NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Transmigrasi: Misi Menjadi Istri Jahat

Status: sedang berlangsung
Genre:Sistem / Transmigrasi ke Dalam Novel / Fantasi Wanita
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: Pena Digital

Menjadi editor sebatang kara itu membosankan, tapi dirampok sampai pingsan dan pindah ke dunia novel? Itu diluar nalar!

Lin Xia Yi bertransmigrasi menjadi Lin Xia Mei, wanita yang akan tewas karena cinta buta suaminya, Wei Zhu Chen. Untuk bertahan hidup, ia harus menurunkan tingkat rasa suka Wei Zhu Chen dari 99% ke 20%.

Bersama sistem berwujud kucing imut bersayap bernama Bao, Lin Xia Yi akan memulai misi demi kembali ke dunianya serta membawa pulang hadiah yang menggiurkan.

Hadiah menggiurkan menanti, tapi nyawa taruhannya. Siapkan camilan favoritmu dan temanilah Lin Xia Yi sampai akhir!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pena Digital, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

017~

Lin Xia Mei menatap sinis Wei Ji Xiang, ia mencoba mencari celah dari mata anak itu.

"Ji Xiang, jika kau jujur padaku, aku masih bisa mengampunimu."

Wei Ji Xiang semakin menundukkan kepala, lin Xia Mei menarik dagu Wei Ji Xiang dengan kencang, hal itu membuat Wei Ji Xiang ketakutan.

"Katakan!"

"Ji Xiang sungguh tidak menguping."

Lin Xia Mei melepas tangannya dari dagu Wei Ji Xiang dengan kencang, jantungnya berdegup kencang.

"Katakan, ada perlu apa?" tanya Lin Xia Mei masih dengan suara ketusnya.

"Ji Xiang kesini mau memberitahu Ibu, Ayah sudah pulang dan memanggil kita ke bawah. Ayah membeli perlengkapan."

Lin Xia Mei tersenyum kecil.

"Ji Xiang, katakan pada Ayahmu. Dia tidak bisa menyuruhku sesuka hatinya. Aku menolak."

Wei Ji Xiang terdiam, matanya mulai berkaca-kaca. Setelah itu ia segera turun ke bawah dan menemui Ayahnya.

"Ayah, Ibu menolak. Ibu juga berpesan Ayah tidak bisa menyuruh Ibu dengan sesuka hati Ayah."

Wei Zhu Chen mengepalkan tangan dan menghela napas dengan kasar.

"Baiklah, ayo kita persiapkan berdua saja. Biarkan Ibu istirahat." ucap Wei Zhu Chen.

"Baik, Ayah."

Wei Zhu Chen memperlihatkan koper baru mereka.

"Lihat, ini koper baru kita. Ayah juga membelikan Ji Xiang tas dan sepatu baru." ucapnya sembari mengeluarkan sepatu baru dari paper bag.

"Ayah, terima kasih."

Wei Zhu Chen tersenyum.

"Apakah ini baju kita bertiga?" tanya Wei Ji Xiang.

"Iya, Ayah beli baju set yang sama untuk kita bertiga. Apakah kamu suka?"

Wei Ji Xiang mengangguk, Wei Zhu Chen berdiri lalu menunjukkan baju-baju itu.

"Baju Ibu sangat bagus, pasti Ibu akan terlihat elegan dan cantik." puji Wei Ji Xiang.

Lin Xia Mei yang diam-diam menguping dibalik sekat tembok hanya bisa terdiam merasakan hatinya yang berdesir.

"Dasar, anak itu kenapa tidak membenciku?" batin Lin Xia Mei.

"Tentu, Ibumu itu pakai apapun akan terlihat sangat cantik." timpal Wei Zhu Chen.

"Setuju."

"Besok kita akan berangkat, ingat pesan Ayah."

Wei Ji Xiang tersenyum lalu mengangguk.

"Iya, Ji Xiang tidak akan nakal, akan mematuhi aturan, tidak membuat Ibu marah dan belajar dengan baik."

Lin Xia Mei menggigit bibir bawahnya, semakin kesini semakin dirinya merasa iba kepada anak sambungnya itu.

"Padahal aku sudah menyusun rencana jahat, tapi aku menjadi ragu dalam hitungan detik."

Lin Xia Mei menggeleng dengan cepat.

"Tidak! Jangan goyah. Aku disini untuk menjalankan misi, ini bukan duniaku."

Ia segera kembali menaiki anak tangga dengan cepat agar tidak diketahui Wei Ji Xiang dan Wei Zhu Chen.

Keesokan paginya, di sekolah. Lin Xia Mei tidak mengenakan pakaian yang disiapkan oleh Wei Zhu Chen, ia memakai pilihannya sendiri. Wei Zhu Chen hanya menatap sendu karena semua peserta yang ikut memakai pakaian couple, hanya keluarganya yang berbeda.

Para murid yang mengikuti kegiatan beserta orang tuanya sedang berbaris untuk menerima arahan dari wali kelasnya. Setelah selesai menyampaikan informasi, para orang tua diberikan kartu kamar hotel masing-masing.

"Apakah tidak bisa memesan hotel lain?" tanya Lin Xia Mei pada Wei Zhu Chen dengan suara berbisik.

"Tolong kerja samanya untuk saat ini saja. Kasihani Wei Ji Xiang agar tidak malu kepada teman-temannya." balas Wei Zhu Chen.

Lin Xia Mei menghela napas dan pasrah dalam hal ini.

Setelah itu mereka mulai naik ke bus dengan tertib, para siswa duduk di baris depan sedangkan di baris belakang tempat orang tua. Lin Xia Mei membuang napas kasar dan berdecak saat harus duduk dengan Wei Zhu Chen.

Pemandu kembali membacakan peraturan selama berlibur, setelah anak-anak keluar dari museum, orang tua wajib bersama anak-anak untuk mengawasi dan bekumpul bersama.

Bus melaju dengan kecepatan sedang, selama di perjalanan mereka bernyanyi bersama, melepas lelah karena belajar dan diganti dengan hiburan bernyanyi.

Hati Lin Xia Mei terketuk, matanya berkaca-kaca, ia segera melihat ke arah luar untuk menghindari pandangan orang lain. Suasana hangat itu justru membuatnya rindu pada kedua orang tuanya.

Bertahun-tahun ia hidup sendiri, kali ini ia pergi liburan bersama keluarga palsunya.

"Ada yang mau menyumbang lagu?" tanya guru pemandu.

Wei Ji Xiang mengangkat tangan tanpa ragu.

"Baiklah Wei Ji Xiang, mau menyanyikan lagu apa?"

Guru Pemandu memberikan mikrofon pada Wei Ji Xiang.

"Wei Ji Xiang ingin menyanyikan satu lagu untuk Ibu."

Semua orang bertepuk tangan kecuali Lin Xia Mei sendiri, mata Lin Xia Mei terbuka lebar mendengar perkataan Wei Ji Xiang.

"Baiklah, apakah kamu sudah tahu judulnya?"

Wei Ji Xiang mengangguk.

"Judulnya 世上只有妈妈好 (Shìshàng Zhǐyǒu Māmā Hǎo)." jawabnya dengan tenang.

Musik segera diputar, melodinya sederhana namun menyentuh hati dan mengaduk-aduk emosional. Wei Zhu Chen tersenyum bangga pada anaknya.

Wei Ji Xiang memejamkan mata sampai lirik pertama dinyanyikan. Hal ini menambah kesan haru yang semakin dalam di mata penonton.

"Shì shàng Zhǐ yǒu Mā mā Hǎo.." Wei Ji Xiang membuka mata dan melihat ke arah Lin Xia Mei.

Terjemah: "Di dunia ini, hanya ibu yang terbaik..."

Lin Xia Mei memejamkan mata, berusaha agar relung hatinya tidak terketuk.

"Yǒu mā de hái zi xiàng gè bǎo."

Terjemah: "Anak yang memiliki ibu seperti harta karun."

"Tóu jìnle mā mā de huái bào, xìng fú xiǎng bù liǎo."

Terjemah: "Dalam pelukan ibu, kebahagiaan tak terhingga."

Suara tepuk tangan meriah kembali terdengar, Lin Xia Mei menyeka air matanya.

"Jangan goyah!!!" batinnya.

Bahkan Supir yang fokus melihat ke jalan juga ikut tersenyum sedih. Banyak wali murid yang ikut menitikkan air mata, selain liriknya yang mengandung bawang, pembawaan Wei Ji Xiang juga sangat pas hingga lagu itu berhasil mengetuk banyak hati seorang Ibu.

Wei Ji Xiang menyanyikan lagu tersebut sampai akhir.

"Wei Ji Xiang, kamu benar-benar membuat banyak orang menangis." ujar Guru pemandu.

Wei Ji Xiang tersenyum lalu menyerahkan kembali mikrofonnya.

Bip! Bao muncul.

"Inang, jangan sampai terpengaruh," ujar Bao mengingatkan.

Lin Xia Mei tidak langsung menjawab.

"Wei Ji Xiang belum bisa memberikan harta sebanyak Ayah untuk Ibu, hanya bisa mempersembahkan lagu ini untuk Ibu. Semoga Ibu suka."

Lin Xia Mei akhirnya luluh, ia tidak lagi melihat ke luar namun melihat ke arah Wei Ji Xiang, meski dengan tatapan datar namun Wei Ji Xiang tetap senang karena Lin Xia Mei bersedia melihat ke arahnya.

Bao memangku wajah.

"Inang, Bao rasa bentengmu mulai retak."

"Untuk saat ini saja, Bao. Aku benar-benar terharu dan teringat pada Ayah Ibuku." ucap Lin Xia Mei dalam hati.

1
SENJA
aaaah bawang 😌
SENJA
aaah pelit lu , itu udah sampe jadi public enemy poin ga nyampe 1000😌😤
SENJA
waaah panen poin lagi 🤣
SENJA
wakaka ga bisa mantau🤣
SENJA
wakaka sadis jawabannya🤣
SENJA
bapak lu ke rumah sakit
SENJA
susah juga ya, agak psikopat nih cowo😳😤
SENJA
bucin banget dia 😤
SENJA
heh! lu jangan bikin gw bete lu pelit 🤮🤮
SENJA
baik banget 🤭
SENJA
addduh 😑
SENJA
addduh jangan luluh 🤣 jahatin anak itu sarana nurunin rasa suka 🤣
SENJA
yaaaah lumayan lah
SENJA
yayaya. .sabar sama bodoh itu betissss banget🥺
SENJA
jadi tontonan kaya gitu cuma 20 poin ciiih
SENJA
provokator tapi pelit lu 😤
SENJA
lama2 kok kesel ama bao kok pelit banget poin ihhh gila kali
SENJA
yaelaaah cuma 1 persen 😤
SENJA
lu pasti bakal diomelin terus deh 😅
SENJA
pasti ngeselin deh 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!