap, dua pasang mata yang dipenuhi tekad. Lalu tangan kecil mereka bertemu di udara, sebuah perjanjian sunyi untuk membasmi nenek sihir.

1
Yana Phung
apakah kaisarnya seorang duda?? 😅😅😅
Kenick Cafe
lanjut 🤭
Dafit Pratama
lanjut 3 bab thor
gaby
Waaah, king ga pny ratu sebelumnya, tp ko ada 2bocil?? Ponakan atau anak dluar nikah??
imel
yaaah 🥹
Patrish
waduh...ada bocil bibit perusuh
Rahayu Ayu
Sepertinya ada bocil yg salah faham.
kedua bocil yg entah anak siapa.
apa bocil dari kakak atau adik Kaisar???
Di tunggu bab berikutnya kak Author
listia_putu
siapa dua bocil itu? next
Diva Yuwena
Lahh King Cristopher udah punya anak Thor??
Komariyah Hendriyati
up yg banyak thorrr suka bgt ma. novel ini🤭🤭😍😍😍😍😍
Engkar Sukarsih
👀👀👀👀
Engkar Sukarsih
putri...kamu masih di mana🥰🥰
Andi
/Heart/
Andi
up.. up.. uo
shiti
bangus ceritanya
Diva Yuwena
Hari ini kok belum up" thor🤔
siska nirmala
bye nye moonveil..sedih Lily harus berpisah dengan moonveil dan eri
listia_putu
aku menunggu saat2 raja christoper bucin sama putri lily.... next....
listia_putu
era baru imperal agartha di mulai, dengan jatuhnya hukuman mati untuk erivana, tp masih ada aster yg menyimpan dendam untuk trio kembar, lanjut ....
Mommy Dza
Lily ❤️🔥 mengingatkan kita pada permaisuri Anastasia.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!