"aku janji bakal menghilang dari kehidupan kamu untuk selama-lama nya" ucap Viona dengan nada bergetar
kehidupan Viona benar-benar sangat menyedihkan, selain miskin, gadis itu juga hanya mempunyai seorang ibu yang sudah sangat tua renta
tetapi ia mempunyai cita-cita yang sangat tinggi, hingga akhirnya Viona bertemu dengan laki-laki yang akan merubah seluruh hidup nya
bagaimana kelanjutan ceritanya???
mari kita simak........
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miftah_005, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 14(bukti foto)
Setelah kejadian di Rooftop, bayangan sosok Baskara selalu muncul dalam benak Viona
Seperti sekarang ini, Kayla mengajak Viona bercerita panjang lebar tetapi gadis itu sama sekali tak merespon, ia malah sibuk memikirkan bentuk bibir Baskara yang sangat merah itu
Padahal jika di lihat-lihat, kebanyakan laki-laki memiliki bibir sedikit gelap dari pada perempuan, tetapi berbeda dengan Baskara, bibir laki-laki itu sangat lah merah seperti buah cerry segar yang siap untuk di panen
Kayla yang melihat teman nya itu melamun pun merubah wajah nya menjadu merah padam
"Viona! Elo dari tadi gak dengerin gue cerita ya!" Seru Kayla sembari melipat kedua tangan nya di depan dada
"D-engerin kok" Viona sedikit gugup karena Kayla menatap nya dengan tatapan tajam
"Coba ulang apa yang gue ceritain tadi" Pinta Kayla yang membuat Viona meneguk air ludah nya dengan kasar
"I-tu, hmm_"
Viona hanya bisa menggaruk kepala nya yang tak gatal, sebab ia memang tidak mendengar satu pun kalimat yang keluar dari mulut teman nya itu
"Nah kan? Ham hem ham hem, elo lagi mikirin apa sih? Jangan-jangan? Elo lagi mikirin Baskara ya?" Tuding nya tepat sasaran
"A-paan sih? Siapa juga yang lagi mikirin dia" Elak Viona yang kini muka nya bersemu merah
"Cieeee.. "
"Muka Lo merah banget tuh, Jangan-jangan apa yang gue ucapin bener, lagi mikirin Baskara ya??" Goda nya
Wajah Viona bertambah merah saat teman nya itu mulai mencolek-colek pipi gadis itu dengan bibir yang terus mengucapkan kata Baskara, hal itu membuat Kayla menjadi tambah bersemangat untuk menggoda teman nya yang sedang di mabuk cinta
Hingga sebuah lemparan kertas dari arah belakang yang membuat kedua nya terdiam secara bersamaan
"Viona-Viona, elo kalo jadi cewek jangan gatel sama pacar orang!" Ucap Jihan dengan sinis
Viona dan Kayla kini saling menatap satu sama. lain, karena mereka tak paham dengan apa yang Jihan ucapkan
"Iya tuh, harus nya elo sadar diri, udah miskin, cupu, jadi gak pantes buat bersanding sama Baskara!" Timpal Bella sembari menunjuk wajah Viona
"Terus? Masalah nya apa kalo dia miskin sama cupu? Orang Baskara nya juga gak pernah mem_permasalah kan itu kok" Bela Kayla
Aurel yang mendengar nya hanya bisa mengepal kan jari jemari nya dengan kuat, sebenarnya tangan nya sudah tak tahan ingin menampar wajah Viona, tetapi sebisa mungkin ia tahan karena ini masih area sekolah
"Gini-gini gue jelasin, biar elo gak terlalu berharap lagi sama Baskara ya Viona cupu!" Tekan Jihan sembari melingkar kan tangan nya pada leher Viona
"Buka mata Lo lebar-lebar, coba elo bandingin tubuh elo sama Aurel" Jihan memegang kepala Viona dan mengarah kan nya tepat di depan Aurel
"beda jauh kan? Tubuh dia bersih, wajah cantik, body bagus, orang kaya lagi, sedangkan elo?"
Dengan tangan sedikit risih, Jihan mulai menyentuh baju dan juga wajah Viona
"Wajah kusam, item, dekil, dandanan norak, miskin lagi, gak kebayang gimana reaksi tante Mayang kalo punya menantu kayak elo" Jelas nya yang membuat Viona terperanjat kaget
Bagaimana mereka bisa tau tentang Nyonya Mayang? Bukan kah selama ini Baskara selalu menutup diri jika di tanya tentang keluarga?
Orang tua Baskara sudah lama sekali pisah ranjang, dan itu semua berawal dari Mayang yang memang sangat susah di atur dan memiliki sikap angkuh yang tidak bisa di hilangkan, maka dari itu papa Baskara memilih ingin bercerai, tetapi Baskara menahan nya dan memohon untuk di berikan kesempatan kedua untuk ibu nya
Bella yang melihat wajah Viona nampak kaget hanya bisa terkekeh geli, ia maju beberapa langkah dan menarik pelan rambut gadis itu
"Kenapa? Kaget gara-gara kita tau siapa nyokap nya Baskara" Ucap Bella
"Harus nya elo sadar dong Viona, yang nyuruh elo keluar dari rumah itu Aurel, dia yang minta sama tante Mayang, eh gak tau nya malh di Acc" Lanjut nya sembari berbisik tepat di telinga Viona
Lagi-lagi ia terperanjat kaget dengan ucapan Bella, jika memang seperti itu mengapa Aurel tidak pernah bertamu di rumah Baskara? Dan mengapa laki-laki itu menutupi hubungan mereka? Apakah Baskara memang sengaja ingin bermain-main dengan diri nya?
"Udah deh, mending dari sekarang elo stop menghayal jadi pacar nya Baskara, karena itu semua GAK AKAN MUNGKIN!" Tekan Jihan yang membuat ketiga nya tertawa terbahak-bahak
"Mana bukti nya kalo emang Baskara deket sama Aurel? Jangan bilang ucapan kalian itu cuma omong kosong?" Tantang Kayla yang kasihan melihat Viona seperti itu
"Ooh, kalian mau liat bukti nya? Kasih tunjuk Bel!" Titah Jihan dengan tersenyum manis
Bella mengutak-atik ponsel nya mencari sesuatu dan memperlihatkan foto-foto kebersamaan Aurel bersama Mayang, di sana juga ada beberapa foto mereka bertiga ketika makan malam, telrihat wajah Baskara yang tersenyum sangat lebar membuat hati Viona menjadi sedikit nyeri
"Udah puas liat bukti nya?" Tanya Jihan
Gadis itu memutari tubuh Viona beberapa kali sebelum bergabung dengan Bella dan juga Aurel
"Elo itu bau! Kalo ke sekolah pake parfum gak sih Lo!" Ejek Jihan seraya menutup hidung nya rapat-rapat
Bella sendiri sudah tertawa mendengar ucapan teman nya itu, sedangkan Aurel hanya tersenyum tipis dengan tangan yang terus bersedekap di depan dada
"Gue peringati sama elo Viona, kalo sampai elo masih nekat deketin Baskara, gue bakal bikin hidup Lo hancur!" Ancam Aurel dengan tunjuk mengarah pada wajah gadis itu
Setelah mengatakan itu, ketiga nya berbalik badan lalu pergi meninggalkan Viona dan Kayla yang masih terdiam membisu
Mereka berdua sama-sama syok setelah melihat foto Baskara dan juga Aurel sedang berada di atas kasur dengan pakaian sedikit terbuka
"Itu editan gak sih?" Tanya Kayla yang di balas gelengan oleh Viona
"Kayak nya sih asli" Jawab Viona dengan lesu