NovelToon NovelToon
The Madness Love

The Madness Love

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Identitas Tersembunyi / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Roman-Angst Mafia / Persaingan Mafia / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:372
Nilai: 5
Nama Author: JackRow

Corneige Scott Carlyle-,
Kehidupan gadis itu seolah terhenti! ayahnya dibunuh, kakaknya di siksa hidup-hidup didepan matanya sendiri! gadis itu hanya mampu bersembunyi, tapi sayang-, pihak dari pembenci sang ayah justru berhasil menangkapnya dan menjadikan Cornei sebagai seorang tawanan!!

Perlakuan kasar serta tindakan semena-mena dari pihak bawahan keluarga Hutcheson membuat gadis itu hampir menyerah, namun Cornei mencoba untuk terus merajut asa!!!

Adakah seseorang yang akan menyelamatkan nya???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon JackRow, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku Bisa Melakukan Apapun Supaya Kau Tidak Berinteraksi Dengan Pria Lain!!!

Kenapa?? siapa mereka sebenarnya?? kenapa aku harus diikat seperti ini??!

Buuuuugghh!!!!

"Aaaaahh!!!"

Buuuuugghh!!!

"Tolong!! tolong!!! saya mohon!! ampuni saya!! apa salah saya!!??" teriakan memelas disertai isak tangis itu nampak menggema! namun seseorang justru menyeringai dengan sedikit tawa.

"Kau bertanya apa salahmu??!! aaah!! baiklah!! salahmu adalah, kau terlahir ke dunia ini!!"

"A-apa??!"

"Habisi dia!!"

"Tidak-,"

Buuuuugghh!!!

"Tolong!!!"

Beberapa orang pengawal dengan tubuh kekar serta pakaian yang serba hitam tampak begitu antusias dalam melayangkan kepalan telapak tangan hingga membuat seorang pria babak belur bahkan berakhir tak sadarkan diri.

"Kalian harus bisa mengurus bangkai satu ini!! ingat!! jangan ada celah sedikit pun! atau kalian yang akan ku habisi!!"

"Siap laksanakan, Tuan Muda!!"

******

Menutup pintu kamar dengan senyum merekah!! Cornei tampak cekatan dalam mencuci wajah dan juga melepas seragam pelayan yang sempat membalut tubuhnya.

Kini gadis itu hanya mengenakan dress putih selutut dengan rambut tergerai.

"Aaaah!!! finally!! terima kasih Tuhan!! hari ini sungguh membahagiakan!!" lisan Cornei berceloteh, postur tubuhnya seketika melengkung tatkala ia memeriksa isi tas rotan yang sempat tergeletak di atas meja.

Paman Eamon, ia bahkan memberikan buku ini secara cuma-cuma padaku, aku harus sering berkunjung jika memang memungkinkan!!! salinan buku riddle ini-, aku sungguh beruntung karena bisa memiliki nya,

Jemari Cornei tampak mengusap sampul buku usang berwarna cokelat yang kini berada diatas pangkuan! pikiran gadis itu kembali berkecamuk atas suatu badai kebencian yang selama ini terhimpun rapi dalam diri.

"Sebelas kata itu-, aku yakin itu kuncinya!!"

Meski terlihat rumit, aku hanya harus terus mencari!! apa makna dari semua kata-kata itu!! tapi-, kenapa hatiku merasa semakin tak nyaman??!! bagaimana jika pihak penindas serta pembantai keluarga ku kala itu merupakan kalangan manusia yang jauh lebih berkuasa?? apa aku bisa tetap melakukan pembalasan dendam meski seorang diri???

"Apa yang kau pikirkan Cornei?!! kau!! hanya dirimu yang tersisa!! apa gunanya hidup jika kau tak memiliki keberanian untuk menuntaskan rasa sakit hati atas kejadian nahas yang menimpa seluruh keluarga mu??!!" lisan Cornei bergumam lirih, derai air mata seketika jatuh membasahi pipi tatkala rasa nyeri dari masa lalu kembali menghantui.

Braaaagghhh!!!!!

Gemuruh dari hantaman yang terdengar dari area pintu kamar seketika membuat Cornei terperanjat!!

Siapa??!! sungguh berani sekali ia merusak bangunan yang masih menjadi area wilayah castil Lew's House??! tunggu-, apa jangan-jangan ada seorang penyusup??!!

"Bonne nuit mademoiselle!!!"

"Kau??!!" netra indah Cornei membulat sempurna! sosok pria berkemeja putih dengan lengan yang terlipat agaknya membuat Cornei naik pitam. "Kenapa kau kemari??!! apa lagi yang kau inginkan??!! bukankah aku sudah mengembalikan uang mu??!"

"Mmmm??? uang?? Oowh!! itu!! aku justru ingin mengembalikan nya padamu, sweetie!! sebentar!! ini!!"

"Tidak!!"

"Terserah!! aku akan meletakkannya disini!! kau tak lagi memiliki hutang budi apapun padaku!!" Coinneach berucap enteng dan melangkah menghampiri meja, pria itu membuka laci sebelum akhirnya meletakkan sekantong uang didalamnya.

Dasar pria menyebalkan!!!

"Pergilah!!"

"Tidak sekarang!!"

"What??!! hey-,"

"Ranjang ini!! sama seperti pemiliknya yang keras-, kalian sungguh sebuah harmoni yang serasi!! aku jadi merindukan ruangan ini!!"

Apa maksudnya???!! kenapa ia terus bertingkah konyol setiap kali kami bertemu!??

Cornei justru membeku karena amarah!! tatapannya yang sinis tampak terus tertuju ke arah Coinneach yang kini tersenyum seraya menyilangkan kaki di area ranjang.

"Buku apa ini??!!"

"Jangan menyentuh nya!!" Cornei dengan cekatan menyambar salinan buku riddle yang sempat ingin ia pelajari dari genggaman Coinneach.

"Waaah!! kenapa kau terus-menerus memarahi ku??! apa kita terlahir sebagai seorang musuh di masa lalu??! kau sungguh terlihat sangat membenci ku, sweetie!!"

Jangan menanggapi nya Cornei!! pria gila satu ini, akan lebih baik jika kau tak berbicara apapun!!

Cornei memalingkan wajah!! gadis itu justru sibuk membuka pintu lemari sederhana didalam ruangan sempit yang ia tinggali dan mengacuhkan keberadaan Coinneach.

Wajahnya memang jutek!! tapi-, kenapa mataku selalu mampu menemukan keindahan dalam dirimu, Cornei?? dagu runcing, hidung mancung, serta bibir yang tipis!!

Coinneach terkekeh seorang diri!! pria itu akhirnya beranjak dan melangkah hingga berada dibelakang tubuh sang gadis.

"Hey!! kenapa diam saja??! lihatlah!! bibirku bahkan masih terasa nyeri karena luka yang kau berikan, sweetie!"

Astaga!! Tuhan!! ampunilah diriku jika sampai aku benar-benar berusaha untuk menusuk dan mencincang isi perut dari pria ini!!!

Suara Coinneach yang terdengar tepat di area telinga kirinya seketika membuat Cornei memejamkan mata dengan hembusan nafas panjang, gadis itu tampak hening untuk sejenak sebelum akhirnya memutar tubuh dan menatap Coinneach dengan wajah datar.

"Saya tidak pernah ingin memberikan luka pada siapapun!! tapi kau-, kau selalu memulai perdebatan denganku, Tuan!!"

"Itu karena-, aku menyukai mu!!"

"A-apa??!!"

"Eeheem!! aku berusaha untuk membencimu!! tapi nyatanya-, nihil!! wajah garang mu ini, sungguh, aku tak mampu melupakan dirimu untuk sedetik pun, sweetie!! kau membuat ku semakin menggila atas rasa penasaran yang terus menuntut hatiku!! Dan aku!! aku bisa melakukan apapun supaya kau tidak berinteraksi dengan pria lain!! ya!! aku melakukan nya!!"

Coinneach yang terus melangkah maju seketika membuat Cornei tersudut!! gadis itu tak lagi bisa bergerak tatkala tubuhnya terhimpit diantara tubuh Coinneach dengan lemari pakaian.

Tidak berinteraksi dengan pria lain?? apa maksudnya?? tunggu-, apa dia terus membuntuti diriku selama ini??

"Sweetie, bibirku-," wajah Coinneach seketika beradu dan menempel pada pintu lemari tatkala Cornei berhasil menghindar dari kejaran bibir nya. "Aaaaiissh!! kau ini sungguh keterlaluan, ya??! setidaknya berikanlah diriku sedikit penawar rasa sakit!!"

Rasakan!! semoga saja bibir mu semakin membengkak besok, wahai Tuan asing!!

"Hey!! apa kau sedang menertawakan diriku??!"

"Menurut Anda??!!"

"Tak bisakah kau sedikit memberikan belas kasih mu padaku, sweetie??!!"

"Tidak!!"

"Why??!!"

"Terlalu banyak alasan yang bisa saya sebut!! dan lagi, saya tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengan siapapun!!"

"Tidak tertarik untuk menjalin hubungan dengan siapapun??! omong kosong!! kau bahkan selalu berbicara panjang lebar dengan orang lain!!"

"Apa??!!"

"Penjaga pintu gerbang!! dan orang-orang sekitar!! aku melihatmu!!" Coinneach mendengus kesal saat Cornei dan dirinya mampu menyatukan pandangan.

Jadi dia benar-benar membuntuti ku?? apa pria ini juga merupakan salah satu pegawai pemerintahan??!! mungkin itu alasannya, kenapa ia bisa keluar masuk ke area Lew's House dengan mudah!!

"Kenapa?? apa kau terkejut??!"

"Tidak!!"

"Sungguh??!"

"Hmmmm!!"

"Bahkan jika diriku berkata bahwa aku adalah putra tunggal dari keluarga Heutcheson??!"

"Putra tunggal dari keluarga Heutcheson??! dia tidak seperti mu, Tuan!!"

"Oooh!! benarkah??!! jadi-, seperti apa dia??!" Coinneach tersenyum lebar, wajah Cornei yang tampil serius namun tak memberikan pemberontakan apapun membuat pria itu kini hanyut dalam aroma surai rambut Cornei.

"Kau ingin tahu??"

"M mmm-hmmmm!!??"

"Dia seorang pria yang memiliki kepribadian menyimpang!! sungguh jauh berbeda dari dirimu!! jadi, jangan pernah berkhayal apalagi mencoba untuk membodohi ku!! menyingkir lah sekarang!!" Cornei mendorong kasar dada Coinneach hingga sang pria terpaksa melangkah mundur dan membentangkan jarak.

"Memiliki kepribadian menyimpang?? apa maksudnya itu, sweetie??!"

"Entah!! mungkin dia gay, atau apalah itu sebutan nya!!" Cornei membekap mulut sendiri tatkala ia berceloteh tanpa sadar kendali.

"Gay??!! siapa yang menyebar berita semacam ini padamu, sweetie!?? apa kau yakin atas informasi yang kau dengar??!!"

Astaga??!! kenapa aku jadi asal bicara seperti ini?? aaaah!! Cornei!!! kau ini sungguh ceroboh!!

1
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
Heni Mulyani
lanjut
Heni Mulyani
lanjut author 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!