NovelToon NovelToon
Rain Bukan Petaka

Rain Bukan Petaka

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Lari Saat Hamil / Preman
Popularitas:774
Nilai: 5
Nama Author: Asrar Atma

Rain menjadi ketua, dari geng yang dibuat sendiri, Rksabi. Yang berkecimpung pada tugas jasa, geng yang terdiri enam orang itu mencari klien dengan berbagai masalah demi mengumpulkan pundi-pundi uang. Sampai satu tugas yang menawarkan bayaran mahal, membawanya pada gadis muda, dan Rain merasa terjebak disana, di dalam rumah mewah keluarga Vick sebagai Pengawal pribadi Yasmin Celia. Dia datang untuk menyelesaikan misi sebagai Pengawal pribadi yang melindungi, tapi selesai tugas justru jadi Bapak yang mencari keturunannya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Asrar Atma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29

Dibandingkan guru les nya datang ke rumah, Yasmin lebih suka jika ia sendiri yang berkunjung untuk belajar dirumah guru les nya. Tidak ada alasan khusus, mungkin karena suka suasana tenang di dekat akuarium ikan milik Miss Putri.

Selama ada kegiatan tambahan yang diberikan disekolah maupun diluar, ia hanya kadangkala hadir sesuai mood nya. Yang tentunya hal itu membuatnya harus menerima omelan dari Vick, namun Yasmin tidak peduli. Sebab sudah habis masa nya ia jadi anak penurut, semenjak keputusan orangtua nya yang tetap bertahan dalam pernikahan yang telah diisi pernikahan lain dari Vick. Alasan Papi nya klise sekali waktu itu, karena Mami sibuk dengan pekerjaannya sebagai peneliti lapangan, jadi Papi nya kesepian dan butuh teman yang siaga disamping.

Gadis itu menghela napas setelah belajar satu jam bersama Miss Putri, ia lalu menegakkan punggung, sembari mengedarkan pandangannya mencari guru les nya, yang belum kunjung kembali setelah permisi ke toilet dari 10 menit yang lalu.

Merasa bosan, ia pun berdiri, tujuannya hanya ingin melihat-lihat sekitar. Namun malah kelepasan sampai ke luar ruangan, dan tanpa sengaja tatapan nya tertuju pada kaca panjang yang terpajang tidak jauh dari posisinya berdiri. Ia pun menghampiri kaca, memperhatikan penampilan nya, tatapan nya berpusat pada kedua buah dada nya.

"Jongos sialan " umpat nya, teringat kejadian tadi.

"Apa dia memang begitu ke setiap perempuan?"ia bergumam, berdialog dengan isi kepalanya ketika menyadari bagaimana pria itu tiap ia goda, nampak muak.

"Memang iya, dia sesuci oksigen? Masa ada pria begitu" ia mengumpulkan rambutnya jadi satu dan mengangkat tinggi, sembari menelisik tiap lakukan tubuhnya.

"Aku juga masih suci, belum pernah diapa-apain. Walaupun menggatel, aku tetap bisa jaga diri, karena belum nemu yang cocok kali ya?"gumam nya, suaranya menggantung tampak berpikir. "Kalau nemu? Ya kali kamu kebelet bercinta Yasmin, mau ditaruh dimana citra perempuan baik-baik dibalik sikap bandel" katanya.

Ia mendengus, ketika mengucapkan kalimat terakhir. Pria yang sering ditemui kebanyakan membuatnya ilfil, karena tampak sekali aura suka keluar masuk lubang. Ketika tidak di undang saja langsung menghampiri, apalagi jika di goda, tambah menjadi.

Ia biasanya akan melancarkan godaan pada pria tampan yang tampak tak acuh, namun apabila umpan nya disambar, ia akan berhenti. Lalu memberi cap gagal pada pria itu, sebab begitulah caranya memilih kekasih hati yang setia, setelah punya papi yang punya dua istri serta pernah dikhianati mantan.

Disaat menguncir rambutnya tiba-tiba ia terhenyak saat suara pekikkan terdengar dari arah dapur,"Sakit Petaka...."tidak butuh berpikir dua kali, Yasmin bergegas menuju sumber suara.

"Awas! kalau sampai dia kedapatan lagi bercumbu setelah bersikap sesuci embun, aku bakal hapus dia dari daftar" tiba disana, Yasmin dapati satu keadaan yang membuat nya terpaku ditempat dengan mata terbelalak.

Perempuan kisaran 30 tahun itu baru saja dihempaskan, sampai bahu nya membentur lantai. Sedangkan pelakunya, menggosok kedua tangannya, bagai menghempaskan debu. Yasmin berusaha menyusun puzzle dari apa yang dilihat, tapi tidak juga menemukan kesimpulan.

"Aku ngga maksud begitu Petaka, maaf membuat kamu ngga nyaman. Tadi itu...aku hanya...aku kira kamu pria yang kesepian "jelas Miss Putri, sembari bangun.

Pria itu tidak menanggapi, justru menoleh ke arah pintu. Tepat saat itu matanya pun bertemu dengan Yasmin, gadis itu pun jadi salah tingkah kedapatan berdiri disana karena penasaran.

"Petaka, sikap ku memang sudah keterlaluan. Tapi mau bagaimana lagi, aku ngga kuat lihat kamu. Sejak-" ucapan Miss Putri terpotong.

Rain menyela, "Nona, kenapa berdiri disana?" Sembari berjalan menghampiri Yasmin.

Kegugupan seketika melanda putri, saat mendengar ada orang lain. Sambil mencoba bangkit, dia merapikan pakaiannya. Malu-malu gadis itu menoleh pada dua orang yang berdiri diambang pintu, mengulas senyum dipaksakan, Miss Putri berujar, "Yasmin Celia, jika ada yang mau diambil di dapur, silahkan saja. Miss mau buat susu dulu"

Setelah mengamati lebih detail dari ucapan dan gerak gerik gurunya, Yasmin dapat satu kesimpulan, kemungkinan gurunya baru saja ditolak pria itu. Yasmin mengulum senyum dan menatap geli pria disamping nya, jejak kekesalan masih tertinggal diwajah tampan nya.

"Jadi dia memang sesuci itu, belum pernah grape-grape. Ah... kasihan, ngga mau disentuh sudah dipastikan barang murni, jadi aku ngga akan menghapus nya dari daftar calon kekasih hati, Pak Taka udah masuk persyaratan nya dari dulu dan sekarang memegang posisi tertinggi."batin nya senang.

Ia merasa telah menemukan pria yang tepat itu, dari rupa sampai ke sikap anti nya pada godaan. Yang ia kira diawal, hanya belum waktunya menunjukkan belang nya. namun sepertinya setelah kejadian ini, ia dapat pastikan bawah pria itu asli bukan sekedar pura-pura muak.

"Pak Taka, kamu tunggu di mobil dulu aja. Aku mau pamit dulu sama Miss Putri "ujarnya. Ia mendekati gurunya yang tampak pura-pura sibuk, karena tidak mungkin tidak dengar ucapannya barusan.

"Miss, udah jam segini kaya aku mau pulang dulu, lain kali lagi deh belajarnya."

"Iya Yasmin Celia silahkan, tapi Miss ngga bisa antar, soalnya lagi nunggu air mendidih" katanya, tanpa berani menoleh.

"Miss, ngga usah malu. Aku juga gitu, gencar menggoda pria itu"ucapan itu menarik perhatian gurunya, perempuan itu melirik Rain lalu beralih lagi ke Yasmin.

"Kamu tahu?" Yasmin mengangguk mantap, ia tidak akan marah karena saingan nya juga gagal, tidak bisa dianggap bahaya.

"Aku ngga kuat lihat dia, penasaran banget hawa panasnya gimana. Tapi malah apes, ditolak dengan kasar. Kalau tahu begitu, aku seharusnya lebih sabar" saat melihat pria itu berjalan ke dapur, Miss Putri yang baru keluar dari toilet seolah melihat peluang. Gadis itu membuka kancing pakaian nya sampai kedua dada nya benar-benar tampak, lalu berjalan perlahan mendekati pria itu.

Namun saat jarak tersisa beberapa langkah lagi, Rain malah berbalik dan menatap tajam gadis itu yang memilih tidak peduli. Dan dengan nekat, memaksa mencium pria itu. Rupanya gadis itu hendak melecehkan Rain, tapi kemampuannya tidak memadai, alhasil yang didapat hanya kancing kemeja yang terlepas, cekikikan yang hampir merenggut nyawa, lalu berakhir jatuh ke lantai.

"Bukannya dapat ciuman, nyawa ku yang hampir melayang." Lanjutnya.

"Miss jera?" Tanya Yasmin lirih, sembari melirik Rain.

Gadis itu lantas mengagguk cepat, semestinya pria yang tampak menakutkan meski punya tatapan teduh itu tidak diganggu. Namun apa daya, ketertarikan nya pada pria itu sesaat membutakan logikanya. Padahal jelas sekali bagaimana pria itu menunjukkan bahwa dia tidak cukup ramah untuk diajak ke hal yang dimaksud gadis itu.

1
Anala.
lanjut thor. seru nih 👍
Anala.
hahahahaha🤣
Anala.
ketawa dulu enggak sih.
Anala.
bocah edan😄
Anala.
lanjut, aku tak bisa berkata apa-apa 👍
Anala.
elahh🤣
Anala.
tenang, kamu malah dpt anak 🤭
Anala.
benar itu
Anala.
lanjut thor 🙏
Anala.
heh, dosa itu
Anala.
buat sendiri, Yas 😄
Anala.
lanjut thor
Anala.
dasarrr.... enggak baik!
Anala.
hahahaha, usil🤣
Anala.
malah deras aliran nya. karena bocor tembak🤭
mungkin: ya iya ya👍🤣
total 1 replies
Anala.
waduhh, Petaka... muncul!
Anala.
up. seperti fans benaran aku😄
mungkin: kok sempat sih
total 1 replies
Anala.
sering-seringlah, mengumpat Petaka. karena nanti kamu akan mencari kecebong mu🤣
mungkin: apa lagi kosakata nya?
total 1 replies
Anala.
ketemu Han enggak nih
mungkin: ngga La/NosePick/
total 1 replies
Anala.
bisa, bisa nya Lo yang bilang menarik
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!