NovelToon NovelToon
Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Pembalasan Dendam Nayra (Aku Yang Mereka Hina)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Penyesalan Keluarga
Popularitas:5.4k
Nilai: 5
Nama Author: Kak_Hans

----
"Ugh ..."
Nayra tersentak bangun dari mimpi buruknya ... sebuah mimpi tentang seorang wanita yang di khianati oleh orang-orang terdekatnya.
Namun sialnya, mimpi buruk itu ternyata menimpa dirinya sendiri!
Dia di khianati oleh orang-orang terdekat yang dia percaya, termasuk suaminya sendiri.
Setelah dia mengalami keguguran dan kehilangan bayi yang ada di dalam kandungannya, dia bertekad untuk membalaskan semua rasa sakit yang dia terima.

"Kalian akan merasakan, apa yang aku rasakan! Tunggulah pembalasanku!"

Spin-off dari Novel : Tolong Rebut Suamiku Dan Ambil Takdirku.

Bagaimana mana kisahnya....
Yuk baca kisah lengkapnya....
Jangan lupa like, komen dan kasih rating 5.

Follow Ig : Hans_Sejin13.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kak_Hans, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

19. KABAR KEMATIAN NAYRA

"Aku akan menyusul kalian berdua! Nayra! Tunggu ... Aku akan menyusul mu dan anak kita ..."

Tak ... Tak ... Tak ...

Langkah kaki Fadli yang putus asa, ia berniat jatuh dan mati di dasar jurang menyusul Nayra dan anak mereka. Seluruh tubuhnya gemetar hebat, raut wajah penyesalan tersirat jelas.

"Nayra! Tunggu aku ..."

Satu langkah terakhir, ia akan terjun ke dasar jurang, menyusul Nayra.

Sret ...

GEPPP !!!

Supir taksi menarik tangan Fadli yang berniat bunuh diri -- Terjun ke dasar jurang.

BRUGGG

Ke-dua nya, terjatuh ke tanah, sopir taksi itu menghentikan Fadli yang ingin bunuh diri.

"PAK!!! Sadar! Apa bapak ingin mati?" teriak sopir taksi.

"Lepaskan saya! HAAA! Hiks ... Hiks ... Hiks ..." Fadli berusaha melepaskan tangan sopir taksi, yang menghalangi dirinya untuk bunuh diri.

"Pak! Sadar! Nyawa bapak lebih penting sekarang ..."

"Tidak! Nyawa ku tidak penting lagi sekarang! Lepaskan aku! Hiks ... Hiks ... Hiks ..."

"NAYRA!!!!" teriakan Fadli menggema di tepi jurang, memecah keheningan malam.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Pagi hari tiba ...

Polisi datang di tempat kejadian, dimana mobil ambulan yang membawa Nayra jatuh dan terbakar.

Kabar kecelakaan itu sampai di telinga ke-dua orang tua angkat Nayra. Mereka sekeluarga datang ke tempat terjadinya kecelakaan.

Mereka berpura-pura bersedih atas kecelakaan yang menimpa Nayra, seolah-olah mereka berduka atas kecelakaan yang menimpa Nayra.

"Nayra! Hiks ... Kenapa kamu cepat meninggalkan kami, anakku tercinta, hiks ..." ucap Monica, matanya berkaca-kaca seolah ingin menangis.

"Kak! Hiks ... Hiks ... Hiks ..."

Aqila, dan ibunya bersandiwara di depan banyak orang.

Namun saat itu jasad korban tidak di temukan! Baik itu Nayra ataupun sopir ambulan.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Fadli yang semalam syok akhirnya di rawat di rumah sakit. Setelah melihat mobil ambulan yang membawa Nayra jatuh terbakar di dasar jurang. Ia pingsan dan tidak sadarkan diri sampai sekarang.

Perlahan ia membuka matanya, saat itu Fadli melihat dirinya berada di dalam kamar rumah sakit.

Pikirannya langsung tertuju kepada Nayra. Ia langsung melepaskan selang infusan, dan berjalan keluar dari kamar rumah sakit.

"Nayra ...." perlahan melangkah keluar. "Tunggu aku Nayra."

Suster melihat Fadli keluar dari kamar rumah sakit dengan langkah yang lemah. Suster itu langsung membantunya berjalan.

"Pak! Bapak masih lemah! Sebaiknya bapak istirahat saja dulu." ucap suster.

"Tidak! Aku harus segera melihat Nayra! Istriku sudah menunggu ku ..." Fadli menepis tangan suster yang membantunya berjalan.

"Aaaaaa!" suster itu terjatuh.

Fadli terus berjalan keluar dari rumah sakit. Ia langsung pergi ke tempat semalam. Tempat Nayra jatuh ke jurang.

Fadli pergi menaiki taksi, di sepanjang perjalanan, ia terus memikirkan Nayra. Ia tidak lagi berharap bahwa Nayra akan selamat. Namun setidaknya ia bisa melihat jasad istrinya untuk yang terakhir kalinya.

Sepanjang perjalanan ia tidak berhenti menangis, sampai-sampai matanya merah, karena tidak bisa berhenti menangis-- memikirkan nasib istrinya.

SRET!

Krek ...

Fadli turu dari mobil, ia melihat ke-dua mertuanya, beserta Aqila datang ke tempat kecelakaan.

"Pah ... Mah ... Kalian ada di sini?" Fadli melihat Aqila di belakang mertuanya. "Aqila! Kamu juga kesini?" gumam nya pelan.

Saat itu polisi datang dan memberi tahu ke-dua orang tua Nayra, bahwa jasad putri mereka tidak di temukan.

"Permisi pak!" sapa polisi.

"Iya pak! Bagaimana dengan putri saya pak?" tanya Dharma-- ayah Nayra.

"Hiks .... Hiks ... Apa yang terjadi dengan putri saya pak? Hiks ..." Monica berpura-pura bersedih, sambil mengeluarkan air mata palsu.

"Maaf pak! Bu! Jasad putri bapak dan ibu, tidak dapat kami temukan! Dari hasil pemeriksaan kami tidak ada satupun jasad yang terbakar di dalam mobil" ucap polisi.

HAPPPP !!!

Monica terkejut ...

Mata' nya terbuka lebar saat mendengar bahwa jasad Nayra tidak di temukan.

"APA PAK?" tersentak kaget.

"Jasad putri ibu, tidak kami temukan! Untuk saat ini kami akan terus melakukan pencarian, jadi mohon ibu dan bapak, untuk bersabar." ucap polisi.

Fadli yang mendengar perkataan polisi, langsung berlari.

Tak ... Tak ... Tak ...

"Pah! Mah!" panggilnya kepada ke-dua mertuanya.

Ke-dua mertuanya menoleh.

"Fadli ..."

"Pah! Mah! Apa yang aku dengar barusan? Nayra tidak di temukan?" tanya Fadli.

Polisi menoleh ke-arah Fadli.

"Maaf pak! Tapi kami akan berusaha menemukan istri bapak." ucap polisi.

"Tolong pak! Tolong cari istri saya sampai ketemu ..." pinta Fadli.

"Baik pak! Kami akan berusaha semaksimal mungkin."

Aqila menatap Fadli dari belakang, wajahnya tampak bengis. "Hehhh! Biarkan saja istri mu mati mas!" gumamnya dalam hati.

Monica dengan hati yang bahagia berharap agar Nayra benar-benar mati. Ia yakin Nayra tidak akan selamat dari kecelakaan kali ini.

"Nayra! Aku yakin kamu pasti mati ... Kali ini rencana ku tidak akan gagal lagi ... Mati saja kamu! Akhirnya semua rencana ku berhasil ..." bisik Monica dalam hati.

...══════ஜ▲ஜ══════...

Dua Minggu kemudian ...

Nayra masih belum di temukan, dan di nyatakan meningal dunia. Pencariannya di hentikan, dan berita kematian Nayra tersebar ke seluruh sosial media.

Titttt ... Titttt ... Titttt ...

Suara detak jantung di layar monitor, terdengar jelas di dalam sebuah kamar.

"Nayra! Kamu dengar berita ini ... Seluruh keluarga mu tidak ada yang berduka dengan kehilangan mu! Mereka semua bahagia dengan kematian mu."

Ardiansyah ... Dia yang merencanakan semuanya. Ia memindahkan Nayra dari ambulan. Ia sengaja menyabotase kematian Nayra.

Jika ia tidak melakukan itu semua, ibu angkatnya akan melakukan segala cara untuk membunuh Nayra.

"Jika kamu sadar nanti, kamu harus membalas kebaikan ku."

Ardiansyah duduk menatap tajam Nayra yang masih koma.

Namun Ardiansyah tidak ingin rugi. Semua itu adalah rencananya agar Nayra ada di pihaknya.

Ia ingin Nayra membenci keluarganya sendiri. Dengan begitu ia bisa lebih mudah memanfaatkan Nayra. Atau mungkin Nayra akan membantunya dengan senang hati.

Namun apa? Masih ada sesuatu yang tidak Ardiansyah ketahui tentang Nayra. Walaupun ia sudah menyelidiki asal-usul Nayra.

Masih ada rahasia besar yang di sembunyikan oleh keluarga Atmadja.

"Tunggu pembalasanku ... Aku akan membuat seluruh keluarga Atmadja merasakan penderitaan yang aku alami ... Aku akan membuat kalian semua merasakan apa yang ibuku alami ..." tangannya mengepal kuat, tatapannya penuh kebencian.

"Dharma! Aku kamu akan membayar semua perbuatan mu terhadap ibuku! Aku akan membuat kamu merasakan kehilangan semua milikmu ... Hingga kamu gila sama seperti yang ibuku rasakan ..."

Titttt ... Titttt ... Titttt ...

Saat itu Ardiansyah keluar dari ruangan tempat ia menyembunyikan Nayra.

krek ...

Saat Ardiansyah pergi ... Perlahan jari tangan Nayra bergerak.

--

Gerakannya cukup lama. Air mata perlahan keluar dari mata Nayra yang masih terpejam rapat.

Nafas Nayra sangat teratur. Seberkas cahaya perlahan muncul.

Nayra perlahan membuka matanya ...

...══════ஜ▲ஜ══════...

...𝐁𝐄𝐑𝐒𝐀𝐌𝐁𝐔𝐍𝐆...

...•...

1
Sandrina
hebatnya sekali tanam langsung jadi 😄
Tina
apakah ardiansyah nnti akan berlayar dgn nayra? 🤭
Tina
kenapa diam aja nay,, libaskan saja lehernya, jangan lehermu 😒
한스 HANS-SUZY: wow! ngeri
total 1 replies
Tina
emang maunya dia tuh
한스 HANS-SUZY: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
oh pantes 😒
Tina
Wah, dia nulis dmna biar aku rujak thor 😂
한스 HANS-SUZY: anu di sebelah kiri anu lah ytta🤣🤣🤣
total 1 replies
Tina
Dih.. dimanjain makin ga tau diri 😒
한스 HANS-SUZY: seperti itu lah 😭
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Masukkan lah aku ke situ Hans, biar aku yg nampar😂
한스 HANS-SUZY: boleh ²
total 1 replies
Greta Ela🦋🌺
Tunjang aja dia
Drian
bagus 👍
Drian
keguguran loooo
Drian
ternyata di culik si Ardiansyah,,,
Drian
bener,,, kejam othorrnya
Drian
biarin aja sih pak,,, udah gitu baru nyesel lagi sekarang,,,,,
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
gila sih, kok aku yang sakit hati.
baca nya
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭 mengsedih ya Kak 😭😭😭😭
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
dasar lelaki gx tau di untung.
kalau aku yang jadi istri mu, wes tak tinggal pergi
한스 HANS-SUZY: stujuuuu💃
total 1 replies
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍾⃝ s.sͩᴇᷞɴͧᴊᷡᴀͣ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ
oh Aqila itu adik angkatnya kah?
한스 HANS-SUZY: ia! dia anak keluarga Atmadja... katanya?
total 1 replies
Sishrye
bener bener di buat metong ama othor nya😭
한스 HANS-SUZY: 😭😭😭😭 😭😭😭😭😭masih anu😭😭😭😭
total 1 replies
Alyaaa_Lryyy.
ada aja musibah yang dtg ke diaa🥺
stela aza
ceritanya g jelas ,,,
한스 HANS-SUZY: 🙏🙏🙏 kak! nanti ada kejelasannya di bab selanjutnya 🙏🙏🙏🙏
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!