NovelToon NovelToon
Di Kira Mandul Ternyata ...

Di Kira Mandul Ternyata ...

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO
Popularitas:921
Nilai: 5
Nama Author: Dewi Meitania

Menerima laki-laki yang di kenalkan oleh sosok yang bernama Ayah itu seperti membuka pintu derita bagi Maura. Apakah Maura menderita karena perlakuan sang laki-laki atau perasaan bersalah pada keluarganya....
Yuk lanjut episode baru cerita aku....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Meitania, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghindar

Hari senin merupakan hari yang penuh semangat setelah menghadapi libur akhir minggu. Namun, tidak bagi sebagian orang yang merasa membenci hari senin karena liburan telah berakhir. Maura dan Maulida sudah sibuk sejak pagi seperti biasa membantu Ayah dan Ibu mereka bersiap membuka warung Bakmi.

Ketika Pak Budi dan Bu Tias pergi berbelanja ke pasar Maura dan Maulida mempersiapkan segala keperluan berjualan di warung walau ada dua orang yang bekerja membantu Ayah mereka namun tak membuat keduanya berleha-leha. Maura dan Maulida pun tak malu mempromosikan jualan orang tuanya pada teman-teman mereka.

"Ka, nanti bareng aja ke tempat kerjanya." Maulida.

"Ngga usah kamu berangkat aja biar Kakak naik ojeg aja seperti biasa." Maura.

"Ya ampun Kak. Ngga apa-apa kan emang kantor Kakak kelewatan sama aku." Maulida.

"Ya udah terserah kamu aja deh. Nanti Kakak berhenti di halte juga ngga apa biar kamu langsung aja ya." Maura.

"Siap..."

Setelah semua siap mereka berdua pun sarapan berdua karena Ayah dan Ibu mereka belum datang dari pasar. Urusan warung mereka serahkan pada dua orang pekerja Ayah nya. Saat keduanya bersiap Pak Budi dan Bu Tias datang dari pasar.

Pak Budi menggunakan mobil pribadi mereka untuk operasional. Dan semuanya tidak keberatan. Pak Budi menurunkan belanjaannya di bantu dua orang pekerja nya. sementara Bu Tias masuk untuk menyiapkan sarapan Pak Budi dan dirinya. Untuk pekerja sudah di berikan oleh Maura.

"Kalian sudah mau pergi?" Bu Tias.

"Iya Bu. Kami pamit ya." Maulida.

"Iya hati-hati... Kakak ikut Adek?" Tanya Bu Tias.

"Iya Bu." Maura.

"Hati-hati ya dek jangan ngebut." Bu Tias.

"Siap Bu."

Maura memang tak bisa mengendarai motor ataupun mobil. Maura mengalami trauma karena terjatuh saat belajar mengendarai motor. Dan itu membuat Bu Tias dan Pak Budi tidak memaksakan Maura bisa berkendara.

Saat langkah maura tiba di lobi kantor bertepatan dengan mobil Radit tiba. Maura pun mempercepat langkahnya untuk menghindari Radit. Entah mengapa wajahnya tiba-tiba saja memerah hanya dengan mengingat Radit. Radit yang melihat Maura menghindarinya pun hanya tersenyum tipis melihatnya.

"Maura.."

"Astaga! Kenapa sih ni orang datang sekarang." Batin Maura.

"Heh! Kenapa sih lu buru-buru banget. Kesambet lu." Tasya.

"Ngga kok. Perasaan lu aja kali." Maura.

Tak lama setelah itu terdengar beberapa langkah orang mendekati lift yang akan Maura dna Tasya gunakan. Saat Tasya melihat ke arah orang tersebut Tasya langsung saja menggeser Maura dan membungkukkan kepalanya.

"Pagi Pak. Silahkan." Sapa Tasya.

Radit hanya menganggukkan kepalanya sebagai jawaban. Di sampingnya Kiki asisten pribadi Radit berdiri tegap dengan wajah tak kalah dingin dari Radit. Maura pun membungkukkan kepalanya sama seperti yang di lakukan Tasya hanya saja Maura tak mengeluarkan suaranya. Maura hanya menunduk saja.

"Kenapa sih lu?" Bisik Tasya.

"Ngga apa-apa." Bisik Maura lagi.

"Aneh.." Tasya.

Tak lama lift berhenti di lantai tempat Maura dan Tasya bekerja. Tasya pun kembali bersuara untuk berpamitan dan Maura tidak perlu repot-repot bersuara cukup menganggukkan kepalanya saja karena sudah di wakilkan Tasya. Maura sedikit bisa bernafas lega setelah berada di ruangannya.

"Lu kenapa sih La? Kaya abis ketemu setan aja." Ledek Tasya.

"Gw rasa ini lebih serem dari setan." Maura.

"Hah! Apaan?" Tasya.

"Lu.."

Nafas dulu, sabar lanjut ya..

1
fenita
ingat doa orang yg di zalimi bakal kena azab .aska tunggu aja kehancuran usaha lu
disney
omongan tasya bisa jadi nyata hehehe
disney
aska tolol jgn menyesal suatu saat nanti
disney
pasti perbuatan aska nih
disney
adiknya maura pernah melihat aska dgn ceweknya..hufft
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!