BIANCA DEALOVA, gadis tengil yang suka sekali dengan tantangan,ia menjadi pusat perhatian di SMA Karya Bakti semua murid cowok pasti mengenalinya.Hingga pada akhirnya, dia ditantang oleh teman-temannya untuk menaklukkan hati seorang siswa baru, EDGAR GRISSHAM pemuda berwajah dingin dan misterius.
"apakah Allexa berhasil menaklukkan hati seorang pemuda dingin itu atau tidak.yuk, Kepoin kisah mereka selanjutnya!!"👋🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon crowell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
31 Days Of Chasing Love
Aksara berlari menghampiri Bianca dengan senyuman manis yang terpampang jelas di wajahnya, siapapun yang melihat itu pasti akan terpesona
"Aksa, ngapain?"tanya Bianca bergumam
"akhirnya gue nemuin Lo, gue cari Lo kan tadi janjian mau ke kantin bareng"ujar Aksara
"oh_
"ngak,dia ngak boleh kemanapun tanpa gue"tahan Edgar menggenggam tangan Bianca erat
"emang Lo siapa , yang larang larang Bianca sama gue?"tanya Aksara menatap Edgar dingin
"udah kenapa jadi berantem sih?"kesal Bianca menatap kedua bergantian
"btw tadi gue di rekomendasikan sekolah untuk olimpiade sains nasional ca"ujar Aksara tersenyum
"ha, bagus dong selamat ya!!"pekik Bianca senang, gadis itu mengulurkan tangannya berjabatan tangan dengan Aksara
"dia kuman ngak baik"ketus Edgar menarik tangan Bianca saat Aksara ingin menjabat tangan nya.
"ngak deh ca, gue ngak mau belajar sama orang yang kurang waras"tolak Aksara Tanpa melihat ke Edgar
"ngak usah dengarin dia yah,ayok kebetulan gue lapar,Ed ayok"ajak Bianca menarik tangan Edgar
ketiganya berjalan dengan santai kedalam sekolah untuk menuju ke kantin, Edgar memegang ujung baju baju Bianca dan Aksara juga memegang ujung baju Bianca, nah gadis ini terlihat seperti sedang mengasuh dua bayi besar.
"Bianca bagi satu dong jangan Lo embat semuanya "
"ihh,gemus banget tangannya "
"Bianca ketempelan orang orang ganteng coy"
"Bianca gue tau Lo cantik, pintar tapi dua duanya jangan Lo embat semua "
"wil, lihat no Edgar sama Bianca "bisik Kesya sambil menyenggol lengan Wilona
"nah,itu Terbar pesona Banget sih"ujar Bunga menatap Bianca tak suka
"dia anak dari pembantu rumah gue, ternyata dia orangnya sombongnya"ujar Ambar membuat ketiga nya menoleh ke arahnya
"ha?,anak pembantu?!"kaget ketiganya
"cih,anak pembantu aja sok banget"hina Bunga
"berarti mobil-mobil mewah yang dia pakai selama ini mobil lo?"tanya Keysa dengan mencondongkan tubuhnya.
"dih, dasar sok belagu banget sih anak pembantu aja bangga"hardik Wilona meletakkan sendok nya kasar.
"Udah, udah jangan sampai dia malu," ujar Ambar dengan penuh drama, Tapi Wilona tidak peduli, dia sudah tidak sabar lagi dengan Bianca.
"Sialan, harus gue singkirin tu cewek caper," ujar Wilona, berdiri dan memegang sup bakso di tangannya.
"Rasain lo," batin Ambar,
ketiga temannya tersenyum sinis dan mengikuti Wilona, sambil menatap sinis wajah Bianca.
Mereka berempat berjalan menuju Bianca, dengan langkah yang mantap dan mata yang penuh kebencian.
"Lo ber..."
Plosss!
Dengan sengaja Wilona berjalan menebrak Bianca sup bakso yang panas itu mengenai baju badan Bianca
"akrr,panass!!"pekik Bianca tiba tiba
"wil,Lo gila ?!"bentak Edgar menutupi tubuh Bianca menggunakan jaketnya
"kurang waras tau gimana Lo,ha?!"Aksara juga ikut ikutan membelah Bianca
Victoria, Almira dan varsya terkejut dengan suara pekikan temannya, mereka berlari menghampiri Bianca dengan panik dan wajah khawatir.
"tuh,anak ngak ada kapok kapoknya yah!!"geram Kelvin
"dia nih kalo di bilang cocok jadi Genderuwo jadi itu "ujar Velix
"lah,tu Edgar sama anak baru di raksasa ngapain di situ?"tanya Samudra
"Aksara, raksasa raksasa Mak bapaknya kasih nama baik baik Lo lecehkan namanya "kesal Velix
"sama aja"ujar Samudra
Plak
"sialan Lo selama ini gue diam yah!!," teriak Bianca setelah menampar pipi Wilona
"CK,anak pembantu seperti Lo ngak pantas berlagak seperti Queen di sekolah ini!!"hardik Bunga
"Lo sialan!!"bentak Wilona akan melayangkan tamparan keras di pipi Bianca
"Lo "Edgar menahan tangannya agar tidak mengenai pipi Bianca
"Edgar, jelas jelas dia nampar aku"ujar Wilona menunjuk ke arah Bianca emosi
"Semuanya dengarin yah, Bianca ini gadis gak tau malu selama ini dia memanfaatkan Bokap dan yokap Ambar untuk beli di Mobil mahal"teriak Kesya
"Lo kalo ngomong jangan asal nuduh yah!!"bentak Victoria ingin mendekat tetapi di tahan oleh Bianca
"oh, jadi Lo anak emperan yg di pungut bokap nyokap gue, berani banget Lo buat tuduhan kayak gitu" ujar Bianca sinis
"kakak,aku minta maaf aku tau aku salah "ujar Ambar mulai mengeluarkan air mata Buaya nya, menghampiri Bianca
"minggir Lo!!"bentak Bianca padahal cuman menarik tangan tak mendorong gadis itu tapi Ambar terjatuh
"kasar banget sih Lo"ujar Wilona
"Ca,Lo kenapa jadi kasar kaya gini?"tanya Edgar tak percaya dengan sifat yang baru saja Bianca keluar kan
"lah, gue gak salah Ed, bahkan gue gak dorong dia"ujar Bianca
"kalo Lo ngak dorong dia ngak akan jatuh "ujar Wilona membantu Ambar untuk berdiri
"Lo,anak angkat ngak tau malu!!"bentak Varsya nah gadis ini ikut ikutan marah kan
"CK, sebenarnya Lo tau posisi Lo bangsat!!"Almira juga ikut ikutan membentak Ambar
"gue gak mau lihat wajah Lo lagi, sebelum gue bunuh Lo mending Lo pergi!!"teriak Victoria menggema
"awas aja Lo!!"teriak Wilona membantu Ambar dan berjalan keluar dari kantin
"biar gue yang antar Bianca ke UKS "ujar Aksara ingin menarik Bianca tetapi di cegah oleh Edgar.
"ngak, biar gue "ujar Edgar menarik tangan Bianca mendekat dengan nya
,"gue aja"Aksara tak mau kalah menarik tangan Bianca
"gue yang temanin,lo cuman anak baru di sini"ujar Edgar memegang ujung kerah kemeja Aksara
"udah udah, Aksara biar Edgar aja "ujar Bianca menatap Aksara menggunakan kepalanya
murid murid mulai berbisik
"yang bener Bianca atau anak baru Itu"
"jadi selama ini Bianca cuma memanfaatkan Bokap dan yokap Ambar"
"jahat banget sih Bianca "
"tu Edgar masih aja mau dekat sama Bianca si cewek kasar "
"menurut gue nih yah, Bianca benar lihat aja cara Ambar berpakaian norak,tu Bianca ngak "
"benar banget apalagi yang gue denger denger Bianca Anak tunggal "
"DIAM,KALIAN SEMUA GAK TAU APA APA TENTANG TEMAN GUE,NGAK USAH BANYAK BACOT!!"teriak Victoria
"Victoria,Uda "Vellix Tanpa sadar mengusap lembut kepala Victoria
"cieee, ekhmm"goda Varsya
"minggir Lo,tambah ngak mood gue"ujar Victoria wajah nya memerah kerena malu
"ayok ke UKS"ajak Aksara
"lah ngapain?"tanya Almira
"temanin Bianca"jawab Aksara
"ngak usah,ayok ikut Kita aja"ajak Samudra
Aksara menggunakan kepalanya mengikuti mereka entah mau kemana dia pun tak tau
"Sial gagal lagi"