NovelToon NovelToon
I Love You, Cinta

I Love You, Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Beda Usia / Trauma masa lalu
Popularitas:38.4k
Nilai: 5
Nama Author: dtyas

Cinta Kirana, hidup dengan masa lalu yang tragis ditinggalkan orangtua. Menyisakan trauma sampai dengan ia dewasa. Siapa sangka, seorang datang mengganti luka dengan suka cita. Perbedaan usia, status sosial dan keterkaitan di masa lalu membuatnya Cinta terpuruk dan kembali terluka. Akankah Cinta bisa menerima kenyataan yang menghampiri?

===

“Namaku Cinta, banyak yang cinta udah pasti. Yakin masih mau sama aku?”

“I love you, Cinta. Sekarang, nanti dan selamanya.”

“Masa?”

“Mahameru pantang ingkar janji.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon dtyas, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22. Belum Ada Judul

Bab 22

 

 

Eru sibuk dengan Umar, menghadiri briefing dengan Arief kepala divisi. Bahkan saat jam istirahat pun belum kembali. Cinta sempat mendatangi ruang editing melihat video hasil shooting di Cirebon yang siap tayang.

“Keren in Ta, cerdas kalian kemasnya.”

“Hoh, jelas, timnya Bang Umar gitu loh,” sahut Cinta dengan sombong.

“Songong lo. Eh, katanya ada anak magang di tim elo ya. Nggak diajak?”

“Nggak. takut anak sini pada naksir.” Beberapa orang di ruang editing adalah perempuan, agak kecewa karena Cinta tidak datang bersama Eru.

“Padahal kalau dilihat ya Ta, dia cocoknya bukan magang di produksi, tapi di news atau marketing. Wajahnya menjual banget," ujar rekan lainnya.

“Dia nggak jualan mbak, lagi belajar kerja. Udah ah, kelamaan di sini malah ngegibah,” ucap Cinta lalu pamit undur diri.

“Lo jadi sama yang mana Ta? Anak produksi atau News Anchor?”

“Hm, jadi sama anaknya calon mertua.” Cinta lenggang kangkung meninggalkan ruangan sambil dadah-dadah mengabaikan teriakan dan ejekan dari rekannya itu.

 

...Pejuang Tanggal Muda...

Abil : Otw lagi nih

Asep : Yoi, lebih jauh dari yang kemarin. Uang saku lumayan kali ya

Abil : Gue ngarep bonus atau lemburan ajalah

Asep : Cinta kemana ini, kabur aja. Suruh riset juga

Cinta_Cuantik : 🙄 siapa yang sebut namaku

Abil : Njirr, kayak setan aja kalau disebut dia datang

Cinta_Cuantik : Aku princess bukan setan

Eru_Kerenz : 😱

Cinta_Cuantik : Awas kamu 🤬

Eru_kerenz : 😘, ampun bebz

Asep : Pepet terus Ru, mana tahu bisa dicip0k emot

Cinta_Cuantik : 😏, emang aku gadis apakah

Abil : Hah, maksudnya apa ini

Umar : Berisik, masih rapat ini. Fokus, Ru!

Eru_Kerenz : siap, bos

 

Cinta tidak kembali ke ruangan di mana tim produksi bersemayam, menunggu perintah berikutnya atau mempersiapkan hal untuk keluar kota. Dia turun ke lobby menuju coffe shop yang ada di area belakang lobby, sebelah kanan lift.

Sudah mendengar perintah Asep untuk melakukan riset, lebih enak ditemani cemilan atau minuman. “Capucino 3, matcha latte 1 mbak. Tambah mocca bun sama tiramisu.”

Tidak sampai 10 menit, Cinta meninggalkan coffe shop menenteng pesanannya menuju lift. Dari lift khusus pejabat dan petinggi stasiun tv keluar beberapa orang, salah satunya adalah orang nomor 1 di tempat itu.

Langkah Cinta terhenti, tidak ingin menerobos rombongan itu. Ia tahu benar siapa Dirut dari Yess TV, Langit Arkatama. Meski belum pernah bertemu langsung, wajah pria itu wara wiri di company profile. Selalu ditemani oleh wanita, mungkin sekretarisnya, juga dua orang pria lainnya. Bisa jadi asisten atau pengawalnya. 

Karyawan yang berpapasan dengan rombongan itu mengangguk dan menyapa. Jarak Cinta hanya beberapa meter dari rombongan. Tanpa diduga, pria nomor 1 di Yess TV itu menoleh ke arahnya. Cinta panik, bisa-bisanya ia ternotice. Gegas ia mengangguk, tapi Langit malah tersenyum dan melambaikan tangan ke arahnya.

“Hah!”

Cinta menoleh sekeliling, memastikan kalau Langit tersenyum dan melambaikan tangan ke arahnya.

“Apa tidak salah,” ucapnya mengusap dad4.

Seorang menghampirinya, pria dengan penampilan necis setelan jas. “Hei, kamu ….” Meraih lanyard membaca nama yang tertera. “Tim Produksi, kamu kenal dengan Pak Langit?”

“Saya tahu beliau, tapi beliau sepertinya tidak. Ada masalah pak?”

Bukan menjawab, pria itu berlalu begitu saja.

“Ish, aneh. tapi seriusan, itu Pak Langit senyum ke aku. Salah orang kali."

***

...Arkatama Family...

Langit : Lihat yang bening di Lobby Yess TV,🤭

Meilan : Hm, maksudnya

Krisna : Mampoooos

Samudera_A : Jewer aja mbak, jangan boleh masuk kamar

Langit : Yang bening punya Eru

Mami_Maura : Oh, ceweknya Eru

Meilan : Udah lampu hijau untuk calon mantu😊

Eru_Kerenz : Ngapain dia di lobby? Om Langit jangan aneh-aneh ya

Langit : Cocok sama Eru

Krisna : Sama gue nggak cocok gitu? Kayaknya yang gemes gitu, lebih pas sama yang udah mateng kayak gue. Eru sama dia, kayak anak paud pacaran, sama-sama bocah

Samudera_A : Elo ped0fil dong, anak PAUD mau dipacarin

Eru_Kerenz :Bubar kalian, CEO nggak jelas. Jam kerja ngomongin pacar orang

Eru berdecak membaca percakapan grup keluarga, setidaknya Mami tidak lagi frontal. Memasuki ruangan, tujuannya kubikel Cinta. Langsung duduk di samping gadis yang fokus dengan layar komputer.

“Rapatnya baru beres ?”

“Hm.”

“Itu kopi untuk kamu, satu lagi punya bang Umar. Udah nggak panas kayaknya.”

Eru beranjak membawa kopi milik Umar, tidak lama kembali lagi ke meja itu.

“Ngapain sih?”

“Riset. Kita mau ke Gunung Kidul loh. Nggak sabar deh, ini lokasinya seru banget, aku bakal berendam di sini. Kayaknya masih asri banget ya, di Jakarta mana kita ketemu sama air terjun begini.”

“Ya nggak akan nemu air terjun alami di Jakarta, kecuali buatan. Air terjun adanya di pegunungan kali.” Eru menyesap kopi miliknya.

“Dekat kampung uwa aku juga ada air terjun Ru.”

“Iyakah? Kapan-kapan ajak ke sana ya,” pinta Eru.

“Boleh, ajak Kang Asep sekalian. Ceweknya pasti mau ikut.” Cinta teringat sesuatu, ia pun menoleh dan menggeser kursinya menghadap Eru. “Ada yang aneh deh. Tadi aku ke lobby beli kopi.”

“Terus?” tanya Eru kembali menyesap kopinya sambil menatap Cinta.

“Ada rombongan keluar dari lift khusus, tahu nggak siapa?” tanya Cinta antusias dan Eru menggeleng meski sudah bisa menarik garis dari cerita Langit dan yang akan disampaikan Cinta.

“Langit Arkatama, orang nomor 1 di Yess TV.”

“Oh, Pak Langit. Kamu ketemu beliau?”

“Bukan itu intinya. Pas dia lewat, terus menoleh ke aku. Senyum sambil begini.” Cinta memperagakan tangannya melambai seperti yang dilakukan Langit.

“Mungkin dia pikir kamu orang yang dia kenal.”

“Iya juga sih, terserahlah yang penting Pak Langit lihat aku. Ternyata lihat dari dekat ganteng banget."

“Apa? Ganteng? Lebih ganteng siapa aku dan dia?”

Cinta mencibir, memutar kursinya kembali menghadap layar komputer."

“Eh. Jawab dulu. Gantengan mana? Bisa-bisanya kamu puji pria lain di depanku. Harus dihukum,” tutur Eru lalu mendekat. “Lihat aja nanti, bibir kamu nggak akan selamat,” bisiknya.

Mendadak Cinta merinding. Selain karena ancaman, hembusan nafas Eru terasa di wajahnya.

“Hihhh!”

 

 

 

1
Shee_👚
ini berkasnya sama gak ya yang di kasih ke eru, atau berkas cuma identitas eru aja kalau dia adalah salah satu bagian dari anak pemilik yess tv🤔
Shee_👚
duh cinta jangan di buka, plisss😭😭😭
Shee_👚
betul eru apa yang di katain mamih, kamu harus memberikan kasih sayang dan cinta yang dah hilang dalam kehidupan cinta
Shee_👚
eru merasakan sakitnya jadi cinta😭😭😭
aku yakin di balik semua itu ada campur tangan akbar
Shee_👚
jahatnya akbar, ku yakin akbar biar kerok dari semua kecelakaan itu
Shee_👚
eru dan cinta korban dari ke egoisan pak akbar ini. andai dia tak menutupi semuanya dan cinta bisa memaafkan pasti tak akan seperti ini
mmh nengmuti
ayah akbar keterlaluan ngirim itu ke cinta sm aja bikin trauma cinta tambh parah lg apa ayah akbar gak tau KLO cinta sampe trauma
Shee_👚
semakin aja eru merasa bersalah dan menyalakan diri sendiri
Shee_👚
nah kan emang akbar menyalahkan kekuasaannya, agar korban tutup mulut😤
Shee_👚
nah kan cinta dendam sama orang yang menabrak motor ayahnya
mmh nengmuti
gmn ru jgn sampe mundur lanjut terus pantang mundur sebelum menyerah
Iccha Risa
kaget Ru...
mana tadi cinta bilang gakan maafin yg udh nabraknya lagi wlw udh tewas, trauma yg berat berkepanjangan karena ga ditangani. Ru gimana sikap kamu ke Cinta jgn jauhi, dia harus sembuh, dan mengikhlaskan ortunya yg tewas biar mereka tenang
Hearty💕💕
Makin meleleh ❤️ ini eh ❤️ Cintaaaa
Felycia Fernandez
Kesian Eru dan Cinta...
cinta terhalang kejadian antara orang tua.😭
semangat Eru,setidaknya kamu jangan cepat menyerah.
jadikan cambukan,Cinta yang jadi korban papi mu maka kewajiban mu melindungi nya..kalau perlu menikahi nya
Shee_👚
eru tau cinta seperti itu aja dah khawatir banget, apa lagi dia tau kalau penyebab rasa trauma itu karena papihnya.
Shee_👚
andai Akbar tau kalau cinta selalu di bayangin mimpi buruk saat kecelakaan apa dia masih tetep berfikir seperti itu.
egoisnya akbar hanya mementingkan ke baikan keluarganya sendiri. tanpa memikirkan orang lain.😤
Hesty
jgn pisahkan mereka thoor😌
Fitra Sari
lanjut Thor doubell up donkk🙏
hiro_yoshi74
oh tidak gara gara pk akbar ni jadi ruwet kan 🤭
mmh nengmuti
aku jg di sini setia menunggu mu up lg🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!