NovelToon NovelToon
PERFECT HONEYMOON

PERFECT HONEYMOON

Status: tamat
Genre:CEO / Pengantin Pengganti / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Penyesalan Suami / Gadis Amnesia / Tamat
Popularitas:7.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

FOLLOW IG @thalindalena

Dia hanya sebagai istri pengganti, tapi dia berharap merasakan bulan madu impian seperti pasangan suami istri pada umumnya. Tapi, bagaimana jika ekspetasi tidak sesuai dengan realita. Justru ia merasakan neraka pernikahan yang diciptakan oleh suaminya sendiri, hingga membuatnya depresi dan hilang ingatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

BUGH!!!

BUGH!!

Lio menghantam wajah pria itu dengan kepalan tangannya. Dia memukul wajah pria itu beberapa kali hingga tumbang dan terjatuh ke lantai.

Sierra menjerit ketakutan lalu membantu pria yang sudah menjadi suaminya itu bangkit dari lantai.

Tidak sampai di situ saja. Lio sedikit membungkuk, menarik keras rambut panjang Sierra yang terurai, lalu mencengkram kuat rahang wanita itu.

Sierra meringis kesakitan ketika rambut dan rahangnya di cengkram kuat oleh Lio.

"Aku bersumpah akan menghancurkanmu!!" desis Lio, menatap penuh amarah pada Sierra. "Jangan bermain-main denganku Sierra!" Lio menghempaskan rahang wanita itu dengan kuat.

Lio menatap wajah Sierra sejenak. Wajah cantik itu dulunya selalu menghiasi mimpi indahnya, dan juga tidak pernah bosan memandangnya, tapi sekarang dia sangat muak pada wajah itu yang sekarang menjadi mimpi buruknya.

Tidak menyangka jika wanita yang sangat di cintainya, ternyata memberikan luka yang begitu besar di dalam hatinya.

Bohong kalau dia tidak sakit hati. Ya, dadanya kini terasa sesak, seperti di timpa batu besar, membuatnya kesulitan untuk bernafas.

Sierra bergetar ketakutan saat melihat kemarahan Lio yang sangat mengerikan.

"Ingat! Karir dan kesuksesan yang kau dapatkan berkat bantuanku!" Lio menatap tajam Sierra. Giginya menggertak dan kedua tangannya terkepal kuat. Kemudian pergi dari sana, membawa seribu luka dan kecewa yang bersarang di dalam hatinya.

Sierra terdiam, menatap kepergian Lio. Dia sama sekali tidak takut pada ancaman Lio.

London, di kediaman Achelio.

"Kau masih belum memandikan Spike?!" Kepala pelayan memarahi Lara sambil memberikan tatapan tajam.

"Bu, tanganku di cakar, Spike. Aku takut, mohon pengertiannya." Lara memberikan penjelasan, seraya menunjukkan pergelangan tangannya yang di balut dengan kain kasa/

"Itu sudah menjadi resikomu! Cepat mandikan Spike sekarang juga! Paham!" Kepala pelayan seolah tidak memperdulikan keluhan dan rasa sakit yang di derita Lara.

Lara merasa was-was ketika melihat Spike duduk di dalam kandang dengan pandangan yang begitu tajam. Dengan langkah ketakutan, Lara mendekati Spike.

"Spike, kau dengar tadi kalau kepala pelayan memarahiku karena kau tidak mau menurut padaku. Sekarang apakah kau tidak kasihan melihatku yang malang ini?" Lara berkata dengan lembut kepada Spike.

"Aku mohon kerja samanya," lanjut Lara sangat memohon pada anjing galak itu.

Spike berdiri, menatap Lara dengan lekat, bola mata hitamnya terlihat berkilau indah. Kemudian beralih menatap pergelangan tangan Lara. Anjing galak itu seolah merasa bersalah pada Lara.

GUK!!!

Spike menggonggong sambil menundukkan setengah badannya, lalu menatap Lara, lalu berdiri sambil berjalan memutar beberapa kali, dan menggerakkan ekornya beberapa kali, meminta dikeluarkan dari kandang.

Lara awalnya tidak mengerti, tapi setelah beberapa saat dia tersenyum pada Spike.

"Apa kau ingin kerja sama denganku?"

GUK!!

GUK!

"Baiklah, aku akan mengerluarkanmu dari kandang, tapi berjanji dulu kalau kau tidak akan melukaiku." Lara berkata lembut, namun menatap serius pada Spike.

Spike kembali menggonggong sambil menggoyangkan ekor dan menjulurkan lidah. Dia sepertinya sudah mulai merasakan kehangatan dan ketulusan yang diberikan oleh Lara.

Lara membuka kandang anjing itu. Spike dengan riang gembira langsung keluar dan berlari ke sana kemarin, kemudian menghampiri Lara. Mengendus kaki wanita itu berulang kali.

Lara terkekeh sambil mengusap punggung anjing galak itu beberapa kali dengan penuh kelembutan.

"Mulai sekarang kita berteman. Bagaimana menurutmu, Spike? Apa kau suka berteman denganku?" tanya Lara masih mengelus punggung anjing itu.

GUK!

Spike kembali menggonggong beberapa kali, lalu bergerak memutar sambil menggoyangkan ekornya, bertanda kalau dia sangat senang.

"Baiklah, sekarang kau harus mandi, sebelum Tuanmu yang sangat menyebalkan itu kembali ke rumah ini."

1
Syalari sholeh
ya iyalah wong Lio bilng jmput Kim "nanti sore" nah ini mash jam 10 pagi
Syalari sholeh
sudah kek gini baru dtang,terlambat dah
Syalari sholeh
Lio tdk sanggup mengusir Leo? seolah² ksh ksempatan utk Leo ngejar Lara
Syalari sholeh
iya sierra,dia meg bodoh amat dah
Syalari sholeh
ada buktinya Nyonya Arra kalau LAra yg salah?
Syalari sholeh
lio gk mikir masa pelayan ngancam bosnya?
aneh
Siti Aminah
gk nyangka tuan Lio jiwa matrealistis jg yah
Siti Aminah
apa skt kepala sampai ke ubun2 tuh tyler selalu nahan hasrat 🤣
Siti Aminah
apa jgn2 anak kcl itu keponakan nya yah...
Siti Aminah
kim kau cerdas ...jgn cpt ambil tindakan selidiki dl masa lalu tyler
Siti Aminah
tuh kan...bnr dugaan ku...
Siti Aminah
kaya nya bakalannada sesuatu yg mengejutkan menyangkut masa lalu tyler...jgn2 pernikahan nya terhambat ...
Siti Aminah
tadi nya mau duet jd bersolo karir deh...
Siti Aminah
ada yg menjulang tp bukan menara 🤣🤣
Siti Aminah
hahaha...aku ngakak baca komen aothor nya dan bbrp readher👍
Siti Aminah
nah loh.....
Siti Aminah
tuh kan ...kaya nya tyler sebetulnya sllu mantau kim....
Siti Aminah
jangan2 tyler diam2 selalu mantau kim yah...krn kita tau tyler kan sdh jth cinta ke kim
Siti Aminah
apakah kim akan berubah sifatnya gara2 di tinggal tyler ..jd pendiam ....
Siti Aminah
tyler sedang menghukum kim 😄...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!