NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Kisah Cinta Dua Perwira Angkatan Laut

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama
Popularitas:449
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Diwarnai dengan keegoisan karena didik keras sedari kecil, bukan hanya diterima tempat pendidikan ketika mereka bersekolah di akademi militer. Apakah cinta Agatha dan Jefry bisa mengalahkan sifat ego mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pasukan Perdamaian.

Agatha dan Jefry sudah berdinas di Surabaya. Mereka sudah berpamitan dengan anggotanya di tempat tugas lama. Christ dan Leo diajukan untuk tetap menjadi ajudan Jefry. Seperti biasa, Agatha dan Jefry selalu berdoa ketika Jefry memasuki ruang kerja yang baru. Bukan hanya di tempat Jefry dirumah sakit yang baru juga tempat Agatha bekerja juga dilakukan hal yang sama.

Ezra Nathanael Wibowo sudah bersekolah disekolah internasional di kota Surabaya. Setiap hari opa dan omanya yang mengantarnya. Kami tetap memilih tinggal dirumah dinas yang jaraknya tidak jauh dari rumah orangtua. Waktu Nael bersama sepupunya banyak. Karena pukang sekolah mereka pasti berkumpul dirumah opa dan oma mereka. Sore menjelang malam, baru orangtua mereka menjemput.

Jefry mendapat informasi bahwa istrinya terpilih dalam pasukan perdamaian sebagai tenaga dokter di daerah konflik selama enam bulan. Senang sekalian sedih karena tidak rela berpisah dengan Agatha.

"Sayang, mas dapat informasi kamu ada dalam daftar nama pasukan perdamaian di Kamboja sebagai tenaga medis."

"Berapa lama???"

"Enam bulan."

"Mas iklas ade bertugas jauh???"

"Ngak sayang. Kenapa???"

"Agatha kamu tahu sendiri mas itu sebucin apa sama kamu."

"Tetapi mas perna tinggalin adek berlayar??"

"Paling sama tiga minggu,ngak samapi enam bulan."

"Terus gimana dong???"

"Agatha kamu mau pergi demi karier kamu???"

"Sebenarnya ade ngak butuh. Ade jadi dokter aja sudah cukup terus mas kan biayai hidupku."

"Kita libatkan mama dan papa, terutama mertuaku di Atambua."

Jefry pun menghubungi mama mertuanya. Dan menceritakan semua kepada mama dan papanya. Ternyata pendapat papa dan mama sama, mereka maunya Agatha menjadi dokter dan menemani suami saja. Jefry sedikit lega setidaknya keputusannya sama dengan mertuanya. Agatha pun berat meninggalkan keluarga.

"Sekarang keputusan ada dikamu sayang. Jika menurut kamu penting. Mas harus mengijinkan. Lagian enam bulan tidak terlalu lama."

Agatha memeluk suaminya. Keputusannya Agatha mau tetap berada disisi suaminya dan anak - anaknya. Dia tahu bahwa jika menerima tugas ini sepulangnya dari sana ia bisa dipromosikan jabatannya. Namun Agatha bersyukur yang berkat Tuhan berikan buat dirinya lewat keluarga, lewat suaminya sudah lebih dari kata cukup.

"Aku mau tetap menemani mas saja. Menjalankan aktivitas ku ini saja Nael kadang tidak terurus. Aku sekarang ini sudah cukup mas. Ade tidak bersedia." Jefry mengambil tubuh perempuan yang dia cintai itu kedalam pelukannya. Ditatap mata istrinya dan dicium.

"Terima kasih sayang dengan keputusanmu. Mas berjanji akan membahagiakan kamu dengan segala kekurangan mas."

Mayor dokter Agatha Anastasya sudah mengajukan ketidak siapannya bergabung dengan pasukan perdamaian dengan alasan keluarga. Mengingat suaminya baru saja mengalami kecelakaan akibat operasi militer dan anak perempuannya baru saja meninggal. Dan tentu saja kesempatan ini akan diberikan buat yang lainnya. Agatha tidak menyesalinya. Baginya suami dan anaknya yang terpenting.

Mertua dan kakak - kakak iparnya pun menyetujui keputusan Agatha selain suami dan orangtuanya. Hari ini Agatha menemani Nael berbelanja kebutuhannya disebuat mall. Dia tidak menyangka di mall itu dia bertemu dengan sosok Daniel. Hasil ngobrol mereka Agatha mengetahui bahwa Daniel bertugas di kota Surabaya. Sekarang dia sudah perwira polisi. Namun yang dia sayangkan Daniel masih membujang. Dan dia tahu apa penyebabnya.

"Hati - hati nyetirnya ya dek."

"Siap mas."

"Hai anak ganteng nice to meet you."

"Sama - sama uncle."

Agatha dan Nael langsung ke rumah oma dan opa, karena Jefry sudah ada disana. Rencana mau makan malam bersama syukuran hari ulang tahun. Suaminya kakak tertua Jefry.

"Kok lama baget, beli apa saja jagoan papi."

"Beli pasel papi dan alat mengambar. Tadi kita ada ketemu teman mami, kita ngobrol dulu." Agatha mukanya berubah, begitu juga dengan mama, dan kedua kakaknya. Mereka tahu kalau Jefry itu cemburuan.

"Laki atau perempuan??" Agatha sudah tidak bisa membela diri. Jefry sudah menyuruh dirinya diam dengan isyarat.

"Laki - laki, unclenya polisi papi."

"Laki - laki, polisi. Baru adek biarin dekat dan bicara dengan mami?"

"Tidak papi, adek jaga mami. Hanya berbicara."

"Good job boy. Terima kasih karena sudah jaga cintanya papi baik - baik." Jefry mendekat kearah istrinya dipeluknya Agatha dan Jefry berbisik. "Sayang harus menjelaskan semuanya ini sekarang." Jefry sudah mengendong istrinya menuju ke kamar, dia tidak pusing dengan orangtua maupun kakak - kakaknya bahkan iparnya sekalipun.

"Biar Agatha makan dulu Jef??"

"Dia harus Jefry makan."

"Mas, aku lapar."

"Nanti sama mas makannya kan sudah minum kopi apa jus dengan laki - laki. Siapa dia??? Daniel."

"Mas cenayang ya."

"Iya." Jefry sudah mengatur kamarnya dalan mode kedap suara. Agatha sudah diatas tempat tidur. " Janga marah sayang, singa sudah kamu bangkitkan sendiri."

"Mas, jangan kasar. pelan - pelan saja."

"Tergantung suasana hati." Agatha langsung merangsang suaminya semua bagian tubuh suaminya yang sensitif dia sentuh dengan mulut dan perlengkapannya. Sehingga terdengar suara desahan suaminya.

"Nakal ya sayang." Jefry sudah melakukan penyatuan. Tidak kasar, namun permainan empat ronde. Agatha sampai kelelahan melayani napsu suaminya.

"Agatha Anastasya, aku ini siapanya kamu??"

"Suami tercintaku, terganteng dan tercemburu. I love you Jefry Xaverius Wibowo." Jefry tersenyum.

Pukul sepuluh malam lampu - lampu sudah dipadamkan. Jefry bagun mencari makan buat dia dan istrinya.

"Sepertinya, cara Jefry harus mas contohi deh."

"Dasar mesum."

"Perlu mas, biar perempuan cerewet seperti kakakku itu jinak. Sedikit kasar mas biar nikmat."

"Adek ngak punya otak." Jefry tertawa karena godain ipar dan kakaknya. Sambil menaruh lauk - lauk dipiring makan mereka berdua.

"Dasar cemburuan."

"Aku itu butuh legalitas dari istri. Ketika dibawa kungkunganku dia mengucapkan bahwa hanya aku yang dia cintai. Itu cukup mba."

"Mas...." Agatha memanggil suaminya. Karena dia tahu, Jefry sedang mengoda ipar dan kakaknya.

"Cinta memanggil." Jefry tertawa meninggalkan kakak perempuannya yang sebel karena suaminya sudah mengendongnya dan membawa masuk kedalam kamar mereka. Sampai di kamar dia tertawa.

"Suami mesum."

"Hanya sama kamu istriku."

Malam ini, Jefry tidak bisa tidur, dia hanya melihat istrinya yang tertidur dalam pelukannya. Jefry sadar bahwa dia sangat takut kehilangan istrinya. Dia mencium istrinya. Agatha terbangun.

"Mas kok belum tidur?"

"Ngak bisa tidur sayang."

"Kenapa ada yang sakit." Agatha langsung memeriksa perut suaminya.

"Sayang, mas baik - baik saja. Hanya ngak tahu kenapa tidak bisa bobo." Agatha langsung menarik tubuh suaminya dibawa dalam pelukannya. Langsung dia mengaruk - garuk kepala suaminya. Hal uang dilakukan mamanya Jefry, jika dia tidak bisa tidur.

"Sayang, I love you more."

"Ya ade tahu cinta mas hanya buatku. Adek juga mencintaimu sayangku. Mas itu suami dan saudara bagiku."

"Jangan tinggalin mas ya."

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!