NovelToon NovelToon
Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Sistem Eror : Aku Adalah Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Antagonis / Perjodohan
Popularitas:4.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tiara Pratiwi

Seorang mahasiswi yang marah dengan akhir cerita novel yang baru dibelinya. Dalam novel diceritakan tokoh antagonis di novel, disalahpahami tunangan dan keluarganya sendiri gara-gara hasutan dan trik licik tokoh utama wanita, Audrey Hepburn.
Tapi sungguh sial saat sedang menancapkan charger laptop ke stop kontak, dirinya malah tersetrum dan bertransmigrasi menjadi Eleanor Sinclair. Dengan tekad bulat, ia memilih menjadi antagonis yang sesungguhnya, ia memilih target meningkatkan rasa kebencian semua tokoh hingga 100%. Hadiah dari pencapaian target misi dari sistem ini adalah uang senilai 100 juta dollar dan izin kembali ke dunia nyata. Namun, semuanya malah jadi kacau, tingkat kebencian tokoh utama pria dan keluarganya justru berkurang. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah ia bisa menyelesaikan misi, mendapatkan hadiah, dan kembali ke dunia nyata?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiara Pratiwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10 Malah Dikasih Black Card

Sambil memalingkan wajah, Eleanor mengamati menu yang tersaji di atas meja. Ada ikan asam manis, sup krim jagung, tumis brokoli, beef teriyaki, dan sosis bratwurst. Ia lalu menyadari sesuatu, semua makanan ini adalah menu favorit Gideon dan Alistair. "Aku sudah tinggal di rumah ini selama tiga tahun, tapi mereka bahkan tidak menyajikan satu pun makanan yang aku sukai. Aha! Aku tahu! Mereka pasti tidak tahu apa yang aku suka," batin Eleanor.

Namun, reaksi yang ia harapkan dari keluarganya ternyata tidak terjadi. Gideon dan Alistair justru terdiam, tampak seperti sedang memikirkan sesuatu yang serius.

"Itu..." Gideon memulai kalimatnya namun tidak menyelesaikannya.

"Ah, maafkan ibu," potong Evangeline dengan nada suara yang terdengar tulus dan menyesal. "Ibu baru sadar kalau ibu memasak makanan yang hanya sesuai selera ayahmu dan Alistair. Ibu benar-benar lupa bertanya padamu. Bagaimana kalau kau beri tahu ibu apa yang ingin kau makan? Ibu akan segera pergi ke dapur dan membuatnya sekarang juga."

Eleanor terdiam. Ia tidak menyangka ibunya akan meminta maaf. Ia sengaja bersikap kasar agar dimarahi dan diusir, namun keluarga ini malah merespons dengan kelembutan.

Alistair kemudian menarik kembali piring Eleanor dan meletakkannya tepat di depan adiknya lagi. "Makanlah ini dulu untuk mengisi perutmu. Nanti siang, aku akan membawamu keluar dan membelikan makanan apa pun yang kau inginkan. Ibu benar-benar ahli dalam memasak daging ini, teksturnya sangat lembut. Cobalah sedikit saja."

Gideon ikut menambahkan, "Jika ada bahan makanan yang bisa membuatmu alergi, kau harus segera mengatakannya kepada kami agar tidak terjadi hal yang membahayakan kesehatanmu. Walaupun sepertinya di keluarga kita tidak ada yang punya alergi tertentu"

Eleanor merasakan perutnya berbunyi pelan. Meskipun ia ingin mempertahankan harga dirinya, tapi rasa lapar mulai mendominasi. Ia melihat ke arah potongan daging yang dipotong tipis-tipis dan disiram saus cokelat yang kental.

"Baiklah, aku terpaksa makan ini karena aku harus tetap bertahan hidup sebelum diusir. Mungkin nanti aku tidak akan bisa makan enak lagi," gumam Eleanor.

Ia mengambil garpu dan menusuk sepotong kecil daging. Saat daging itu menyentuh lidahnya, matanya sedikit melebar. Rasa gurih dan bumbu yang meresap sempurna membuatnya terkejut. Daging itu benar-benar empuk dan mudah dikunyah. Tanpa sadar, ia mulai menyuap nasi dan lauk dengan kecepatan yang meningkat. Dalam beberapa menit, ia makan dengan sangat lahap.

Di dalam pikirannya, Eleanor merasa takjub. "Apakah ibuku dulunya adalah seorang koki profesional? Kenapa rasa masakannya jauh lebih enak daripada restoran mahal yang pernah aku datangi? Meskipun awalnya aku sangat ingin makan omelet dan tofu, tapi rasa daging ini benar-benar luar biasa. Biasanya aku tidak suka daging karena harganya mahal dan sering terselip di gigi, tapi yang ini benar-benar berbeda. Dagingnya sangat empuk dan seperti lumer di mulut.

Evangeline hanya memperhatikan Eleanor sambil tersenyum lebar. Meskipun Eleanor tidak mengucapkannya, ekspresi wajah gadis itu saat mengunyah sudah cukup bagi Evangeline.

Tak lama, Eleanor menepuk perutnya yang kekenyangan.

Sadar bahwa dirinya baru saja makan dengan sangat rakus di depan keluarga Sinclair, Eleanor segera meletakkan sendoknya dan mengelap bibirnya dengan serbet. Ia kembali memasang wajah cuek untuk menutupi rasa malunya.

"Rasanya lumayan. Aku hanya makan karena tidak ingin kelaparan. Jadi jangan menganggap aku sangat menyukainya," ujar Eleanor dengan nada datar.

Gideon dan Alistair menundukkan kepala sedikit, berusaha menyembunyikan senyum mereka karena melihat sisa saus di sudut piring Eleanor yang benar-benar bersih. Mereka tahu Eleanor sedang berpura-pura.

"Lain kali, Ibu akan membuatkan omelet dan hidangan tofu untukmu," kata Evangeline tiba-tiba.

Eleanor tersentak. Ia menatap ibunya dengan penuh selidik. "Dari mana dia tahu kalau aku menyukai omelet dan tofu? Aku tidak pernah mengatakannya, kan? Apakah dia bisa membaca apa yang aku pikirkan?"

Sebelum Eleanor sempat bertanya, Gideon berdeham untuk mengalihkan pembicaraan. "Ehem. Alistair, aku dengar Margot masih dirawat di rumah sakit hari ini. Jika jadwal kosong hari ini, pergilah menjenguknya. Keluarga kita dan keluarga Parker sudah berteman sejak beberapa generasi sebelumnya. Kita harus memberikan dukungan pada Liam di masa sulit ini."

Alistair mengangguk. "Baiklah, Ayah. Aku akan mampir setelah..."

"Biar aku saja yang pergi," potong Eleanor dengan cepat. "Secara resmi aku adalah tunangan Liam. Aku merasa harus pergi ke sana. Tapi aku butuh uang untuk membeli sesuatu. Tidak mungkin kan aku datang dengan tangan kosong?"

Eleanor langsung mengulurkan telapak tangannya yang terbuka ke arah Gideon, meminta secara terang-terangan. Gideon tidak menunjukkan kemarahan atas sikap kurang sopan itu. Ia justru merogoh sakunya lalu mengeluarkan sebuah dompet kulit. Ia mengambil sebuah kartu berwarna hitam pekat dengan logo bank internasional yang eksklusif dan meletakkannya di telapak tangan Eleanor.

Eleanor memandangi kartu itu tanpa berkedip. "Ini? Apa ini adalah kartu kredit tanpa batas yang sering ia lihat dalam drama? Ini benar-benar black card? Teksturnya sangat berat karena terbuat dari logam. Aku akan menggunakan ini untuk membeli banyak barang sebelum aku harus mengembalikannya nanti," pikir Eleanor.

"Kartu itu untukmu," ucap Gideon seolah bisa membaca keraguan Eleanor. "Kamu tidak perlu mengembalikannya. Ibu dan kakak-kakakmu juga memilikinya. Ayah meminta maaf karena baru memberikannya sekarang. Sebelumnya, ayah merasa kamu masih kecil dan tidak butuh ini. Sekarang usiamu sudah delapan belas tahun, jadi Ayah menganggap kau sudah cukup dewasa untuk mengelola pengeluaranmu sendiri secara bertanggung jawab."

Mendengar kata-kata 'tidak perlu dikembalikan', pikiran Eleanor langsung berubah total. Ia menghitung cepat dalam kepalanya, "Berapa banyak aset yang bisa ia beli dengan kartu ini? Kalau kartu ini milikku selamanya, maka aku harus memastikan keluarga Sinclair tetap kaya raya. Jika mereka bangkrut, maka kartu ini tidak akan berguna lagi. Aku tidak boleh membiarkan sumber uangku menghilang begitu saja!"

Eleanor segera berdiri dari kursinya. Ia memasukkan kartu itu ke dalam saku celananya dengan hati-hati. Ambisinya untuk menghancurkan suasana keluarga atau bersikap buruk seketika luntur demi keamanan finansialnya. Eleanor benar-benar melupakan misinya.

"Terima kasih, Ayah. Kalau begitu, semuanya, aku akan bersiap-siap dan pergi sekarang," kata Eleanor dengan langkah kaki yang jauh lebih ringan saat meninggalkan ruang makan.

Ketiga anggota keluarga Sinclair yang tersisa di meja hanya saling pandang, mereka punya pemikiran yang sama, "Ternyata cara terbaik untuk bisa dekat dengan si Bungsu ini adalah dengan uang."

1
est
lanjut thor suka 👍
Yuyun Suprapti
crazy up kk💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!