NovelToon NovelToon
Terikat Dengan Cinta Atau Takdir

Terikat Dengan Cinta Atau Takdir

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta
Popularitas:926
Nilai: 5
Nama Author: Ulfa Zahra

Ardian dan kebahagiaan nya.
Kembali berkumpul dengan putrinya serta menikah dengan wanita yang merubah dirinya menjadi pria dengan pribadi yang baik, membuatnya sangat bahagia walaupun cerita masalalu yang sedikit demi sedikit terbuka.
Jidan dan kisah cintanya.
Tidak sama seperti tuannya yang memilih berlabuh ke hati lain dan berdamai dengan masalalu nya. Jidan malah terjebak dengan perasaan nya yang belum benar-benar mencintai wanita lain. Seakan takdir berputar-putar ditempat nya, membuat Jidan selalu terjebak dengan perasaan sendiri, walaupun ada hati lain yang menariknya untuk beralih.
Bagaimana kisah selanjutnya? Simak yuk, biar nggak penasaran bagaimana kisah mereka selanjutnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ulfa Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20

Nada mengikuti Jidan ke kantin kantor. Kedua nya hanya saling diam satu sama lainya dan tidak ada yang memulai pembicaraan setelah kejadian tadi.

Sesampainya di kantin Jidan mencari meja yang kini sudah dipenuhi oleh beberapa karyawan. Bisik-bisik terdengar seperti air saat kedua nya masuk di dalam kantin. Tatapan kebingungan dan penuh tanda tanya dari orang-orang terlihat seperti seseorang ketahuan mencuri.

"Bukankah itu anak magang ya?"

"Iya itu anak magang. Tapi kenapa dia bersama dengan pak Jidan?"

"Mungkinkah mereka memiliki hubungan? aku lihat tadi pagi anak magang itu Turun dari mobil pak Jidan."

"Itu tidak mungkin, masa bentukan kayak kutu buku itu bisa menarik hati pak Jidan. Tidakkah kalian lihat, pak Jidan itu tampan dan juga dingin. Sifat nya sama dengan tuan Ardian hingga dia juga disegani di kantor. Tidak mungkin gadis culun itu bisa menarik perhatian nya."

"Gadis itu terlihat menyedihkan bisa saja dia memakai kesedihan nya untuk memancing pak Jidan." Ucap wanita yang tadi merundung Nada."Lihat saja nanti, aku akan membuat dia tidak betah di sini."

"Iya, caper banget tuh cewek. Nanti habis makan siang kita berikan pelajaran."

Jidan yang menyadari akan tatapan itu bersikap tidak peduli. Berbeda dengan nada yang hanya menunduk dan semakin bersembunyi di punggung kekar nya, walaupun itu percuma saja karena tubuh Nada masih saja terlihat. Hingga mereka melihat meja berada di ujung yang terlihat tidak terlalu ramai, tapi bisa menjadi tempat yang tenang untuk menjauhi setiap gosip dari orang-orang itu.

"Mau apa?" Tanya Jidan melihat buku menu yang memperlihatkan deretan makanan.

"Emm, terserah kak." Jidan mengalihkan pandangannya dari buku menu itu ke arah Nada.

"Aku tidak mau mendengar kata terserah Nada, pilihlah makanan yang kamu suka." Ucap Jidan sambil memberikan buku menu itu ke Nada. Nada sendiri hanya diam menatap setiap menu itu tanpa berani mengutarakan apa yang dia inginkan. Perutnya seakan kenyang mendengar bisikan orang-orang itu yang terus saja membicarakan nya.

Apakah ia salah jika berdekatan dengan Jidan? Pertanyaan itu tentu hadir dalam pikirannya.

"Kenapa diam Nada, kamu tidak akan kenyang jika hanya diam seperti itu." Tegur Jidan yang sejak tadi memperhatikan tingkah Nada yang tidak membolak balik-buku menu itu."Abaikan tatapan mereka anggap saja bisik-bisik kan itu seperti air, tidak usah dipikirkan." Lanjut Jidan yang seperti tau isi pikiran Nada.

Nada mendoak menatap wajah serius Jidan."Iya kak." Jawab Nada tersenyum canggung.

Seperti perkataan Jidan, Nada memilih makanan yang sesuai dengan isi kantong nya mengingat ia baru magang disini dan ibunya belum ada mengirimkan nya uang lagi.

"Itu saja?" Tanya Jidan memastikan saat melihat Nada hanya memesan sebuah bakso.

"Iya, kak. Itu saja."

Jidan tidak bertanya lagi, dia memesan pesanan mereka dan membutuhkan beberapa menit untuk menunggu sampai pesanan itu datang. Keduanya hanya diam tidak ada yang saling berbicara sama sekali, kantin itu hanya terdapat suara orang-orang ketimbang keduanya. Mata sesekali melirik tapi lagi-lagi kembali membuang muka ke arah lain.

"Ehem." Suaranya berat, parau, seolah baru keluar dari tenggorokannya mengalihkan Nada dari keterdiamannya."kamu belum mengatakan siapa orang yang telah menyuruh mu tadi Nada. Untuk ini jangan berbohong karena kalau sampai aku mencari tau aku tidak akan segan-segan meminta tuan Ardian untuk memecat nya. Kalau kamu memberitahuku sekarang, aku akan memberikan orang itu kesempatan dan hanya memberikanNya sangsi tanpa memecat mereka."

Nada terdiam, gadis itu terlihat ragu untuk mengatakan sejujurnya siapa orang yang telah merundung nya, apalagi tatapan orang itu berada di sana dan sejak tadi menatapnya tanpa berkedip. Seolah-olah memberikan nya ancaman.

Sebenarnya kak aku melakukannya sendiri kak tanpa disuruh, aku hanya ingin berkenalan saja dengan orang-orang di kantor." Sahut Nada tidak berani menatap manik hitam itu.

"Kamu berbohong kan?" Nada hanya diam mendengar pertanyaan itu."Diammu aku anggap iya. Kalaupun kamu tidak memberitahukan siapa orang itu aku akan tetap tau Nada."

"Maaf kak.... sebenarnya mereka...." Nada terdiam dia melirik ke arah wanita itu beserta teman-temannya yang juga menatap nya. Tubuh Nada menegang ingatan nya berputar saat wanita tadi menjambak hijabnya serta melemparkan nya berkas ke wajahnya.

Jidan yang menyadari Nada melihat kearah lain langsung mengikuti tatapan Nada dan disana dia melihat tiga orang wanita yang juga menatap Nada dengan Pandangan menusuk. Mengerti akan pandangan itu, Jidan ingin berdiri dari duduknya ingin menghampiri, tapi harus terhenti saat pesanan mereka datang dan dengan terpaksa pria itu duduk kembali.

"Makanlah, nanti kita bahas persoalan kita tadi." Ucap Jidan seketika membuat Nada menghembuskan nafasnya lega. Tapi tanpa gadis itu sadari kalau tingkah nya telah di perhatikan oleh Jidan sejak tadi dan tanpa Nada beritahu juga, Jidan sudah tau siapa saja orang yang sudah merundung nya di hari pertama nya magang.

"Iya kak."

Bersambung….

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!