NovelToon NovelToon
Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Visionaries Of The Sacred Arc Ujian High Magnus

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Slice of Life / Action / Fantasi / Anime
Popularitas:88
Nilai: 5
Nama Author: Nakuho

melanjutkan perjalanan Lucyfer setelah kekalahan nya dengan Toma.

kini Lucyfer bergabung dengan kelompok Toma dan akan masuk ke ujian high magnus tapi memerlukan 2 orang tambahan.

setelah 2 slot itu di isi mereka kini menghadapi satu masalah akademi odler adalah musuh yang sulit dan tidak mudah di lawan.

arc ini juga memperkuat beberapa character

dan pertarungan masa lalu sang penyihir kegelapan yang bebas

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nakuho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kini keputusan di tangan mu klee

Sebuah dimensi hutan malam

Tempat pertarungan yang sama selesia melawan Lyssara.

Lyssara memukul dengan tongkat panjang nya dengan cara memukul bagian dada kemudian menghempaskan tongkat ke bagian kepala.

Selesia tersenyum lebar dan merasa terhibur lawan nya Lyssara ini.

"Luar biasa Lyssara kau sangat hebat," selesia berhenti bicara sejenak dan lanjut berkata

"Andai saja kau tidak menggunakan prinsip sendiri bukan menggunakan prinsip orang lain aku pasti akan kalah."

Darah selesia menetes karena benturan tongkat tadi.

Selesia berhenti sejenak dan menghela nafas berat.

Lyssara hanya membeku dan diam selama ini dia memegang prinsip aku harus jadi orang lain supaya kuat bukan menjadi diri sendiri supaya kuat.

"Benar aku memegang prinsip orang lain dan tak punya prinsip pribadi."

"Apa alasan ku ingin jadi orang lain?"

Karena... Aku tak bisa apa apa tanpa prinsip orang lain."

Lyssara menggenggam erat senjata nya lebih kuat lagi seperti tekad nya.

"Benar, sekarang aku harus ubah itu menjadi aku menjadi kuat dengan diri ku sendiri."

Kata Lyssara dalam hati nya.

Selesia memukul dengan gila dan membabi buta.

Lyssara kini tak memejamkan mata nya, ia ingin jadi diri nya sendiri.

Seketika pukulan tongkat ungu raksasa terus menerus memukul dan menghancurkan pohon yang ada.

"Sihir bulan:pukulan tongkat alam roh."

Kata selesia dalam hati nya merapal mantra sihir nya.

Lyssara langsung mengeluarkan sebuah tombak.

Lyssara langsung melompat dan berpijak pada salah satu pohon dan melesat ke depan.

Lyssara tahu sihir selesia lurus ke depan dan tak akan bisa mundur.

Namun—

Lyssara nyaris setengah inci terkena sihir selesia.

Lyssara berlari dan menghindari pukulan itu dan nyaris mengenai nya.

"Aku harus mengubah prinsip ku.

Aku harus jadi diri ku,"

Aku bukan lah kak Seraphina."

Lyssara menghindar lagi dan sejengkal lagi terkena pukulan tongkat selesia.

Selesia melihat itu sadar Lyssara mengincar satu hal yaitu diri nya.

Lyssara langsung mendarat dan mengeluarkan tongkat sihir nya.

Lyssara mengeluarkan sebuah portal dan mengeluarkan ratusan senjata dan mengambil sebuah rantai sabit.

Lyssara memutar rantai sabit itu dan tersenyum kecil.

"Heii kau lawan yang membuat ku sadar satu hal."kata nya dengan lembut

Selesia hanya tertegun dan menatap tajam dan serius.

"Apa itu?"tanya selesia dengan serius

Lyssara kini maju selangkah sambil memutar rantai sabit nya.

"Akhirnya aku sadar kalau aku masih menjadi orang lain, aku tak akan berkembang."kata nya

"Kau memberi ku pencerahan kalau aku ingin berkembang aku harus jadi diri ku, terimakasih."

Selesia maju dan kini menumbuhkan mace berduri nya dan menghentakkan itu ke tanah.

"Bisa serius sedikit, Lyssara aetherin."kata nya dengan nada tenang

lyssara mengangguk dan berlari.

TAP– TAP– TAP

Selesia pun ikut berlari.

TAP– TAP– TAP

Langkah kaki kedua nya makin cepat.

Lyssara mengayunkan rantai sabit nya ke arah selesia.

Selesia melihat itu langsung melompat dan menghindar.

Lyssara mundur sejenak dan selesia hanya membiarkan nya mundur.

"Hmm kau nampak nya harus ku hancurkan ya."kata nya dengan tenang

Selesia memegang gagang mace berduri nya.

"Sihir bulan: putaran bulan alam roh."kata selesia merapal mantra sihir nya

Selesia berputar putar dan menghancurkan pohon pohon dan tujuan nya tentu saja:

Lyssara aetherin

Lyssara melihat itu langsung memutar sabit nya sama seperti berputar.

"Sihir senjata: putaran rantai sabit."kata nya merapal mantra sihir nya

Lyssara langsung melesat dan mengarah ke selesia.

KRRRAAAASSSHHH!

Benturan itu sangat sangat keras membuat sebuah percikan kecil.

Dan saat itu terdengar nafas yang terengah engah

"Hahh... Hahh... Hahhh."suara nafas selesia yang terangah engah

Tiba-tiba

TINGG— TINGG— PRAKK

Suara mace berduri milik selesia hancur kedua kali nya.

Kemudian terdengar lagi sebuah nafas terengah engah lagi.

"Hahh... Hahh... Hahhh..." suara nafas terengah–engah itu adalah Lyssara

KRAAKK—KRRRT

Suara sabit rantai milik Lyssara hancur karena terkena pukulan mace berduri selesia.

Kedua nya tak ada yang menang atau kalah dan hasil dari kedua nya adalah:

Seri.

Hanya itu yang di alami kedua nya.

Lyssara berdiri dan tak memegang senjata apapun dan berjalan pelan ke arah selesia.

Tap–Tap–Tap

"heii kau luar biasa, selesia pertarungan yang hebat."kata nya sambil mengulurkan tangannya

Selesia hanya tersenyum kecil dan berdiri dan di bantu berdiri oleh Lyssara.

"jadi... Bagaimana? apa masih mau bertarung."kata nya menawarkan bertarung lagi

Lyssara hanya menunduk dan tersenyum kecil ke arah selesia.

"Tidak perlu, anggap saja seri."kata nya dengan senyum

Selesia dan Lyssara berjalan bersama.

Meninggalkan senjata mereka yang hancur tanda bahwa kedua nya menerima kalau mereka seri.

Tak ada kekalahan ataupun kemenangan dari kedua belah pihak.

Pertarungan selesia ansha melawan Lyssara aetherin berakhir dengan seri.

Kini pertarungan kelima berakhir dan berlanjut ke pertarungan keenam.

Yaitu klee odhard melawan maevra solenne.

Scene beralih di sebuah dimensi hutan bagian tenggara.

Klee sedang jalan jalan seperti orang bingung dan seperti anak ayam tanpa induk nya.

“Ehh di mana aku, omong omong kemana teman teman yang lain ya.”kata klee dalam batin nya.

Klee sedikit kesal dan ngambek dan ia berusaha bergabung kembali dengan teman teman nya.

Namun—

Langkah kaki klee berhenti dan menghindar dan mundur beberapa jarak.

karena tiba tiba sebuah cakram menancap di depan klee.

Klee menoleh ke atas dan melihat seseorang dari atas dan meneguk air liur nya.

Seorang gadis berambut oranye berkibar di tiup angin malam dan mata oranye menyala di tengah kegelapan.

Dengan seragam akademi odler dengan kemeja hitam dan di tambah sebuah jubah gelap dengan sebuah rok pendek dan stocking tinggi.

Maevra solenne.

Tiba-tiba.

Cakram yang menancap di dekat klee langsung bergetar dan langsung berputar kembali ke arah maevra dan maevra menangkap nya dengan satu tangan.

Klee sedikit mundur satu langkah namun tatapan mata nya serius.

Maevra solenne sihir manipulasi cakram cakram nya itu bisa kembali lagi ke tangan nya atau saat terbang bisa ia kendalikan sesuka hati.

"Haiii kau lawan ku ya,"kata nya dengan nada sopan

"Seim memberi tahu tentang diri mu dan menyuruh ku bertarung dengan mu lo..."

Klee sedikit mengeluarkan tongkat sihir nya.

“Gawat sihir nya bisa di katakan simpel tapi bahaya untuk ku yang merupakan jarak dekat menengah.”

Klee sedikit mundur selangkah.

“Karena sihir gadis ini bisa jarak jauh, menengah dan dekat.”Batin klee berkata seperti itu setelah melihat sendiri sihir Maevra.

Tiba tiba sebuah suara dari kepala klee mulai terdengar.

“Mau kalahkan dia bersama dengan ku klee fufuuu...”

Suara itu mirip klee berbisik dalam kepala klee.

Namun—

Nada nya dingin dan menusuk berbeda dengan klee yang periang.

Tiba tiba siluet merah muda yaitu seorang gadis yang seperti klee tapi tatapan nya dingin dan penuh tipu daya muncul.

Klee hanya tertegun karena di dalam diri nya ada 2 kepribadian sekaligus.

Sosok yang bersembunyi dari sihir sempurna dari metamorfosis sihir cinta milik klee.

Veil nama itu adalah nama kepribadian klee.

Klee yang asli tak memiliki banyak teknik sihir cinta tapi Veil? Memiliki itu bahkan sangat banyak serta sihir mereka pun beda.

Kepribadian ini memiliki sifat yang dingin, manipulatif dan juga selalu mengambil tubuh klee dan berniat menghapus kepribadian klee menjadi Veil.

Kini klee di hadapkan oleh dua pilihan yaitu membiarkan diri nya kalah dan gagal jadi high magnus.

Atau—

Memberi kesempatan kedua pada Veil untuk menangani Maevra.

Dan kini—

Tergantung keputusan mu klee.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!