NovelToon NovelToon
Villainess Want To Survive

Villainess Want To Survive

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Slice of Life / Action / Epik Petualangan / Fantasi / Fantasi Wanita
Popularitas:822
Nilai: 5
Nama Author: DancingCorn

Ketika aku membuka mata, aku tiba di tempat yang tidak ku kenal.

Cukup yakin, ini novel yang pernah aku baca.

[Freedom The Continent]

[Freedom The Continent] adalah novel yang berpusat pada petualangan beberapa karakter dalam perjalanan mereka membebaskan benua dari kegelapan.

Ada dua tokoh sentral dalam cerita ini. Seorang mage wanita yang diangkut dari dunia lain dan seorang pendekar pedang yang terlahir kembali.

Tapi cukup, abaikan tentang mereka.

Karena aku tidak datang ke dunia ini menjadi salah satu dari mereka!

Aku menjadi bagian dari novel itu sebagai seorang penjahat kejam, mantan tunangan pangeran yang telah diasingkan!

Bahkan namaku hanya muncul beberapa baris dalam paragraf novel itu.

Tipikal Novel abad pertengahan, dimana gadis biasa menjadi saint, dinikahkan dengan pangeran dan mantan tunangan sang pangeran—seorang putri Duke yang menjadi penjahat untuk mendorong perkembangan cinta mereka.

Dan aku, adalah penjahat itu.

"... sial, ini mengerikan."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 14 - Dungeon (2)

Krrkkk krrrkkkk

Hutan lebat dan lembah dengan sungai yang saling bersilangan. Gunung tinggi yang menjulang ke lautan awan. Bukit-bukit bebatuan memantulkan cahaya matahari.

Clae duduk di jalan hutan. Tidak jauh darinya, jalan pegunungan yang berkelok-kelok bisa dilihat, seperti ular biru yang menyelimuti gunung menuju puncak bersalju. Ada kerikil di sekitarnya.

Dengan rasa sakit di bawah tubuhnya karena berlutut di tanah. Dia bisa mendengar suara alam yang begitu menenangkan. Hembusan angin membelainya sesekali.

Clae sudah waspada sejak dia ditelan cahaya batu. Dia bisa merasakan berada di lingkungan aneh.

"Hm?"

Clae mengedipkan matanya berulang kali sebelum terbiasa. Dia memiliki wajah tabah saat melihat sekelilingnya.

'Apa aku dipindahkan lagi?'

Clae menghela nafas. Meskipun itu bukan mustahil, jelas dia tidak dipindah dunia lain lagi. Clae dengan tenang mulai memikirkan kejadian sebelumnya.

Dia ingin menemukan kekuatan dari Dungeon yang ada dibawah rumahnya. Awalnya dia berpikir untuk menghancurkan batu yang berfungsi sebagai pintu.

Tapi ternyata ada cara yang lebih mudah untuk membuka pintu Dungeon. Dia hanya perlu menggunakan kunci yang tepat.

Clae kemudian menemukan dan menggunakan kunci tersebut untuk membuka Dungeon.

Seperti yang sudah dia ketahui, ketika dia selesai mendengar 10 gembok terbuka, pintu Dungeon terungkap. Batu yang merupakan pintu itu mengeluarkan cahaya terang.

Kemudian...

Dia ditelan oleh cahaya itu.

Saat dia sadar lagi, dia ada di sini. Tempat penuh pepohonan dan batuan.

Clae menelan ludahnya. Dia merasa dia tahu tempat apa ini. Tapi, dia tidak ingin cepat-cepat menarik kesimpulan.

Beruntung Clae tidak menggunakan gaun hari ini. Dia memilih setelan baju dan celana yang memudahkan dirinya bergerak.

Clae berjalan beberapa saat sebelum akhirnya sampai di sebuah tebing. Melihat panorama sekeliling, Clae tidak merasa lebih takjub, dia malah ingin menangis.

Tempat ini adalah tempat yang sama seperti halaman belakang rumahnya. Tempat yang sama persis seperti lukisan di kamarnya.

"Sial."

Ini bukan Dungeon yang dia tahu. Dungeon ini tidak terdiri dari puluhan lantai atau lorong panjang dengan banyak jalan bercabang.

Tapi tempat ini juga bukan ruang bawah tanah yang lembab dan menjijikan, sebuah labirin penuh jebakan dan teka-teki seperti yang seharusnya.

Tempat ini bagaimanapun melihatnya hanya terdiri dari satu lantai, satu wilayah yang memiliki luas sama dengan sebuah pulau.

"Bagaimana aku menyelesaikan ini."

Clae mencoba menemukan celah dari lingkungan sekitarnya sehingga dia bisa menyelesaikan tempat ini lebih cepat.

Dia harus menemukan setidaknya satu kekuatan untuk pertahanan diri sebelum malam.

Setelah lama berkeliling. Tidak ada apapun yang bisa dia dapatkan. Dia curiga lingkungan ini hanya ilusi.

Tapi, tanah, tanaman dan banyak benda di tempat ini nyata.

Dia juga mendengar monster sebelumnya.

Pikirkan lagi, Tujuannya menemukan sebuah kekuatan untuk melindungi dirinya sendiri.

Namun, kemana dia harus menemukannya di lokasi seperti ini.

Apa dia harus mulai menggali tanah?

Saat Clae sedang sibuk dengan pikirannya. Sebuah bola hitam tiba-tiba turun dari langit. Bola bulu hitam itu terbang naik turun sebelum akhirnya mengempis. Bola bulu itu berubah bentuk.

"Selamat datang! Kamu akhirnya muncul juga, meow. Aku sudah sangat lamaaaaaaa menunggumu, meow."

Clae mengangkat kepalanya perlahan.

"Terimakasih telah masuk ke tempat ini. Sebelum tempat ini menjadi milikmu, meow, kamu harus layak. Bagaimana menilainya? Meow hehehe"

Ekspresinya Clae berubah aneh sesaat. Dia melihat makhluk mengambang itu dengan rumit.

Melayang di udara, seekor kucing hitam yang mengenakan jubah merah dengan dasi kupu-kupu biru dan berbicara seperti manusia tiba-tiba melayang di depannya.

"... Kenapa kamu diam saja meow. Padahal Baibai sudah susah payah menyambut mu."

'Ah, jadi namanya Baibai.'

Clae melihat kaki depan kucing itu ada di dagunya. Mirip seperti manusia, namun lebih lucu.

Disisi lain, Baibai melihat Clae dengan pandangan menilai.

Clae yang tidak menunjukkan ekspresi apapun membuat Baibai sedikit tertarik. Bagaimanapun, umumnya manusia akan panik, melolong atau menangis.

Tapi yang satu didepannya tidak menunjukkan reaksi apapun. Untuk beberapa saat, sebelum melayang mendekat, Baibai berteriak dengan tangan pendek terentang.

Clae merasakan punggungnya mulai menjadi dingin saat kucing itu bertingkah aneh. Sejak kucing ini muncul. Clae selalu merasakan firasat buruk.

"Kalau begitu mari bermain."

"Hah?"

"Tentu saja ini bukan sembarang permainan, meow. Di permainan ini, kamu harus bertahan hidup dengan mempertaruhkan nyawa! Wow, meow! Kedengarannya menyenangkan, meow?"

'Bertahan hidup kepalamu!'

Jika dia memiliki kemampuan tersebut, apakah dia akan kemari dan mencari benda yang bahkan tidak dia tahu!

Wajah Clae berubah buruk. Dia merasa keputusannya untuk masuk ke dungeon ini salah besar.

Tapi semakin liar hatinya, wajah Clae semakin tenang. Dia tidak menunjukkan sedikitpun frustasinya.

Lalu dia mulai menganalisis dengan tenang.

Sebuah permainan. Apa yang ada di akhir permainan. Sebuah permainan seharusnya selalu memiliki hadiah di akhir penyelesaiannya. Hadiah ini, sepertinya merupakan apa yang Clae cari.

Clae menggelengkan kepala. Dia tidak bisa tergesa-gesa. Dia masih lemah, bagaimana dia akan menyelesaikan permainan ini.

Akan lebih baik jika dia menyerah di awal, keluar dari sini dan memperlakukan pahlawan dengan baik. Menghindar dari plot novel. Hidup tenang di tempat terpencil.

Itu saja.

Clae baru berpikir untuk keluar ketika kunci yang ada di tangannya melayang.

Ini kunci Galvala.

Mengapa kunci ini muncul.

"Kalau begitu cobalah bertahan sesukamu! Meow Permainan Dungeon! Meow Permainan Dungeon! Meow hehe."

Clae ingin mengabaikan kucing itu dan fokus pada kunci. Namun mulut kucing itu tidak berhenti sama sekali.

"Monster akan menyerang dari kegelapan dari waktu ke waktu, meow. Perangkap mematikan akan ada di manapun. Kamu harus memastikan kamu berhati-hati, meow."

Clae memiliki wajah tenang saat melirik kucing itu.

"Peraturannya sederhana, kamu harus pergi sampai ke puncak bukit yang tertutup salju di sana. Sebuah kecerobohan menyebabkan kematian meow. Jangan takut mati, meow."

'GILA!!!'

"Baiklah, meow. selamat bersenang-senang di neraka."

"....."

'Apa kucing itu baru saja bilang neraka? Dia mengatakan neraka!!'

"Sangat menyebalkan."

Clae menyentuh tas yang dia bawa sebelumnya. Beruntung dia membaca semua informasi di perpustakaan. Beruntung dia menghemat energinya. Dan dia sangat beruntung membawa sesuatu yang sangat berguna.

Tidak, Clae bukan orang dengan begitu banyak keberuntungan. Dia menggunakan setiap informasi yang dia peroleh sebelumnya untuk mempersiapkan ini.

Demi kehidupan damai yang akan datang. Dia rela menyelesaikan semua hal merepotkan ini sekarang.

Lagipula, Clae tidak selalu menjalani hidup yang mudah sebelumnya. Dia hanya harus menjadi orang yang berhasil melewati semua bahaya itu.

Dia akan sampai ke puncak gunung bersalju. Dan dia akan mampu bertahan di dunia ini.

Dia tidak memiliki pilihan lain sekarang.

Tapi, mengapa kunci Galvala melayang-layang tanpa bisa dijelaskan.

1
ellyna munfasya
UPP lagi thorr😤
Panda
titip jejak kak nanti dibaca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!