Tak pernah mendapatkan cinta dari siapapun termasuk ibu kandungnya, Cinderella Anesya seorang gadis yang biasa di sapa Ella itu berharap ada setitik cinta dari tunangannya.
Sayangnya pria yang menjadi tunangannya itu tak pernah menganggapnya ada dan lebih cenderung pada adik tirinya yang selama ini selalu di sayang oleh keluarganya.
Merasa ketulusannya di khianati, Ella akhirnya menerima pinangan pria yang selama ini diam-diam mencintainya..
Akankah hidupnya berubah setelah bersama pria itu? Atau justru sebaliknya??
•••••
"Berjanjilah untuk selalu mencintaiku.." Cinderella Anesya
"Aku akan selalu mencintaimu, Baik sekarang, Nanti dan selamanya.." Davin Anggara Sanjaya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon El Viena2106, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menjaga Kesetiaan
"Kamu yakin menolak lamaran saya?" Tanya seorang pria pada seorang wanita cantik yang berada di hadapannya.
Wanita itu menunduk tak berani mengangkat kepalanya. Sepertinya Wanita itu cukup takut.
"Kenapa kamu diam? Saya tanya.. Kamu yakin menolak lamaran saya?" Wanita itu menghela nafas panjang sebelum akhirnya dia memberanikan diri mengangkat kepalanya menatap mata sendu pria yang diam-diam selama setahun ini selalu saja mengejarnya.
Pria itu bernama Davin Anggara Sanjaya. Seorang Ceo kaya yang namanya di kenal oleh banyak orang. Di usianya yang ke dua puluh tujuh tahun pria itu sudah mampu memimpin perusahaan yang di wariskan Daddy nya dengan baik. Dan sekarang perusahaan tersebut semakin berkembang pesat.
Mengingat Davin adalah putra sulung dari Tuan besar Nalendra, Banyak pengusaha-pengusaha yang berlomba lomba ingin bekerja sama dengannya. Bahkan di usianya yang terbilang masih muda, Davin pemegang saham paling banyak di beberapa perusahaan.
Selama hidup, Davin tak pernah dekat apalagi sampai jatuh cinta pada seorang wanita.
Dan baru pertama kalinya ini Kakak dari Davina itu merasakan jatuh cinta pada seorang wanita yang dimana satu tahun yang lalu telah menolongnya.
Sejak saat itulah Davin mulai tertarik pada seorang wanita yang bernama lengkap Cinderella Anesya atau yang biasa di panggil Ella itu.
Tak jarang Davin sengaja menemui Ella. Bahkan berulang kali pria itu menyatakan cinta terhadap Ella, Sayangnya wanita itu selalu menolak. Entah apa alasannya Davin belum tahu.
Davin juga sering mengirim paket barang untuk wanita yang selalu di cintanya itu. Mau tak mau Ella selalu menerima walau kadang bukan dia yang menerimanya melainkan adiknya.
Dan malam ini, Saat Ella pulang dari kantor tempat dimana dia bekerja. Davin mengajak Ella bertemu di cafe.
Dan di sinilah sekarang keduanya berada. Malam ini Davin menyatakan kembali cintanya pada wanita cantik itu.
Tak hanya sekedar pernyataan cinta seperti sebelum sebelumnya Davin juga melamar Ella sebagai istrinya.
"Maafkan saya Tuan.. Tapi saya sudah punya tunangan. Saya sudah punya calon suami.. " Jawab Ella pada Davin dengan sopan.
"Saya sudah tahu.." Ella terkejut bukan main, Darimana pria ini tahu kalau dia sudah punya calon suami? Bukankah dia tidak pernah bercerita pada pria itu. Pikir Ella..
Mungkin Ellla lupa siapa Davin. Pria itu mampu melakukan apapun dan semua yang dia mau pasti terwujud. Tentang Ella serta kehidupan yang di alami gadis itu selama ini Davin jelas tahu. Dan di sinilah Davin mengerti kenapa Ella selalu menghindar bahkan menolak cintanya.
"Saya sudah tahu kalau kamu itu punya tunangan. Kalian bertunangan karena sebuah perjodohan kan? Dan saya tahu semua yang kamu alami selama ini?
"Tuan, Tuan mengikuti saya?
"Apa yang tidak saya tahu tentang kamu? Saya melamar kamu sebagai istri saya. Tapi kamu nolak saya demi pria yang tak pernah menganggap kamu itu ada.." Ella kembali menunduk, Matanya mulai berkaca-kaca. Apa yang di katakan oleh Davin semuanya benar.
Dia cinta pada tunangannya sudah sejak lama sayangnya pria yang biasa di sapa Araka itu tak pernah menganggapnya. Araka lebih cenderung dekat dengan adiknya.
"Jadilah istri saya, Saya janji akan memberikan cinta serta kebahagiaan untuk kamu.." Ella menatap mata Davin cukup lama, Sekali lagi dia menggelengkan kepalanya.
"Maaf saya gak bisa.. Saya sudah terlanjur punya janji pada Nenek Araka kalau saya sudah bersedia menjadi menantu cucunya. Lagi pula saya yakin kok kalau Araka akan berubah. Mungkin sekarang dia masih belum terbiasa saja.. Mungkin setelah kami menikah dia akan terbiasa.." Kata Ella yang sebenarnya tidak yakin apakah Araka akan berubah atau tidak.
Davin tak mampu berkata-kata lagi. Pria itu tahu kalau Ella adalah wanita yang selalu menjaga kesetiaannya.
Dan memang benar, Ella mencintai Araka sudah sejak lama. Meski pria itu bertahun-tahun kuliah di luar negeri cinta Ella terhadap Araka takkan hilang. Menolak lamaran Davin pun karena wanita itu setia pada Araka.
"Baiklah.. Kalau memang itu keputusan mu.. Tidak apa-apa.." Ucap Davin dengan wajah penuh kecewa. Tapi mau bagaimana lagi, Cinta tak dapat di paksakan.
"Maafkan saya Tuan.." Kata Ella dengan kepala menunduk.
"Tidak apa-apa.. Jangan minta maaf, Kau tidak salah.." Davin berdiri dari duduknya, Ia meraih sesuatu lalu menyerahkan kartu nama untuk Ella.
"Jangan di tolak lagi.. Simpan ini untuk berjaga-jaga.. " Setelah mengatakan itu, Davin berlalu pergi. Kini hanya tinggal Ella seorang diri, Matanya tak lepas menatap kartu nama itu.
Biasanya dia akan menolaknya tapi entah kenapa kali ini Ella merasa harus mengambil dan menyimpannya saja..
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Ella pulang dengan berjalan kaki. Malam yang gelap dan aura yang dingin menusuk hingga ke tulang-tulang.
Tatapan wanita cantik itu tampak kosong. Ucapan Davin terngiang di telinganya.
"Aku memang butuh cinta dan kasih sayang hanya itu saja.." Gumamnya. Ia menghela nafas panjang, Hingga sebuah mobil yang tak asing berhenti.
Kaca mobil itu terbuka, Dan lagi sebuah pemandangan yang menyakitkan kini terpampang nyata depan matanya.
Araka tunangannya dan Lentera adiknya berada dalam satu mobil.
"Kak.. Kenapa kakak malam-malam ada disini? Mama dari tadi bingung tuh nyariin.." Ujar Lentera pada Ella. Tak lama, Seorang pria tampan keluar dari kendaraan roda empat tersebut.
"Sekarang masuk! Kamu itu nyusahin mulu.." Kata Araka dingin. Ella hanya diam, Bisa tidak pria ini bicara dengan lemah lembut. Bukankah dia adalah tunangannya, Kenapa dia yang selalu di perlakukan seperti itu.
"Kamu pulang aja dulu.. Aku bisa pulang sendiri.." Kata Ella, Dia sudah lelah dengan semua ini. Percuma satu mobil kalau akhirnya dia menyaksikan kedekatan tunangannya bersama adiknya, Atau lebih tepatnya adik tiri.
"Kau itu jangan ngeyel.. Kalau terjadi apapun padamu aku yang di marahi oleh nenek. Kau jangan jadi orang yang selalu menyusah...
"Justru itu kau pergilah dulu.. Biar aku tidak menyusahkan mu.." Ella pun berlalu pergi. Tak peduli dengan Araka yang membujuknya.
Begitu sampai di rumah, Seperti biasa Ella langsung di sambut tatapan tajam oleh ayahnya.
"Darimana saja kamu malam-malam begini? Bukankah kantor Araka sudah pulang sejak tadi sore?
"Ella masih ada keperluan di luar yah.. Makanya pulang telat.." Jawab Ella. Ia melirik wanita paruh baya yang tak lain adalah Mamanya itu hanya diam saja. Tak ada pembelaan dari wanita yang telah melahirkannya itu.
"Alasan! Dasar anak tak berguna.." Ella tak lagi mendengar, Dia sudah lelah fisik dia tak mau menambah beban dengan menyiksa batin dan mentalnya juga.
"ELLA! MAU KEMANA KAMU!!
BRAAAK!!
Ella menutup pintu kamarnya dengan keras. Ia langsung merebahkan tubuhnya di atas tempat tidurnya. Helaan nafas kasar terdengar..
Matanya hendak terpejam namun sebelum itu, Ella membuka laci mengambil selembar foto seorang pria yang dulu ia temukan di gudang rumah lamanya.
"Papa.. Papa dimana? Ella kangen.." Air matanya mengalir membasahi bantal. Andai saja Papanya masih ada, Dia tidak akan menderita seperti ini. Hanya Papa nya yang sayang padanya. Namun sejak Mama dan Papanya cerai, Semua hancur sudah. Dia tak pagi di sayangi, Sementara Papanya hilang kabar entah kemana.
•
•
•
TBC
...Assalamualaikum ........
Bismillah.. Othor Kembali merilis Karya baru yang berjudul " Cinta Untuk Cinderella " Ini kisah Davin, Kakak Davina.. Yuk, Othor mohon mampir serta dukungannya.. 🥰❤️
NB: Untuk Cover sedikit ada kesalahan ya, Sehingga tidak bisa di kasih judul🙏 Mohon di maklumi..