Di benua Azure, kekuatan adalah segalanya. Namun, ada satu profesi yang paling dihormati dan ditakuti: Alkemis. Mereka yang bisa menciptakan pil roh, obat mujarab, dan racun mematikan.
Raymond adalah cucu dari Alkemis Legendaris yang pernah menyelamatkan dunia, Dewa Alkemis Zhuo Yi. Namun, sejak kakeknya menghilang secara misterius dan klan keluarga mereka dihancurkan oleh aliansi kekuatan jahat, Raymond hidup sebagai orang buangan yang menderita dan dipandang rendah.
Suatu hari, saat hampir dibunuh oleh musuh bebuyutannya, Raymond menemukan sebuah cincin batu giok peninggalan kakeknya. Di dalamnya tersembunyi jiwa sang Dewa Alkemis dan sebuah kitab suci "Formula Penciptaan Semesta".
Dengan warisan ilahi itu, Raymond bangkit dari lumpur. Ia mulai mencium bau bahan-bahan, meramu pil tingkat dewa, dan menumbuhkan kekuatan yang mengguncang langit. Ia berjanji pada dirinya sendiri: Semua yang pernah menginjak-injak martabatnya, semua yang membunuh keluarganya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nur Hali, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 6: KEPALA KLAN DAN RAHASIA CINCIN
"JANGAN!!"
Teriaman Kepala Klan terdengar tepat saat kaki Raymond hendak menghantam kepala Victor.
Sebuah kekuatan tak terlihat mendorong tubuh Raymond hingga terlempar mundur tiga langkah. Seorang lelaki paruh baya dengan jubah keemasan sudah berdiri di antara mereka. Itu adalah Kepala Klan Ye, Ye Changfeng.
Wajah Ye Changfeng murka. "Berani-beraninya kau mau membunuh anggota klan di depanku?! Raymond, apakah kau sudah gila?!"
Raymond menahan rasa sakit di dadanya akibat dorongan tadi. Ia menatap tajam ke arah Kepala Klan. "Dia yang mencoba membunuhku duluan menggunakan Talisman Terlarang. Apakah aturan hanya berlaku untukku saja, Tuan Kepala Klan?"
Pertanyaan itu membuat Ye Changfeng tersentak. Ia melihat gulungan kertas yang robek di lantai dan wajah cucunya yang babak belur. Ia tahu Raymond berkata jujur, tapi bagaimanapun Victor adalah darah dagingnya sendiri.
"Hmph! Pesta pora sudah selesai. Victor kalah dalam duel, tapi Raymond juga melanggar aturan karena terlalu kejam," Ye Changfeng memutuskan dengan berat sebelah. "Raymond, karena kau menunjukkan bakat yang meningkat drastis, aku tidak akan menghukummu berat. Tapi mulai hari ini, kau dikucilkan ke Lembah Terlarang di pinggir kota untuk bermeditasi selama satu bulan! Itu hukuman untukmu!"
"Lembah Terlarang?!" orang-orang berbisik kaget. "Itu tempat berbahaya penuh binatang roh dan racun! Mengirim anak Tahap 3 ke sana sama saja mengirim ke lubang kematian!"
Raymond mengepalkan tangannya. Ia tahu, ini bukan hukuman, ini cara halus untuk membunuhnya tanpa tangan kotor. Jika ia menolak, berarti memberontak.
"Baiklah... aku pergi," ucap Raymond dingin. Ia tidak memohon, tidak meminta ampun. Ia berbalik badan dan berjalan keluar dari aula dengan kepala tegak, meninggalkan keheranan dan ketakutan di belakangnya.
Malam harinya, di dalam gubuknya yang sudah kosong melompong. Raymond sedang mempersiapkan bekal seadanya.
"Bagus, Nak. Jangan sedih. Justru itu kesempatan emas," suara Zhuo Yi tiba-tiba terdengar.
"Maksud Kakek? Lembah Terlarang itu tempat yang sangat berbahaya," tanya Raymond bingung.
"Bagi orang bodoh itu berbahaya, tapi bagi Alkemis... itu adalah surga!" Zhuo Yi tertawa. "Karena jarang orang masuk, tumbuhan obat dan material langka di sana tumbuh subur tanpa tersentuh! Selain itu, darah dan inti dari binatang roh adalah bahan terbaik untuk menaikkan level kita dengan cepat!"
Mata Raymond berbinar. "Jadi... kita akan pergi ke sana bukan untuk dihukum, tapi untuk mencari harta karun?"
"Tepat sekali! Dan ada satu hal lagi. Cincin ini bukan hanya tempatku bersemayam. Di dalamnya terdapat Ruang Penyimpanan dimensi yang sangat luas. Dulu saat klan kita diserang, Kakek sempat menyembunyikan sebagian besar harta karun dan kitab suci ke dalam sini. Tapi untuk membukanya, kau butuh energi yang lebih banyak dan harus mencapai Tahap 10 terlebih dahulu."
Raymond menyentuh cincin di jarinya. Perasaan haru dan bangga bercampur menjadi satu.
"Tunggu aku, Kakek. Aku akan menjadi kuat secepat mungkin. Aku akan membuka semua rahasia ini, dan aku akan mengembalikan kejayaan Klan Zhuo! Aku akan membalaskan dendam kita pada semua orang yang bersalah!"
"Aku percaya padamu, Cucu Kesayanganku. Sekarang, istirahatlah. Perjalanan menuju puncak kekuasaan... baru saja memulai babak pertamanya."
Esok paginya, di bawah sinar matahari pagi, Raymond berjalan sendirian menuju gerbang luar kota, menuju arah Lembah Terlarang yang misterius. Ia tidak tahu bahwa di balik awan, mata-mata dari organisasi gelap yang pernah menghancurkan klannya mulai memperhatikan perubahan energi yang aneh dari tubuhnya.
Badai besar sedang terbentuk, dan Raymond adalah pusat dari segala perubahan itu.