Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!
Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!
Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Untaian Pernyataan Manis Yang Terabaikan!!
"Tunggu!"
"Aaaa aww??!!"
"Kemana kau akan pergi??!"
"Lepas!!!"
"Jawab terlebih dahulu!!"
Sungguh menyebalkan!!! apa dia benar-benar seorang penguntit??!
Cornei menghela nafas!! ia membuang muka saat Coinneach terus memperhatikan setiap inci detail dari paras cantiknya dengan cengkeraman bertenaga pada lengan sang gadis.
"Aku tidak akan kemana-mana!!"
"Tu es doué pour mentir!!" (kau pandai berbohong!!)
"Il est à!!" (terserah!!)
"Katakan dengan jelas!! atau kita akan berada dalam posisi berpelukan seperti ini dalam beberapa waktu kedepan!!"
Sialan!!!! pria ini-, ia selalu pandai menjebak ku!!
"Apa kau suka berpelukan dengan diriku??" Coinneach terkekeh dengan wajah yang kian dekat saat Cornei hanya menatap nya dengan wajah datar.
"Mmmmuuu-,"
"Hentikan!!! tolong!! aku sedang tak memiliki waktu sekarang!!"
"Bibirmu sungguh mungil ya??!"
Kurang ajar!!!
Telapak tangan Cornei seketika menghentikan pergerakan kepala Coinneach, pria itu membeku karena bibirnya kembali terhalang dan tak mampu meraih bibir sang gadis.
"Baiklah!! aku akan melepaskan mu, sweetie!! tapi-, aku akan ikut denganmu!!"
"Apa???!!!"
"Eeheemm!! why??"
"Why??!! yang benar saja, Tuan!!! tidak!! lebih baik kau pergi sekarang!!"
"No!!!!"
Dekapan itu hanya terlepas untuk sesaat!! tubuh Cornei kembali membentur badan tegap sang pria tatkala Coinneach dengan semangat menarik lengan sang gadis impian.
"Apa Anda sengaja mempermainkan saya??!"
"Kapan aku mempermainkan dirimu?? aku bisa menikahi dirimu kapanpun kau siap, sweetie!!"
Astaga!! pria gila ini!!
Telapak tangan Cornei tampak mengepal sempurna, namun lagi-lagi ia tak mampu bergerak bebas karena lengan Coinneach membelenggu tubuhnya.
"Tuan!!!"
"Woow!! Nyonya Cornei tampak semakin garang sekarang!! aku suka ini!!"
"Haruskah saya berperilaku kasar??!!" Cornei meninggikan dagu dengan suara yang semakin lantang.
"Tentu!! silahkan!!"
Kau yang meminta!!!
"Aaaa aww!!! kenapa kau selalu saja menggigit ku, sweetie!!??" rasa sakit yang menjalar seketika membuat Coinneach melerai dekapan.
"Bukankah itu permintaan Anda??!!"
"Aaaiishh!!! kau ini!!" Coinneach tampak mengusap-usap area dada atau bahkan bagian areola yang tergigit oleh bibir Cornei.
"Apa??!!??"
"Tidak!! sungguh bukan apa-apa sweetie!! awwww!! put-ingku!!"
Cornei seketika memutar badan!! ia melangkah bahkan berlari demi bisa segera menjauh dari posisi Coinneach!! dalam hati-, gadis itu masih terus terbahak atas apa yang ia lakukan pada sang pria.
Dia sungguh terlihat kesakitan!! astaga!! maafkan diriku, Tuhan!! aku melukai orang lain!!
*****
Suasana rumah duka tampak menyayat hati! sebuah coffin terbuka yang menampilkan sosok jenazah Daniel seketika membuat Cornei mematung,
Tuhan!! tolong berkati Daniel!! tempatkan Daniel pada surga terbaik milikMu,
"Bibi ...,"
"Cornei??!!"
Tubuh Nyonya Dunedin yang menubruk dirinya seketika membuat Cornei tersenyum getir!! ia hanya mampu mengusap punggung sang wanita tua dengan dada yang tak kalah sesak.
"Bi, tolong ikhlas kan, Daniel! bibi harus kuat!!" bisikan lembut dari lisan Cornei justru membuat tubuh Nyonya Dunedin kian gemetar.
"Bibi tidak tahu-, bibi tidak tahu harus bagaimana sekarang Cornei!?? pertama putriku-, sekarang putraku!! kenapa?? kenapa Tuhan mengambil kedua buah hati ku dengan cara seperti ini, Cornei!!?? kenapa harus sesingkat ini?? kenapa bukan diriku saja yang pergi??!"
"I feel you, bi!! i feel you!!"
Cornei turut terisak!! ia tak lagi mampu bersuara dan hanya terus mendekap tubuh Nyonya Dunedin dengan penuh ketulusan.
Dia?? bukankah ia salah satu pelayan di Lew's House??!!
Johnston mengerutkan dahi! ia kembali berpaling tatkala tatapannya hampir di sadari oleh Cornei.
*****
Sebenarnya aku masih ingin menemani Nyonya Dunedin!! tapi-, aku tak memiliki waktu lebih ....,
"Hhuuufftt!! hidup dan mati, akan seperti apa kehidupan setelah kematian??" lisan mungil Cornei bergumam lirih, kakinya bahkan menendang batu kerikil hingga terpental dan menghantam dagu seseorang tanpa ia sadari.
"Baguss!!! kau selalu pandai dalam menyakiti ku, Cornei!!!"
Oowh tidak!!! pria itu lagi??
Cornei hampir memutar langkah! namun pergerakan nya kalah cepat dari Coinneach.
"Ingin kabur??!!"
"Mmmm-, tidak!!"
"Kau berkunjung ke tempat seseorang??!"
"Begitulah!!"
"Siapa?? siapa pria itu??!!"
"Apa maksud mu, Tuan??!"
"Kau mencintai nya??"
"Apa-apaan kau ini-, lepas!!"
"Katakan!!!" bentakan dari lisan Coinneach seketika membuat Cornei mengangkat wajah.
"Kau menangisi sebujur jenazah dari pria itu??"
"Hentikan!!! Itu-,"
"Urusanku!! bukankah sudah ku katakan berkali-kali??" Coinneach menjeda kalimat, pria itu mencoba menenangkan diri sebelum akhirnya kembali bersuara dengan lebih tenang, "hal apapun yang terkait dengan tingkah lakumu, itu sungguh akan menjadi urusan ku, sweetie!!"
A-apa?? tatapan macam apa ini?? amarah?? keegoisan?? siapa sebenarnya pria ini??!! kenapa-, hatiku mulai mempertanyakan hal ini sekarang?? dia sungguh mengganggu bahkan merusak seluruh konsentrasi ku!!
Untuk beberapa detik!
Cornei tampak hanyut atas penyatuan pandangan diantara dirinya dan juga Coinneach!!
"Kau!! tak bisakah kau bekerja dengan lebih baik di dalam castil??!!"
"Maksud Anda??!!"
"Jangan berkeliaran di area Orkshey!!"
Telapak tangan Cornei seketika mendorong dada bidang sang pria! ia tertunduk dengan pikiran yang bergemuruh.
Dia bukan siapa-siapa!! tapi kenapa ia seolah ingin menguasai diriku?? mulut sampahnya bahkan berkata bahwa diriku ini tak lebih dari seekor kecoak!!
"Sweetie-,"
"Diam!!"
"Hhhuuuuufftttt!!! setidaknya beritahu lebih dulu pada diriku, kemana tujuan mu seharian ini!! Orkney Shetland sedang tidak aman sekarang!! aku hanya tidak ingin jika sampai dirimu terluka!!"
"Terluka??!!"
"Pemberontak dari Inverness-, mereka bisa menyerang kapanpun sweetie!! dan aku tak ingin jika sampai dirimu terjebak dalam area kegaduhan!!"
"A-apa??!!"
Pemberontak dari Inverness??!! apa itu artinya-, ada beberapa orang dari kaki tangan daddy yang berhasil kabur dan selamat??!! atau mungkin-, kakak?? mereka juga bersembunyi di tanah Orkney?? sejak kapan??
Tubuh Cornei membeku!! gemuruh dalam hatinya kembali menghantui hingga netranya berkaca-kaca,
"Eeheemm!! pemberontak kembali menampilkan eksistensi nya di tempat ini, sweetie!! itulah kenapa-, hey?! are you cry??"
"Sweetie-,"
"Tidak!! tolong jangan sentuh saya!! bisakah??!"
"No!! aku-, hanya tak ingin melewatkan apapun tentang dirimu, sweetie!! karena dirimu-, merupakan seseorang yang berharga bagiku!!"
Tubuh Cornei justru menyatu dengan Coinneach!! gadis itu kembali bungkam dan tenggelam dalam dekapan sang pria tanpa mampu melakukan perlawanan!! pikirannya kisruh atas retorika kisah masalalu, ia bahkan tak mampu menangkap kalimat manis apapun dari lisan Coinneach.
Kenapa justru warga Inverness yang dituding memberontak?? padahal jika pihak Fraserburgh menepati janjinya saat itu-, aku yakin, keluarga ku tak akan pernah dihakimi seperti yang telah terjadi!! dan warga Inverness-, mereka juga tak akan pernah dikucilkan seperti sekarang ini!! siapa yang telah berkhianat sebenarnya??!! tidak, Cornei!! kau harus bisa tenang! Ya!!! aku harus mampu menguasai diriku sendiri sebelum memecahkan kalimat riddle yang ku ingat!!! hanya itu jalan satu-satunya!!! aku tak ingin ceroboh!!