NovelToon NovelToon
MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

MENJADI ISTRI KEDUA TUAN ROLAND

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Poligami / One Night Stand / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Nikah Kontrak
Popularitas:584
Nilai: 5
Nama Author: Sekarwangi91

karena sakit hati akan perselingkuhan sahabat dan kekasihnya, membuat gadis cantik blesteran inggris Prancis LARASATI AYUNDA. nekat mendatangi club malam untuk menenangkan pikiran dan segala problem yang tengah dialami, hingga tanpa disadari olehnya bahaya tengah mengintai dirinya.
dengan tiba-tiba segerombolan pria berpakaian serba hitam, menyeret-nyeret tubuhnya lalu dibawa ke suatu tempat yang asing, sampai ketika! sesuatu yang sangat berharga direnggut paksa oleh seseorang tanpa identitas.
setelah melewati malam panjang bersama orang asing, hingga menumbuhkan kehidupan baru yang bersemayam dalam rahimnya. apa yang akan terjadi selanjutnya dengan kehidupan LARASATI??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sekarwangi91, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

11.

PERUSAHAAN ANDERSON GROUP.

Kawasan 21+++

Ahhh.. terus sayang kau sungguh nikmat.

Milik ku begitu dimanjakan didalam lembah kenikmatan milikmu.

Uhhh.. sempit sekali sayang.. terasa menjepit dan legit..

Ahhhhhhhhhh...a a ku keluar sayang..

Dugh.

"E e eh.."kaget Roland ketika tersadar dari mimpi basahnya bersama seorang wanita yang tidak diketahui siapa, dan seperti apa rupa wajahnya?

Roland pun segera bangkit dari duduknya sambil tangannya menyambar gelas kosong berada diatas meja sebelah kanan. Dan melangkahkan kakinya kearah dispenser untuk mengisi gelas yang tengah dipegangnya dengan air dingin.

glek glek.. Ahhh.

"Uhh segeranya.."gumamnya seraya kembali berjalan kearah kursi kebesarannya dan mendudukkan kembali bokong nya di atas kursi.

"Kenapa rasanya seperti wanita yang bermalam dengannya dikamar hotel? Sebenarnya siapa wanita itu? Apakah benar jika dia adalah wanita panggilan? Tapi mengapa dia merasa jika wanita tersebut masih virgin! Sebab terasa berbeda ketika senjatanya masuk kedalam vaginanya, begitu sempit, legit dan bikin nagih. Sedangkan saat dia melakukan hubungan badan dengan sang istri, tidak merasakan seperti yang dia rasakan ketika berhubungan dengan wanita asing tersebut. Milik Stella sang istri begitu longgar dan tidak ada kepuasan setelah dia melakukannya. Ditambah lagi saat malam pertama pernikahan mereka. Ketika dia begitu kaget dan terkejut saat penyatuan mereka. Jika ternyata sang istri tak lagi perawan.

"Siapa yang pertama?"tanya Roland kala itu setelah selesai melakukan malam pertama pernikahannya dengan Stella.

"Apa maksud kamu mas?"jawabnya bingung dengan perkataan sang suami.

"Stella.. jangan membohongi ku. Walau ini adalah pertama kalinya aku melakukan hubungan badan dengan wanita. Tapi aku bisa membedakan mana yang masih asli dan tidak."sahutnya dingin.

"J jadi k kamu menuduh aku melakukan hubungan badan dengan laki-laki lain?"katanya dengan sendu.

"Hhhh... Aku tidak menuduh. Tapi coba jika kamu berada di posisi ku. Bagaimana perasaan mu?Sesuatu yang begitu sangat dinantikan ternyata tidak seperti yang kita harapkan."sanggah Roland dengan menghela nafas berat.

"Jelaskan padaku?"desaknya memaksa dengan rasa penasaran yang membumbung tinggi.

"Baik, aku akan mengatakan yang sejujurnya dan semoga dengan kamu mendengar penjelasan ku, tak merubah status kita yang telah menjadi suami istri."ucapnya mengalah demi kedua matanya yang sedikit berkaca kaca.

"Hemm.."

Kemudian Stella pun mengatakan yang sejujurnya jika saat dia menginjak usia remaja sekitar lima belas tahun, dia mendapat perlakuan asusila dari laki-laki yang tidak dikenalnya. Kala itu Stella yang tengah berjalan seorang diri selepas belajar kelompok dari rumah temannya. Tiba-tiba ada tiga orang pemuda yang mendatanginya dengan tatapan matanya yang penuh hasrat. Lalu dengan gerakan cepat tiga pemuda tersebut menyeret-nyeret tubuhnya dan membawanya ke gudang terbengkalai dipinggir jalan. Dan setelahnya mereka dengan bringas dan kasar merenggut kehormatannya sampai dia tak sadarkan diri. Tau tau ketika dia tersadar dari pingsannya, dia mendapatkan tubuhnya yang polos tanpa busana menutupi tubuhnya. Juga terdapat luka lecet dibagian selangkangan nya. Dan ternyata bukan hanya organ intim nya. Namun juga wajahnya yang penuh dengan luka luka hingga menghasilkan sobekan pada sudut bibirnya hingga batas dagunya. Dia pun hanya bisa menangis tersedu-sedu meratapi nasibnya yang kehilangan kehormatannya. Pada orang asing yang tidak dikenalnya. Beruntungnya saat itu ketiga pemuda tersebut tidak mengambil barang-barang berharganya seperti handphone serta beberapa lembar uang.

Dan gegas Stella bangkit dari posisi tubuhnya yang terlentang tanpa busana apapun. Setelahnya memungut pakaiannya dan mengenakan nya kembali. Lalu berjalan keluar dari gudang dan pulang kerumahnya.

"Hiks hiks hiks... Itulah sebabnya a a aku kehilangan kehormatanku hu hu hu.. hiks.. maafkan aku mas.."ucapnya dengan tersedu-sedu seraya menundukkan kepalanya ketika Stella selesai menceritakan segalanya terhadap sang suami.

Grep..

"Maaf sayang maafkan mas Hem,? Aku hanya Kaget dan tak percaya! Tapi setelah aku mendengarkan penjelasan dari mu. Entah kenapa sudut hati mas begitu sakit dan nyeri, tolong maafkan mas ya,

Lagi pula keperawanan itu tak begitu penting bagi mas. Yang terpenting kamu sudah menjadi milik mas seutuhnya dan menjadi bagian dari hidup mas."katanya dengan halus seraya membawa sang istri dalam pelukan tubuhnya dan melabuhkan kecupan manis di kening sang istri.

"Terimakasih mas.."jawabnya lembut dengan binar matanya yang memancarkan kebahagiaan dan cinta yang besar untuk laki-laki yang tengah mendekap erat tubuhnya.

Tiba-tiba??

Ceklek.

Seketika Roland pun tersadar dari lamunannya dan langsung melihat kearah pintu dengan tatapan sinis dan helaan nafasnya yang kasar, ketika melihat dua orang laki-laki yang serupa wajahnya dengan wajah miliknya.

"Hallo brother.. apa kita menggangu kesibukan mu?"katanya dengan tersenyum kikuk seraya menggaruk tengkuknya.

Bruk.

Kemudian dua laki-laki tersebut menjatuhkan tubuhnya diatas sofa bed yang berada di ruang kerja sang adik bungsu.

"Ahhh nyaman nya.."ucap Romi ANDERSON dengan menyandarkan punggungnya dan kedua tangannya ditekuk kebelakang kepala sambil kedua kakinya dia tangkring kan diatas meja.

"Kau sedang sibuk? Dimana asisten pribadi mu?"tanya Roni ANDERSON sulung kembar tiga. Sambil mengeluarkan sebungkus rokok dari dalam saku celananya dan meletakkannya diatas meja.

"Bertemu klien! Ada angin apa kalian berdua datang ke perusahaan ku?"ujarnya ketus.

"Hy bung,, perusahaan ini belum resmi menjadi milik mu. Karena kau belum juga mewujudkan keinginan kakek."sindir Romi dengan seringai misterius.

"Halah persetan dengan permintaan kakek. Perusahaan ini tetap menjadi milikku. Karena hanya akulah salah satu keturunan Anderson yang telah memiliki seorang istri, ketimbang kalian berdua yang masih betah dengan kesendiriannya."balas Roland dengan mengejek seraya menatap sinis pada kedua kakak kembarnya.

"Tapi rumah tangga mu belum sempurna. Karena kamu belum memiliki anak. Wlee."ucap Romi membalas ejekan adik bungsunya dengan menjulurkan lidahnya.

"Tapi kehidupan ku bahagia walaupun tidak ada kehadiran anak. Dan aku telah menjadi laki-laki seutuhnya karena sudah mengalami kenikmatan surga duniawi bersama kekasih hatiku. Sampai aku memintanya lagi dan lagi. Karena sungguh nikmat bisa mereguk madu cinta bersama pujaan hatiku. Daripada kau?"pamer Roland dengan bangga seraya mengangkat sudut bibirnya keatas.

"Ckck.. pamer huh!"decak Romi dengan mendengus sinis.

Dan Roni hanya geleng-geleng kepala tanpa mau memisahkannya,

manakala melihat tingkah kedua adik kembarnya yang selalu bertengkar dan tak akur jika mereka bersama,

"Kau di undang makan malam di rumah kakek. ajaklah Stella bersama mu. Sepertinya ada hal penting yang akan disampaikan Kakek terhadap mu."ujar Roni dengan suaranya yang berat memberitahu pada sang adik bungsu.

Seketika Roland dan Romi pun berhenti ketika mendengar suara tegas sang kakak sulung akan undangan makan malam dirumah Kakek.

"Aku ---->tunjuknya pada diri sendiri

Dalam rangka apa Kakek mengundang makan malam untuk ku?"tanya Roland terheran-heran.

"entahlah!"jawab Roni acuh seraya mengangkat bahunya

°°°°°°°°°°°°

HY JANGAN LUPA TINGGALKAN JEJAK.

SALAM DUNIA HALU °<°

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!