NovelToon NovelToon
Kehidupan Kedua

Kehidupan Kedua

Status: tamat
Genre:Trauma masa lalu / Kelahiran kembali menjadi kuat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Konflik etika / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 5
Nama Author: aisy hilyah

Jiwanya tidak terima di saat semua orang yang dia sayangi dan dia percaya secara bersama-sama mengkhianatinya. Di malam pertama salju turun, Helena harus mati di tangan anak asuhnya sendiri.

Julian, pemuda tampan yang berpendidikan dibesarkan Helena dengan penuh cinta dan kasih sayang. Tega menghunuskan belati ke jantungnya.

Namun, Tuhan mendengar jeritan hatinya, ia diberi kesempatan untuk hidup dan memperbaiki kesalahannya.

Bagaimana kisah perjalanan Helena?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon aisy hilyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketahuan

"Kau harus pergi sekarang juga, sebelum matahari muncul. Jika tidak, Helena pasti akan tahu," ucap Ferdinan masih bergelung di dalam selimut bersama Lusiana, mereka tak mengenakan sehelai benang pun.

Malam hampir tiba di penghujungnya, ia tak ingin siapapun memergoki Lusiana yang keluar dari ruang kerjanya.

"Aku tidak mau, aku masih mau di sini bersamamu. Memang kenapa jika Helena tahu? Dia tidak akan melakukan apapun kepadamu, bukan? Kau suaminya," sahut Lusiana tanpa tahu malu.

Ferdinan mendengus, disusul decakan lidahnya yang terdengar kesal di saat Lusiana mengeratkan pelukan. Ia menahan geram, mencoba untuk tidak marah atas kebodohan wanita itu.

"Walaupun aku suaminya, aku sudah berjanji kepadanya tidak akan melanggar aturan di rumah ini. Sudahlah, untuk saat ini sebaiknya kau tidak melawan Helena sampai kondisi wanita itu kembali seperti dulu. Setelah itu, kau bisa berbuat semaumu di rumah ini," rayu Ferdinan sembari menggamit hidung Lusiana.

Wanita itu tersipu, tersenyum penuh semangat. Ia membayangkan saat dirinya menjadi nyonya di rumah itu. Bebas melakukan apa saja, menghukum siapa saja.

"Janji jangan terlalu lama. Aku tidak bisa menahan diri," katanya sedikit beranjak dari tubuh Ferdinan.

Tatapan mereka beradu, sangat lama. Ferdinan mendekat, memagut bibir Lusiana dengan rakus.

"Sebaiknya kau pergi sekarang. Ingat, berhati-hatilah!" ucap Ferdinan setelah melepas ciuman.

Lusiana beranjak, memunguti pakaiannya satu per satu. Ia kenakan dengan terburu-buru dan pergi secara perlahan. Langit masih gelap, tapi kokok ayam sudah terdengar saling bersahutan. Ayam jantan milik Pak Darma yang ditempatkan di belakang kebun.

"Sepertinya masih sepi, belum ada orang bangun. Baguslah!" gumamnya pelan di saat lampu rumah belum ada satu pun yang menyala. Tanda penghuni rumah masih terlelap di alam buaian.

Buru-buru kakinya melangkah, menuruni anak tangga dan menuju dapur untuk pergi ke rumah belakang. Namun, tepat di saat kakinya menyentuh lantai pertama, lampu rumah menyala.

Helena duduk di sofa, memegang cangkir teh dengan elegan. Di sampingnya berdiri tiga orang pelayan termasuk Lina dan pelayan yang memergokinya semalam. Lusiana menoleh, membelalak sempurna kedua matanya. Napasnya tercekat di tenggorokan, apalagi saat melihat tatapan tajam dari ketiga pelayan itu.

"Nona Lusiana!" Helena meletakkan cangkir teh di atas meja, gerakan tangannya yang gemulai nan anggun membuat siapa saja terpesona. Dia wanita berkelas.

Ia menoleh, menatap Lusiana sambil tersenyum. Pembawaannya yang tenang justru membuat hati Lusiana ketar-ketir.

Sialan! Apa mereka yang sudah mengadukan aku kepada Helena? Awas kalian!

Helena beranjak, melangkah pelan mendekati wanita itu. Matanya yang coklat memindai tubuh Lusiana dari atas hingga bawah. Ia mencibirkan bibir melihat lingerie yang dikenakan wanita simpanan suaminya itu.

"Bukankah seharusnya Nona Lusiana berada di rumah belakang? Mengapa bisa ada di rumah utama? Kau melanggar aturan?" selidik Helena dengan nada pelan, tapi tegas.

Lusiana gugup, tertunduk gelisah. Ia berpikir keras mencari alasan, dan Helena masih menunggunya.

"Apakah Bu Lina tidak memberitahu aturan di rumah belakang?" tanya Helena lagi semakin membuat Lusiana cemas.

Ia menggigit bibir, meremas jari jemari menekan rasa gugup yang melanda hati.

"Maafkan saya, Nyonya. Saya sudah mengatakan semua aturan di rumah belakang kepadanya, tapi tuan yang memanggilnya untuk bekerja. Semalam tuan bahkan datang ke rumah belakang menjemput langsung Nona Lusiana," jawab Lina apa adanya.

Lusiana mendongak dengan mata terbelalak. Tak mengira kepala pelayan itu menjelaskan kejadian semalam. Matanya berputar menatap Helena yang tersenyum tajam.

"Panggil tuan ke sini!" titahnya tanpa mengalihkan pandangan dari wajah Lusiana yang pucat pasi.

Tidak! Apa yang akan dia lakukan?

1
Erna Masliana
heh Lusiana itu ibumu manja manja lah sama dia ngapain iri
Erna Masliana
Julian cepet gede y tadinya kan Keano yang lebih gede
Erna Masliana
karena kamu tidak stan by dg hp mu
Erna Masliana
lagian lagi darurat hp di tinggal tinggal.. Helen jadi riweuh kasian baru aja sembuh
Erna Masliana
begitulah kalo cinta sudah membutakan mata menulikan pendengaran membekukan otak.. seperti kehidupan pertama Helen
Erna Masliana
sudah mengalami rencana pembunuhan tapi tidak dikasih pengawal atau pelayan minimal menemani...mengentengkan nyawa y
Erna Masliana
lewat pengacara kan bisa.. sudah 2 orang yang punya firasat malah abai
Erna Masliana
malu gak tuh sksd
Erna Masliana
buat anak dan cucu sendiri pelit cih
Erna Masliana
minta sono ke nenekmu.. nenekmu banyak uang tapi pelit
Erna Masliana
amankan semua asetmu.. gerak cepat
Erna Masliana
justru harus dipecat pelayan kayak gini dikasih tugas jaga gak becus.. lari minta bantuan yang lain kan bisa
Erna Masliana
oh pria ber jas di taman ayahmu..kau kabur.. kukira kau kabur karena ada ibu tiri jahat
Erna Masliana
katanya tidak tercatat di catatan sipil.. berarti gak bisa di tuntut dong
Erna Masliana
mungkin Keano sebenarnya pewaris..dia kabur dari pengawal.. dirumahnya dia tidak aman karena ibu tiri jahat 🤔
Erna Masliana
saking baiknya sampe oon y Helena dulu... jadi cuma hidup bersama doang
Erna Masliana
periksa perusahaan dan semua asetmu jangan kecolongan
Erna Masliana
dikandang kuda
Erna Masliana
bagus.. satukan dg pelayan
Lily Miu
sepertinya keano adalah anak laki2 itu
Aisy Hilyah: bisa jadi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!