AFI seorang gadis yang berusia 21 tahun ,yang masih menduduki bangku perkuliahan yang harus menikah muda karna perjodohan dengan seorang abimana
salah seorang dokter muda ,sifat nya yang dingin ,cuek, dan muka datar nya namun tidak untuk istri nya ,ketika bersama istri nya Abi selalu bersikap lembut ,bawel, dan yang tentunya selalu menyayangi dan mencintai AFI,,,
jangan lupa mampir ke cerita ku ...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aini saputri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 24
Afi menangis sesegukan didalam pelukan Abi , wanita itu benar-benar rapuh , Abi akui untuk kali ini Oma nya sudah kelewatan .
" udah nangis nya ? " tanya Abi setelah afi menghentikan tangis nya dan hanya tersisa sesegukan , Afi hanya menjawab dengan anggukan lemah ,
" capek ??? "
" hik... Afi capek mas , Afi nggak mau nangis lagi " kata Afi dengan suara parau nya .
" jangan nangis lagi sayang , jangan dimasukin hati omongan Oma "
" tapi apa yang di bilang Oma ada benar nya ,"
Abi melepas kan pelukan nya dengan Afi , laki-laki itu memandang setiap inci-inci wajah cantik istri nya , di hapus nya sisa air mata istri kesayangan nya , dikecup nya mata yang sedikit membengkak karna terlalu lama menangis .
" lupain , apa yang Oma bilang , kita yang menjalani , dan mas nggak nuntut kamu untuk bisa ngasih mas keturunan kalo istri mas belum siap " ucap Abi panjang lebar
" Afi udah siap mas Abi " kata Afi lirih yang masih bisa di dengar oleh Abi .
" kalo gitu ayo..." kata Abi dengan seringai jail nya .
. 🍁🍁🍁
" kak Rangga nggak ada niatan mau pulang nih cerita nya " tanya Adena pada pacar nya yang masih betah berlama-lama di rumah nya .
" nggak , masih kangen sama kamu " jawab Rangga , Ana yang mendengar memutar bola matanya malas.
" ini udah malam loh kak , sedang kan kakak datang nya udah dari siang "
Rangga yang mendengar perkataan pacar nya itu , langsung memandang gadis yang sudah membuat nya jatuh cinta terlalu dalam ,
" ini kamu ceritanya ngusir ? " tanya Rangga
Ana menghela nafas lelah nya , " bukan itu maksud aku loh , "
" yaudah deh aku balik dulu , love you sayang " kata Rangga berlalu dari sana sebelum meninggal kan Ana laki-laki itu mengecup pucuk kepala gadis itu singkat .
Ana yang melihat tinggah pacar nya itu , hanya bisa geleng-geleng kepala .
ya hubungan Ana dan rangga memang sudah membaik , Ana yang sudah memaafkan Rangga ,
***
Ana memandang bulan yang bersinar indah di atas langit , dia bersyukur , kalo hubungan nya dan Rangga sudah mulai membaik , dan Ana tidak akan membiar kan orang lain masuk kedalam hubungan mereka .
Di saat ana sedang menerawang jauh , gadis itu di kejut kan dengan benda pipih nya yang berbunyi , ana meraih benda pipih nya setelah melihat siapa yang menelpon nya malam-malam begini , Ana langsung menekan ikon yang berwarna hijau .
" hallo assalamualaikum ? " ucap Adena
" waalaikum salam , Na , gimana jadi gak besok ? " tanya Adiba di seberang sana .
" jadi lah , Afi sama Alice udah loe tanya ? "
" belum gue kabarin sih , kita gabung aja deh " kata Diba di seberang sana .
Sedang kan di tempat lain , Afi yang sudah terlelap dalam tidur nya pun , terganggu tidur nya oleh suara dering telpon nya . AFI menggapai benda pipih itu yang ada di atas nakas ,
" waalaikum salam Na kenapa , " tanya Afi kepada Ana yang ada di seberang sana ,
" gini loh Za , besok jadi nggak kita hangout ? " tanya Adena
Afi terdiam sebentar , sepertinya boleh juga hangout bareng sahabat -sahabat nya itu ,agar dia bisa melupakan masalah nya .
" ikut !" jawab Afi " tapi Alice ikut nggak ? " sambung Afi
" iya aku ikut , kapan lagi kan kita bisa hangout " jawab Alice
" ok jadi besok , gue yang jemput kalian ya " putus kan Adena yang akan menjemput sahabat-sahabat nya itu ,
" ya udah ya aku tutup dulu mau lanjutin tidur " kata Afi
" iya lah yang udah ada yang meluk mah nggak mau di ganggu ye " kata Adiba di seberang sana menggoda Afi.
" apa sih Dib nggak jelas amat "
" eleh sok-sokan ngelak lagi " saut Adena yang tak mau ketinggalan menggoda Afi " enak ye yang di kelonin suami tiap mau tidur " sambung nya ,
" udah ih aku matiin ya , kalian pada kagak jelas , assalamualaikum " kata AFI mengakhiri sambungan telfon nya ....
Ada-ada saja sahabat nya , pasti kalo sedang ngumpul bareng , Afi terus terusan yang di goda Adiba dan Adena , lain hal nya dengan Alice yang hanya menjadi pendengar kegilaan kedua sahabat nya....
BERSAMBUNG....