NovelToon NovelToon
FROZEN DAWN

FROZEN DAWN

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Romansa Fantasi / Kutukan
Popularitas:416
Nilai: 5
Nama Author: Noulmi

Krystal, reinkarnasi Naga Es yang melupakan 98 kehidupan lamanya, tumbuh menjadi putri terbuang Kekaisaran Aethermoor. Dibuang ke Istana Aquamarine sejak usia tiga tahun oleh ibu yang dimanipulasi sihir, ia ditemani Mira dan dilindungi Eros—Dewa Nafsu yang menjadikannya calon istrinya. Kecantikannya memikat, namun hatinya rapuh akibat trauma penolakan. Ia membangun Proyek LadyBug untuk menghancurkan Ratu Seraphina dari dalam, merekrut para jenius terbuang sebagai senjata rahasia. Ketika Eros menolaknya demi kesucian, egonya hancur; ia nekat memeluk Hyal hingga batuk darah, menyadari racun berkat sang kakaklah yang menyiksanya. Kini di tanah Herkimer, Krystal bangkit—lebih dingin, lebih licik, dan bertekad menggulingkan takhta dengan tangannya sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noulmi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 12

Krystal menatap langit-langit kamarnya, tersenyum kecil mendengar simfoni pagi yang familier; suara deburan ombak yang menghantam dinding batu, riuh rendah kapal dagang yang mulai bersandar di dermaga bawah, serta pekikan burung camar yang saling bersahutan di luar jendela menyambut kesadarannya. Ia meregangkan otot-ototnya, terkejut saat menyadari tubuhnya kini terasa begitu ringan dan segar. Sisa-sisa racun mematikan dari malam tadi telah lenyap sepenuhnya tanpa bekas.

*Tok! Tok*!

"Rys, ada seorang utusan dari Istana Utama. Dia menyampaikan sebuah surat resmi," ucap Mira dari balik pintu yang tertutup rapat.

"Masuklah, Mira. Letakkan saja di meja," jawab Krystal sambil mendudukkan diri di tepi ranjang. Ia mengedarkan pandangan ke sekeliling ruangan, lalu mengerutkan kening. "Tapi, di mana Eros? Kenapa dia tidak berjaga di depan?"

"Tuan Eros sedang sibuk membuat sesuatu di lantai dasar," jawab Mira sembari menaruh surat berstempel lilin emas itu. "Tepatnya di area ruang bawah tanah, tempat pemandian air hangat."

Rasa penasaran seketika mengalahkan ketertarikan Krystal pada surat kekaisaran tersebut. Ia segera bangkit dari tempat tidur dan berjalan setengah berlari menuruni anak tangga melingkar di dalam menara Istana Aquamarine. Langkah kakinya membawa Krystal menuju sebuah ruangan bawah tanah yang sangat luas. Di tengah ruangan itu, terdapat sebuah kolam pemandian melingkar dengan air yang mengepulkan uap hangat, berukuran sangat besar hingga setara dengan luas kamar utama di lantai atas.

Langkah Krystal terhenti di ambang pintu, matanya membelalak takjub. Di sekeliling kolam air hangat itu, Eros rupanya sedang membangun sebuah rumah kaca dalam ruangan yang luar biasa indah. Tangan pria itu bergerak perlahan mengendalikan aliran energi.

*Truiiiiiing*!

Suara berdenting halus yang magis bergema saat sihir Eros memanggil kawanan peri-peri kecil. Makhluk-makhluk mungil itu berterbangan lincah di udara, mengepakkan sayap transparan mereka yang menebarkan efek bubuk emas berkilauan ke arah tanaman-tanaman langka yang mulai tumbuh di sudut rumah kaca. Uap air hangat yang berpadu dengan pendar sihir menciptakan pemandangan yang teramat mistis dan memukau.

"Waaaaaaah! Menakjubkan!" Krystal bergumam pada dirinya sendiri, matanya berbinar memantulkan cahaya bubuk emas di udara. "Aku juga ingin bisa menggunakan sihir seperti itu. Tapi apalah dayaku yang bahkan tidak terdeteksi sama sekali memiliki bakat sihir. Haha."

Tawa renyahnya terdengar sedikit getir di akhir kalimat. Ia melangkah mendekati tepi kolam, membiarkan kehangatan tempat itu menerpa wajahnya yang berseri, tatapan Eros yang langsung menoleh ke arahnya.

"Haaah... padahal aku berniat memberikan kejutan saat kau bangun tidur, tapi malah kau mengintip prosesnya," keluh Eros sembari melangkah mendekat dan meraih tubuh ramping Krystal ke dalam pelukannya.

Ia menatap lekat-lekat mata biru dan rona wajah Krystal, memastikan tidak ada sisa racun yang tertinggal. "Apa kau baik-baik saja? Apa masih ada yang terasa sakit? Aku ingin sekali memarahimu karena kau melakukan hal berbahaya tanpa memikirkan dirimu sendiri."

Krystal tertawa renyah, merasakan kekhawatiran yang tulus dari dekapan pria itu. "Haha, bertanyalah satu per satu, Eros. Aku baik-baik saja dan aku melakukan itu karena aku tahu kau pasti akan mampu menolongku." Ia menepuk-nepuk punggung Eros, mencoba menenangkan kegelisahannya.

Namun seketika, senyum jahil terbit di wajah Krystal. Ia mendongak, menatap Eros dengan pandangan menggoda yang penuh sandiwara. "Tapi omong-omong... bagaimana kau akan bertanggung jawab tentang ciuman pertamaku?"

Eros tertegun sejenak. Efek bubuk emas dari peri-peri kecil di sekitar mereka masih berpendar, memperjelas semburat merah tipis yang tiba-tiba muncul di telinga pria berwajah datar itu. Ia berdeham, mencoba mengalihkan pandangan dari bibir Krystal yang kini tampak jauh lebih segar dibanding semalam.

"Aku sudah bilang, itu tindakan medis untuk menyerap racun," jawab Eros ketus, berusaha mempertahankan wibawanya meski debar jantungnya berpacu lebih cepat. "Jika kau menuntut pertanggungjawaban, maka seluruh hidupku dan hartaku akan kupastikan berada dalam genggamanmu, Rys."

Krystal tersenyum puas melihat reaksi Eros. Ia melepaskan dekapannya perlahan dan melirik ke arah tangga. "Ah, benar juga. Tadi Mira bilang ada surat resmi dari Istana Utama yang diantar utusan. Mari kita lihat kejutan apa lagi yang dikirim oleh keluargaku yang terhormat itu."

Eros menghela napas panjang, menatap tajam ke arah tangga seolah ia bisa menembus dinding untuk melihat surat berselimut energi kekaisaran itu. "Aku yakin isi surat itu bukanlah kabar baik. Jangan baca surat dengan segel terkutuk itu di dalam kamar, Rys. Itu bisa membuat ruanganmu tercemar dan memberimu mimpi buruk."

Krystal terkekeh, menyenggol pelan lengan Eros. "Baiklah, Sayangku~. Mari kita bawa surat itu ke ruang makan. Kita baca bersama-sama."

Akhirnya, mereka bertiga—Krystal, Eros, dan Mira—berkumpul di meja kayu ruang makan Istana Aquamarine. Di tempat ini, hubungan mereka telah terjalin erat sejak kecil membuat mereka bertiga menjadi sahabat yang sangat dekat, dan mereka selalu memanggil satu sama lain menggunakan nama akrab tanpa embel-embel formal. Mira duduk di sebelah Krystal dengan wajah penuh rasa penasaran, sementara Eros duduk di sisi lain sembari memeriksa segel sihir pada amplop itu sebelum membukanya.

"Biar kubuka," ucap Eros, merobek segel lilin emas berlambang kekaisaran dengan jarinya. Ia membentangkan kertas perkamen tebal di atas meja agar bisa dibaca bersama.

Mira mencondongkan badannya ke depan, membaca baris demi baris dengan mata terbelalak. "Rys, kau harus hadir di acara perjamuan agung besok malam untuk menyambut perwakilan Kekaisaran Suci. Itu acara penyambutan calon besan untuk pernikahan Putra Mahkota Felix dan Tuan Putri Theresa!"

Krystal menaikkan sebelah alisnya, ekspresi malasnya kembali muncul. "Oh? Seraphina mengundangku ke acara formal? Angin apa yang membuat matahari terbit dari barat?"

"Ini karena skandal ciuman kita semalam di aula dansa, Rys," sahut Eros serius, jemarinya mengetuk meja kayu dengan ritme konstan. "Beritanya pasti sudah menyebar ke seluruh ibu kota. Seluruh bangsawan sedang membicarakannya. Seraphina tidak mungkin lagi bisa menyembunyikan keberadaanmu atau berpura-pura kau tidak eksis di depan Kekaisaran Suci. Jika kau tidak muncul besok, pihak Kekaisaran Suci akan mengira ada keretakan atau aib besar yang disembunyikan di dalam keluarga kekaisaran."

"Ah, jadi ibuku tercinta terpaksa menyeretku keluar dari pojokan ruangan hanya demi menjaga muka di depan calon besannya?" Krystal tertawa renyah, sebuah tawa hampa yang menggema di ruang makan. "Lucu sekali. Bertahun-tahun aku dibuang seperti pajangan tak berharga, dan sekarang aku harus dipajang agar keluarga ini terlihat sempurna."

Mira meremas pinggiran surat itu dengan kesal. "Lalu apa yang akan kau lakukan, Rys? Jika kau datang, mereka pasti akan menekankan statusmu dan mungkin menggunakan momen itu untuk menekanmu di hadapan para pemuka agama Kekaisaran Suci."

Krystal tidak langsung menjawab. Ia menatap ke luar jendela ruang makan, menyaksikan laut lepas yang berkilau diterpa matahari pagi. Sesaat kemudian, sudut bibirnya terangkat, membentuk senyuman provokatif yang begitu menawan namun mematikan. Topeng "Bunga Penggoda" miliknya kembali terpasang sempurna.

"Mereka ingin aku datang?" Krystal melirik Eros dengan mata biru yang berkilat penuh siasat. "Maka aku akan datang. Aku akan memberikan mereka pertunjukan yang tidak akan pernah dilupakan oleh Kekaisaran Suci."

Eros hanya terdiam, namun rahangnya mengeras kuat. Di dalam hatinya, ia bergumam penuh rasa kesal dan cemburu yang membakar, membayangkan rencana Krystal untuk kembali mengenakan gaun yang sangat terbuka di depan publik kekaisaran.

Aku sangat ingin membuang semua gaun-gaun sialan itu ke laut! Tidak masalah jika dia mengenakan gaun seperti itu di depanku saja, tapi aku sangat benci melihat tatapan menjijikkan para bangsawan brengsek itu saat menatap tubuh Rys! batin Eros geram.

Meskipun ia tahu pakaian itu adalah senjata politis Krystal untuk memprovokasi Ratu Seraphina dan merusak citra kesucian pesta, insting protektifnya sebagai seorang pria sekaligus pengawal pribadi tetap saja berontak. Eros mengepalkan tangannya di bawah meja, bertekad untuk berdiri sedekat mungkin di belakang Krystal esok malam agar bayangan tubuh tegapnya bisa menghalangi pandangan mata-mata liar yang mencoba mencari kesempatan.

Mira yang menyadari perubahan ekspresi di wajah Eros langsung menyenggol lengan sang pengawal sambil berbisik jahil, "Hei, mukamu seram sekali, Eros. Kenapa? Takut pesona Rys kita ini membuat satu aula dansa gila lagi?"

Krystal yang mendengar bisikan Mira hanya menumpangkan dagunya di atas tangan, menatap Eros dengan senyum misterius yang penuh kemenangan. Ia tahu betul bagaimana cara memancing emosi pria di hadapannya itu tanpa perlu mengeluarkan banyak kata.

1
Jasa Curhat
waktu antara hyal memohon dan bulan purnama pertama tidak sinkron
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!