NovelToon NovelToon
Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Terlahir Cantik Di Keluarga Miskin

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Single Mom / Lari Saat Hamil
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: i'm gresya

Naima, seorang gadis cantik yang hidup sederhana di desa terpencil, harus menghadapi kenyataan pahit saat ayahnya yang buta. meninggal dunia dan ibunya mengalami depresi berat hingga harus dirawat di rumah sakit jiwa. Di tengah keterpurukannya, takdir justru mempertemukannya dengan Sean, seorang pria kaya raya yang memiliki kepribadian dingin.

Akankah pertemuan ini menjadi awal kebahagiaan baru bagi Naima, atau justru membawanya ke dalam lika-liku kehidupan yang lebih rumit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon i'm gresya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

membawa naima pergi

naima yang berada di kamarnya, tidak bisa tenang karna tiba tiba kepikiran dengan keluarganya yang ada di desa. semenjak sampai disini. dia belum pernah menghubungi ibunya.

ingin sekali menelpon ibunya, tapi apa dayanya. dia sendiri tidak mempunyai handphone.

pintu kamar terbuka, tania datang dengan membawa makanan di tangannya.

"ayo makan, aku tidak mau kau mati disini." ucap tania meletakkan makanan itu di hadapan naima.

"bawa saja ini, aku tidak mau makan." jawab naima tidak melihat wajah tania.

tania yang kesal, akhirnya membujuk naima, dengan mengancamnya.

"jika kau tidak makan, maka kau tidak akan pernah menghubungi Ibu mu di desa. biarkan saja ibumu menunggu sampai lama, karna ibumu tidak tau kalau putrinya sudah tidak perawan lagi" ancam tania.

naima, menahan sesak di dadanya. dia akhirnya menunduk di bawah kaki tania sambil memohon.

"aku mohon, ijinkan aku untuk bicara pada ibuku. sebentar saja. aku mohon hiks.. hiks..,"

tania menghela napas, lalu mengambil headphone untuk menelpon ibunya di desa.

ring.. ring.. ring..

panggilan masuk, ibu tania mengangkat lalu tania menjawab.

"ma.. apa mama sibuk, kalau tidak. pergilah dulu ke rumah naima. naima ingin bicara pada ibunya" ucap tania pada ibunya di balik telpon.

"mama sekarang berada di rumah naima nak, karna ayahnya meninggal. tadi ibu sudah katakan kepada ibunya naima, untuk memberitahu naima. tapi ibunya menolak." jawab ibu tania.

tania yang mendengar itu begitu syok mendengar kabar ayahnya naima telah meninggal. mata tania melihat ke arah naima yang melihatnya dengan berharap sesuatu dari panggilan itu, yaitu ibunya.

"kalau begitu nanti aku telpon lagi ma, yasudah tania tutup dulu".

tania mematikan teleponnya dan duduk di depan naima.

naima menatapnya menunggu sesuatu dari tania.

"naima kuharap kau tabah mendengar ini.. ayahmu.. dia.. " gugup tania.

" ayahku kenapa tania, ada apa dengan ayahku. kenapa kau diam ayo bicara, ada apa dengan ayahku" ucap naima penuh penekan.

tania belum menjawab, dia tidak tau harus mengatakan apa pada naima. tapi melihat naima terus mendesaknya, akhirnya tania mengatakannya.

"ayahmu, dia.. dia meninggal."

naima melotot kan matanya, air mata yang terbendung di bola matanya jatuh membasahi pipinya..

"tidak.. kau pasti menipuku lagi kan, kau pasti bohong. ayahku tidak mungkin meninggal..hiks.. hiks.. hiks.. tidak, ayahku tidak mungkin meninggal... haaaaaa" histeris naima menangis sejadi jadinya.

tania yang melihat itu, terdiam.

"jawab.. aku, ayahku pasti tidak meninggal. kau pasti membohongi ku" sambung naima sambil terus menangis..

"tidak.. aku tidak bohong, tadi ibuku yang mengatakannya. ibuku bilang tadi, dia ada di rumahmu. tapi ibumu menolak untuk memberitahumu karna tidak ingin kau terlihat sedih" ucap tania pada naima.

naima menjatuhkan dirinya di bawah lantai keramik dingin itu, wajahnya mengenai keramik itu. dan menangis di bawah sana.

tania kasihan pada naima, ingin sekali memeluk naima sambil menenangkannya. tapi dia sadar dia lah yang memisahkan naima dari keluarganya. jika saja tania tidak membohongi naima, mungkin naima masih ada di rumahnya dan menjaga keluarganya.

"Ayahhhhhh..hiks... hiks.. " tangis naima begitu memilukan.

naima yang kelelahan akhirnya tumbang. tania segera membantu naima dan membawanya di tempat tidurnya.

"naima... bangun.. hei.. bangun naima" panik tania karna naima yang pingsan.

karna tidak tau harus bagaimana, tania memutuskan untuk mencari bantuan dari noah.

tania berlari menuju ruangan noah,belum sampai di dalam. tania mendengar percakapan noah dan mina di dalam ruangan itu.

"sayang, karna gadis itu. sean memberikan kita pinalti yang sangat besar. sungguh sungguh luar biasa. " ucap noah dari dalam ruangan itu.

" kau betul sayang. gadis itu memang pembawa keberuntungan bagi kita. kita tidak akan membuangnya. kita akan jadikan dia pelacur dengan harga tinggi di club kita " balas mina dan tertawa jahat diikuti oleh noah dari dalam sana.

tania yang mendengar itu, menutup mulutnya dan menangis. entah kenapa hatinya begitu sakit saat dua orang itu mengatakan hal itu mengenai naima temannya.

dia segera kembali ke kamar naima, dan melihat naima yang masih menutup matanya.

untuk menebus dosanya, dia akan membawa naima kabur dari situ dan pergi jauh dari tempat itu.

tania, membawa naima. sambil mengendap endap, keluar dari pintu belakang. dia menutup wajahnya dan naima menggunakan masker dan juga topi. agar orang orang tidak mengetahui dirinya telah membawa kabur seorang wanita dari club itu.

sesampainya di luar. tania, membawa masuk naima kedalam mobilnya dan segera pergi dari sana...

di perjalanan dan tidak tau tujuan kemana. tania masih menyetir sambil memikirkan sesuatu. dia akan membawa naima ke villa pacarnya yang berada di puncak Seoul. sebenarnya villa itu diberikan pada tania, sebagai bentuk cinta Jack padanya.

tapi karna tania mencintai pekerjaannya yang di club. membuatnya mengabaikan villa itu, tapi, tiap ada waktu dia akan datang kesana untuk menenangkan pikirannya. karna Jack juga jarang berada di Korea. karna pekerjaannya yang ada di Landon sebagai arsitek.

sesampainya di villa, tania membawa naima masuk kedalam. sesampainya di dalam. tania menaruh naima di sofa dan segera mengambil air.

naima yang sudah sadar, membuka matanya dan melihat sekeliling seperti tempat itu asing baginya.

tania datang dengan air minum di tangannya.

"kau sudah sadar.. " ucap tania sambil meletakkan minum itu di meja.

naima terdiam, sambil memegangi kepalanya yang sakit. dia masih sedih dengan kematian ayahnya dan dia masih belum menerima kenyataan itu.

tania merasa bersalah akhirnya meminta maaf pada naima.

"naima, aku minta maaf. aku tau aku salah. seharusnya aku tidak membohongi mu untuk datang kesini dan berakhir di ranjang bersama seorang pria. aku mengakui kesalahan ku. mulai hari ini kau akan tinggal disini, dan soal club itu. aku membawa pergi dari sana dan tidak ingin kau makin hancur di club itu" ucap tania menundukkan kepalanya.

naima diam, tapi air matanya tidak berhenti jatuh dari matanya.

"seandainya kau tau, aku hanya ingin membantu ibu dan ayahku keluar dari kemiskinan. aku hanya ingin melihat ayahku di rawat di rumah sakit yang lebih layak. dan ibuku.aku ingin dia merasakan apa yang dirasakan ibumu. apa aku salah mempunyai keinginan. jika menurutmu aku salah. hina saja aku. dan jangan membuat ku seperti ini, pria itu juga dengan kasarnya memperlakukan ku layaknya seorang sampah. apa orang kaya selalu seperti itu, hiks..apa yang miskin pantas menerimanya "

tania makin merasa bersalah pada naima.dia tidak tau apa yang dilakukan pria itu pada naima, sebegitu kasar kah dia sampai membuat naima seperti itu..

1
Ratna Purba
semangat thor, aku suka😊
Ratna Purba
ok😊
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!