Terima Kasih Sudah Bertahan
Hujan sore itu jatuh begitu deras, membasahi kaca jendela kecil di sebuah kamar yang sunyi. Di sana, seorang remaja berusia tujuh belas tahun duduk memeluk lutut, menatap bayangan dirinya di kaca. Waj
0
1
Kasih Bulan Tak Pernah Padam
Hujan turun perlahan malam itu. Butirannya mengetuk jendela kamar mungil seorang anak berusia tujuh tahun bernama Aruna. Lampu tidur berbentuk bintang menggantung di sudut meja kecil, memancarkan caha
0
2
Api di antara dua kerajaan
Pada abad ke-20, di salah satu bagian bumi, berdiri dua kerajaan besar: Kerajaan Delialion dan Kerajaan Genalio. Sejak dahulu, kedua kerajaan ini hidup berdampingan dalam damai, dipimpin oleh raja-raj
0
5
Catatan di laci ibu
Di malam yang penuh bising ini, aku duduk di teras rumah, menatap bintang-bintang yang jumlahnya sedikit namun tetap bersinar di langit hitam kebiruan. Hari ini rumah begitu ramai—tidak seperti biasa
0
2
Malam yang Tak Berujung
Hujan deras mengguyur hutan lebat di pinggiran kota kecil itu, menciptakan simfoni gemuruh yang seolah menelan segala suara. Udara malam Oktober yang dingin menusuk tulang, dan kabut tipis mulai menye
0
3
Ard thalijat wabarida 1-end (update)
ard thaljiat wabarida Pengenalan Ard thalijat wabarida atau dikenal wabarida adalah sebuah negara yang terletak di laut Utara. Negara ini memiliki iklim bersalju, negara ini juga sangatlah kaya kare
0
0
KERETA MALAM TERAKHIR
“Dengan kereta malam ku pulang sendiri Mengikuti rasa rindu Pada kampung halamanku Pada Ayah yang menunggu Pada Ibu yang mengasihiku” Lorong penuh bangku kosong di ruang tunggu Stasiun Kereta Api. P
0
0
Meow—Judge a book by its cover
Meow. Meow meow meow? Meow meow… meow meow meow. Meow meow—meow meow meow, meow meow. Meow meow meow meow… meow? Meow meow meow meow~ Meow! Meow meow… meow meow meow meow, meow meow. Meow meow—me
1
3
Selalu gagal dalam pertemanan
Suatu hari ada sahabat yang tak bisa terpisah kan namanya ayu dan Mila setiap hari ayu selalu Dateng ke rumah Mila untuk bermain ayu pun memanggil Mila "milaaaaaa" Mila pun keluar "woi berisik tau" uc
0
1
Aroma Hujan dan Kedai Buku Tua
Bagi Senja, cinta tidak pernah datang seperti ledakan kembang api. Baginya, cinta lebih mirip aroma tanah kering yang tersiram hujan—tenang, meresap, dan menenangkan. Itulah mengapa ia selalu menyu
0
2
Ard thalijat wabarida 1-end
ard thaljiat wabarida Pengenalan Ard thalijat wabarida atau dikenal wabarida adalah sebuah negara yang terletak di laut Utara. Negara ini memiliki iklim bersalju, negara ini juga sangatlah kaya kare
0
0
Di Antara Dua Suara
Di Antara Dua Suara Rina menikah dengan Arga karena ia percaya Arga adalah laki-laki yang baik dan bertanggung jawab. Namun setelah menikah, Rina mulai menyadari satu hal yang tak pernah benar-bena
0
1
Keluar dari Sarang
Namaku Adiba Syakila, orang biasa memanggilku Kila. Tapi sejujurnya, aku hampir lupa kapan terakhir kali seseorang memanggil namaku dengan hangat. Kamarku sudah lama menjadi segalanya bagiku. Dinding
0
2
Mahkota berdarah : kembalinya sang ratu sampah
Bab 1: Cawan Anggur Terakhir. Cairan merah itu mengalir di sudut bibir Alinea. Bukan anggur yang manis, melainkan racun yang membakar kerongkongannya. Di depannya, pria yang ia cintai selama sepuluh
7
5
TAWURAN
Langit Kelabu di Bawah Flyover Langit sore itu tidak menjanjikan senja yang indah. Awan mendung menggantung berat di atas Jakarta, seolah menahan napas menunggu sesuatu meledak. Di bawah pilar-pilar
0
2
Tuntunan Arah Pulang
Kata sebuah lirik lagu, “boleh kamu namai itu rumah selama ada mereka yang kamu cinta.” Aku dulu mengira itu cuma kalimat manis—jenis kata-kata yang enak didengar tapi gampang dilupakan. Sampai suatu
2
3
Aku
Aku menulis ini untukmu—yang sering merasa terluka, bahkan oleh hal-hal yang tak pernah benar-benar berniat menyakitimu. --- Ada seseorang yang setiap malam berbicara dengan dirinya sendiri di depa
0
0
PRIA ISTIMEWA 2
Baiklah, saya butuh seorang perawat untuk anak saya ini," kata si Ibu sambil mengelus lengan putranya di sampingnya. 'Putranya yang itu yang butuh perawat?' batinku terkejut. ___ Akhirnya Bu Nela me
0
0
Bayangan di Balik Kabut
Bagian 1: Pertemuan Pertama Kabut tebal menyelimuti Desa Cisarua malam itu. Dingin menyebar, seolah membisikan kata-kata yang membuatnya bergidik ngeri. Arkan mengeratkan jaket kulitnya sambil menata
0
3
PRIA ISTIMEWA 1
Namaku Dirya. Usiaku dua puluh tahun, lebih beberapa bulan. Aku anak ke tiga dari dua bersaudara. Eh, tiga bersaudara. Entahlah, aku bingung dengan penyebutan ini. Aku anak ke tiga, saudaraku ada
0
0