NovelToon NovelToon
ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

ISTRI PALSU: PENGANTIN PENGGANTI

Status: sedang berlangsung
Genre:Pengantin Pengganti / Nikah Kontrak / Perjodohan
Popularitas:8.5k
Nilai: 5
Nama Author: Mutia Kim

Area dewasa❗

Demi menyelamatkan ayah angkatnya yang sakit keras, Zivanna Mahavira terpaksa menggantikan saudara kembarnya, Zivarra, yang kabur sebelum pernikahannya dengan anak sulung keluarga Sadewantara, Keenan Sadewantara.

Tanpa sepengetahuan Zivanna, Keenan ternyata sudah mengetahui sejak awal bahwa wanita yang menikah dengannya bukanlah Zivarra.

Mereka akan menjalani pernikahan selama enam bulan, sesuai kontrak yang diberikan Keenan di awal pernikahan. Selama itu, Zivanna harus mempertahankan kebohongannya demi keluarga dan ayah angkatnya.

Semakin lama hidup bersama, keduanya justru saling jatuh hati.

Sampai pada bulan kelima, semuanya berubah ketika Zivanna menolak hubungan suami istri dan akhirnya meminta maaf atas kebohongannya.

“Kamu pikir aku baru tahu siapa kamu? Aku sudah tahu sejak awal, Zivanna,” ucap Keenan dengan senyum miring.

Mata Zivanna langsung membesar. “A-apa?”

Keenan mengangkat dagu Zivanna. “Kalau kamu ingin aku maafkan, lakukanlah dengan tubuhmu.”

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mutia Kim, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ke makam

Keenan membawa Zivanna ke sebuah restoran dan memesankan beberapa makanan, minuman, serta dessert untuk makan siang.

Itu adalah salah satu cara yang terpikir olehnya untuk memperbaiki suasana hati sang istri. Namun, Zivanna tetap lebih banyak diam. Bahkan makanannya pun hanya ia santap sedikit demi sedikit.

“Kamu nggak suka makanannya?” tanya Keenan.

Zivanna menggeleng. “Ini enak kok, Mas,” jawabnya pelan.

Keenan berpikir keras mencari cara agar istrinya tidak terus larut dalam kesedihan.

“Ada tempat yang ingin kamu kunjungi?” tanya Keenan lagi.

Zivanna terdiam sejenak.“Aku mau ke makam Mama, boleh?” pintanya pada akhirnya.

Keenan mengangguk menyetujui permintaan Zivanna. Lagipula, selama ini ia belum pernah mengunjungi makam ibu mertuanya itu.

Bagi Keenan, ibu mertuanya yang sesungguhnya adalah Naomi, bukan Grace.

Setelah dari restoran, Keenan dan Zivanna langsung pergi ke tempat pemakaman Naomi. Keenan memilih menunggu dari kejauhan, memberikan waktu bagi istrinya untuk berkeluh kesah kepada sang ibu.

Sementara itu, Zivanna berjongkok di depan pusara yang bertuliskan nama Naomi Nugroho.

“Mah, maaf aku baru datang,” ucap Zivanna lirih sambil mengelus nisan sang ibu.

Sejak menikah dengan Keenan, ia memang sudah lama tidak mengunjungi makam Naomi. Dulu, Zivanna selalu khawatir kebohongannya akan terbongkar jika Keenan mengetahui siapa dirinya yang sebenarnya.

Namun sekarang semuanya sudah berbeda. Keenan telah mengetahui kebenarannya, sehingga untuk pertama kalinya setelah sekian lama, Zivanna merasa sedikit lebih lega.

Zivanna menundukkan kepalanya. Jemarinya masih mengusap pelan permukaan nisan Naomi yang mulai dingin terkena angin siang.

“Mah... aku capek... aku capek harus berpura-pura kalau semuanya baik-baik saja,” bisik Zivanna. Suaranya bergetar sambil menundukkan kepala lebih dalam.

Air mata yang sejak tadi ia tahan akhirnya jatuh satu per satu ke pangkuannya. Zivanna mengusap matanya kasar, tetapi air mata itu terus mengalir.

“Aku capek jadi kak Arra,” ujar Zivanna. Kalimat itu keluar begitu saja dari bibirnya.

“Aku takut, Mah. Takut suatu hari semua orang tahu kalau aku bukan kak Arra. Takut mereka marah. Takut mereka kecewa sama aku. Apalagi keluarga Keenan... mereka baik banget ke aku,” ucap Zivanna terbata-bata. Tangannya mengepal di atas lutut.

Zivanna menggigit bibir bawahnya, berusaha menahan isak tangis yang semakin menjadi.

“Orang tua Keenan begitu baik. Bahkan semua orang di rumah itu memperlakukan aku dengan baik. Tapi mereka baik karena mereka mengira aku kak Arra,” sambungnya dengan tangisan yang akhirnya pecah.

“Kalau suatu saat mereka tahu siapa aku sebenarnya, apa mereka masih akan memperlakukan aku seperti sekarang?” tanyanya lirih seolah berharap Naomi bisa menjawab.

Namun tentu saja tidak ada jawaban. Hanya keheningan yang menemani.

Zivanna mengusap wajahnya yang basah.

“Mah... aku juga takut sama diriku sendiri. Aku terus bilang ke diri sendiri kalau semua ini cuma sementara. Kalau suatu saat kak Arra akan kembali dan mengambil tempatnya. Tapi kenapa hatiku malah semakin sakit? Apa ini karena aku mulai punya perasaan lebih ke Keenan?” akunya pelan.

Ia tertawa kecil, namun terdengar lebih mirip tangisan. Tangannya kembali menyentuh nisan Naomi.

“Aku tahu dia bukan milikku, Mah. Dia itu suami kak Arra, bukan aku. Tapi setiap kali dia ada di dekat aku, setiap kali dia memperlakukan aku baik... aku malah nggak bisa menjauh. Aku malah senang. Aku malah tenang dan nyaman. Bahkan aku takut kalau dia pergi,” ucap Zivanna dengan air mata yang terjatuh lagi.

“Mah, aku ini salah ya? Harusnya aku nggak boleh punya perasaan seperti ini, kan? Terus aku harus bagaimana, Mah?” tanyanya sambil terisak.

“Aku harus tetap bertahan sampai akhir dan melepaskan semuanya? Atau aku harus jujur lalu menerima kalau semua orang akan membenciku? Aku benar-benar nggak tahu harus bagaimana.” Bahu Zivanna bergetar menahan tangis. Untuk beberapa saat, ia hanya menangis di depan makam ibunya.

Meluapkan semua beban yang selama ini dipendam seorang diri. Karena hanya di tempat ini, di depan Naomi, Zivanna merasa ia bisa menjadi dirinya sendiri tanpa perlu berpura-pura menjadi siapa pun.

Dari kejauhan Keenan melihatnya. Tak ingin Zivanna berlarut dalam tangisan, ia akhirnya memilih menghampiri istrinya.

“Sudah, jangan menangis lagi,” ucap Keenan sambil berjongkok di sebelah Zivanna. Tangannya mengelus pelan punggung wanita itu.

Zivanna menatap Keenan dengan mata sayunya. “Aku lama ya, Mas?”

Keenan menggeleng dan tersenyum tipis. “Nggak kok. Mau pulang sekarang?”

Zivanna mengangguk pelan. Keenan menyuruhnya lebih dulu menuju mobil, dan Zivanna pun menurut, meninggalkan Keenan sendirian di depan makam Naomi.

Keenan menatap nisan itu sejenak. “Hai, Mama. Kenalkan aku Keenan Sadewantara, suami Zivanna. Maaf kalau aku baru menyapa Mama,” ucapnya pelan.

“Aku janji bakal jaga Zivanna. Jadi Mama nggak perlu khawatir dan bantu aku jaga Zivanna dari atas sana ya, Mah,” lanjutnya.

Setelah itu Keenan berdiri dan meninggalkan area pemakaman.

Di sepanjang perjalanan, Zivanna masih terdiam. Ia belum mau bercerita atau terbuka kepada Keenan tentang apa yang sebenarnya sedang mengganggu pikirannya.

“Mau ke mana lagi?” tanya Keenan.

Zivanna yang sedari tadi menatap ke luar jendela mobil langsung menoleh. “Pulang aja,” jawabnya singkat.

“Beneran? Nggak mau ke tempat lain lagi?” tanya Keenan memastikan.

Zivanna menggeleng. “Aku pengen istirahat.”

Keenan mengangguk dan menyuruh sopir untuk membawa mereka pulang. Padahal sebelumnya ia berencana menghabiskan waktu lebih lama bersama Zivanna, tetapi rencananya harus tertunda karena mood istrinya sedang tidak baik.

Sesampainya di rumah, Keenan memilih menuju ruang kerjanya untuk menyelesaikan pekerjaan yang belum rampung di kantor.

Tiba-tiba suara dering ponselnya menggema. Keenan menghentikan gerakan jarinya di atas keyboard, lalu meraih ponselnya yang ternyata dari Victoria.

“Ya, bagaimana?” tanya Keenan tanpa basa-basi.

“Ini ada hubungannya dengan Bobby, dia paman dari Nyonya,” jawab Victoria.

Keenan langsung mengerutkan kening. “Apa yang dia lakukan pada istriku?”

Victoria pun menjelaskan bahwa Bobby meminta uang kepada Zivanna sebesar lima miliar dengan alasan untuk membuka sebuah usaha.

Jika uang itu tidak diberikan, Bobby mengancam akan membeberkan seluruh rahasia Zivanna kepada Damian. Takutnya jika Damian sampai mengetahui semuanya, kondisi kesehatannya akan kembali memburuk.

Mendengar itu, Keenan langsung menggeram marah. Rahangnya mengeras, tangannya mengepal di atas meja.

“Brengsek! Bereskan benalu itu sekarang juga. Kalian tahu kan apa yang harus kalian lakukan?” perintah Keenan tegas.

“Baik, Tuan. Akan kami laksanakan.”

Keenan menghela napas kasar. Pantas saja Zivanna terlihat begitu sedih.

1
Raja Tampan
Seru pokoknya 👌
Addb_Rh
pdhl keenan udah bucin, tp arkana gk suka. bisa jd pertentangan gk sih nantinya🥲
Alfatia🌷
Waduhh tantangannya. Mana Langit bakal ngejar terus kayaknya. karena penasaran kenapa Zivanna gak ngenalin dirinya😭🤣
Mutia Kim🍑: Bisa dihajar nanti sama pengawalnya Zivanna😭🤣
total 1 replies
Alfatia🌷
Jangan cari gara-gara ya Langit. Sainganmu atasanmu🤣
Its me
Arkana kayaknya kurang suka sama Zivanna
Its me: tapi kan Keenan tahu kalau itu palsu
total 2 replies
Addb_Rh
keen, tenangin diri lu. kasihan gadis mungil itu nanti pincang😭🤣🤣
Mutia Kim🍑: Kak woyy😭
total 1 replies
Its me
Kalau mereka tahu semua nya dari Keenan gimana ya reaksinya
Its me
kayaknya Keenan dah mulai cintrong sama Zivanna
Pengabdi Uji
🤭 Knp feeling ku kuat klo kluarga nya jg udh tau bahwa ini bkn zivara
Mul Yanto
lanjut 👍👍
Alfatia🌷
Ketar-ketir Keenan, takut Zivanna pakai pencegahan kehamilan😂
Pengabdi Uji
smoga ara nya kgk balik or klo perlu metong aj dh wkwk jahat ya doaku
Alfatia🌷
panas dingin gustii🥵🥶 udah nemu sarang yang cocok mana bisa nyari sarang lain😂
Mutia Kim🍑: Moga ya ularnya Keenan nggak salah masuk sarang😭🤣
total 1 replies
Addb_Rh
Serakah kagak papa Zivana, kan salah Zivara jg yg kabur.

btw Keenan udah bucin akut ama lu. Noh lu di kamar mandi aja di samperin. Pasti mau jap jip jup di bwh shower😭😭🤣
Addb_Rh
kekhawatiran mu akan aman selama ada keenan Zivana, 😌
Mutia Kim🍑: T-tapi pernikahan mereka tinggal sebentar😭
total 1 replies
Pengabdi Uji
idih eh om lu udh tuirr atuh mah kerja coy
Aril Chan
👍👍
Its me
sepertinya Keenan bakal lebih perhatian dengan zivanna.
Alfatia🌷
Semoga aja Zivanna gak terus merasa pengganti, karena bagi Keenan. Dia yang di cintainya🥰
Pengabdi Uji
gatau nanti keenan akan gimana apakah dia bkal jahat atauu dia bkl sayang nanti
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!