Eh teman pernah gak kamu ngerasa dunia ini seperti... kurang sinkron?
Jadi gini ceritanya...
Tadi pagi, saat aku sedang menyikat gigi di depan cermin. Rutinitas biasa yang aku lakuin tiap pagi, sampai aku sadar ada yang salah. Saat aku berkedip , pantulanku di cermin tetap menatapku tajam tanpa berkedip sama sekali. Aku membeku. Dingin menjalar dari ujung kaki sampai tengkuk.
Anehnya, pantulanku itu justru tersenyum. Bukan senyumku yang biasanya ramah, tapi senyum yang lebar, terlalu lebar, hingga sudut bibirnya seolah menyentuh telinga. Dia lalu mengetuk kaca dari dalam—tok, tok, tok—bunyi yang sangat nyata di telingaku.
Pelan-pelan, dia mendekatkan wajahnya ke permukaan kaca yang mulai berembun, lalu berbisik, 'Giliranmu yang di dalam sekarang.'
Detik berikutnya, tangannya menembus permukaan kaca yang keras itu seperti air, lalu mencengkeram kerah bajuku dengan kekuatan yang mustahil.
Pandanganku kabur, gravitasi seolah terbalik, dan tiba-tiba aku mencium bau pembersih kaca yang sangat menyengat.
Sekarang, aku berdiri di sini, melihat diriku sendiri di luar sana—maksudku, sosok yang memakai tubuhku—sedang bersiul santai, meletakkan sikat gigiku, dan berjalan keluar kamar mandi seolah tidak terjadi apa-apa. Dia sempat melirik ke arahku, mengedipkan sebelah mata, lalu mematikan lampu.
Sekarang semuanya gelap. Dan kawan, bagian paling buruknya? Aku baru sadar kalau di sisi 'sini', tidak ada pintu keluar....