Senja Ini Tanpa Dirinya
Aku berlari menghampiri Ayah yang sedang bersantai di teras rumah. Sudah beberapa menit yang lalu Ayah berada di sana. Hari ini aku akan pergi menemui Ibu seperti hari-hari libur sebelumnya, untuk itu
0
0
Sesuatu yang (Berarti) Mengubah Segalanya
Pagi hari itu, aku dengan sontak terbangun karena alarm yang telah kupasang semalam telah berbunyi menandakan aku harus bergegas untuk pergi ke sekolah. Jam menunjukkan pukul 6.15 dan aku telah selesa
0
0
Mahkota Usang
Seorang wanita yang berdaki dosa dan berpeluh maksiat menangis sesenggukan di sudut kamar mandi. Berkali-kali menggosokkan sabun di seluruh tubuhnya. Perasaan berkecamuk, penuh rasa hina. Berkali-kali
0
0
Asa Perempuan Panggilan
Lemparan senyum memikat selalu mencuat dari bibir merona Alexa Samantha saat ia memerankan aksi nakalnya. Tak ayal kecantikannya selalu menghipnotis para kaum adam yang berhidung belang. 13 tahun Alex
0
0
Guntur
Sederhana saja alasanku mencintai gemuruh guntur yang beradu: berisik. Cukup untuk menarikku keluar dari hipnotis hujan yang setiap rintiknya memburu, menarik emosi terdalamku mencuat ke permukaan. Pi
0
0
Teman Pertama Untuk Terakhir Kali
Namaku lala. aku orang yang selalu dibuli, tak ada teman untukku, tapi ada satu orang bernama seno yang selalu menatapku dan tersenyum denganku, tapi ia tak pernah mendekatiku. Suatu hari, aku berjala
0
0
Bunga
“Malam ini dingin ya” Bunga menatap langit gelap penuh kilau itu dengan pandangan pilu. Pemandangan yang selalu membuat Bunga merasa tak nyaman, tetapi ia tetap menyukainya. Bunga tidak mengerti kenap
0
0
The Life of Vante
Ini kisah tentang Vante. Pemain biola tampan yang sayangnya harus kehilangan nyawa karena kecelakaan kapal Titanic. Kecelakaan maritim paling memilukan di sepanjang sejarah. Kisah ini bermula saat Van
0
0
Balas Budi Seekor Anjing
“Ma, Shelin jogging dulu ya!” ujar Shelin sembari mencium telapak tangan ibunya. “Iya, hati hati ya” jawab ibunya. Di taman kota, Shelin berolahraga dan jogging di sana. Setelah 90 menit berolahraga,
0
0
Delia Belajar Membaca Al Quran
Pada suatu hari Delia pergi bersama Ibunya ke Pasar, dalam perjalan menuju ke pasar delia melewati sebuah masjid delia mendengar orang orang sedamg membaca al quran. Setelah sampai ke pasar delia dan
0
0
Bayangan Seorang Diri
Tulisan ini kupersembahkan untuk diriku sendiri, dimana aku yang sedang berada dalam kesulitan, kebingungan, dan lain-lainnya. Sekarang, hanya meja, kursi, pulpen, dan kertas yang bisa menjadi temanku
0
0
Hari Raya Pandemi
Setelah virus covid-19 berhasil menggegerkan dunia. Tak ada lagi kerumunan terlihat di sepanjang mata memandang. Semua orang menjaga jarak. Sekedar takut tertular oleh virus yang cukup menakutkan. Tak
0
0
Bulan, Inikah Akhir Kisahku?
Siska menatap bulan yang sedang menyinari bumi. Seperti hari-hari biasanya, gadis kecil itu merasakan kedamaian saat menatap sang bulan. Seakan bulan adalah ibunya yang selalu siap untuk menghapus air
0
0
Dedak
Inara menatap lekat ke gundukan tanah yang bertabur bunga mawar dan bunga kenanga di atasnya. Kini sudah lima bulan lamanya dia ditinggal sang Ibu. Kini dia hidup berdua dengan ayahnya yang bernama Da
0
0
Jogja dan Asmaralokanya
Petang membuana, mengarah pada pijakan jingga di ujung kota. Nafasnya bergelung remuk pada ramainya motor tua yang melewati aspal kasar. Sesosok istimewa di kota istimewa, eloknya suasana serta candun
0
0
Sang Fajar Itu Milik Senja
Sejak awal musim itu, siapa yang akan menduga semua akan menjadi awal dalam cerita baru milik senja, yang biasanya hanya duduk di tepi danau dengan kertas origami, dan akan menjelma menjadi angsa-angs
0
0
Surat dari Ibu tak Kunjung Sampai
Laki-Laki tanpa mata kanan, Dal, itulah orang-orang menyebutnya. Sungguh, laki-laki tanpa mata kanan itu sangat teramat terkenal sekali: hanya pelancong sajalah yang tak kenal laki-laki itu, Dal! Dal,
0
0
Mawar Terakhir Untuk Bunda
Panas, keringat, dan tanah. Hal itulah yang mewarnai kegiatan berkebun Vina di akhir pekan dengan Bundanya. Mawar, melati, dan bougenvil adalah bunga favorit Vina. Hampir seluruh bagian kebun Vina dit
0
0
Tira
Tira, seorang gadis manis dan periang. Dikenal sebagai murid yang pintar, aktif dan disiplin. Gadis ramah yang tersohor namanya di seluruh penjuru sekolah ini, merupakan murid kesayangan para guru dan
0
0
Bapak, Hujan dan Kakak
Angin berhembus kencang mengibar-ngibarkan gorden jendela kamar saya, sejenak saya melemparkan pandangan dari buku yang sejak tadi menyita waktu saya. Baru saja hendak beranjak menutup jendela, tanpa
0
0