NovelToon NovelToon
Ugh ... My Aggressive Bos!

Ugh ... My Aggressive Bos!

Status: tamat
Genre:One Night Stand / Selingkuh / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Kantor / Tamat
Popularitas:2.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sheninna Shen

"Hangatkan tubuhku. Only one night."

Sebuah kalimat yang mengubah seluruh kehidupan Leon dan Bianca yang bertemu di Paris secara kebetulan.

Pertemuan singkat yang awalnya sebatas di Paris saja, siapa sangka berlanjut hingga saat keduanya kembali ke Indonesia.

Keduanya dipersatukan dengan status yang berbeda. Atasan dan bawahan. Hal tersebut membuat Leon memanfaatkan wewenangnya untuk bertindak dan bertingkah agresif kepada Bianca yang diam-diam telah mencuri ciuman pertamanya di Paris.

🫧🫧🫧

Halo semua! Ini novel terbaru Kak Shen. Yuk kepoin! 💜

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bermain Peran

..."Baiklah. Kau sendiri yang memintaku untuk profesional, 'kan? Ayo kita mainkan peran itu." – Leonidas Salvatore...

Dua hari telah berlalu. Selama dua hari jugalah Leon dibuat tak tenang karena tak bisa menghubungi Bianca. Ia seperti cacing kepanasan tanpa kabar dari gadis itu.

Pagi Senin itu, Leon terus menerus melihat jam di layar laptopnya. Meskipun ia sedang melakukan pekerjaannya, tetap fokusnya terpecah menjadi dua.

"Bagus! Udah jam 11, tapi belum ada kabar!" geram Leon sambil mengepalkan tangannya. Bahkan gadis itu tak memberikan pesan pada divisi HRD bahwa hari ini ia tak masuk.

Pria dengan stelan jas abu-abu itu menghempaskan punggung kekarnya ke sandaran kursi sembari kedua tangannya berada di atas sandaran tangan kursi di kedua belah sisi. Ia menengadahkan kepalanya ke atas sembari memejamkan mata. Mencoba merelaksasikan pikiran sembari mencoba menenangkan perasaannya yang gelisah.

Tok! Tok! Tok!

"Masuk," ucap Leon dengan mata yang masih tertutup.

"Selamat pagi, Pak."

Mendengar suara yang sangat familiar dan ia rindukan tersebut, Leon langsung membuka paksa matanya. Ia melihat lurus ke depan ke arah sosok yang ia cari-cari selama dua hari ini. Ingin rasanya ia bangkit dari kursi dan langsung berlari lalu memeluk tubuh gadis itu, tapi ia menahan diri dan menjaga wibawanya. Apalagi saat ia mendengarkan gadis itu memanggilnya dengan sebutan 'Pak'. Berapa kali ia harus mengatakan pada gadis itu bahwa panggil saja namanya saat mereka berdua?

"Baiklah. Kau sendiri yang memintaku untuk profesional, 'kan? Ayo kita mainkan peran itu," batin Leon.

"Kamu tau ini pukul berapa?" tanya Leon dengan suara yang dingin. Ia sedang memainkan perannya sebagai CEO Salvatore Group.

"Sebelas, Pak. Maaf tadi saya ketinggalan kereta pagi. Saat ingin mengabari HRD, hp saya mati dan chargernya tinggal di rumah nenek saya."

"What?! Mengabari HRD?! Bukan memilih untuk mengabariku dulu?! Kau bahkan menganggap aku nggak ada Bianca?" geram Leon dalam hati sambil menatap kesal ke arah Bianca.

Leon merasa frustasi sekaligus kesal. Ia bangkit dari duduknya dan berjalan ke arah pintu ruangannya.

"Alfred! Katakan pada tim HRD untuk memberi surat peringatan kepada Sekretaris Bianca!" perintah Leon yang sengaja meninggikan suaranya agar terdengar oleh karyawan lainnya. Padahal, ia bisa saja memberikan perintah tersebut melalui telefon yang ada di mejanya.

Mendengarkan suara lantang Leon, para karyawan yang mendengar hal tersebut mendadak bergosip dan saling berbisik-bisik. Mereka terkejut akan kekejaman CEO baru mereka yang tampan itu.

Sementara itu, Bianca masih berdiri di posisi semula. Ia tak berani melihat ke belakang, ke arah Leon yang sedang berada di pintu ruangan. Sekujur tubuhnya bergidik ngeri begitu mendengarkan Leon meneriaki Alfred. Bahkan, pria yang semula hangat kepadanya mendadak menjadi menakutkan.

"Sekretaris Bianca, kau pikir perusahaan ini milikmu? Bisa datang seenaknya tanpa kabar? Hmm?" bentak Leon dengan suara yang lantang. Lagi-lagi ia sengaja berbicara keras agar para karyawan bergosip.

Kepala Bianca tertunduk dalam sembari ia meremas jemarinya menahan takut. Ia tak henti-hentinya menggigit bibirnya di situasi yang tak menguntungkan itu.

Leon menutup pintu ruangan dengan sangat keras sampai-sampai bunyi tersebut membuat tubuh Bianca terangkat karena terkejut. Pastinya semua karyawan mendengarkan suara keras pintu itu. Namun, di saat yang sama, Leon menyeringai puas sembari mengunci pintu ruangan tanpa sepengetahuan Bianca.

"Siang ini, aku akan menjadi CEO yang baik untuk sekretarisku," batin Leon sembari melonggarkan dasinya dan berjalan ke arah Bianca yang sedang membelakanginya.

Mata elang yang berwarna biru itu menatap lapar ke arah tubuh Bianca dari belakang. Ada kenakalan yang tersirat dipikiran pria itu. Ia bahkan sengaja membuat para karyawan yang ada di luar sana berfikir bahwa saat ini Bianca sedang dimarah habis-habisan oleh CEO perusahaan itu. Padahal, itu adalah trik yang sengaja ia buat untuk memberikan pelajaran pada gadis yang berani membuat ia tak tenang selama berhari-hari. Dengan begitu, tak akan ada yang curiga kenapa Bianca ditahan lama-lama di ruangannya bukan?

...🫧🫧🫧...

...BERSAMBUNG......

1
Sofie Ariyani
semoga Bianca hamil juga anak Leon ya, jgn pake pil kontrasepsi
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bianca Naif ngapain suka ngambil sikap yang menye², itu kan Singa sudah terbuka pada karyawannya jaga² agar ga ada gosip murahan lagi tapi kamu sok²an ngelarang segala... ujung²nya kalau kamu ada masalah baru lagi pasti Singa juga yang turun tangan... mending ikutin saja Singa selama dia bersikap tegas buat kebaikan hubungan kalian
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Jelasin apanya Rein, kamu sudah salah datangin Anya ke tempatnya bukannya inisiatif buat hindari masalah baru malah ga berpikir ajuin ketemuan di Caffe atau restoran tempat terbuka kalau bener kamu serius sama Bella.. laaahh ini iyain saja kayak kerbau di cocok hidungnya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Aku suka gaya mu Singa...👍🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga usah berAlibi ga ada cinta buat Anya, Rein... buktinya kamu sempat kasih setengah hati buat dia sebelum kamu tau kalau Bella juga cinta kamu sekarang
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ooooo... bulaatt, ternyata alasan Rein menunda² perceraiannya karna Singa yang trauma perceraian ortunya.🤭🤭🤭

salahnya kalian kurang terbuka dan komukasi harus lebih intens lagi.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Singa the best meskipun belum lama kenal sudah bisa ambil sikap buat melamar Bianca.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
bagus Bi, aku dukung tar aku bantuin bawa cabe Setan sekalian buat Lulurin tuh siluman Cindy.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Bella Bella kamu nuduh si Singa yang bocorin kalau kamu suka Rein padahal mulutmu sendiri yang mengakuinya.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ngga Tein, Ngga Singa kok aneh ya padahal sudah tau kalau Anya toxic, hampir membunuhnya di tambah selingkuh terus kok telat urus cerai padahal bukti sudah ada.. oke lah kalau bukti kecelakaan belum lengkap tapi setidaknya bukti perselingkuhan sudah lengkap jadi uruslah dulu perceraian kalau masalau tuntutan hukum percobaan pembunuhan bisa sambil nunggu lengkap kaan bisa... malah nambahin keb0d0han sendiri masukin Cindy lagi.

terus Singa juga sudah tau keluarga Anya kayak gimana kok masih terima kerja sama dengan bapaknya Anya, harusnya kalau beneran pintar pasti nolak karna alasannya jelas banget tanpa perlu ketemu langsung ambil sikap tegas...
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Preeett... telat bertindaknya kamu Rein.. sok tegass sekarang.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Ga ada cinta antara kamu dengan Anya gimana Rein, di awal kamu sendiri yang bilang kalau kamubsudah mulai ada cinta buat dia terus sekarang bilang gitu..

ini gimana konsepnya Thor.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Laaah aneh kamu Rein kenapa ga dari sebelum tau pengakuan dari Bella cerainya, aneehh... ga tegas ambil sikap padahl sudah punya bukti perselingkuhan Anya terus perlakuan dia selama ini sebagai istri buruk tapi masih bertahan... segitu bilang cuma sedikit cinta sama Anya bahkan kamu sampe nerima Cindy masuk perusahaan dengan mudah.

kalau baru seekarang kamu punya inisiatif buat cerai bukan berarti kamu cinta Bella tapi karna pelarian saja.. kasihan Bella yang setia dan tulus malah harus dapat laki² plinplan.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Rein kok kayak orang B0d0h ya sudah tau istrimu saja sikapnya buruk, sekarang malah dengan mudahnya masukin adik ipar buat jadi aspri di kantormu tanpa tau Cindy kayak gimana pribadi dan kerjanya... ga masuk di AkIL🤦‍♀️🤦‍♀️🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham, jadi salin tebak²an di pikiran masing².. mungkin Bella terlalu dekatbdengan si Singa jadi Rein mengira kedekatan mereka adalah orang yang saling mencintai dan sayangnya Rein bukannya mencoba utarakan dulu dan urusan di tolak/di terima mah akan tau jawabannya setelah denger dari Bella sendiri.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
hadeeuuhh Bi makanya jangan asal cepat nyimpulin Orang yang baru di lihat... tau belum berarti kenal buktinya kamu salah menilai Cindy.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Halalin dulu Singa, jangan maen sosor dan suruh nginep terus diihh.🫣🫣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
ya begitu lah Bell.. orang kaku antibsosial pun kalau sudah nemu pawangnya bakal lemah lembut, beda lagi kalau dibdepan orang lain
🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
Makanya kalau beneran cinta kenapa ga coba terbuka sama Bianca jangan semua yang kamu lakuin anggap biasa Leon, pahami kalau Bianca punya trauma karna pers3lingkuh4n tapi kamu ga sadar sudah tiba² tiap dapat telpon dari Bella kamu no. duakan dia jadi tanggungbresikonya karna kamu ga Peka.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
salah paham karena masih belum mengenal karakter masing², Leon yang ga Peka salah mengambil sikap di saat Bianca mulai luluh dan percaya malah pergi ninggalin dia di saat dapat telpon dari Bella jadi wajar dengan Traumanya Bianca yang pernah di selingkuhi Over thinking sulit percaya lagi dengan laki²..

dan Bianca dengan pikiran buruknya menyimpulkan bahwa semua Laki² buruk ga setia... butuh komunikasi lagi biar sejalan.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!