NovelToon NovelToon
Puncak Kultivasi Tertinggi

Puncak Kultivasi Tertinggi

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Romansa Fantasi / Spiritual / Action / Dikelilingi wanita cantik / Balas Dendam
Popularitas:12k
Nilai: 5
Nama Author: APRILAH

Di dunia yang mengandalkan kekuatan sebagai hal utama, Yan Jian— seorang Tuan Muda yang terlahir tanpa memiliki Roh Bela Diri. Namun, di saat ia benar-benar berada pada titik terendah, ia mendapatkan kepercayaan dari Permaisuri Es, sehingga Permaisuri Es pun mengorbankan dirinya untuk menjadi Roh Bela Diri Yan Jian.

Setelah mendapatkan Roh Bela Diri Permaisuri Es dan Salju, Yan Jian pun bertekad untuk membalaskan dendamnya terhadap kedua pamannya yang telah membunuh orang tuanya. Namun, perjalanannya di dunia kultivasi tidaklah mudah. Berulang kali terjatuh dan hampir mati.

Bagaimana kisah Yan Jian untuk bertahan di kerasnya kehidupan ini? Yuk, ikuti keseruan petualangan nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon APRILAH, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 17

3 tahun kemudian.

Selama tiga tahun, Yan Jian berlatih di bawah bimbingan Xiao Lang. Dia tidak pernah santai sedikitpun. Setiap hari, Yan Jian selalu berlatih dengan keras, dan bersungguh-sungguh.

Dia terus menjalani pelatihan tubuh fisik, dan berkultivasi dengan tekun. Hingga kini, anak laki-laki kecil yang kurus itu telah tumbuh menjadi pemuda yang gagah dan tampan. Tubuh yang ditempa oleh batu-batu yang berat, air terjun yang deras, kini telah menumbuhkan otot-otot kekar yang kuat. Jika bertanya tentang bagaimana dia berlatih, maka jika anak-anak lainnya berlatih selama delapan jam selama satu hari, maka Yan Jian terbilang berlatih selama dua puluh jam dalam satu hari.

Saat itu, di depan Kediaman Pemimpin Lembah Hitam, Yan Jian duduk di kursi kayu, di depannya meja kayu sederhana dan ada beberapa cemilan yang tersedia di atas meja.

Penampilan Yan Jian di usianya yang kini telah berusia 16 tahun lebih, dia tetap memilih untuk tampil sederhana. Jubah hitam, pedang panjang, berambut hitam panjang yang terikat oleh pita-pita merah di belakangnya. Di tangan kanannya, ia melilitkan kain putih hingga ke telapak tangannya.

"Jian, aku sudah siap!"

Dari balik pintu utama kediaman, seorang gadis yang terlihat sangat cantik dan menawan, Dia adalah Xiao Yu— 18 tahun, memiliki kecantikan yang sempurna, dia tumbuh cantik dan tak kalah dari sosok Yun Xi sebagai penyandang gelar wanita tercantik di Provinsi Chang Yuan. Xiao Yu memiliki dahi putih berkilauan, dan wajahnya berbentuk oval. Alis hitamnya melengkung, dan matanya yang besar bersinar seperti kristal. Ia memancarkan aura spiritualitas.

Kulitnya seputih salju, dan meskipun ia masih berusia delapan belas tahun, bentuk tubuhnya sangat bagus. Tidak kalah dengan gadis-gadis berusia dua puluh atau dua puluh satu tahun. Ia lebih tinggi dari para pelayan wanita yang berjalan di sisinya, sekitar satu kepala, dan saat ia berjalan santai, pinggangnya yang kecil dan lembut bergoyang ke depan dan ke belakang. Seolah-olah ia adalah seekor ular, dan lekuk tubuhnya sangat anggun.

Sosoknya sangat menawan. Rambut merahnya panjang berantakan diterpa angin, dan ada pita-pita keemasan yang mengikat beberapa helai rambutnya di samping telinga. Kedua kakinya ramping dan lurus, dan saat ia berjalan seperti itu, lekuk tubuhnya bergerak naik turun. Itu anggun dan menyentuh, bahkan membuat gadis-gadis berusia delapan belas dan sembilan belas tahun merasa minder, dengan pakaian merahnya yang ketat, dan rok pendek berwarna merah terlipat seperti bunga mawar.

"Kak, kamu cantik sekali!" puji Yan Jian, terpukau di saat melihat penampilan Xiao Yu.

Lalu, sosok Xiao Lang bersama Yan Rui pun keluar dari dalam rumah. Xiao Lang memasang wajah yang tenang, tetapi kecemasan sedikit tergambar di wajahnya.

"Jian, apa kamu yakin akan hal ini?" tanya Xiao Lang.

"Sebaiknya kamu pikirkan kembali, Jian." ucap Yan Rui.

Yan Jian pun bangkit berdiri dan segera membungkuk memberi salam hormat kepada paman dan juga bibinya itu. Segaris senyuman yang tergantung di bibirnya, hingga Yan Jian pun berbicara, "Aku yakin, paman, bibi. Aku telah menunggu hari ini selama tiga tahun, dan aku tidak akan gagal." kata Yan Jian dengan penuh tekad dan keberanian.

"Hm! Ayah, ibu! kalian tidak perlu khawatir, aku pasti akan melindungi adik nakalku ini, walaupun aku harus mengorbankan nyawaku sendiri!" sembari berbicara seperti itu, Xiao Yu menempatkan sebelah tangannya di pundak Yan Jian, seolah-olah ia tengah bersandar pada Yan Jian, dan pundak Yan Jian sebagai sandaran nya.

"Kamu ini, Yu'er! Tapi, perjalanan kalian ini sangatlah berbahaya! Mungkin bajingan Su Baiyi dengan Fey Yun, akan kembali campur tangan jika kalian menyerang Kediaman Keluarga Yan. Apa kalian yakin?" peringatan Xiao Lang.

Yan Jian terdiam sejenak sebelum berbicara, ia mengepalkan kedua tinjunya dengan penuh rasa kesal di dada.

"Aku rasa ... mereka tidak akan ikut campur jika harga yang dikeluarkan Yan Hong tidak dapat memuaskan mereka." ujar Yan Jian.

Yan Rui pun mengangguk ringan. Kemudian ia mengeluarkan dua batu giok berwarna hijau jamrud, lalu memberikannya kepada Yan Jian dan juga Xiao Yu.

Batu Giok itu, semacam benda untuk menemukan lokasi dimanapun keberadaannya. Bahkan, dengan kemampuan tertentu, seseorang dapat berteleportasi ke tempat yang telah ditentukan, sesuai batu giok itu di pecahkan.

"Bawalah batu giok itu. Dan jika kalian mendapatkan masalah yang tidak bisa kalian selesaikan sendiri, maka pecahkan batu itu. Dan saat itulah kami akan datang." ujar Yan Rui.

"Terimakasih, Bibi." ucap Yan Jian sembari membungkukkan tubuhnya.

Yan Jian, yang kini telah berada pada tingkatan ranah ke tiga 'Manifestasi Roh', dia bertekad untuk kembali ke Kota Api, demi membalaskan dendam kematian orang tuanya terhadap Yan Hong dan juga Yan Chen.

Hari itu, adalah hari di mana Yan Jian akan segera berangkat, di temani Xiao Yu yang juga akan pergi bersamanya. Sebelum berangkat, Yan Jian bersama keluarga Xiao Lang, menikmati makan bersama di depan kediaman, halaman yang cukup luas dan sederhana.

Hingga setelah beberapa jam, matahari pun telah sejajar di atas kepala. Yan Jian mengangkat tas kainnya, mengambil pedang panjang yang disimpan di atas meja kayu.

Di depan kediaman, Xiao Lang bersama Yan Rui, mengantar kepergian Yan Jian dan juga Xiao Yu.

"Yu'er, Jian! Berhati-hatilah." ucap Yan Rui, dia merasa khawatir dan tidak rela untuk membiarkan kedua anak muda itu pergi, tetapi ia juga tak dapat menahannya.

Dengan senyuman yang penuh dengan keyakinan dan tekad yang besar, Yan Jian bersama Xiao Yu pun pergi meninggalkan Desa Lembah Hitam. Masing-masing menunggangi kuda yang kuat dan mampu berlari kencang.

Bahkan di depan pintu keluar lembah, Xiao Bai melolong panjang, mengisyaratkan bahwa lembah hitam adalah rumah bagi mereka.

1
Suci Nurhanifah
Akhirnya sang MC menunjukan. kekuatannya 👍
APRILAH: /Determined//Hammer//Hammer/
total 1 replies
Zhao Xiang'er
Walah🤭 rupanya Yan Jian memiliki kekuatan tersembunyi 💪💪💪
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor semangat Thor 💪💪🔥🔥🔥🌹🌹🌹🌹
APRILAH: Siyap kak
total 1 replies
Nanik S
Mcnya tengil juga... lebih bagus cerita ini jika Mcnya tdk gampang tergoda caewk
APRILAH: wkwkwk, kalo di cerita ini mah beda sama Xiao Chen, kalo Xiao Chen dia friendly, kalo Yan Jian dibikin tengil
total 1 replies
Suci Nurhanifah
Lanjut
APRILAH: siyappp
total 1 replies
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Cerita dimulai dari derita 🐉🌀
APRILAH: /Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
Nanang Supriyatna
update lagi Thor, jgn di potong begitu Tho ceritanya..🔥🔥🔥
APRILAH: siyapp kak Nanang 🙏
total 1 replies
desember
Mantap Jiwa ❤️❤️
Seru dan sangat mudah dimengerti alurnya Thor. Tapi agak lambat buat naikin kekuatannya Yan Jian. Semangat thor
APRILAH: Hehehe, terimakasih bintang lima nya kak
total 1 replies
desember
Seru Thor 💪💪 satu vote meluncur 🙏🙏
APRILAH: semoga bisa terus menghibur ya kak
total 1 replies
desember
lanjut
desember
mantap juga nyalinya Yan Jian /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
APRILAH: /Grin//Grin//Grin//Grin/
total 1 replies
desember
Ayo bangkit Yan Jian 💪💪💪
desember
Muncul lagi dua hama 👊
desember
kasih paham Lang
desember
Puihhhhh!!! busuknya itu pak tua Yan Hong 👊👊 pengen banget kupatahkan lidahnya /Panic//Panic//Panic/
APRILAH: /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
total 1 replies
desember
Bagus
APRILAH: terimakasih kak
total 1 replies
desember
Seorang bocah kecil harus menanggung pahitnya kenyataan. Kasian banget Yan Jian.
Nanik S
Lanjut
APRILAH: siyap kak nanik
total 1 replies
Nanik S
Yan Jian.... tolak saja Cewek keluarga Liu yang Arogan
APRILAH: mwehehehe
total 1 replies
Wang Yuxiu
lanjutkan ketua
APRILAH: siyapp
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!