NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Mantan

Terjebak Cinta Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Setelah tiga tahun berpisah, Rocky kembali menggemparkan hati Ariana dengan membawa calon tunangannya.
Siapa sangka CEO tempat Ariana bekerja adalah sang mantan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menginap Dirumah Ariana

*****

Jhoni begitu yakin, kalau malam ini dia mampu membuat Ariana pulang dengan Rocky bukan dengan Marvin.

" Oke. Aku tunggu di mobil." Ucap Rocky.

Rocky kemudian kembali menuju parkiran dan masuk ke dalam mobil nya. Dia hanya perlu sabar sebentar, menunggu Jhoni membawa kan Ariana untuk nya.

Setengah jam sudah Rocky menunggu Ariana datang. Namun jangan kan Ariana, Jhoni pun tidak berani menampakkan batang hidung nya sekarang.

Setelah lelah berdansa, Ariana dan Marvin duduk di meja tamu sambil menikmati makanan dan minuman yang di hidangkan di sana.

Lalu saat sedang menikmati makanan nya, seorang pria yang bertubuh tegap berdiri sebentar kemudian berjongkok tepat di belakang tubuh Ariana.

" Jangan berikan reaksi apa - apa nona Ariana. Cukup dengar kan saya saja." Bisik Jhoni di belakang punggung Ariana.

GLEK

Makanan yang tengah Ariana kunyah, masuk begitu saja melewati tenggorokan nya dengan mudah. Cukup dengan sekali teguk air mineral, kini tenggorokan Ariana yang terasa kesat menjadi sedikit licin.

Mendengar suara Jhoni berbisik di belakang nya saja sudah membuat dia merinding, apa lagi melihat wajah Jhoni.

" Kamu siapa?" Bisik Ariana sepelan mungkin.

Dia merasa seperti sedang di film - film action barat yang biasa dia tonton. Bagian adegan penculikan atau pembunuhan, kalau saja Ariana tidak mengikuti perintah nya, maka dia akan mati detik itu juga. Jadi sebisa mungkin Ariana akan terlihat tenang menunggu perintah selanjut nya.

" Bos Rocky sedang menunggu nona di parkiran. Keluar sekarang, tanpa ada yang tahu. Lima menit kalau nona tidak muncul di parkiran, bos Rocky akan merusak acara ini."Ucap Jhoni dengan tegas.

" Apa? Rocky?" Gumam Ariana dengan pelan, takut Marvin mendengar suara nya.

Ariana kemudian berbalik. Dan saat dia menoleh, tidak ada siapa - siapa di belakang Ariana.

" Kemana orang nya?" Gumam nya lagi mencari keberadaan Jhoni, dia bahkan melihat ke kanan dan ke kiri mencari dimana Jhoni.

" Ini pasti kerjaan nya Jhoni. Tebak Ariana.

" Kamu cari apa, Ariana ?" Tanya Marvin ikut melihat apa yang Ariana sedang cari sekarang.

" Oh... itu pak.. anu..."

" Itu? Anu apa?"

" Saya mau ke toilet sebentar ya, pak. Sudah kebelet banget soal nya."

" Iya, kamu hati - hati."

Bergegas Ariana membawa tas nya dan meninggalkan pesta. Dengan cepat dia berjalan melewati para tamu yang hadir hingga keluar dari ballroom.

Ariana tampak celingak - celinguk, mencari keberadaan Rocky. Karena tidak melihat Rocky, akhirnya Ariana memutuskan untuk masuk ke area parkir. Disana Ariana terus berjalan dan mencari keberadaan Rocky yang tak kunjung dia temukan. Sampai lah dia melihat mobil Rocky terparkir disana.

Ternyata seseorang yang berbisik pada nya tidak berbohong, Rocky benar berada di sana.

" Ngapain sih dia ke sini? Kebiasaan ya ni orang, cari gara - gara aja." Gumam Ariana kesal.

Ariana menarik dan membuang nafas nya berulang kali sebelum dia mengangkat sedikit gaunnya dan berjalan mendekati mobil Rocky.

Dia mengintip Rocky yang tengah memainkan ponsel nya di dalam sana. Dia mengetuk kaca mobil dengan kuat.

" Ariana? Benar Ariana? Hebat juga si Jhoni. Ariana beneran nurut sama dia." Gumam Rocky membuka kunci mobil dan membiarkan Ariana masuk dengan sendiri nya.

" Kamu itu ngapain sih di sini? Aku masih ada acara sama pak Marvin. Ngapain pake nyusul segala. Kamu itu nyebelin ya." Ariana memukul Rocky dengan tas yang dia bawa.

" Ariana, sakit Ari. Ariana, sakit." Keluh Rocky menutup wajah nya dari pukulan Ariana.

" Dasar kamu kurang kerjaan ya. Bisa nggak sih berhenti ganggu hidup aku?" Ariana terus saja memukuli Rocky.

" Ariana, stop." Rocky memegang kedua tangan Ariana agar berhenti memukul nya.

" Aku punya alasan yang kuat kenapa aku ada di sini." Ucap Rocky.

Ariana terdiam. Dia juga ingin tahu, alasan apa yang membawa Rocky sampai menyusul nya ke sini.

" Apa pun alasan kamu, nggak masuk di akal aku. Aku kan sudah bilang, aku tidak lagi mencintai kamu Rocky. Biar kan aku memulai yang baru dengan orang lain."

" Tapi tidak dengan Rocky."

" Lalu dengan siapa? Jhoni?" Tanya Ariana.

Rocky melotot menatap Ariana.

" Sama Jhoni juga tidak." Jawab Rocky.

Rocky pun  melajukan mobil dan meninggalkan area hotel.

Di dalam hotel, Marvin sedang kebingungan mencari keberadaan Ariana yang belum juga kembali dari kamar mandi. Bahkan Marvin sudah mencari nya ke kamar mandi, namun dia tidak menemukan Ariana di sana. Dia pun memutuskan mencari Ariana keluar hotel.

Ting ...

Sebuah notif pesan masuk ke ponsel Marvin.

( Maaf, pak. Saya pulang duluan. Amel sudah menelpon. Dia tidak ada teman di rumah.)

Marvin tampak kesal setelah membaca pesan Ariana. Setelah membaca pesan itu, dia kembali memasukkan ponsel ny ke saku celana dan ikut meninggalkan acara resepsi.

" Kok diem? Bilang dong, apa alasan kamu sampai nyusulin aku?" Tanya Ariana curiga, dia melipat kedua tangan nya ke dada.

" Nih, lihat." Rocky memberikan ponsel nya pada Ariana.

Ariana menerima ponsel itu dan dia langsung menganga setelah melihat gambar - gambar di ponsel Rocky. Gambar Ariana dan Rocky mulai dari keluar dari kantor Rocky sampai mereka tiba di hotel.

" Kamu mata - matain aku ya? Rocky, kelewatan kamu ya.." Tuduh Ariana.

" Siapa yang ngikutin kamu? Itu assisten aku, dia kebetulan melihat kamu keluar dengan Marvin. Dia penasaran, makanya sampai ngikutin kamu ke hotel." Elak Rocky.

" Alasan kamu, bilang saja kamu yang nyuruh assisten kamu buat ngikutin aku, iya kan?"

" Kamu pikir aku sekurang kerjaan itu apa?"

" Memang iya, kamu kurang kerjaan. Mau kamu itu apa sih? Ngapain pake nyusulin aku ke sana? Mau bikin malu aku sama Pak Marvin?"

" Kamu juga kurang kerjaan."

" Aku? Kurang kerjaan?" Ariana menatap heran pada Rocky yang malah menyalahkan dia.

" Iya. Kurang kerjaan. Ngapain kamu pergi dengan Marvin? Kamu bilang nggak punya hubungan apa pun dengan Marvin, tapi malah gandengan, pake dansa segala lagi. Dan aku juga lihat waktu si Marvin itu menggendong kamu, wajah kamu bahagian sekali seperti nya."

" Emang kamu siapa boleh ngatur aku mau pergi dengan siapa saja? Kita udah nggak punya hubungan apa - apa lagi ya. Kita udah putus. " Tanya Ariana kesal.

" Siapa bilang hubungan kita sudah putus? Hubungan kit hanya belum kelar saja, Ariana. Aku baru sadar sekarang." Jawab Rocky dengan santai.

" Sudah putus... Titik."

" Terserah. Yang penting, kamu masih pacar aku."

" Kamu ini apa an sih? Bukan nya aku ini nggak cocok buat kamu. Bukan nya calon tunangan kamu itu jauh lebih baik dan bermartabat untuk bersanding dengan kamu? Aku ini hanya perempuan miskin yang tidak punya masa depan. Tidak pantas mendapatkan hati orang kaya seperti kamu. Tapi sekarang kenapa malah mengemis mempertahan kan hubungan kita yang sudah lama aku buang?" Ujar Ariana dengan sinis.

" Aku sudah berubah pikiran." Jawab Rocky dengan enteng nya.

" Kamu itu nggak punya harga diri tau nggak? Sudah menghina aku sesuka mu sekarang menganggap aku ini pacar kamu. Kayak nggak laku aja kamu."

" Sudah jangan banyak bicara. Kita akan pulang. Tadi aku sudah telpon Amel, kata nya dia akan menginap di rumah teman nya. Jadi malam ini aku akan menginap di kos kamu."

" Nggak, nggak bisa. Kamu antar aku pulang setelah itu kamu pulang ke rumah kamu." Tolak Ariana.

" Iya, aku akan pulang ke kos kamu." Desak Rocky lagi.

" Rocky..."

" Ariana..."

" Huh... ish... kamu itu benar - benar menyebalkan tau nggak. Di rumah cuma ada satu kamar. Tidur saja di sofa sana."

" No, problem."

Rocky melirik Ariana dengan ekor mata nya. Dia memang suka sekali menggoda Ariana dan membuat nya kesal. Bagi nya Ariana akan semakin cantik dengan wajah jutek nya itu.

*

*

*

Setelah membelah jalan lebih kurang dari lima belas menit, mobil Rocky kini sudah terparkir manis di depan kost Ariana.

Bahkan serasa tuan rumah, setelah mematikan mobil, dia langsung turun dari mobil dan langsung membuka gerbang kecil yang ada di depan kost Ariana tanpa peduli dengan Ariana yang masih duduk di dalam mobil.

" Gilak ya... yang punya kost aku atau dia sih?" Gumam Ariana geleng kepala.

" Dasar sakit." Ejek Ariana saat mereka sudah berada di dalam kost.

" Siapa sakit?" Tanya Rocky heran.

" Kamu." Jawab Ariana singkat.

" Aku sakit apa?" Tanya Rocky lagi.

" Sakit jiwa. Punya rumah sendiri, malah mau nginep di rumah orang." Jawab Ariana dengan ketus.

" Kalau gitu kamu sakit jiwa juga dong. Punya pacar kok malah pergi dengan laki - laki lain."

" Pacar, pacar. Mimpi... mantan pacar."

" Pacar titik. Nggak akan bisa berubah, Ariana." Ucap Rocky duduk di lantai.

" Bisa, Rocky. Kita sudah end." Ucap Ariana.

" Nggak." Balas Rocky.

" Sudah end."

" Belum."

" Rocky..."

" Ariana..."

" Oke, aku nggak peduli." Ucap Ariana beranjak meninggalkan Rocky.

" Nggak usah. Cukup aku aja yang peduli. Kamu tinggal terima bersih nya aja." Jawab Rocky.

" Huh..." Rocky pun membaringkan tubuhnya di atas ambal tebal itu dengan berbantal kan sebelah tangan nya.

Begitu juga dengan Ariana yang juga membaringkan tubuhnya di atas ranjang. Sungguh dia tidak enak hati pada Marvin karena meninggalkan nya begitu saja.

Dia mengambil ponsel nya dan membuka pesan yang dia kirim pada Marvin tadi. Pesan nya sudah di baca, namun tak ada balasan apa pun dari Marvin. Mungkin Marvin terlalu kesal dengan kelakuan Ariana yang sudah pergi tanpa pamit pada nya.

Ariana mendesah sekali dan bangkit. Dia menyambar handuk dan masuk ke dalam kamar mandi.

*

*

*

Sedangkan Marvin yang sudah sampai di rumah nya kemudian memeriksa ponsel nya. Dia sedang menunggu kabar lanjutan dari Ariana. Sebenar nya dia kesal karena Ariana meninggalkan nya begitu saja di pesta, tapi tidak bisa di pungkiri kalau dia juga sangat mengkhawatirkan Ariana saat ini.

( Kamu sudah sampai rumah?)

Marvin mengetik kan pesan untuk Ariana.

Ariana yang sudah selesai mandi, langsung membuka ponsel nya dan membalas pesan dari Rocky.

( Sudah, pak. Maaf pak. Tadi saya sudah pergi gitu aja dari bapak.)

Balas Ariana seraya kembali berbaring di ranjang.

( Kamu memang nggak sopan ya. Harus nya tadi kamu bilang sama saya, kan saya bisa antar kamu pulang.)

Balas Marvin lagi.

( Maafin saya ya, pak. Gini aja, pak. Sebagai ganti nya, nanti saya akan traktir bapak makan deh di kantor.)

Kata Ariana menambahkan emoticon jempol di pesan nya.

( Oke, saya akan tagih janji kamu itu.)

Balas Marvin sebelum dia kembali meletakkan ponsel nya di ranjang.

Perasaan yang semakin besar pada Ariana membuat Marvin tak ingin jauh dari Ariana. Sejak awal Ariana kerja di perusahaan nya, dia sudah menaruh hati untuk wanita itu. Sikap cuek dan dingin yang selalu di tunjukkan Ariana setiap kali bertemu dengan Marvin, membuat Marvin semakin penasaran dengan Ariana.

Itu lah yang membuat Marvin mengagumi hingga menjatuhkan hati nya pada seorang Ariana.

Namun Ariana hanya menganggap Marvin sebagai atasan nya tidak lebih. Hati dan cinta nya masih utuh untuk Rocky. Masih tersimpan rapat di dalam jiwa nya.

Hingga lelah menyembunyikan perasaan membuat Ariana mengantuk dan tertidur sampai dia melupakan Rocky yang sudah lebih dulu terlelap di ruang tengah itu.

1
azzura faradiva
di FN judulnya sejuta cinta dari sang mantan karya Fitri Wardani sampai part 89
Fitri Wardani: author yang sama kak Zura.
Salam kenal dari Fitri Wardani 😍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
azzura faradiva
kok ceritanya mirip di FN sebelah yaaa🤔nantinya si Rocky ini tergoda sama tubuhnya si Neli dan mereka akhirnya HS
Fitri Wardani: kalai Rafa mirip.
silahkan lihat nama penulis nya mbak 🤭🤭
total 1 replies
azzura faradiva
parah....,walau dipaksa dan terpaksa tetap aja itu sangat menjijikkan,masa seorang pria tenaganya kalah sama perempuan gatel🥶🤮
Ara putri
Hay kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Fitri Wardani: siap kakak ku.
saling support pastinya.
total 1 replies
kalea rizuky
laki g tegas keluar dr pekerjaan aja lah dripada ketemu. mantan goblok
kalea rizuky
trs arina pergi knp ini bapak nya Rocky kayak dukung lo apa emak nya Rocky yg buat ariana pergi
kalea rizuky
masih menyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!