NovelToon NovelToon
Tentangga 365

Tentangga 365

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa Fantasi / Bad Boy
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: @Caramel_Machiato

Febian memiliki tetangga baru seorang wanita, awalnya Febian tidak tertarik sedikitpun kepada wanita itu hingga akhirnya semuanya pun berubah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @Caramel_Machiato, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19

Fabian mengajak Nadila kesebuah taman, keduanya pun berkeliling sambil bergandengan tangan.

Fabian tak menyinggung masalah di cafe tadi, fokusnya kini hanya untuk membiarkan Nadila bahagia.

" Kamu pasti ga pernah kesini kan Dil ? "

" Belum, kamu sering kesini ya ? "

" Engga juga sih, males sendirian cuma bisa ngeliat orang pacaran. Kalau sekarang kan ada kamu Dil "

" Ketua geng ternyata bisa romantis juga ya "

" Yah bisa dong sayang, aku kan juga manusia "

" Padahal kalau sama yang lain galak, tegas. Aslinya sih masih suka nyusu "

" Justru itu sayang, kan susu itu bagus. Ya apalagi langsung dari pabriknya "

" Ihh mesum " Nadila mencubit lengan Fabian

" Loh kan kamu duluan yang bahas, aku sih cuma nambahin aja. Lebih tepatnya membenarkan "

Nadila merangkul lengan Fabian dengan erat, sambil berjalan berkeliling Nadila terus merangkul kekasihnya itu.

" Bian.. "

" Ya sayang, kenapa ? "

" Kamu minta aku jadi pacar kamu bukan karena kita udah pernah itu kan ? "

" Kamu mikir apa sih, ya engga lah Nadila. "

" Ya takutnya aja gitu Bian "

" Kamu mau bukti apa kalau aku serius sama kamu Nadila ? atau aku nikahin kamu aja besok ya biar kamu percaya "

" Ish Bian, nikah nikah "

" Dil.. "

" Hmm "

" Kamu ga trauma soal pernikahan kan ? "

Nadila menghentikan langkahnya, begitu juga dengan Fabian.

" Sejujurnya aku lebih takut aja Bian, mungkin bisa dibilang trauma juga. Aku takut kalau aku ngerasain yang sama seperti Papah dan Mamah "

Fabian menatap lekat wajah Nadila, bisa Fabian lihat dengan jelas jika memang Nadila memiliki ketakutan sendiri.

...

Kedua orangtuanya Nadila duduk bersama, sang Papah memberikan sebuah cek yang berisikan nominal uang

" Biarkan Nadila bahagia " ucap sang Papah

" Ga aku ga mau, Nadila itu anakku jadi terserah aku "

" Kamu itu sadar ga sih ? Yang kamu lakuin itu semakin lama bisa bikin Nadila mati tau ga, apasih yang kamu cari ? "

" Nadila itu sudah mati sejak kita bercerai, lagian juga aku yakin pasti Nadila itu sudah tidak suci lagi. "

" Astaga kenapa ada wanita seperti kamu, sumpah aku benar-benar menyesal menikah dengan kamu dulu "

" Aku juga nyesel nikah sama kamu Mas Bram, pokoknya Nadila itu urusanku. Kamu ga usah ikut campur soal Nadila "

Mamah Nadila pun pergi begitu saja, namun sang Papah tak akan tinggal diam.

....

Nadila dan Fabian mengambil beberapa gambar di ponsel milik Fabian, perlahan Nadila mulai kembali tertawa.

" Cantik sekali kamu " puji Fabian

" Kamu juga.. "

" Aku cantik ? "

" Kamu ganteng maksudnya Bian "

" Ohh kirain aku cantik.. "

" Pulang yuk Bian "

" Iyah ayo "

Fabian menggandeng tangan Nadila menuju mobil, Fabian merasa senang karena perlahan Nadila mulai kembali ceria.

Begitu Nadila dan Fabian berada didalam mobil, Nadila pun langsung mencium bibir Fabian dengan singkat.

" Makasih ya Bian "

" Sama sama Dila, udah tugas aku bikin kamu bahagia "

" Aku beruntung punya kamu Bian "

" Aku juga beruntung punya kamu Nadila "

" Ya walaupun ya, kamu itu nyebelin, ngeselin, mesum. Tapi aku tetap sayang ko Bian sama kamu "

Fabian yang merasa gemas langsung mencubit kedua pipi Nadila.

" Bian sakit "

" Gemes Dil "

" Kalau gemes tuh dicium bukan di cubit "

" Yaudah deh maaf ya "

Fabian pun mencium kedua pipi Nadila bergantian.

" Yaudah ayo pulang, kapan kita pulang Bian "

" Iya iya sayangkuh "

Segera Fabian pun mulai mengemudikan mobilnya untuk pulang.

....

Ernest dan Nia kembali bertemu, namun kali ini keduanya bertemu di apartemen milik Ernest .

Entah sudah beberapa gelas Ernest menghabiskan minuman miliknya, sedangkan Nia ia hanya diam dengan ketakutan.

" Lo ga becus anjing, gue itu bayar lo pakai duit.. !! " ucap Ernest dengan amarah

" Tapi Nadila itu sekarang Deket sama Fabian, gue belum tau gimana—"

PRANG...

Sebuah gelas dibanting Ernest begitu saja, Nia pun meringkuk ketakutan.

" Lo ga becus tau ga..!! Harusnya lo bisa lebih cepat bertindak, gue ga mau tau. Lo balikin duit 30 juta gue sekarang juga "

" Gue ga ada nest, gue ga punya uang sebanyak itu "

" Ya ga perduli gue, lo udah gagal. "

" Please kasih gue kesempatan, atau setidaknya kasih gue waktu"

" 2 hari gue akan kasih lo waktu, tapi kalau sampai lo gagal atau lo ga bisa balikin tuh duit. Jangan salahin gue kalau lo gue jual ke cowok hidung belang "

Nia benar-benar merasa menyesal berurusan dengan Ernest , saat ini ia tak tau harus mencari uang sebanyak itu darimana.

...

Nadila dan Fabian makan malam bersama di apartemen Fabian, keduanya tengah menatap mie instan yang Fabian masak.

" Bian.. "

" Ya sayang, kenapa ? "

" Kamu masih sering balapan kayak kemarin ? "

" Udah jarang, lagi mau fokus sama skripsi aja sekarang "

" Hmm baguslah, biar cepet selesai juga kan kuliahnya, terus cari kerja, beli rumah, beli mobil"

" Nikah.. " ucap Fabian dengan cepat dan Nadila terdiam

" Kamu ga yakin sama aku Dil ? "

" Aku bukan ga yakin Bian, aku cuma masih takut aja. Aku takut kalau aku bikin kamu kecewa nantinya, aku takut kalau kamu ga bahagia nikah sama aku, aku takut ga bisa jadi ibu yang baik buat anakku nanti "

" Semua yang kamu takutin itu ga akan terjadi Nadila, aku janji sama kamu Dil kalau aku akan bikin kamu bahagia. Dan aku yakin juga, kalau kamu akan jadi ibu yang hebat untuk anak kita nanti "

" Ibu ? Emang kamu mau punya anak berapa sih Fabian ? "

" Berapa ya,.dua atau tiga atau empat ya '

" Ih banyak banget, dua aja Bian cukup "

" Yaudah anaknya 2, tapi bikinnya sering ya Dil "

" Astaga Nian bener bener ya kamu " Nadila mencubit pinggan Fabian

" Iya iya ampun sayang ampun, ya tapi kan kamu juga suka kan ? "

" Bian, stop ih malu "

" Malu kenapa sih Nadila ? Orang udah liat semuanya ko masih malu sih "

" Ga tau ga denger ah "

Nadila pun bangun dari duduknya, ia membawa piring kotornya ketempat cuci piring.

Dari belakang tiba-tiba Fabian datang dan memeluk dirinya, Fabian pun menciumi leher Nadila.

" Bian.. "

" Apa Nadila ? "

Tangan Fabian perlahan naik, ia pun meremas dua bola milik Nadila.

" Bian.. " ucap Nadila dengan suara yang sedikit serak

Nadila membalikkan tubuhnya, kini ia dan Fabian pun saling berhadapan.

Dengan cepat Fabian mengangkat tubuh Nadila, ia menaiki Nadila diatas mejanya.

Tangan Fabian masuk kedalam mini dres milik Nadila, ia menurunkan segita tipis milik Nadila.

" Lebarin sayang " ucap Fabian dan Nadila menurut

Nadila melebarkan kedua kakinya, perlahan wajah Fabian mulai mendekat pada milik Nadila.

Nadila memejamkan matanya, sambil tangannya terus meremas rambut Fabian.

" Yashh ahh Bian mmhh "

Fabian benar-benar membuat Nadila kewalahan, tak butuh waktu lama Nadila pun mengeluarkan cairan miliknya.

" Bian.. " ucap Nadila sambil mengatur nafasnya

Fabian menggendong tubuh Nadila ketas ranjak miliknya, disana ia merebahkan tubuh Nadila yang sedang tak berdaya.

1
Rian Moontero
mampiiirrr😍
Mia Camelia
jadi so sweet banget yaa🥰
Mia Camelia
cie...cie...udah mulai nyaman nih🥰
Mia Camelia
jeremy atau ernest sih pacar nya nadila🤔🤔🤔
Mia Camelia
hahaaha jdi panas sendiri yas🤣
Mia Camelia
cerita nya bagus kak, episode pertama aja udh seru begini😄🥰
lanjut ya thor👍😄
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!