NovelToon NovelToon
GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

GABRIELA MAHAPUTRI LEANDRA (PEMBALASAN DENDAM)

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mafia / Action
Popularitas:386
Nilai: 5
Nama Author: PrinsesAna

gadis bernama Gabriela atau biasa di panggil El, berusaha membalas dendam nya kepada orang yang menyakitinya dan juga orang yang telah membunuh mama nya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PrinsesAna, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 6

Setelah keluar dari rumah papa nya, El segera mengendarai motor nya menuju alamat yang tertera di kartu nama yang dia temukan.

"jadi disini tempat pria itu. " gumam El yang melihat jika pria itu baru saja keluar dari mobil bersama seorang wanita.

"Ahh jadi dia juga sudah memiliki istri rupa nya. " ucap El yang semakin penasaran dengan semua ini.

Setelah mengamati semua itu El pun segera pergi, untuk saat ini cukup sampai disini saja dia mencari tau masalah ini, El sangat yakin jika nanti akan ada hal yang dia temukan.

Sedangkan di sisi lain Deon masih berada di rumah sakit, saat ini Deon sedang di temani oleh teman-teman nya.

"Brutal banget si Al hajar lo semalam De. " ucap salah satu teman Deon.

"bukan cuma brutal aja, untung lo ga mati. " ucap teman satu nya lagi.

"ckck diam deh kalian, nanti papa gue denger. " ucap Deon yang tak mau jika papa nya tau kalau dia ikut balapan liar.

"tapi semalam lo kok bisa salah sasaran sih De.? " tanya teman nya itu.

"Ckck, seperti nya si William tau rencana gue dan sial nya malah kena tuh cewek. " ucap Deon yang di angguki oleh teman nya.

"tapi yang harus lo tau, si Al seperti nya tertarik sama tuh cewek. " ucap taman nya itu.

"Gue tau, karena itu kita harus cepat cari tau identitas cewek itu. " ucap Deon yang di angguki oleh teman nya.

Deon sendiri tidak akan diam saja dengan apa yang di lakukan oleh Al kepada nya, lihat saja bagaimana dia membalas Al dan geng nya nanti.

***

"Al lo ga mau nyari tau siapa tuh cewek.? " tanya Nino kepada Al.

"ckck apaan. " ucap Al berdecak kesal.

"Gue penasaran banget sama tuh cewek kok bisa bisa nya lo semalam dengerin omongan nya tuh cewek. " ucap Nino membuat Bagas dan Ryan geleng kepala.

"Yang jatuh dia, gue cuma mau balas aja niat si Deon yang mau nyelakain William. " ucap Al dengan dingin, walaupun sebenarnya dia juga penasaran dengan gadis itu, siapa dia sebenarnya tapi Al cukup gengsi untuk bertanya.

"Terserah lo deh Al, tapi gimana sama geng si Deon itu, liat sendiri dia udah terang-terangan mau bikin anggota Venom celaka. " ucap Ryan kepada semua nya.

Geng Deon itu memang selalu suka mencari masalah dengan Venom, mereka selalu tak terima jika berada di bawah Venom.

"Dari data yang gue cari si Deon masih di rumah sakit, untuk saat ini sudah pasti anggota nya ga ada yang berani bergerak. " ucap Nino yang memang sudah mencari data mengenai Deon.

"Tapi gue kok curiga ya kalau bukan si Deon pemimpin geng itu. " ucap Ryan yang memang selama ini sudah menilai situasi.

"Maksud lo gimana Yan.? " tanya Bagas yang masih bingung dengan apa yang di maksud lo Ryan.

"maksud gue itu, logika nya aja ngeliat kemampuan si Deon seperti itu mana cocok jadi ketua sebuah geng, dan parah nya berani banget ngusik kita anak Venom, sedangkan geng lain aja masih mikir dua kali buat ngusik kelompok kita. " jelas Ryan yang memang sudah mengamati.

"Jadi maksud lo ada orang lain di balik si Deon ini dan Deon cuma jadi alat pesuruh aja. "ucap Bagas menarik kesimpulan dari apa yang di katakan oleh Ryan.

"Itu maksud gue, sedangkan rencana mereka malam itu aja ga di siapin dengan mateng, belum lagi ngeliat Al ngehajar si Deon mana ada anggota nya yang berani maju buat nolongin, dengan mereka yang seperti itu mana berani ngusik kita kalau bukan atas perintah orang lain. "jelas Ryan membuat Al dan William diam, tapi kedua nya justru mencerna apa yang di sampaikan oleh Ryan.

"Cari tau orang di balik Deon. " ucap Al membuat semua menatap pada Nino yang ahli nya dalam hal ini.

"Oke gue bakalan cari tau data lengkap nya tentang mereka, terutama Deon. " ucap Nino yang sudah tau apa tugas nya.

"kirim juga mata-mata ke geng Deon. " ucap Al.

"oke." ucap Bagas yang menerima perintah dari Al.

***

Sedangkan di sisi lain El baru saja sampai di apartemen nya, tanpa menunggu waktu lagi El segers membuka laptop nya.

El bukan hanya jago dalam bela diri, tapi dia juga ahli dalam IT, hanya saja tak pernah dia gunakan kemampuan nya itu.

"Mencurigakan, data nya di sembunyikan semua, padahal bukan kalangan dari geng mafia. " ucap El yang merasa janggal dengan semua itu, tapi bukan El nama nya jika tidak bisa mencari tau mengenai Daniel Handaru, bagaimana kehidupan pria itu.

"Data istri dan anak nya pun di sembunyikan, apa maksud pria ini, dan kenapa semua itu di lakukan seolah dunia tidak boleh tau data mereka. " gumam El yang masih terus fokus dengan angka-angka di layar laptop nya.

El akan mencari tau sebanyak-banyaknya mengenai selingkuhan Hana, dan juga tentang keluarga selingkuhan nya itu.

Tidak mungkin data nya di sembunyikan begitu rupa jika, kalau bukan untuk mengelabui orang atau menyembunyikan sesuatu.

El tak menyerah dan terus mencari tau semua data yang dia perlukan untuk mengetahui segala nya.

"Wow sangat mengejutkan. " ucap El saat semua data sudah terpapang jelas di depan mata nya.

" Ternyata tanpa gue harus capek-capek buat balas dendam, justru mereka sendiri yang membawa diri menuju lubang kehancuran. "ucap El terkekeh bak iblis, setelah nya El memilih untuk tidur karena apa yang dia cari sudah dia temukan segala nya.

Saat tidur nya sedang nyenyak justru harus terbangun karena deringan ponsel nya.

"Hmm" ucap El menerima panggilan dari anak ibu tiri nya

"lo ke rumah sakit dan bawakan makan siang juga pakaian gue dan bang Deon. " ucap Alena memerintah El.

"Gue sibuk. " jawab El dengan singkat.

"lo jangan bantah gue El karena ini perintah Papa dan bang Deon." ucap Alena yang marah.

"terserah lo karena gue gak peduli. " ucap El yang segera mematikan sambungan panggilan dari Alena.

Alena sendiri berdecak kesal karena El yang berani sekali malawan nya.

"pah El malah ga mau. " adu Alena pada papa nya.

"Kurang hajar anak itu. " murka tuan Arya yang segera mengeluarkan ponsel nya.

"El berani sekali kamu membantah, saya meminta kamu membawakan makan siang dan juga pakaian, kamu malah berani membantah Alena anak saya. " ucap tuan Arya dengan suara keras nya.

"El udah di jalan. " jawab El dengan datar.

"jangan berani-berani nya kamu membohongi saya. " amukan tuan Arya yang tidak percaya dengan putri nya itu, lalu mematikan sambung panggilan itu.

El sendiri memang sudah di jalan dan sedang antri makanan, karena jika pulang dan memasak sudah pasti tidak akan sempat lagi.

Setelah membeli makanan El kembali mengendarai motor nya menuju rumah sakit, tak lama El sampai dan segera menuju ruangan Deon setelah bertanya pada resepsionis rumah sakit.

"Ckck lama banget sih lo, udah jelas kita semua udah kelaparan. " omel Alena kepada El yang baru saja sampai.

"Cari makan sendiri. " ucap El datar.

"EL." bentakan tuan Arya.

"El pergi dulu. " ucap El tanpa menunggu jawaban sang papa.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!