NovelToon NovelToon
ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA(MAFIA KEJAM DAN CEO DINGGIN)

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mafia
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: lestari visa

📚 JUDUL: ADIK BUNGSU KESAYANGAN DAN DUA ABANG PENGUASA
(MAFIA KEJAM & CEO DINGIN)
✍️ Penulis: Lestari Visa

Siapa sangka, gadis lembut berhijab ini adalah harta paling berharga bagi dua penguasa besar yang ditakuti banyak orang? 🖤

Satu saudara adalah bos mafia yang kejam dan tak berperasaan, sementara yang lain adalah CEO dingin yang memegang kendali dunia bisnis. Bagi orang lain, mereka adalah sosok yang menakutkan dan sulit didekati. Tapi di hadapan adik bungsu kesayangan mereka, segalanya berubah. Kekejaman dan kedinginan itu lenyap, berganti menjadi kasih sayang yang tak terhingga dan perlindungan mati.

Di mana pun dia berada, dia adalah ratu yang tak tersentuh. Siapa pun yang berani menyakiti hatinya, harus bersiap menghadapi murka kedua abangnya yang tak kenal ampun.

Ikuti kisah manis, menegangkan, dan penuh kasih sayang ini hanya di NovelToon! Klik tautan di bawah untuk mulai membaca 👇

yu baca

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lestari visa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6: KEAMANAN YANG TERPASANG DAN PERASAAN YANG MULAI BERGESER

Pagi yang cerah di rumah Alpin terasa begitu menenangkan. Sinar matahari yang masuk melalui jendela-jendela besar menerangi setiap sudut ruangan, membuat suasana terasa hangat dan menyenangkan. Aisyah sudah selesai sarapan dan sekarang sedang duduk di teras rumah sambil memandang ke arah taman yang luas dan indah. Dia memegang secangkir teh hangat di tangannya, menikmati udara pagi yang segar dan suara burung-burung yang berkicau riang.

Di sekelilingnya, terlihat banyak pengawal yang berjaga dengan posisi tegak dan waspada. Mereka tersebar di setiap sudut halaman, di setiap pintu masuk dan keluar, bahkan di atap rumah sekalipun. Setiap gerakan yang mereka lakukan terlihat teratur dan terlatih dengan baik. Mereka tidak pernah berhenti mengawasi setiap lingkungan sekitar, memastikan tidak ada sesuatu yang mencurigakan atau berbahaya yang bisa mendekati rumah dan penghuninya.

Meskipun terlihat sangat serius dan menakutkan di mata orang lain, Aisyah tidak merasa takut sama sekali. Sebaliknya, dia merasa sangat aman dan nyaman karena mengetahui bahwa ada orang-orang yang bekerja keras untuk melindunginya dan keluarganya. Dia tersenyum melihat mereka, dan sesekali salah satu pengawal akan menoleh ke arahnya dan membalas senyumnya dengan hormat dan kehangatan.

Alpin dan Alfarro juga keluar dari rumah dan mendekati tempat di mana Aisyah duduk. Mereka berdua berdiri di samping adiknya, memandang ke arah taman yang sama dengan pandangan yang penuh perhatian.

"Kamu terlihat sangat bahagia hari ini, Dek," kata Alfarro sambil menepuk pundak adiknya dengan lembut. "Apa ada hal yang membuatmu senang?"

"Iya, Bang. Aisyah hanya merasa sangat bersyukur saja," jawab Aisyah sambil menoleh ke arah kedua abangnya. "Aisyah memiliki semua hal yang dibutuhkan, dan Aisyah memiliki kalian semua di samping Aisyah. Aisyah tidak pernah membayangkan bisa memiliki kebahagiaan sebesar ini."

Alpin menatap adiknya dengan pandangan yang dalam. Dia merasa hati ini terasa sangat lembut dan penuh cinta saat melihat Aisyah seperti ini. Selama ini, dia selalu menganggap adiknya sebagai sesuatu yang harus dia lindungi dan jaga dengan sepenuh hati. Tapi hari ini, ada perasaan lain yang muncul di dalam hatinya — perasaan yang tidak bisa dia jelaskan dengan kata-kata, perasaan yang membuatnya ingin selalu berada di dekat adiknya, dan ingin melakukan apa saja hanya untuk melihat senyumnya terlihat setiap hari.

"Kamu memang pantas mendapatkan semua kebahagiaan ini, Dek," kata Alpin dengan suara yang lembut. "Kamu adalah anak yang baik, cerdas, dan penyayang. Semua orang yang mengenalmu pasti akan mencintaimu, seperti halnya kami."

Saat mereka sedang berbicara, sebuah mobil berwarna hitam yang sangat mewah datang masuk ke halaman rumah. Mobil itu berhenti di depan pintu utama, dan beberapa orang yang terlihat berpakaian rapi dan berwajah serius turun dari dalamnya. Mereka langsung berbaris dan menunggu di depan pintu, seolah-olah sedang menunggu seseorang yang sangat penting.

"Ada siapa ya yang datang ke rumah kita pagi-pagi begini?" tanya Aisyah dengan wajah yang penuh rasa ingin tahu.

Belum lama kemudian, pintu mobil terbuka dan seorang wanita keluar dari dalamnya. Wanita itu berjalan dengan langkah yang anggun dan percaya diri. Dia memiliki wajah yang cantik, dengan mata yang terlihat tajam dan penuh perhitungan. Pakaian yang dia pakai terlihat sangat mahal dan rapi, menunjukkan bahwa dia berasal dari kalangan atas dan memiliki kekayaan yang berlimpah.

Begitu wanita itu masuk ke dalam rumah dan mendekati tempat mereka berada, Alpin dan Alfarro langsung berubah sikap. Wajah mereka yang sebelumnya terlihat lembut dan hangat, sekarang berubah menjadi dingin dan serius. Tatapan mereka menjadi tajam, dan seluruh tubuh mereka terasa terasa tegang seketika.

Wanita itu tersenyum tipis saat melihat mereka, lalu berbicara dengan suara yang lembut tapi terasa ada maksud tertentu di dalamnya. "Selamat pagi, Tuan Alpin dan Tuan Alfarro. Dan kamu pasti adalah Aisyah Putri Kirana, kan? Aku sering mendengar tentang kecantikanmu yang alami dan kebaikan hatimu."

Aisyah menatap wanita itu dengan wajah yang bingung. Dia tidak mengenal wanita ini sama sekali, dan dia tidak mengerti mengapa wanita itu datang ke rumah mereka. Dia memandang ke arah abangnya, mencari jawaban dari pertanyaan yang ada di pikirannya.

Alpin berjalan selangkah ke depan, menutupi sebagian tubuh Aisyah dari pandangan wanita itu. Suaranya terdengar dingin dan tegas saat berbicara, tidak ada rasa hangat sedikit pun di dalamnya. "Siapa kamu dan apa tujuanmu datang ke sini? Kita tidak meminta siapa-siapa untuk datang, jadi tolong jelaskan maksud kedatanganmu."

Wanita itu tertawa kecil, seolah-olah tidak merasa takut sama sekali dengan sikap Alpin yang menakutkan. "Jangan begitu, Tuan Alpin. Aku hanya ingin bertemu dengan kalian dan melihat langsung orang-orang yang banyak disebutkan di berita dan cerita-cerita. Namaku Sari Dewi, dan aku datang ke sini dengan niat yang baik. Aku memiliki bisnis yang bisa menguntungkan semua pihak, dan aku pikir kalian adalah orang yang tepat untuk bekerja sama denganku."

Alfarro menatap wanita itu dengan pandangan yang tajam. Dia sudah mengetahui siapa wanita ini — dia adalah wanita yang dikenal sangat licik dan pandai berakting. Banyak orang yang sudah menjadi korban dari kepura-puraannya, dan dia tidak ingin Aisyah terkena dampak buruk dari kehadiran wanita ini.

"Kami tidak tertarik dengan bisnis apapun yang kamu tawarkan," kata Alfarro dengan suara yang datar. "Kami tidak butuh mitra kerja seperti kamu, jadi tolong pulang saja. Kami tidak ingin ada gangguan di rumah kami."

Wajah Sari Dewi sedikit berubah, tapi dia segera menutupinya kembali dengan senyum yang manis. "Jangan begitu, Tuan Alfarro. Pikirkan lagi, keuntungan yang bisa kita dapatkan sangat besar. Dan aku juga bisa membantu banyak hal untuk perusahaan kalian. Selain itu, aku juga ingin menjadi teman baik Aisyah. Aku yakin kita akan sangat cocok satu sama lain."

Dia menoleh ke arah Aisyah dan berbicara dengan suara yang lebih lembut, seolah-olah dia benar-benar ingin berteman dengan gadis itu. "Aisyah, kan? Kamu terlihat sangat cantik dan baik hati. Mari kita berteman ya? Kita bisa berjalan-jalan bersama, berbelanja, dan melakukan banyak hal yang menyenangkan."

Aisyah merasa tidak nyaman dengan sikap wanita itu. Meskipun kata-katanya terdengar manis, tapi dia bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres di dalam dirinya. Dia menoleh ke arah abangnya, menunggu arahan dari mereka.

"Jangan dengarkan dia, Dek," bisik Alpin di telinga adiknya. "Dia adalah orang yang tidak baik. Jangan pernah percaya apa yang dia katakan, dan jangan pernah melakukan apa saja yang dia minta. Kami ada di sini, jadi kamu tidak perlu takut apa pun."

Mendengar kata-kata abangnya, Aisyah merasa lebih tenang. Dia mengangguk pelan, menunjukkan bahwa dia mengerti dan akan mengikuti nasihat mereka.

Sari Dewi yang melihat sikap mereka semakin memahami bahwa mereka tidak mudah ditipu. Dia tahu bahwa dia harus berbuat lebih banyak lagi untuk mencapai tujuannya. Dia berharap bisa mendekati Aisyah, karena dia tahu bahwa jika dia berhasil mendapatkan kepercayaan gadis itu, maka dia bisa dengan mudah menguasai seluruh kekayaan dan kekuasaan yang dimiliki oleh keluarga mereka.

"Baiklah, kalau begitu aku akan kembali dulu," kata Sari Dewi sambil tetap tersenyum. "Tapi aku akan kembali lagi nanti. Aku yakin pada akhirnya kalian akan menerima tawaran dan kehadiranku. Sampai jumpa lagi, Aisyah."

Setelah berkata begitu, dia berbalik dan berjalan kembali ke mobilnya. Mobil itu kemudian berjalan keluar dari halaman rumah, meninggalkan suasana yang sedikit tegang setelah kehadirannya.

Setelah mobil itu menghilang dari pandangan, Alpin dan Alfarro kembali berubah sikap. Wajah mereka yang sebelumnya dingin dan serius, sekarang kembali terlihat lembut dan penuh perhatian saat menatap Aisyah.

"Kamu tidak takut kan, Dek?" tanya Alfarro sambil mengusap kepala adiknya dengan lembut.

"Tidak takut, Bang," jawab Aisyah dengan senyum yang kembali terlihat di wajahnya. "Karena Aisyah tahu bahwa kalian ada di sini dan akan melindungi Aisyah. Tapi Aisyah merasa wanita itu terlihat tidak baik ya, Bang?"

Alpin mengangguk setuju. "Kamu benar sekali, Dek. Dia adalah orang yang sangat berbahaya. Kami akan memastikan bahwa dia tidak akan pernah bisa mendekati kamu atau keluarga kita lagi. Kamu tidak perlu khawatir tentang apa pun, karena kami akan selalu menjagamu sebaik-baiknya."

Alfarro juga menambahkan, "Kita akan melakukan pengawasan yang lebih ketat lagi. Tidak ada satu pun orang yang tidak dikenal bisa masuk ke rumah kita tanpa izin. Kamu aman di sini, dan kamu akan tetap aman selamanya selama kami masih ada di sampingmu."

Aisyah merasa sangat beruntung memiliki kedua abangnya yang selalu ada untuknya. Dia tahu bahwa apa pun yang terjadi, mereka akan selalu melindunginya dan menjaganya. Dia berharap bahwa kebahagiaan yang dia rasakan ini akan terus berlanjut, dan tidak ada hal buruk yang bisa merusak kedamaian dan kebahagiaan keluarga mereka.

Sementara itu, di dalam hati Alpin, perasaan yang dia rasakan tadi semakin terasa jelas. Dia menyadari bahwa perasaannya terhadap adiknya bukan hanya sebagai seorang saudara biasa, tapi ada perasaan yang lebih dalam dan lebih spesial. Dia tidak tahu bagaimana perasaan ini bisa muncul, tapi dia berjanji pada dirinya sendiri bahwa dia akan menjaga perasaan ini dengan baik, dan dia akan melakukan apa saja untuk memastikan bahwa Aisyah tetap bahagia dan aman, apa pun yang terjadi di masa depan.

📖 SAMPAI JUMPA DI BAB SELANJUTNYA! 🤗🩷

Terima kasih banyak sudah meluangkan waktu untuk membaca cerita ini! Semoga kalian menikmati setiap halaman dan setiap momen kebahagiaan, tawa, bahkan emosi yang terasa dalam setiap babnya ya. 🥰

Jangan lupa tinggalkan komentar dan berikan suka pada setiap bab yang kalian baca, ya! Jika kalian menyukai ceritaku, silakan tuliskan pendapat kalian — misalnya "Lanjutkan dong, ceritanya keren banget!" atau "Ceritanya bagus dan menyentuh hati!" — karena setiap kata dukungan dari kalian akan menjadi semangat terbesarku untuk terus menulis dengan lebih baik lagi. 🩷🌷

Kalau kalian ingin melihat gambaran visual dari semua tempat dan tokoh dalam cerita ini, kalian bisa mengunjungi 👇👇🌷🩷

akun TikTokku: (lisalestari310)

akun Instagramku:( Lisa Lestari)

Jangan lupa untuk mengikuti dan memberikan komentar di sana juga ya, aku sangat menantikannya! 🤗🌷

Sekali lagi terima kasih banyak atas perhatian dan dukungannya. Sampai jumpa lagi di bab selanjutnya ya! Selamat membaca dan sampai bertemu kembali! 👋👋🤗🌷

1
Nadia Permatasari
woy keren
Sonyy Mexrizon
aku tunggu ke lanjutannya Thor semagat💪😍
Sonyy Mexrizon
aku suka dengan alur ceritanya keren ini sih cerita yang paling menarik dan bagus

buat teman teman aku saranin coba baca dari awal di jamin seruuuu 😍🔥
Sonyy Mexrizon
kereennnn🔥😍
Sonyy Mexrizon
makin seruuu ceritanya aku suka enga nyesel aku nunggu kelanjutan ceritanya makin seruu apa lagi aku suka dengan karakter Aisyah dan kedua abangnya😍🔥
Sonyy Mexrizon
lanjutkan thor🔥💪😍
Sonyy Mexrizon
sangat luar biasa Thor makin seru bacanya💪🔥
Sonyy Mexrizon
😍😍💪
Sonyy Mexrizon
lanjutkan Thor baca kesini makin kesanah makin seruuu seritanya🔥💪
Sonyy Mexrizon
😍😍😍💪
Lestari Visa
luar biasa
Furi Pujianti
akhirnya aku menemukan novel yang aku. ingginkan
Furi Pujianti
aku tunggu bab selanjut thor semgata💪
Furi Pujianti
aku suka dengan jalan ceritanya 😍lanjut thor
Furi Pujianti
🥳🩵🩵🩵
Furi Pujianti
lanjut thor💪
Furi Pujianti
wow sangat keren dan bagus lajut thor
Furi Pujianti
keren novel KK lanjutkan KK aku suka😍
Sonyy Mexrizon
kerennn semangat Thor🥳
Sonyy Mexrizon
keren aku suka baca novel author,aku juga Maji Aisyah memiliki keluarga yang di bilang sangat menjaga permatanya dua Abang tampan yg satu mafia dan satu CEO keren Thor lanjut.ceritanya unik😍🔥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!