NovelToon NovelToon
Ketika Cinta Berbohong

Ketika Cinta Berbohong

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Wanita perkasa / Konflik etika / Kehidupan di Kantor / Penyesalan Suami
Popularitas:275
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Keluarga Arini dan Rizky tampak sempurna di mata orang lain – rumah yang nyaman, anak yang cerdas, dan karir yang sukses. Namun di balik itu semua, tekanan kerja dan harapan keluarga membuat Rizky terjerumus dalam hubungan selingkuh dengan Lina, seorang arsitek muda di perusahaannya. Ketika kebenaran terungkap, dunia Arini runtuh berkeping-keping. Novel ini mengikuti perjalanan panjang mereka melalui rasa sakit, penyesalan, dan usaha bersama untuk memulihkan kepercayaan yang hancur, serta menemukan makna cinta yang sesungguhnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PENGAKUAN TENTANG SELINGKUH

Dua minggu setelah masalah proyek "Kemang Asri" mulai menunjukkan perkembangan positif, Pak Hadi mengundang seluruh keluarga besar untuk berkumpul di rumahnya pada hari Minggu pagi.

Dia mengatakan ada hal penting yang perlu dibahas bersama, sesuatu yang sudah tertunda terlalu lama.

Arini dan Rizky datang bersama dengan Tara, yang sudah sangat senang karena bisa bertemu dengan sepupu-sepupunya.

Namun suasana di rumah Pak Hadi terasa lebih serius dari biasanya. Semua anggota keluarga sudah berkumpul di ruang tamu besar, dengan wajah yang menunjukkan bahwa mereka tahu akan ada pembicaraan penting yang akan terjadi.

Setelah semua orang duduk dan Bu Sri menyajikan teh serta kue, Pak Hadi berdiri dan menghadapi semua orang dengan tatapan yang tegas namun penuh kasih sayang.

"Saya mengundang kalian semua hari ini karena ada sesuatu yang perlu saya ungkapkan," ujarnya dengan suara yang jelas dan kuat.

"Sebelum kita membahas perkembangan terbaru proyek 'Kemang Asri', ada hal lain yang harus kita bahas dengan terbuka – masalah yang telah mengganggu keluarga kita selama beberapa bulan terakhir."

Semua orang terdiam mendengar kata-katanya. Rizky merasa hati berdebar kencang, dia tahu bahwa ayahnya akan membahas tentang apa yang dia lakukan dengan Lina.

Arini mengambil tangannya dengan lembut sebagai bentuk dukungan.

"Kita semua tahu bahwa Rizky telah melakukan kesalahan besar dengan memiliki hubungan yang tidak pantas dengan salah satu karyawan perusahaan, Lina," lanjut Pak Hadi.

"Saya sudah tahu tentang hal ini sejak awal, namun saya memilih untuk tidak mengatakan apa-apa karena saya ingin memberikan kesempatan pada Rizky untuk mengakuinya sendiri dan memperbaiki kesalahannya."

Rizky berdiri dengan wajah yang penuh dengan rasa bersalah. "Papa, saya sangat menyesal atas semua yang telah saya lakukan. Saya telah menyakiti Arini, Tara, dan seluruh keluarga. Saya tidak punya alasan yang bisa membenarkan tindakan saya yang salah."

Dia mulai mengakuinya dengan terbuka di depan semua anggota keluarga – bagaimana dia merasa tertekan dengan pekerjaan dan tekanan untuk memenuhi harapan keluarga, bagaimana dia bertemu dengan Lina dan merasa bahwa dia adalah satu-satunya orang yang memahami perasaannya, dan bagaimana dia menyadari bahwa apa yang dia lakukan adalah salah namun tidak bisa berhenti sendiri.

"Saya telah menyakiti orang yang paling saya cintai di dunia ini," ujar Rizky dengan mata yang berkaca-kaca.

"Arini telah menjadi istri yang luar biasa, selalu mendukung saya dalam segala hal, tapi saya telah mengkhianatinya dengan cara yang paling menyakitkan. Tara adalah anak yang paling baik, dan saya telah membuatnya merasa tidak aman dengan perpisahan sementara kita."

Arini juga berdiri dan menghadapi keluarga besar dengan wajah yang tenang namun penuh dengan emosi.

"Saya juga ingin mengatakan sesuatu," ujarnya dengan suara yang stabil.

"Saya telah mengalami rasa sakit hati yang luar biasa karena apa yang dilakukan Rizky. Ada kalanya saya merasa ingin menyerah dan memutuskan semua hubungan, tapi saya menyadari bahwa keluarga kita layak untuk diperjuangkan."

Dia menceritakan bagaimana dia merasa ketika pertama kali mengetahui tentang hubungan Rizky dengan Lina, bagaimana dia berjuang untuk melindungi Tara dari dampak buruknya, dan bagaimana dia akhirnya memutuskan untuk memberi kesempatan pada Rizky untuk memperbaiki diri.

"Kesalahan yang dilakukan Rizky tidak bisa dihapus begitu saja, dan kepercayaan yang rusak tidak bisa pulih dalam semalam," lanjut Arini.

"Namun saya melihat bahwa dia benar-benar berusaha untuk berubah – dia pergi ke konseling, dia lebih banyak menghabiskan waktu dengan keluarga, dan dia telah menunjukkan bahwa dia bersedia melakukan apa saja untuk memperbaiki kesalahannya."

Setelah mereka berdua berbicara, Rina berdiri dan memberikan dukungan penuh kepada mereka berdua.

"Kita semua membuat kesalahan dalam hidup, tapi yang terpenting adalah bagaimana kita menghadapinya dan memperbaikinya," ujarnya.

"Rizky telah menunjukkan bahwa dia sungguh-sungguh menyesal dan ingin berubah, dan Arini telah menunjukkan kebaikan hati yang luar biasa dengan mau memberi kesempatan."

Anggota keluarga lain juga mulai memberikan komentar dan dukungan.

Sepupu Rizky yang bernama Budi mengatakan bahwa dia pernah mengalami masalah serupa dalam rumah tangganya dan tahu betul betapa sulitnya untuk memperbaiki hubungan setelah ada pengkhianatan.

"Yang paling penting adalah kalian berdua mau bekerja sama untuk membangun kembali keluarga yang bahagia," ujar Budi dengan suara yang hangat.

"Kita semua akan selalu ada untuk membantu kalian dalam suka maupun duka."

Setelah semua orang memberikan pendapat dan dukungan, Pak Hadi kembali berdiri untuk menutup pembicaraan.

"Saya sangat bangga dengan cara kalian berdua menghadapi masalah ini," ujarnya dengan suara yang penuh dengan rasa bangga.

"Kesalahan masa lalu tidak boleh menjadi batu sandungan yang menghalangi kita untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Kita sebagai keluarga akan selalu saling mendukung dan membantu satu sama lain."

Dia kemudian mengumumkan perkembangan terbaru proyek "Kemang Asri" – bahwa sebagian besar pembeli sudah menyetujui solusi yang ditawarkan perusahaan, dan beberapa investor baru telah menunjukkan minat untuk membantu menyediakan dana yang dibutuhkan untuk perbaikan dan pengembangan lebih lanjut.

"Kita bisa melewati masalah itu karena kita bekerja sama sebagai keluarga," ujar Pak Hadi.

"Dan saya yakin bahwa dengan kerja sama yang sama, kita bisa menghadapi segala tantangan yang akan datang di masa depan."

Setelah rapat keluarga selesai, anggota keluarga lain mulai pergi satu per satu. Rizky dan Arini tinggal sedikit lebih lama untuk berbincang dengan Pak Hadi dan Bu Sri.

"Kita sangat beruntung memiliki Arini di dalam keluarga kita, anakku," ujar Bu Sri sambil merangkul Arini dengan erat.

"Kebaikan hati dan kesetiaanmu adalah contoh bagi kita semua."

"Terima kasih Bu," jawab Arini dengan senyum hangat. "Saya hanya melakukan apa yang terbaik untuk keluarga kita."

Pak Hadi mengambil tangan Rizky dan melihatnya dengan tatapan yang penuh dengan harapan.

"Jangan pernah lagi melakukan kesalahan yang sama, anakku. Kamu telah diberi kesempatan kedua, dan tidak semua orang mendapatkan kesempatan seperti itu."

"Saya tidak akan pernah melupakan kata-kata Anda, Papa," ujar Rizky dengan serius. "Saya akan bekerja keras setiap hari untuk menunjukkan bahwa saya layak mendapatkan kesempatan ini."

Saat mereka pulang dengan membawa Tara yang sudah tertidur di dalam mobil, Rizky mengambil tangan Arini dan menciumnya dengan lembut.

"Terima kasih banyak untuk segalanya, sayang. Tanpa dukunganmu dan keluarga kita, saya tidak akan bisa sampai di titik ini."

"Kita adalah satu tim, Rizky," jawab Arini dengan senyum. "Kita akan selalu saling mendukung satu sama lain, tidak peduli apa yang terjadi."

Di jalan pulang, mereka melihat matahari mulai terbenam dengan warna jingga dan merah yang indah.

Arini merasa bahwa pemandangan itu adalah simbol dari kehidupan mereka – setelah masa-masa gelap yang penuh dengan kesalahan dan rasa sakit, akhirnya ada cahaya baru yang muncul dan memberikan harapan untuk masa depan yang lebih baik.

Rizky mengemudi dengan hati yang lebih ringan dari biasanya. Dia telah mengakuinya di depan seluruh keluarga, dan meskipun rasa bersalah masih ada dalam dirinya, dia merasa lega karena tidak perlu lagi menyembunyikan apa-apa.

Dia tahu bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk memperbaiki hubungan dengan Arini dan membangun kembali kepercayaan yang rusak, tapi dia siap untuk menghadapinya dengan penuh semangat dan komitmen.

Arini melihat ke arah suaminya dengan mata yang penuh dengan cinta dan harapan.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!