NovelToon NovelToon
Tuan Tiada Tanding 2

Tuan Tiada Tanding 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Abdul Rizqi

lanjutan novel Tuan Tiada Tanding

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Abdul Rizqi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sampah masyarakat yang sejati

Arjuna membuat goresan demi goresan dengan cat berwarna hitam, goresan ini membentuk sketsa unik yang berbentuk pedang Tajimalela.

Apa yang tidak di ketahui oleh Arjuna Suwarno dan Momon saling berpelukan ketika merasakan aura ganas dari setiap goresan yang di lakukan Arjuna, aura yang keluar dari goresan itu benar-benar mirip dengan pedang Tajimalela yang asli.

Seolah pada saat ini Tuan Arjuna sedang menduplikasikan pedang mengerikan itu ke dalam sebuah lukisan.

Benar-benar kemampuan yang di luar logika manusia. Namun siapa sangka ketika Arjuna hendak mengganti kuasnya dengan kuas warna, tiba-tiba Arjuna berhenti dan memandangi pedang Tajimalela yang asli dengan tatapan dalam.

"Sialan! Aku tidak bisa melanjutkannya!" Buru-buru Arjuna meletakan kuas dan palet cat itu.

Melihat hal ini jelas Suwarno dan Momong bingung, mengapa Tuan Arjuna menghentikan kegiatannya?

"Mengapa pak?" Tanya Momon dengan penasaran.

"Lihatlah goresan sketsa sampah ini? Aku tidak begitu berbakat dalam menggambar. Sebaiknya aku harus belahar menggambar melalui media yang lebih sederhana dulu." Ucap Arjuna yang tampak sangat kecewa dengan gambar sketsanya.

Suwarno dan Momon menjatuhkan rahangnya ketika mendengar apa yang di ucapkan oleh Tuan Arjuna. Gambar mistis yang memiliki aura ganas dan sama persis dengan pedang Tajimalela yang asli masih tergolomg aampab bagi Tuan Arjuna?

"His! Buang saja!" Ucap Arjuna yang langsung memberesi kuas dan paletnya. Namun masih membiarkan canvas itu tetap terbuka, bertujuan untuk menunggu kering.

"Kalian berdua segera masak! Untuk makan kita di dalam hutan!" Ucap Arjuna kepada Suwarno dan Momon.

Akhirnya Arjuna dan duo kuli memilih untuk bersantai dan makan di dalam hutan ini.

Memang kalau Arjuna merasa bosan dan gabut dia sering menuju ke dalam hutan ini. Sama seperti awal-awal cerita.

Arjuna menatap langit siapa sangka di siang haru langit sudah mendung. Arjuna menghela nafas panjang, "sepertinya sebentar lagi hujan." Batinnya.

Arjuna kemudian menyuruh duo kuli untuk berkemas dan pulang karema sebentar lagi akan hujan, tidak lupa pula Arjuna menggulung kanvas miliknya yang berisi gambar gagalnya.

Mereka menuruni gunung putri tidur dan menuju ke jalan locari lagi.

Ketika Arjuna sudah tiba di jalan locari arjuna membuang begitu saja lukisan gagalnya ke dalam tong sampah, dan langsung memasuki tokonya kembali.

Tidak terjadi apapun pada saat ini.

Siapa sangka ketika waktu menunjukan pukul 2 siang hari, terlihat truk sampah yang datang untuk mengambil sampah di sekitaran jalan locari. Tanpa basa basi truk sampah itu langsung mengangkut semua sampah yang berads di jalan locari. Kemudian truk itu melaju terus di kota malang untuk mengangkut sampah yang ada.

Siapa sangka ketika truk itu berada di jalan M.T HARYONO semilir angin berhembus kencang, hingga membuat lukisan gagal dari Arjuna terbang dan terjatuh di pinggiran jalan.

Seorang mahasiswi salah satu kampus dekat jalan M.T HARYONO itu secara tidak sengaja melihat kanvas yang terjatuh dari truk sampah dan tergeletak begitu saja di atas trotoar.

Mahasiswi itu mengambil kanvas itu dengan ekspresi penasaran. Ketika dia mengambil gulungan kanvas itu dia merasakan ada hal aneh di dalam kanvas itu. Pasalnya meskipun gulungan kanvas itu terjatuh dari truk sampah dan sudah pasti bercampur dengan sampah lainnya namun gulungan kanvas ini masih sangat bersih bahkan tidak ada debu sedikit pun yang menempel di situ.

Mahasiswi itu kemudian membuka gulungan kanvas itu. Seketika itu juga dia melihat goresan cat berwarna hitam yang membentuk sebuah sketsa pedang, wanita itu melamun seolah dia terseret ke sebuah tempat dan melihat pedang Tajimalela secara nyata.

Namun hal itu berlangsung beberapa detik saja, kemudian wanita itu langsung tersadar, "astaga! Lukisan yang sangat bagus!" Batinnya.

Meskipun dia hanyalah seorang wanita biasa, namun karena dia merasakan perasaan kagum ketika membuka gulungan kanvas itu, dia menjadi sangat yakin sekali yang menggambar sketsa pedang ini merupakan seorang seniman.

Dengan cepat wanita itu menggulung lukisan itu dan memasukannya ke dalam tasnya. Setelah itu dia secara terburu buru memasuki kampusnya sebab sebentar lagi jam pelajaran tiba.

Wanita itu bernama Widya mahasiswi teknik perikanan yang berkuliah di salah satu Universitas di malang.

Waktu berjalan dengan sangat cepat, siapa sangka pada saat ini menunjukan pukul 11 malam. Terlihat Widya yang baru saja keluar dari gerbang kampusnya.

Mahasiswi pulang larut malam adalah hal yang umum di malang. Vidya terlihat sangat lelah sekali, bahkan dari cara jalannya saja membungkuk karena saking lelahnya.

Tidak lama kemudian Vidya langsung berdiri mematung dan memasang ekspresi panik ketika dia berada di gang sepi, dan melohat dua orang pemabuk yang sedang memandanginya dengan mata merah.

"Hehe, ada cewek itu john! Pasti ada uangnya ayo kita rampas!"

"Sebentar bor, kita cicipi dulu, dia lumayan cantik!"

Kedua pemabuk itu sepertinya tidak terlalu mabuk, karena masih bisa berdiri walaupun sempoyongan.

Jelas pada saat ini Vidya ketakutan ketika dia hendak di lecehkan oleh kedua pemabuk itu. Vidya hendak membalikan badannya namun naas dia malah tersandung dan terjatuh.

Membuat kedua pemauk itu menyeringai dengan seringai buas mereka.

"Ti... tidak! Menjauh dariku! Jangan dekatiku!" Teriak Vidya sambil mencob untuk berdiri namun sayang sekali, dia begitu takut hingga membuat kakinya bergetar dan kesulitan untuk berdiri.

Namun semua orang yang ada di sini tidak mengira, tiba-tiba resleting tas Vidya terbuka dan sebuah gulungan kanvas terjatuh dengan sendirinya.

Baik Vidya dan dua pemabuk itu tidak memperdulikan gulungan kanvas itu.

Namun tiba-tiba....

Wus...

Gulungan kanvas itu terbuka dengan sendirinya membawa angin-angin yang terasa seperti tebasan-tebasan pedang.

Seketika itu juga tubuh 2 pemabuk itu terpotong-potong menjadi potongan kecil-kecil.

Namun uniknya angin yang di bawa oleh lukisan itu tidak menyakiti Vidya. Vidya hanya merasakan hembusan angin biasa.

Nampak baju Vidya bersimbah darah dari dua pemabuk itu, bukan cuma baju Vidya yang bersimbah darah Namun tembok dan tanah di gang itu juga tercecer darah 2 pemabuk itu.

Vidya menatap lukisan itu dengan ekspresi horor, "akkkhhhh!!!" Vidya berteriak panik dan dia langsung bangkit dan berlari begitu saja.

Sampah ciptaan Arjuna telah menyelamatkan kehormatan wanita dan menghapus dua sampah masyarakat.

***

Waktu berjalan dengan cepat, di pagi hari ini terlihat Arjuna yang duduk di konternya sambil membaca novel berjudul, 'bukan penjual boneka biasa'

"Permisi!" Siapa sangka seorang pria paruh baya memasuki toko.

Arjuna langsung memasang ekspresi antusias, "hah?! Pelanggan?" Arjuna tidak menyangka setelah sekian purnama akhirnya ada pelanggan yang mengunjungi tokonya.

"Silahkan masuk pak..." ucap Arjuna.

Pria itu tolah-toleh sambil melongo mengamati barang-barang koleksi Arjuna, "permisi mas, apakah sampean jual dupa?"

1
Pencuri Hati
upppp thorrrr....
Pencuri Hati
Maheswari mau nambah benjol di kepala kali😆
Rere Emon
/Drool/upp lagi kak thor
Jadi Orang
knp mc nya di buat tolol
Pencuri Hati
crazy up Thor....
brajamusti
yg banyak thorrr.. jangan males up nya
Pencuri Hati
lanjuttt
Pencuri Hati
up Thor 🙏
heru Rujak
receh
watno antonio
bagus
Arman Jaya
semangat...../Good/
Aqlul /aqlan
tetep smngt thor...merdeka...
Vinski Ambar01
semoga lekas diberikan kesembuhan dan bisa beraktivitas seperti dulu lagi.. aamiin
Eva Akmal
semoga lekas sembuh aamiin..
Pencuri Hati
Syafakallah semoga cepet sembuh 🤲
brajamusti
wah up nya cuma 1 uyy
Aqlul /aqlan
wah kabuuuurrrr.....lnjut tpi jngan kabur ya thor....
Lilis Khotimah
lg dong ceritanya
Aries Hikmal
💝
Aqlul /aqlan
hhhh...bolo sewu opo srewu tor...lnjut...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!