Amora adalah seorang mahasiswi yang terpaksa menikahi pria pilihan orang tuanya
ini karya kedua aku, semoga suka
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ella_imupp, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sebuah momen yang ditunggu-tunggu
skip, malam harinya
"Selamat malam, dad, mom," ucap Anantara sedikit ragu
"Selamat malam, Anantara" ucap Daddy Arya sambil tersenyum
Anantara melihat mommynya lalu ingin duduk dengan wajah sedih, tiba-tiba saja..
"Selamat malam, sayang" ucap mommy Amber sambil tersenyum tipis
Anantara terdiam sejenak kemudian menatap mommynya
"Kenapa Anan?" tanya mommy Amber
"Em.. Gak apa-apa.." ucap Anantara lalu duduk dengan muka yang muka yang masih terlihat terkejut
"selamat malam dad, mom, bang" ucap Argan Dengan wajah datar
"Selamat malam, sayang" ucap mommy Amber dengan senyum tipis nya
"selamat malam, adek" ucap Anantara
Argan menatap mommy nya heran dan tak pernah lalu duduk di samping Anantara
[mommy membalas ucapan kami? Aa.. Terima kasih tuhan..] batinan Anantara dan Argan
"Selamat malam, Dad, mom, bang" ucap Arkan
"Selamat malam, sayang" ucap mommy Amber
"Selamat malam dek" ucap Anantara
"Selamat malam dek" ucap Argan
ucap keduanya bersamaan
"Selamat malam dad, mom, bang" ucap Amora
"Selamat malam, sayang" ucap mommy Amber
Amora yang tadi nya ingin duduk tiba-tiba terdiam lalu menatap mommy nya dengan tatapan tidak percaya
"Kenapa sayang?" tanya mommy Amber
"gak apa-apa.." ucap Amora lalu duduk di samping Arkan
dan selama mommy Amber menjawab semua ucapan anak nya berbeda dengan Daddy Arya yang hanya menjawab Anantara saja, mereka tidak heran dengan itu karena memang itu sudah biasa menurut mereka justru mereka ketiga A makan dengan pikiran yang tidak tenang, apalagi tiba-tiba mommy mereka membalas ucapan mereka, menurut ketiga A itu aneh, sangat aneh
Mommy Amber mengambil makanan untuk Daddy Arya lalu setelah memberikan ke Daddy Arya, mommy Amber beralih menatap anak-anak nya
"kalian mau makan apa?" tanya mommy Amber ke empat A itu tapi keempat A itu hanya diam
"Kenapa kalian diam?" tanya mommy Amber
"Anan, terserah mommy" ucap Anantara sambil tersenyum kaku, Amber mengambil lauk yang di mau Anantara lalu memberikan setelah itu beralih ke Argan
"A-argan.. Mau s-sayur dan ikan saja" ucap Argan dengan gugup, Amber mengambil lauk yang di mau Argan lalu menaruh di depan argan dan beralih ke Arkan
"Arkan ikan dan udang saja" ucap Arkan sambil tersenyum tapi pikiran nya masih loading dengan kondisi yang ada di depan mata nya, Amber mengambil lauk lalu menaruh di depan Arkan dan beralih menatap Amora
"Aa.. Amora ingin sayur dan ayam saja" ucap Amora gugup. Seperti tadi Amber mengambil lauk lalu menaruh di depan Amora dan akhir nya mereka semua makan dengan tenang dan seperti biasa tanpa ada sepatah kata pun kecuali suara garpu dan sendok
Setelah mereka makan, "Anan, besok ikut Daddy ke perusahaan" ucap Daddy Arya
"Iya dad" ucap Anantara
"Ya sudah selamat malam Anantara, Argan, Amora" ucap Daddy Arya lalu pergi
[huft.. Gak apa-apa Arkan, ini kan udah biasa] batinan Arkan tapi muka nya sedih
keempat A beralih menatap mommy Amber, mommy Amber menatap mereka balik lalu bertanya "kenapa kalian menatap mommy? Apakah mommy ada salah?"
"Arkan ingin bertanya" jawab Arkan
"Silahkan" ucap mommy Amber
"pertama, ini mommy kan?" tanya Arkan
"Ya, mommy lah sayang. memang kalau bukan mommy terus siapa?" jawab Mommy Amber
"masa?" jawab Arkan
"Pasti kalian heran ya?" tanya mommy Amber ke anak-anak nya
Keempat A itu hanya diam tapi mereka mengangguk seolah mengatakan iya
"Jadi kenapa? Tumben mommy jawab ucapan Argan" tanya Argan dengan nada heran
"jadi.. Mommy sadar kalau kalian juga butuh mommy. mommy lihat kalian waktu di ruang tamu, kalian kelihatan nya sedih banget. Di situ mommy sadar, ternyata kalian juga butuh mommy" ucap Amber sambil menjelaskan
"di ruang tamu? kapan?" tanya Amora
"Kemarin, waktu kalian makan coklat, maaf mommy tidak sengaja mendengarkan ucapan kalian." ucap Amber
"tidak apa-apa" ucap Anantara
"Tapi mommy serius kan? Mommy gak bakal kayak gitu lagi ke kami?" tanya Amora
"Mommy serius, sayang. Mommy janji gak bakal kayak gitu lagi. Maaf kan mommy ya.. maaf kan mommy yang bersikap tidak adil ke kalian, pasti kalian tersiksa ya sama perilaku mommy dulu" ucap Amber
Keempat A tersenyum senang mendengar kata-kata yang mereka tunggu-tunggu dari dulu akhir nya mereka mendengar itu dari mulut seseorang yang benar-benar mereka harap kan
"Makasih, mom" ucap Anantara
"Kami memang dulu tersiksa tapi itu tidak seberapa dibanding kan mendengar mommy seperti ini" ucap Argan
"Arkan senang akhir nya mommy sadar.." ucap Arkan
ketiga A itu menjawab tapi tidak dengan Amora yang masih terdiam, yap Amora masih tidak percaya jika akhir nya mommy Amber sadar
"kenapa Amora? Kamu masih tidak menerima mommy? Hm?" tanya Amber ke Amora dengan suara lembut
Anantara yang mengerti perasaan Amora langsung menepuk pundak Amora dan mengatakan "mommy serius, Mora gak boleh diam aja. Memang Mora gak kasihan dengan mommy yang menunggu jawaban dari Mora?"
"Ah.. Iya.. Maaf mommy" ucap Amora
"Gak apa-apa sayang.. Mau peluk? Hm" ucap Amber ke empat A
Anantara, Argan, Arkan, dan Amora memeluk Amber dengan raut wajah senang
Amber membalas pelukan mereka, dan tanpa disadari keempat A itu menangis di pelukan Amber. Amber yang mengerti perasaan anak-anak nya hanya membiarkan mereka menangis di pelukan nya
Setelah beberapa menit keempat A itu melepas pelukannya..
"Mommy.. Maaf.. Pakaian mommy basah.." ucap keempat A itu sambil menunduk takut
mommy Amber tidak menjawab mereka tapi malah mengusap satu persatu rambut mereka lalu mengatakan "pakaian bisa di cuci sayang.. jangan takut .. Mommy tidak akan memarahi kalian lagi, mommy tidak akan menghukum kalian lagi, kalian bebas ingin menangis kapan pun di hadapan mommy"
Keempat A itu tersenyum manis. "manis banget sih anak-anak mommy. jadi makin sayang deh sama kalian.. kalau ada apa-apa cerita atau telfon mommy okeyy. Mommy usahakan bakal jadi pelindung dan pundak untuk kalian semua" ucap mommy Amber
"Iya.. Kami bakal cerita apapun masalah kami." ucap keempat A itu bersamaan
Dan setelah beberapa menit akhir nya mereka semua kembali ke kamar masing-masing, tapi perasaan mereka semua senang karena akhir nya nya impian mereka terwujud, walaupun baru mommy mereka yang sadar tapi itu sudah lebih dari cukup untuk membuat mereka semua tersenyum.
Keesokan harinya Amora bangun kesiangan karena tidur malam "hoam.. sekarang jam berapa.." ucap Amora lalu melihat jam, ternyata sudah jam 8 pagi
"astaghfirullah.. siang banget.." ucap amora lalu buru-buru mandi, skip mandi Amora menggunakan baju putih dengan celana jeans panjang dan berjalan ke bawah dengan cepat
"Selamat pagi semua, maaf ya Amora telat" ucap Amora
"Selamat pagi, Gak apa-apa, my little baby girl.." ucap mommy Amber sambil tersenyum
"selamat pagi, gak apa-apa atuh Dede.. udah sini duduk". ucap Arkan lalu menepuk bangku samping nya
"selamat pagi, my princess. Gak apa-apa lagian cuman setengah jam doang kan" ucap Anantara
"selamat pagi, gak apa-apa sayangku.. udah ayo duduk" ucap Argan
Daddy Arya ada disana tapi dia hanya diam tidak menjawab
Amora duduk di samping Arkan dan akhirnya mereka semua sarapan
Setelah selesai, "ya sudah ayo Anan kita berangkat" ucap Daddy Arya
"Ah iya ayok" ucap Anantara
Daddy Arya seperti biasa mengecup kening anak dan istrinya lalu berjalan pergi bersama Anantara
# Arkan
Arkan yang melihat itu hanya terdiam, Anantara tadinya ingin pergi namun balik lagi dan mengecup kening ketiga adek nya dan salam ke mommy Amber dan akhirnya berjalan pergi
Arkan terdiam sejenak kemudian tersenyum tipis [walaupun gak dapat dari Daddy yang penting akan dapat dari Abang..] batinan Arkan
Argan, Amora dan Amber yang melihat senyum Arkan akhirnya ikut tersenyum, yap karena Arkan jarang tersenyum, walaupun anaknya aktif tapi dia jarang tersenyum
Setelah beberapa menit akhirnya mereka pindah ke ruang tamu, "Arkan, Mabar" ucap Argan
"Boleh-boleh" ucap Arkan sambil tersenyum
Amora fokus membaca novel, begitu juga dengan Amber yang membaca berkas-berkas milik Arya, kok bisa? Ya bisa lah kan Amber istrinya jadi boleh saja membaca
Arkan menyenderkan kepalanya di paha mommy Amber, Argan menyenderkan kepalanya di pundak kiri Amber dan Amora di pundak kanan Amber, Amber yang melihat anak-anak nya manja kepada diri nya hanya tersenyum lalu kembali membaca berkas-berkas itu