NovelToon NovelToon
Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Suami Kontrakku Pria Desa Mempesona

Status: tamat
Genre:Romansa pedesaan / Pernikahan Kilat / Nikah Kontrak / Tamat
Popularitas:56k
Nilai: 5
Nama Author: Whidie Arista

Niat hati hanya ingin menolong Putri dari mantan majikan Kakeknya yang hendak melarikan diri, Asep justru di paksa untuk menikahinya.

Hanya tiga bulan, itu yang ia katakan, namun apa benar dalam waktu tiga bulan tak akan ada perasaan yang tumbuh diantara mereka?

Asep ada kecoak! Asep ada tikus! Asep, Asep, Asep, Asep!

“Sial, kenapa dikit-dikit gue terus manggil nama dia?” Ziya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Whidie Arista, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 35 - Guling versi hidup

Malam harinya acara pun di adakan, sejak siang tadi Ziya tak sekalipun bisa bicara dengan Asep secara langsung dia selalu sibuk dengan berbagai hal seolah sengaja menghindari Ziya.

‘Dia sengaja ngehindarin gue kan? Pasti dia marah.’ Ziya melipat tangan di dada sambil memperhatikannya yang tengah membantu para pekerja menyiapkan nasi kotak.

Acara pun selesai hampir tengah malam, acara pengajian dan santunan anak yatim, sekitar liam ratus anak yatim di undang menghadiri acara ini dan acara pun sukses besar.

Asep masuk kedalam kamar. Ruangan ini sudah nampak gelap sang pemilik kamar pasti sudah tertidur, itu seharusnya. Namun saat Asep masuk, lampu pun tiba-tiba menyala.

Plak...

Seketika ruangan pun berubah terang.

Ziya berdiri sambil melipat tangan di dada di dekat saklar lampu, “Neng belum tidur?” Asep menyapa tanpa melihat lawan bicaranya.

“Seperti yang lu lihat,” sahutnya.

“Oh,” Asep mengangguk pelan.

Dia mengambil baju ganti di tasnya, “permisi atuh Neng, saya mau ganti baju dulu,” ucapnya entah mengapa Ziya selalu merasa risih dengan postur tubuh Asep yang sedikit membungkuk saat berjalan melewatinya.

“Tegakin tubuh lu Sep, gue gak suka lu membungkuk di hadapan gue,” keluh Ziya.

“Maaf atuh Neng, tapi di tempat saya ini bersikap sopan.” Sanggahnya.

Ziya berdiri di hadapan Asep menghalangi pergerakannya, “kenapa lu harus bersikap sopan sama gue, siapa gue bagi lu?”

“Neng ya Neng, siapa lagi atuh,” Asep bingung dengan pertanyaan Ziya.

Ziya mendengus kasar, “gue tanya sekali lagi, siapa gue bagi lu?” dia mengulangi perkataannya menuntut jawaban yang memuaskan.

Asep merubah ekspresi wajahnya menatap Ziya dengan tatapan berbeda, “Neng ingin saya menganggap Neng siapa, Istri? Neng sendiri menganggap saya apa? Suami? Enggak kan,” senyum sinis tersungging di bibirnya, senyum yang belum pernah Ziya liat sebelumnya.

Dia berjalan melewati Ziya, hendak ke kamar mandi, namun perkataan Ziya membuat langkahnya urung.

“Lu liat gue sama Regan kan tadi siang?”

“Kalau saya lihat memangnya kenapa?” tanggapnya.

“Lu cemburu kan, liat gue di peluk sama dia?”

Asep memejamkan matanya berusaha tetap bersikap rasional, “kenapa saya harus cemburu, dia pacarnya Neng, sementara saya siapa?” sahutnya tanpa melihat lawan bicaranya.

“Kenapa sih lu gak mau jujur soal perasaan lu Sep, gue tahu lu suka kan sama gue!”

Pupil mata Asep melebar seketika, ternyata selama ini Ziya tahu soal perasaannya yang berusaha ia tutupi serapi mungkin. Dia mengepalkan tangannya, tersenyum pahit.

“Jadi Neng tahu, baguslah jadi saya gak harus mengatakannya, selama ini saya selalu berusaha menutupinya, takut Neng benci sama saya, tapi ternyata Neng udah tahu,” ucapnya getir.

Ziya menarik tangan Asep membuatnya berbalik menatap kearahnya, “kenapa gue harus benci sama lu, apa lu gak sadar kalau gue juga suka sama lu Sep?”

Untuk beberapa saat Asep terpaku, otaknya seakan begitu lambat untuk mencerna ucapan Ziya barusan.

“A-apa N-neng ju-juga suka sama saya?” dia menatap tak percaya.

“Apa? Harus banget gue ulangi?” ucap Ziya dengan nada judes namun bibir tersenyum.

Ziya berjalan mendekat mengikis jarak di antara mereka, kakinya sedikit berjinjit untuk mengimbangi tingginya tubuh Asep, cup... Satu buah kecupan singkat mendarat di bibir Pria itu.

Deg... Jantung Asep berdebar kencang, tubuhnya membeku seketika.

“Itu jawaban gue,” dia tersenyum sambil berjalan mundur.

Asep menyentuh bibirnya, bibir Ziya seakan masih menempel disana, dia menelan Salivanya sambil menatap kearah Ziya dengan tatapan linglung.

Sementara Ziya sudah duduk manis di tepi ranjang, “katanya mau ganti baju, kenapa masih berdiri disana?” tegur Ziya.

“Ah i-iya sa-saya lupa,” ucapnya sambil menunduk malu.

Ziya menutup mulut menahan tawa, sikap Asep benar-benar membuatnya gemas, dan ingin terus menjahili Suaminya itu.

“Asep-asep, lu sadar gak sih kalau lu tuh lucu,” gumam Ziya pelan.

Cukup lama Asep di dalam kamar mandi, entah apa saja yang tengah dia lakukan di dalam sana, “Ngapain aja sih dia, ko lama banget,” keluh Ziya, dia mengambil majalah untuk mengusir bosan.

Tak berselang lama, Asep pun keluar sudah dengan pakaian yang berbeda, dia duduk di sisi bagian tempat tidur yang kosong, kemudian berbaring perlahan.

Ziya tersenyum tipis, dia mematikan lampu kemudian berbaring sambil memeluk tubuh Asep.

Asep menghembuskan nafas kasar, dia tidak menolak ataupun membalas pelukan Ziya, dia diam seperti patung. Namun jantungnya seakan sedang lari maraton, dan itu bisa Ziya dengar dengan jelas karena kepalanya bersandar di dada pria itu.

“Tidur Sep,” ucap Ziya karena terus mendengar Asep menghembuskan nafasnya.

“Saya gak bisa tidur atuh Neng, kalau Neng tidur sambil meluk saya begini,” ujarnya.

“Kalau gitu mulai sekarang lu harus membiasakan diri tidur sambil meluk gue, anggap aja gue ini pengganti guling tapi versi hidup,” ucapnya enteng.

1
Susi Akbarini
yaaaahhhh..
udah tmat aja...

happy ending..


❤❤😍😍💪💪
Susi Akbarini: semangattttt..

sukses selalu..

❤❤😍😍💪💪
total 2 replies
Shinta Apriyani
yahhh tamat..oks samawa buat semuanya..buat otornya maturtengkyu..ceritanya bagus👍👍👍👍
Shinta Apriyani: sama²🙏🥰
total 2 replies
Arin
/Heart/
Susi Akbarini
lanjutttt..
❤😍😍💪💪
Susi Akbarini
adem lagiiiii..

😄❤❤😍😍💪💪
Susi Akbarini
gmana ceritanya kok bisa asep ktemu asih..
perlu penjelasan jga ini..

🤣🤣😄😄❤❤😍😍💪
Whidie Arista 🦋: wkwk, tenang kak ada di nex chapter 😆
total 1 replies
Salsa Billa
thor ke arah bayi uang dimeja,, bayi uang itu apa thor
Salsa Billa: ok kak othor 😁😁😁
total 5 replies
Hardware Solution
Asep ngerayunya lucu😍
RIKA OCTAVIANA Rika
cari mati si Asep ... istri mau melahirkan malah sok baek sama mantan mana si mantan ngomong pake di suruh diem ... jujur kecewa
Susi Akbarini
waduh ...
jrenggggg3..



❤❤😍😍💪💪
Arin
Asep nih jangan cari masalah..... emang dari mana bawa-bawa mantan naik mobil? Istri malah udah siap mau lahiran dirumah sakit. Bukan dampingin istri....
Arin
Tuhkan memang gak tau diri keluarga dari ibu si Asep. Terutama ayah tirinya.... Sok banget mentang-mentang punya besan orang kaya.... Ikut kerja lewat jalur orang dalam, tapi malas-malasan....
Rubyred
iya hati2 tu bapak tirinya jahat
Arin
Tuh kan.... memang gak ngaca ibu satu ini. Dulu ninggalin Asep masih kecil, sekarang lihat Asep hidup lumayan enak jadi menantu orang kaya..... langsung deketin dengan maksud porotin duitnya. Pengin juga hidup enak tanpa kerja. Suami ongkang-ongkang di rumah, tapi duit banyak....
Susi Akbarini
hebat ziyaaaaaa..
bnar2 nagga dgn suaminyaa..



❤❤❤😍😍😍💪💪
Susi Akbarini
kegantengan asep ini warisan bapak apa ibunya yaaa...


kalo bapaknya udah ganteng..
kok ya ibunya masih lari cari soang lain...
🤣🤣😄😄😍💪💪
Susi Akbarini
lanjuttttttt....

😍😍❤❤💪💪💪
Susi Akbarini
ya ampun..
emang otak mereka sama2 konslet..
mkanya cocik..

🤣🤣😍😍❤💪💪😄😄
Arin
Weh.... udah mulai menyusun rencana licik nih ibunya Asep. Jangan sampai kena tipu nih baik Pak Arman keluarga Ziya maupun Asep
Susi Akbarini
lanjuttttt..
🤣😍😍❤❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!