ratu elok Syakira berasal dari indonesia yang berjuang sendiri di kota besar tianji yang berusaha menyembunyikan identitas aslinya karena masa kecil yang pahit,Xiao mei itulah nama sehari harinya.
bangkit sendiri dari keterpurukan yang di berikan oleh paman nya sendiri bertahan hingga masa sekolah menengah selesai,lalu pergi ke kota dimana tidak ada di pikirannya
Xing Jian hao seorang artis populer tinggi tampan,mapan dan play boy salah satu kelebihannya ,anak satu satunya dari pasangan Xing Deming dan Wang mei ,kehidupan yang bebas seperti tidak memiliki beban dalam hidupnya ,berpetualang dalam dunia hiburan yang selalu di kelilingi wanita cantik
apa jadinya jika ia bertemu dengan wanita yang acuh padanya ???
apakah Jian akan membencinya,,, atau jatuh cinta ????
selamat datang di novel kedua mie atah
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mie Atah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
12.kepura puraan
Pesawat sudah mengudara Meimei memilih pulang dengan menggunakan pesawat ciang Yue berada di sampingnya Meimei tidak membiarkan ciang Yue menipunya lagi,dua hari ini Meimei sudah banyak mengeluarkan uang hanya untuk menemani ciang Yue menemui idolanya
Meimei tidak habis fikir pada semua orang yang rela terbang jauh jauh menghabiskan uang hanya untuk seorang idola ,yang terkadang memandang kita saja tidak .
Meimei menghela nafas pelan memejamkan matanya, matanya membayangkan bagaimana dia dulu berjuang hanya untuk makan , tapi lihat lah orang orang beruntung yang bersenang senang menghabiskan uang untuk melihat idola mereka,Meimei membuka matanya menatap keluar melalui jendela pesawat hamparan awan putih memperlihatkan Meimei kecil berlarian dengan badan penuh luka di bawah terik matahari kesana kemari menawarkan apapun yang bisa Meimei kecil jual untuk mengganjal perutnya
Bayangan laki laki tersebut muncul Meimei dengan cepat menutup rapat matanya agar ia tidak membayangkan sosok yang sangat Meimei benci
Tes
Satu tetes air matanya meluncur keluar " ayolah mei lupakan,," gumam Meimei
ting
Satu pesan masuk
861********: hai
Meimei mengerutkan dahinya " siapa,??" tanya Meimei pada dirinya sendiri
Meimei mematikan ponselnya tidak berniat membalas WeChat tersebut
Pesawat mendarat dengan mulus ,Meimei dan ciang Yue memilih naik taxi langsung menuju cafe mazaj
" Mei bolehkan aku menginap dirumahmu,,??" tanya ciang Yue
" tentu " jawab Meimei
" apa kau masih marah padaku ,,,??" tanya ciang Yue menatap Meimei
" menurutmu,,???" tanya balik Meimei
Ciang Yue memeluk Meimei dari samping " maafkan aku,,aku tau aku sudah keterlaluan ,,,tapi aku benar benar ingin pergi dan hanya kau satu satu nya temanku " ucap ciang Yue
" Hem,,,tapi jangan di ulangi lagi ciang Yue,,kau bisa mengatakan nya dengan jujur ,,agar aku juga punya persiapan " ucap Meimei
Ciang Yue mengangguk dan tambah merapatkan pelukannya di lengan meimei
" kau tau mei,,,???" tanya ciang Yue " jian Hao sa-
" stop" potong Meimei " jangan lanjutkan simpan saja jin hao mu itu untuk dirimu sendiri " ucap Meimei cepat
" ish " kesal ciang Yue melepas pelukannya" kenapa sih kamu seperti benci sekali kepada jian hao ,,???"
" aku tidak membenci nya hanya saja,,, aku tidak mengidolakannya " ucap Meimei
" lalu siapa idolamu ,,??? Selama kita kenal aku tidak pernah mendengar mu membicarakan seorang laki laki " tanya ciang Yue
" tidak ada " jawab Meimei cepat
Ciang Yue kaget lalu menatap Meimei
" ada apa,,?? Kenapa melihatku seperti itu ,,??" tanya Meimei
" jangan jangan,,,,kau penyuka sesama jenis mei ,," ucap ciang Yue Meimei yang mendengar perkataan ciang Yue mendorong kepala ciang Yue menggunakan telunjuknya
" jangan asal ciang Yue !!" ucap Meimei
" habisnya " ucap ciang Yue membenarkan posisi duduk nya ,lalu memiringkan badannya menghadap Meimei " kalau kamu jatuh cinta aku harus menjadi orang pertama yang kau beritahu " ucap caing Yue
Meimei tertawa lalu memeluk ciang Yue " baiklah " ucap Meimei
"janji " ucap ciang Yue
" insyaallah " jawab Meimei
Ciang Yue kembali memeluk Meimei
Ciang Yue adalah satu satu nya teman yang Meimei miliki yang betul betul menghargai dirinya dan keyakinan nya ,selain pulang dalam keadaan mabuk ciang Yue tidak pernah melanggar apa yang tidak Meimei sukai yaitu dengan membawa teman laki laki nya kerumah Meimei,membawa makanan yang Meimei hindari sebagai seorang muslim ,ciang Yue adalah orang pertama yang mau berbicara dengannya dari ribuan orang di kampus ,ciang Yue adalah orang pertama yang mengucapkan * kau cantik sekali menggunakan penutup kepala seperti itu * sebagian orang memandang Meimei aneh bahkan tidak jarang mereka memusuhi Meimei tanpa sebab
Taxi berhenti tepat di depan cafe mazaj Meimei turun di ikuti oleh ciang Yue " duluan kerumah ku ,,aku ingin ke cafe dulu" ucap Meimei
Ciang Yue mengangguk lalu pergi membuka gerbang kecil di samping cafe mazaj
" assalamu'alaina " ucap Meimei pelan lonceng pintu masuk berbunyi " kak meimie syukurlah kau sudah kembali " ucap roulan menyambut meimei
" Alhamdulillah,,bagaimana cafe ,,??" tanya Meimei
" aman sih tapi yaa bagitu kaya ada yang kurang jika tidak ada KA Meimei " ucap roulan
" kak meimei " panggil mingjie senang ingin memeluk Meimei
" ET et ,,hentikan mingjie " ucap roulan menahan tubuh mingjie " hehehe maaf kak aku lupa " ucap mingjie meringis dan menggaruk kepalanya yang tidak gatal
" ya tidak apa apa " ucap Meimei
Ying Yue datang dengan membawa minuman dingin dan pisang goreng hangat " waaahhh Ying kamu memang yang terbaik " ucap Meimei " terimakasih"
" sama sama KA mei " ucap ying Yue memeluk nampan yang ia bawa
Tring
Pesan masuk Meimei melihat sekilas layar ponselnya yang menyala wajahnya memperlihatkan kebingungan " lagi nomer baru " ucap Meimei tanpa mau melihat isi pesannya
*
*
*
Asisten Lin menggeleng melihat kelakuan jin hao dari bangun tidur sampai sekarang " apa kaki mu ada rodan nya jin,,??" tanya asisten lin
" lihat lihat,," ucap jian Hao memperlihatkan layar ponselnya " dia bahkan tidak membuka pesan nya lin " ucap jian hao kesal
" sudah semalam dia mengatakan aku murahan " ucap jian Hao tanpa sadar
" apa,,??" tanya asisten lin " dia bilang kau murahan ,,?? Atas dasar apa ??" tanya asisten lin kaget
" AH ,," ucap jian Hao membanting tubuhnya di atas sofa ruangan husus untuk setiap artis
" apa yang terjadi semalam,,??" tanya asisten Lin penasaran
Jian hao membuang wajahnya kesal tapi menceritakan juga apa yang terjadi semalam
Dengan menggebu jian Hao mengatakan apa yang Meimei katakan asisten lin tertawa saat melihat bagaimana jian Hao menirukan suara Meimei
" Xiao mei tidak salah jian,,dia adalah wanita berbeda,,jangan samakan ia dengan para fans mu " ucap asisten Lin, jian hao terdiam membenarkan perkataan asisten lin
" baiklah,,biarkan dia tenang dengan hidupnya kenapa selalu mengusik nya bukan kah kau bilang tidak menyukai nya ,,?? Ini bukan jin hao yang aku kenal " ucap asisten lin
Jian Hao terdiam jari panjangnya mengetuk ngetuk meja " entah lah,,,aku merasa tenang jika melihatnya ,,yaaa walaupun aku di buat kesal oleh sifat nya yang sok Sok an itu " ucap jian hao
" aku setuju,,tapi yang aku tau,, sedikit,,, di dalam agamanya memang ada beberapa larangan menyangkut lawan jenis yang bukaannn,,,apa ya,aku lupa " ucap asisten Lin berusaha mengingat perkataan Meimei tempo hari
" dari mana kau tau ,,???" tanya jian hao
" saat kau menyuruhku menemui mei di gongdian ,,,aku berbincang sebentar dengannya " ucap asisten lin
" jangan panggil dia mei lin ,,panggil ia Meimei atau Xiao mei "
Asisten lin tertawa pelan " kau cemburu,,??" tanya asisten lin
" tidak " jawab tegas jian hao
" lalu,,??" tanya asisten Lin menaikkan satu alisnya
" saat nama itu keluar dari mulut mu terdengar hambar tidak bagus " elak jian hao
Asisten Lin tersenyum kecil "haahh,,, baiklah,,,lanjutkan pekerjaan mu jian hao,,,selesai syuting tolong beri aku cuti " pinta asisten lin
" baiklah aku juga ingin cuti setelah film ini selesai "
syuting di dilakukan tanpa henti demi mengejar target rilisnya film yang jian hao bintangi,tubuh jian hao di paksa untuk selalu sehat agar semua pekerjaan yang ia lakukan berjalan dengan lancar tanpa hambatan ,tubuh yang terlalu lelah membuat jian hao tidak bisa tidur dengan nyenyak insomnia yang ia rasakan memang jauh sebelum ia menjadi seorang artis tapi parahnya saat ia benar benar terjun kedalam dunia hiburan pekerjaan tiada henti
Saat Lelah itu mendera nya dengan minum sampai mabuk lah yang jin hao lakukan atau menuntas hasrat nya ,tapi semua itu hanya kesenangan semu, jian Hao belum benar benar belum menemukan cara agar ia benar benar bisa tenang
Tapi saat mata sipitnya bertemu dengan mata bulat nan jernih entah lah hati jin Hao merasakan sesuatu yang selalu membuatnya ingin dekat dengan sang pemilik mata tersebut
Apakah ini cinta ???? ( hayooo tebak )
Syuting selesai sampai jam 12 malam jian hao dan asisten Lin bersiap untuk pulang ke apartemen milik jian hao yang dekat dengan lokasi syuting
Diluar pintu ruangan dimana ada jian hao ,asisten Lin dan yang lain ,beberapa orang bertubuh kekar berdiri berbaris menunggu seseorang
"TUAN ,," ucap para lelaki kekar kompak saat jian Hao baru membuka pintu
" aishhh " jian Hao memejamkan matanya kesal " apa kalian tidak lelah Hah,,??" tanya jian hao keras
" maaf tuan jian kami hanya melakukan perintah tuan besar " ucap salah satu bodyguard dengan tubuh yang di penuhi tato" mari silahkan tuan jian,,tuan besar bersama nyonya sudah menunggu anda
Mau tidak mau jian Hao menurut mengikuti langkah para orang besar tersebut tenaganya sudah terkuras habis untuk melawan juga tidak ada Meimei yang bisa menolongnya untuk kabur ,kepala jin hao sedikit mundur dan raut wajah penuh tanya ketika nama Meimei terbersit dalam pikirannya
Tanpa jian hao sadari disetiap pelariannya Meimei selalu ada untuk menolongnya
Apakah ini takdir,??? ( hayooo tebak )
Mobil mewah meluncur bukan hanya satu tapi tiga mobil sekaligus yang mengawal penjemputan sang tuan muda keluarga Xing
" apa yang tua Bangka itu inginkan,,??" tanya jian Hao pada salah satu bodyguard yang duduk didepan
" silahkan tuan jian tanya kan langsung pada tuan besar " jawabnya dengan menunduk.
Duk
Jian Hao menendang kursi yang di duduki bodyguard tersebut dengan keras namun tidak ada perlawanan ,mana berani mereka melawan tuan muda mereka
" sabar lah kau akan tau nanti " ucap asisten Lin menengahi
Jian hao membuang kasar nafasnya
Iring iringan mobil mewah itu masuk ke salah satu kawasan villa terbesar di Zhejiang Four Seasons Hotel Hangzhou at West Lake ,mobil masih terus berjalan melewati villa satu ke villa lainnya dengan jarak yang luas,pohon bambu ikut bergoyang mengikuti iringan mobil mewah yang membawa jin hao
Serangkaian paviliun bergaya pagoda, atap melengkung, dan jembatan batu yang elegan. Terletak di lahan seluas 9 hektar, bangunannya dikelilingi oleh hutan bambu yang rimbun, kolam teratai, dan halaman bergaya taman tradisional.
mobil berhenti tepat didepan bangunan has bergaya Tiongkok semua bodyguard turun dan berbaris jian Hao keluar setelah pintu mobilnya di buka kan
" SELAMAT DATANG TUAN MUDA " ucap semua orang dengan serentak,jian Hao di buat jengah atas apa yang mereka lakukan
jian Hao masuk berjalan dengan kepala tegak dan gagah tubuh tinggi yang di balut pakaian rapih yang menutupi otot nya uang kekar dan terbentuk mengancingkan jas yang ia pakai
Pintu terbuka " selamat datang tuan " ucap semua maid yang bekerja dengan menunduk kan kepala
" silahkan tua jian,tuan besar sudah menunggu di ruang kerjanya " ucap kepala maid yang tidak jian Hao ketahui siapa namanya
Jian Hao mengangguk dan terus lurus berjalan melewati ruangan ruangan mewah lalu berbelok
Tok
tok
Asisten Lin yang mengetuk
" masuk " ucap seseorang dari dalam dengan suara berat namun sudah tidak muda lagi
Pintu di buka dan jian Hao masuk " tunggu aku di luar " ucap jian Hao sebelum benar benar masuk ,asisten Lin mengangguk ,didalam sudah ada tuan Xing dan nyonya Xing menunggu
nyonya Xing menyambut jian Hao dengan senyuman dan pelukan hangat tapi tidak membuat hati jian hao menghangat bola matanya memutar malas atas apa yang di lakukan ibunya...
Selamat membaca ❤️❤️❤️ dari orthor untuk pembaca jangan lupa like dan komentarnya
Ma'aaciiw