NovelToon NovelToon
Masalalu Yang Terulang

Masalalu Yang Terulang

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Time Travel / Dikelilingi wanita cantik / Murid Genius / Mengubah Takdir / Jujutsu Kaisen
Popularitas:133
Nilai: 5
Nama Author: YuniPus

Arka kembali ke masa lalu di saat kota kelahiran nya masih aman dan sebelum gerombolan monster menyerang, Arka dengan kisah cinta mengejar perempuan cantik dari anak tuan penguasa kota dan kisah arka mengubah masa lalunya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon YuniPus, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

22

Bab 22 – Ice Phoenix (Phoenix Es)

Arya duduk di depan Lestari.

"Hai Lestari, kita bertemu lagi," kata Arya sambil tersenyum.

Arya begitu tenang dan percaya diri, hal yang jarang dimiliki anak laki-laki seusianya. Namun, saat ini, Lestari tidak memiliki perasaan khusus pada Arya, hanya sedikit penasaran dan kagum.

Pengetahuan Arya memang mendalam dan sangat luas, bahkan Bibi Xue berpikir Arya adalah seorang ahli prasasti.

Perubahan pola prasasti oleh Arya telah dipindahkan oleh Bibi Xue ke dalam sebuah gulungan, dan pola itu adalah pola tingkatan perak. Dapatkah kamu membayangkan dampak psikologis Lestari jika dia tahu bahwa Arya mengetahui pola prasasti level perak!

"Arya, aku menguji pola prasasti ketika di rumah, dan itu adalah versi lengkap dari pola prasasti <>!" kata Lestari sambil menatap Arya.

Namun, ekspresi wajah Arya tidak terlihat bangga, dia hanya membalas singkat, "Oh." Bagi Arya, hal kecil seperti ini bukanlah sesuatu yang patut dibanggakan.

Walaupun dia tidak menunjukkannya dengan jelas, dia menyimpan kebanggaan di hatinya sebagai anggota Keluarga Angin Salju. Saat dia memikirkannya kembali, walaupun Arya berbakat, dia begitu rendah hati di kelas dan tidak pernah pamer akan kemampuannya. Kata-kata Kirana lah yang membuatnya marah hingga dia membalas. Sebaliknya, Lestari merasa malu. Dibandingkan dengan Arya, dia sama sekali tidak memiliki sesuatu yang dapat dibanggakan.

Saat ini, Lestari mulai sedikit mengagumi sosok Arya. Walaupun hal itu tidak akan berlanjut menjadi suka, namun hanya Arya satu-satunya anak laki-laki yang ingin diajaknya berkomunikasi.

Namun bagi Arya, tahap ini adalah sebuah perkembangan.

"Arya, aku membawa kristal jiwa sesuai perkataanmu." Lestari mengeluarkan kristal tersebut.

"Masukkan kekuatanmu ke dalamnya!" kata Arya melihat ke arah Lestari. Di masa lalu, Lestari adalah miliknya, oleh karena itu dia tidak akan pelit informasi kepadanya.

Setelah melihat bentuk jiwa Lestari, Arya terperangah. Dia tidak pernah mengira bakat Lestari bahkan lebih tinggi dibandingkan Sekar. Bentuk jiwanya adalah gumpalan es yang di dalamnya terdapat burung phoenix yang sedang tidur.

Ini adalah bentuk jiwa Phoenix Es yang melegenda.

Salah satu bentuk jiwa terkuat.

Kecepatan peningkatan Phoenix Es sebanding dengan Naga Bersayap, namun saat meraih level emas hitam, Phoenix Es akan terbangun dan kekuatan akan meningkat pesat. Sayangnya, di masa lalu Lestari tidak sampai ke level tersebut dan tewas dalam pertempuran. Selain itu, Lestari merupakan salah satu pertahanan Kota Gemilang.

"Atribut Angin Salju, bentuk Phoenix Es!" Arya menatap Lestari dengan penuh semangat, "Aku akan mengajarkanmu sebuah teknik kultivasi!"

"Mengajariku teknik kultivasi? Teknik apa?" tanya Lestari kaget. Teknik kultivasi yang dia miliki adalah yang terkuat di Keluarga Angin Salju. Apakah yang dimiliki Arya lebih hebat?

Keluarga Angin Salju adalah keluarga terhormat urutan pertama di Kota Gemilang. Bahkan tidak dapat dibandingkan dengan Keluarga Karaton dan Keluarga Tanda Surgawi, karena keluarganya memiliki iblis petarung legenda yang melindungi mereka, Tuan Handoko! Orang biasa tidak akan mampu membayangkan barang koleksi milik keluarganya. Tuan Handoko gemar berpetualang di Benua Ilahi, menjelajahi reruntuhan kuno di Pegunungan Leluhur Agung, mengumpulkan banyak teknik kultivasi terkuat dan menerjemahkannya.

"Teknik Sembilan Putaran Phoenix Es!" Arya membacakan mantra dan teknik kultivasi kepada Lestari. Walaupun teknik ini tidak sekuat teknik yang kini Lestari miliki, namun teknik ini adalah yang paling misterius. Jika dia berhasil melatih teknik ini, dia akan memiliki 9 nyawa, selama jiwanya tidak hancur dia akan dapat hidup kembali.

Di kehidupan ini, Arya tidak akan membiarkan Lestari meninggalkannya lagi!

Lestari mengucapkan teknik tersebut diam-diam hingga berulang kali. Dia terkejut bahwa teknik ini memiliki kekuatan yang luar biasa! Teknik ini tidak dapat dibandingkan dengan koleksi milik keluarganya.

"Terima kasih, Arya!" Lestari tulus berterima kasih. Dia tidak menduga Arya akan memberikan teknik kultivasi yang begitu berharga kepadanya, padahal mereka baru bertemu.

Dalam pandangan Lestari, dia dan Arya baru bertemu sesaat, namun dalam pandangan Arya dia telah mengenal sosok dan kepribadian Lestari sejak lama. Lestari adalah miliknya dan sebuah teknik kultivasi tidak dapat dibandingkan.

Lestari mulai berlatih menggunakan teknik ini dan kekuatan dari alam jiwanya mulai merengsek naik. Teknik ini seakan sengaja diciptakan untuknya!

Saat Arya dan Lestari tengah berbincang, seseorang berjalan ke arah mereka, dia adalah Surya.

Melihat Arya dan Lestari berbincang dengan senang dan senyum mempesona terlihat di wajah Lestari, Surya tidak dapat menahan rasa cemburu lebih lama lagi dan berjalan ke arah mereka.

"Lestari!" Surya tersenyum samar saat melihat ke arah Lestari.

"En," balas lembut Lestari. Saat ini dia tidak memiliki kesan yang baik terhadap Surya.

Surya duduk sambil menatap Arya dengan tatapan dingin.

Suasana di antara mereka tiba-tiba menjadi aneh.

"Arya, kita bertemu lagi," ejek Surya dengan nada permusuhan.

"Apa pelajaran waktu itu belum cukup?" tatap Arya santai. Dia sama sekali tidak menganggap Surya.

"Kau..." Surya menggenggam kuat tinjunya. Jika bukan karena kehadiran Lestari, dia akan membiarkan anak buahnya memberikan pelajaran ke Arya.

Lestari terlihat terkejut. Mendengar percakapan antara mereka, sepertinya Surya menderita kekalahan dari Arya. Dia menjadi penasaran. Surya adalah keturunan langsung Keluarga Karaton, bagaimana bisa dia kalah dari Arya?

Surya hanya dapat menahan keluh kesah. Dia melihat Lestari sambil berkata, "Keluargaku dan keluarga Lestari adalah teman, kami telah bermain bersama sejak kecil dan telah akrab satu sama lain, para tetua kami juga sangat mendukung hubungan kami."

Kata-kata Surya seakan memperjelas bahwa hanya dia yang pantas untuk Lestari dan telah mendapatkan restu dari kedua belah pihak keluarga. Apa yang diinginkan Arya? Hanya ingin menjadikan Lestari miliknya?

Setelah mendengarkan perkataan Surya, Arya hanya bisa mencibir. Soal keakraban, apakah Surya tahu tentang Lestari lebih dari Arya?

Surya melihat Lestari, senyum manis tersirat dari wajahnya. "Dapat dikatakan bahwa aku dan Lestari saling mengerti kesukaan dan kebiasaan masing-masing."

Mendengar perkataan Surya, Lestari memperlihatkan ekspresi ketidaksenangannya. Dia ingin membantah pernyataan Surya. Sejak kapan kedekatan mereka telah mendapatkan persetujuan? Setelah beberapa kejadian di kelas, Lestari merasa sedikit jijik kepada Surya. Keluarga Karaton tidak sesuci dan semulia yang mereka perlihatkan.

Lestari melihat Arya. Arya pasti salah paham saat ini.

"Lalu mengapa kau tidak menjelaskan apa yang kau mengerti, aku ingin dengar." Jari Arya menekan meja perlahan. Di masa lalu, Lestari hampir menikah dengan Surya, oleh karena itu dia tidak akan membiarkan hal itu kembali terjadi.

"Lestari suka makan Acampa Rigida, membaca buku, dan menatap keluar jendela..." Surya menatap Lestari penuh cinta.

Arya tertawa sinis dan berkata, "Sebenarnya, dia tidak suka Acampa Rigida, itu hanya gertakan Tuan Handoko agar Lestari mau memakannya demi kekuatan jiwa. Hanya orang bodoh yang suka membaca buku-buku yang sulit dipahami. Lestari sangat suka berpetualang, menatap keluar jendela hanya karena dia tidak sabar ingin menjelajah dunia luar."

Mendengar perkataan Arya, Lestari bagai tersambar petir. Dia menatap Arya penuh heran. Bagaimana dia tahu semuanya? Lestari tidak pernah berharap akan ada seseorang yang begitu memahaminya.

Arya menarik napas dalam. Dia berharap dia dapat membawa Lestari menjelajahi benua, namun harapan itu tidak dapat terpenuhi di masa lalu. Oleh karena itu, dia berharap dapat mewujudkannya di kehidupan ini.

"Omong kosong..." Surya mencoba berpendapat, namun melihat ekspresi Lestari, dia hanya dapat membuka mulut tanpa mengatakan apa pun.

"Karena kau begitu paham Lestari, ada sebuah tanda berbentuk kupu-kupu di tubuhnya, apa kau tahu di mana letaknya?" Arya tersenyum samar dan melihat ke arah Surya.

"Bagaimana aku bisa tahu!" balas Surya marah.

Mendengar perkataan Arya, wajah Lestari memerah. Bagaimana Arya tahu mengenai tanda kupu-kupu di tubuhnya? Kecurigaan Lestari tiba-tiba muncul dan dia berdiri. "Arya, kau anak nakal!" Lestari melangkahkan kakinya pergi meninggalkan mereka dengan rasa malu.

Bagian belakang Lestari yang ramping, gaun putih panjang, dan kaki yang mulus membuatnya sosoknya begitu menarik.

Melihat reaksi Lestari yang aneh, wajah Surya cemberut. Hubungan antara mereka tidak sesederhana yang Surya pikirkan, mungkin mereka telah...? Wajah Surya berubah suram. "Arya, ingat perkataanku, aku akan membunuhmu dengan cara yang menyedihkan!"

Arya melihat Surya dengan hina, berkata dengan penuh ejekan, "Kau masih terlalu jauh untuk bisa bersaing denganku. Jika kau masih tidak mengerti, aku dengan senang hati memberikanmu pelajaran." Arya berdiri lalu pergi.

Gedung Kota

Wajah merah marah Lestari belum juga padam.

"Arya, kau bajingan! Tidak sopan!" kata Lestari sambil menghentakkan kakinya. Bagaimana Arya tahu tanda kupu-kupu di dada kiri miliknya? Memikirkan hal itu, membuatnya merasa sangat marah. Apakah mungkin Arya mengintip saat dia mandi?

Jika Arya telah melihatnya, bukankah itu berarti Arya telah melihat setiap bagian tubuhnya?

Tidak, aku harus bertanya pada bajingan itu!

Lestari merasa begitu malu. Dia menatap keluar. Bagaimana Arya begitu memahaminya? Apakah Arya mungkin selalu mengintipnya? Namun, gedung ini begitu besar dan penjagaan super ketat, seekor lalat saja tidak mungkin dapat masuk.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!