NovelToon NovelToon
TAHANAN OBSESI

TAHANAN OBSESI

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Misteri / Psikopat / Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:921
Nilai: 5
Nama Author: Celyzia Putri

seorang gadis bernama kayla diculik oleh orang misterius saat sedang bereda di club malam bersama teman temannya. pria misterius itu lalu mengurung kayla di sebuah ruangan yang gelap bagaikan penjara. kayla bertanya tanya siapa pria yang menculiknya.

apa yang akan dilakukan oleh penculik itu kepada kayla yuk baca kelanjutan kisah dari tahanan obsesi.

mencari ide itu sulit gusy

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Celyzia Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

ARIS DAN KAYLA

Perubahan di dalam gubuk kayu itu tidak terjadi dalam semalam. Semuanya dimulai dari kelelahan mental yang luar biasa. Kayla—yang kini sering dipanggil Aris dengan nama Nadia, sebuah nama baru yang ia berikan sebagai simbol "kelahiran kembali"—mulai merasakan dinding pertahanannya runtuh.

Bukan karena ia memaafkan Aris, melainkan karena sindrom traumatis yang rumit mulai mengambil alih logikanya. Di tengah hutan yang sunyi, tanpa ada manusia lain yang bisa ia ajak bicara, Aris menjadi satu-satunya sumber validasi, perlindungan, dan kasih sayang yang ia miliki.

Suatu malam, saat salju tipis mulai turun di pegunungan, luka bakar di wajah Aris meradang hebat. Pria itu mengerang dalam tidurnya, tubuhnya menggigil karena demam akibat infeksi lama yang belum sembuh total dari ledakan rumah mewah dulu.Kayla terbangun. Ia melihat pria yang pernah menyiksanya itu kini tampak sangat rapuh. Dengan tangan gemetar, kayla mengambil kain basah dan mulai mengompres dahi Aris. Ia menatap wajah Aris yang hancur sebelah; separuh monster, separuh pria tampan yang dulu ia kagumi.

"kayla ... jangan tinggalkan aku..." igau Aris dalam demamnya. Ia meraih tangan kayla dan mencium telapak tangannya dengan penuh keputusasaan. "Hanya kau... yang tersisa."

Melihat sisi rapuh itu, hati kayla bergetar. Ia merasa dibutuhkan. Ia merasa bahwa hanya dialah yang bisa menyembuhkan luka pria ini—baik luka fisik maupun luka jiwanya. Rasa benci yang selama ini menjadi api semangatnya mulai padam, berganti dengan rasa iba .

Sejak malam itu, kayla tidak lagi memegang pisau dengan niat membunuh. Ia mulai benar-benar merawat Aris. Ia memasak dengan penuh perhatian, memastikan Aris mendapatkan obat-obatan herbal yang ia cari di sekitar gubuk.

Aris menyadari perubahan itu. Sifat posesifnya tidak berkurang, namun kini ia menambahkannya dengan romansa yang intens. Ia sering memeluk kayla dari belakang saat wanita itu sedang memasak, menenggelamkan wajahnya di leher kayla, dan membisikkan betapa berartinya dia bagi masa depannya.

"Kau lihat, kayla? Kita diciptakan dari abu yang sama," bisik Aris suatu sore sambil mengelus perut kayla yang semakin membuncit. "Dunia luar hanya ingin memisahkan kita. Tapi di sini, kita aman. Hanya ada aku, kau, dan anak kita."

kayla menyandarkan kepalanya di bahu Aris. Ia mulai memercayai narasi yang dibangun Aris. Ia merasa bahwa pelariannya dulu adalah sebuah kesalahan, sebuah ketidaktahuan akan "cinta sejati" yang ditawarkan Aris. Ia merasa bahwa dengan kehamilan ini, mereka telah diikat oleh takdir yang tak terelakkan.

"Aku mencintaimu, Aris," ucap kayla pelan, dan kali ini, ia tidak sedang berakting. Kata-kata itu meluncur begitu saja, lahir dari rasa kesepian yang mendalam dan ketergantungan yang akut.

Aris, yang merasa telah menang sepenuhnya secara psikologis, mulai melonggarkan beberapa aturannya. Ia membiarkan kayla berjalan-jalan di halaman tanpa pengawasan ketat, karena ia tahu kayla tidak akan lari. kayla telah menjadi bagian dari dirinya.

"Minggu depan, sebelum anak ini lahir, kita akan pindah ke sebuah pulau di Pasifik," Aris menunjukkan beberapa dokumen palsu yang ia peroleh melalui sisa-sisa jaringannya. "Di sana tidak ada polisi, tidak ada Adrian, tidak ada masa lalu. Hanya kita."

kayla mengangguk setuju. Ia tidak lagi peduli pada orang tuanya atau kehidupan lamanya sebagai Kayla. Di pikirannya kini hanya ada Aris dan bayi yang bergerak-gerak di rahimnya. Ia bahkan mulai membantu Aris mengemas barang-barang, menyiapkan kebutuhan persalinan yang diprediksi akan terjadi sebentar lagi.

Namun, di balik kepatuhan dan rasa cintanya yang baru, kesehatan Aris terus memburuk. Cedera otaknya sering membuatnya kehilangan ingatan sesaat atau bersikap sangat agresif tanpa alasan. kayla sering menjadi sasaran kemarahan tiba-tiba itu, namun ia justru menganggapnya sebagai "beban cinta" yang harus ia tanggung.

kayla benar-benar telah luluh. Ia telah menjadi Maya yang selama ini dicari Aris—seorang wanita yang tidak memiliki kehendak selain menyenangkan tuannya. Ia menunggu hari persalinan itu dengan harapan semu, tanpa menyadari bahwa mencintai seorang predator adalah cara paling cepat untuk dimangsa sepenuhnya.

kayla kini sepenuhnya berada di bawah pengaruh Aris. Namun, kondisi kesehatan Aris yang tidak stabil menjadi bom waktu.

1
Agus Barri matande
semangat thor
Thecel Put
omg saya sangat suka cerita dengan genre seperti ini❤️‍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!