Seorang pemuda yang tewas dalam kecelakaan dan berpindah tempat ke sebuah dunia baru yang penuh dengan kekacauan karena Monster yang menyerang dunia itu.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yoe69, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
20. Perasaan sang gadis campuran.
" Baiklah.. Aku akan menerima kartu ini... Namun kau tidak boleh mengembalikan tas dan juga barang lain yang ada di dalam tas itu... Jika dimasa depan kau butuh memasuki area terbatas untuk mencari apapun... Cari Han Bui dan aku akan berikan kartu ini untuk kau pakai masuk kesana..." ucap Pria itu dengan senyum di bibirnya yang membuat Xiao Long segera membungkukkan tubuhnya dengan Khidmat sambil berterima kasih.
Setelah beberapa saat mereka mengobrol bersama dan Sui Long Han bertanya tentang keluarga Xiao Long meski sebenarnya dia sudah mengetahui dari para penyelidik di keluarganya, Xiao Long segera berpamitan kepada semua orang karena hari sudah semakin larut. Dengan diantar dua saudari itu ke tempat mobil keluarga Sui berada yang akan mengantar Xiao Long pulang, Xiao Long akhirnya meninggalkan Gazebo itu dimana semua orang itu masih membahas Xiao Long.
" Nona Bui... Nona Lie... Saya pamit terlebih dahulu... Terima kasih atas malam ini dan pemberian keluarga anda... Juga mobil untuk mengantar saya pulang..." Ucap Xiao Long sambil menundukkan kepala memberi hormat kepada kedua gadis itu.
" Kau jangan terlalu sungkan... Itu adalah apa yang sepatutnya kau terima... Dan lagi aku akan merepotkan dirimu dimasa depan untuk menjaga Lie'er saat dia memasuki area perburuan... Dia sudah lama ingin memasuki area perburuan namun ayah selalu melarangnya karena ayah tidak mempercayai siapapun untuk menjaga Lie'er secara pribadi... Ayah tampaknya sangat menyukaimu karena apa yang terjadi di ruangan tadi dan dia pasti mengijinkan Lie'er untuk berburu jika dia bersamamu.." Balas Sui Han Bui sambil menyenggol adik perempuannya yang kini tampak sedih karena kepergian Xiao Long.
" Kirimi aku pesan setelah kau tiba di rumah... Jika kau berani tidak melakukan hal itu.. Aku akan mendatangi rumahmu besok..." Ucap Sui Mei Lie dengan nada mengancam yang membuat Xiao Long hanya bisa menganggukkan kepala tidak berdaya.
" Saya pasti akan melakukannya... Anda segera beristirahat dan saya harap anda akan bisa bermimpi indah meski sudah saya temani tadi... Selamat malam nona Bui... Selamat malam nona Lie..." Ucap Xiao Long dengan sedikit bercanda yang membuat Sui Mei Lie mengerucutkan bibirnya dengan lucu.
Mobil yang di tumpangi Xiao Long mulai bergerak sementara kedua gadis itu masih berdiri di tempat mereka berada hingga mobil itu menghilang di luar gerbang Villa terbesar di gunung Tian itu. Sui Han Bui tersenyum melihat wajah muram adiknya yang kembali seperti biasa itu dan menggoda sang adik sambil membawa gadis itu kembali ke rumah dimana mereka tinggal.
" Aku tidak menyangka kau yang sudah beberapa tahun tidak pernah tergoda pemuda manapun justru tertarik dengan pemuda biasa seperti Long Long... Tapi untuk kali ini... Semua keluarga setuju dengan Long Long yang tidak pernah terjadi sebelumnya... Semoga kalian akan benar benar bisa bersatu dan menikah di masa depan..." ucap Sui Han Bui yang membuat Sui Mei Lie melihat kakak perempuan yang sedang mengelus rambutnya lembut dengan wajah memerah.
" Aku tidak tahu... Begitu pertama kali aku melihat dirinya... Ada dua aura di sekitarnya yang membuat aku merasa aman dan nyaman... Terutama saat dia menemaniku tadi... Di dalam tubuhnya seperti ada siang dan malam secara bersamaan yang memiliki banyak warna di dalamnya... Aku merasa jika bersama dirinya akan banyak hal menarik yang akan terjadi dimasa depan yang akan membuat aku bahagia..." Ucap gadis itu dengan suara pelan dan wajah jengah karena malu.
Sang kakak tertawa kecil mendengar pengakuan adiknya itu yang membuat Sui Mei Lie semakin malu, namun disaat Sui Mei Lie mengatakan jika perjalanan cinta adiknya tidak akan mulus karena ada beberapa gadis terutama dari keluarga Bing yang kemungkinan akan menjadi saingan cintanya, tubuh gadis itu tiba tiba saja bersinar keemasan dan sorot mata tidak rela muncul di sana.
" Aku tidak akan kalah dari para gadis lokal itu... Aku tidak akan menyerahkan orang yang aku sukai kepada siapapun tidak perduli dari keluarga mana mereka... Aku pasti akan berusaha agar Xie Long hanya menjadi milikku seorang..." Ucap Sui Mei Lie dengan kilatan dimata merahnya.
Sui Han Bui dengan segera menenangkan adiknya jika dia pasti akan membantu adiknya itu untuk bisa bersama dengan Xiao Long, kepala serikat itu lalu memberikan saran agar adiknya menyamar saat bersama Xiao Long agar pemuda itu tidak canggung saat bersama Sui Mei Lie yang dibalas dengan anggukan kepala oleh Sui Mei Lie.
Di saat kedua kakak beradik itu sedang membahas rencana untuk bisa selalu ada di dekat Xiao Long, Xiao Long yang sudah tiba di kediamannya saat ini menerima banyak pesan dari semua anggota kelompok serigala hitam yang merasa heran mengapa tidak melihat Xiao Long di pesta. Karena Xiao Long mengaktifkan mode pesawat di ponselnya saat menemani Mei Lie membuat tidak ada satupun pesan yang masuk bahkan pesan adiknya yang menanyakan kepulangannya baru dia lihat saat ini.
Xiao Long memasuki vila itu dan segera menuju ke kamarnya di lantai 2, Xiao Long yang teringat pesan Sui Mei Lie segera saja mengirim pesan jika dia sudah tiba di kediamannya dan mengucap terima kasih serta selamat malam kepada gadis itu. Namun yang membuat Xiao Long harus garuk garuk kepala adalah sang gadis yang melakukan panggilan video padanya yang membuat Xiao Long keluar dari kamarnya dan duduk di tepi kolam renang menghadap pemandangan indah kota di kejauhan.
Wajah cantik gadis berambut pirang segera memenuhi layar ponsel Xiao Long yang membuat Xiao Long hanya bisa mendesah penuh kagum, namun hal berikutnya membuat Xiao Long harus membalik ponselnya saat melihat gadis yang meletakkan ponsel itu tampak sedang melepas pakaian atasnya dengan santainya meski ada Xiao Long di seberang layar lain yang melihat dirinya.
Suara tertawa kecil yang merdu terdengar dari ponsel yang hanya terlihat bagian belakangnya itu yang membuat Xiao Long mengumpat dalam hati. Dia tidak mengira gadis yang terlihat seperti Dewi itu akan bisa bertindak begitu vulgar di depan pemuda yang baru di kenalnya beberapa jam, Xiao Long tidak tahu jika tindakan gadis itu dikarenakan rasa cemburunya kepada Bing Ling Hua dari ucapan kakak perempuannya.
" Aku sudah selesai... Kau boleh membalik telephonemu sekarang... " Ucap suara merdu itu dari balik telepon yang terbalik di pangkuan Xiao Long.
Dengan ragu ragu Xiao Long segera membalik telepon itu namun dia masih harus terbelalak melihat betapa tipis pakaian tidur gadis itu yang memperlihatkan pakaian dalam yang kini di pakai gadis itu yang membuat Xiao Long kembali membalik ponselnya.
" Nona Lie... Mohon ganti pakaian Anda atau tutupi tubuh anda dengan selimut... Atau saya akan memutuskan panggilan Anda ini..." Ucap Xiao Long lembut namun penuh dengan ancaman.
" Jika kau berani menutup telepon ini... Akan aku minta kakak dan ayah membekukan ijinmu untuk memasuki semua area perburuan di kota ini... Bahkan di negara ini... Dan aku akan tinggal di rumahmu dan juga akan memakai pakaian yang lebih dari yang aku pakai saat ini... Sekarang putar kembali ponselmu agar aku bisa melihat wajahmu..." Ucap Sui Mei Lie dengan nada yang jauh lebih mengancam dari Xiao Long.
Xiao Long yang mengetahui apa yang dikatakan gadis itu bukanlah sebuah gertakan akhirnya hanya bisa membalik ponselnya dan saat ini gadis itu sudah memakai bantal untuk menutupi tubuhnya sambil tersenyum sangat manis ke arah Xiao Long namun mata merahnya tampak berkilat penuh dengan rasa puas di sana.
" Kau memang benar benar pemuda yang sangat polos yang pernah aku tahu.. Dari apa yang dikatakan teman temanku di benua Hijau... Seorang pria akan selalu melihat para gadis dengan tatapan liar seperti para monster saat melihat seorang gadis yang memiliki tubuh menggoda meski tertutup pakaian yang tidak membentuk bentuk tubuh mereka... Mereka juga tertarik dengan wajah cantik seseorang seperti diriku... Wanita cantik dan juga memiliki posisi tertinggi dari semua gadis... Namun kau terlihat sama sekali tidak tertarik padaku...Apa jangan jangan kau penyuka sesama jenis ???" Ujar gadis itu dengan senyum menggoda namun ada rasa penasaran di dalam hatinya.
" Seperti yang saya bilang... Saya terlalu mengerti siapa diri saya dimana gadis seperti Anda akan sangat kemungkinannya untuk saya gapai... Dan jika Anda mendekati saya... Saya ragu itu karena Anda suka dengan saya... Lebih ke Anda hanya ingin mempermainkan saya seperti apa yang anda lakukan tadi... Jadi saya rasa tidak akan ada untungnya bagi anda untuk terus bersama saya.." Jawab Xiao Long sambil menatap ke arah kota yang ada di depannya sedangkan tangan kanannya mengambil kaleng minuman yang ada di meja.
Sui Mei Lie terlihat gusar karena Xiao Long lebih memilih melihat kota daripada melihat dirinya, namun matanya berkilat saat dia melihat wajah samping Xiao Long yang terlihat makin menawan saat terkena lampu taman yang redup. Suara desahan pelan terdengar dari speaker telepon saat gadis itu merasakan perasaan tidak nyaman karena merasa diabaikan oleh Xiao Long.
" Maafkan aku jika aku sudah menyinggung dirimu... Namun aku benar benar mengatakan apa yang ada di hatiku saat di taman bersamaku... Bahkan saat ini aku merasa nyaman hanya dengan melihat wajahmu... Tolong jangan abaikan aku.. Dan jangan jauhi aku..." Ucap Lirih gadis itu dengan suara yang seperti hendak menangis.