Pak Darman
Gerimis itu seperti jarum halus yang menusuk pori-pori aspal. Di depan Taman Kencana, seorang laki-laki tua bernama Darman berdiri dengan peluit yang sudah kehilangan suaranya. Jaket oranye kusamnya l
0
2
jam 03:17
Malam itu terasa berbeda. Aku terbangun tanpa alasan yang jelas. Kamar gelap, hanya diterangi cahaya redup dari lampu jalan yang menyelinap lewat celah jendela. Nafasku terasa berat, seperti ada sesu
4
9
Sebelum Hari Itu Datang
Namaku Elsa. Aku tidak pernah benar-benar siap untuk kehilangan. Dulu, saat papa pergi lebih dulu, aku masih bisa berpura-pura kuat. Lalu kakak perempuanku menyusul, dan rasanya seperti sebagian hid
0
1
Senandung Sunyi di Sepertiga Malam
Senja melukis langit Jakarta dengan sapuan warna jingga dan keunguan. Angin sore berhembus pelan, membawa aroma tanah basah sisa hujan yang baru saja reda. Di teras Masjid Al-Hurriyah yang megah, Faiz
0
2
Senja Yang Tak Pernah Usai
Di bawah siraman golden hour yang terasa estetik sekaligus menyesakkan, Titin melangkah menyusuri jalan setapak di taman desa. Langkahnya pelan, ditemani lagu "Senja di Sore Itu" yang berputar looping
0
0
“Kita Tidak Bersama, Tapi Tidak Pernah Berpisah”
Namanya Arka. Dan satu-satunya orang yang paling ia cintai adalah—ibunya. Sejak kecil, Arka tidak pernah punya banyak hal. Rumahnya sederhana. Hidupnya pas-pasan. Tapi ibunya selalu bilang, “Kita mung
0
0
“Kita Tidak Bersama, Tapi Tidak Pernah Berpisah”
Namanya Raviel. Dan dia mencintai seseorang yang doanya tidak pernah sama arah—Naresha. Cinta mereka sederhana. Berawal dari obrolan kecil di kampus, lalu tumbuh jadi kebiasaan saling mencari. Tidak a
0
0
“Tuhan yang Memisahkan Kita”
Namanya Rendra. Dan dia jatuh cinta pada seseorang yang doanya berbeda arah—Mikaela. Mereka bertemu di perpustakaan, di antara rak buku yang sunyi dan debu yang menari di udara sore. “Pinjam buku ini?
0
0
Omlet terakhir
Omlet itu adalah milik adik Sho. Seorang remaja lelaki SMA yang terus mencari kasih sayang tapi tak sadar kalau orang itu ada disampingnya selama ini. Itu adalah hari Senin, udaranya dingin, air turu
2
0
Penjahit Malam Kemayoran
Suara deru mesin jahit manual merek Butterfly itu terdengar ritmis, beradu dengan bising knalpot kendaraan yang melintasi kawasan Kemayoran saat jarum jam menunjuk angka sepuluh malam. Di bawah pendar
0
1
Sayap Patah Malaikat Putih
Malam itu, aroma lisin di lorong rumah sakit terasa seperti bau kematian. Aku baru saja melepas sarung tangan karet setelah sif panjang di unit ambulans ketika jeritan melengking memecah keheningan ba
0
1
Ternyata Wanita!
Malam itu, lilin aromaterapi beraroma lavender masih menyala tenang di sudut kamar pengantin. Vina, dengan piyama satin merah mudanya, duduk di tepi ranjang sambil memandangi cincin emas yang melingka
0
1
Cafe Dengan Tanuarta
Di bawah naungan lampu gantung kristal yang berpendar redup, "Café de Tanuarta" berdiri tegak dengan dinding kayu ek yang memancarkan aroma lilin lebah dan kemewahan kuno. Tidak ada kebisingan kota ya
0
1
Mahkota Rahim Berduri (Part Terakhir)
Enam bulan sejak kaki Rissa melangkah keluar dari gerbang neraka itu, langit Jakarta seolah tidak pernah benar-benar cerah bagi penghuni rumah mewah keluarga Zola. Samuel Zola kini bukan lagi sekadar
0
2
Mahkota Rahim Berduri (Part 2)
Dunia seolah berputar dengan poros yang salah. Di saat Rissa Sarasvati harus menyeret langkahnya yang lunglai keluar dari rumah sakit dengan rahim yang kosong dan jiwa yang mati, Samuel Zola justru ta
0
1
Mahkota Rahim Berduri
Malam di kawasan elite Jakarta Selatan itu biasanya senyap, namun di balik dinding marmer kediaman Zola, suara pecahan kaca baru saja merobek keheningan. Rissa Sarasvati bersimpuh di atas lantai dingi
0
1
Sisa Hujan Di Sisi Hati
Gerimis di pemakaman itu belum juga reda, seolah langit ingin ikut membasuh nisan kayu yang masih basah. Di sana, tertulis nama Maya Pramesti. Kakak kandungku. Separuh jiwaku. Dan di samping nisan itu
0
1
Perang di Kantin
Makanya, kita lihat saja nanti di masa orientasi," Kenzo mendekatkan wajahnya, tersenyum miring. "Aku bakal bikin kamu sadar kalau disiplin kolotmu itu nggak akan laku di depan anak-anak." Kantin - 15
0
0
" Dari luasnya betala, kenapa harus segara? "
"Kenapa suka laut?" "Karena dengan melihat laut, aku bisa mengurangi sedikit rinduku terhadap o
1
1
Surat yang Datang Sebelum Kekalahan
Malam itu, langit di atas perkemahan Romawi terasa aneh—terlalu sunyi untuk sebuah pasukan yang akan berperang esok hari. Api unggun menyala redup, dan para prajurit memilih diam, seolah mereka sudah
0
0