NovelToon NovelToon
Jebakan Hati Gadis Cupu

Jebakan Hati Gadis Cupu

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Bad Boy
Popularitas:6.1k
Nilai: 5
Nama Author: who i am?

Bagi Arlan, harga diri adalah segalanya. Namun, ketika sebuah kekalahan memaksanya memacari gadis paling "tak kasatmata" di sekolah, ia memulai permainan manipulasi yang paling berbahaya—tanpa sadar bahwa kepolosan adalah senjata yang paling mematikan bagi egonya.

Arlan tidak pernah kalah. Dengan wajah rupawan dan kekuasaan di tangannya, dia adalah "Tuhan" di SMA Nusantara. Hingga satu malam, sebuah taruhan konyol di meja biliar mengubah segalanya. Taruhannya sederhana: Taklukkan Lulu, si gadis kutu buku yang kuper, polos, dan selalu menunduk, lalu campakkan dia di malam perpisahan.
Bagi Arlan, ini hanyalah tugas mudah. Dia akan menggunakan pesonanya, melakukan love bombing, dan membuat Lulu bertekuk lutut. Namun, Lulu bukanlah lawan yang biasa. Kepolosan Lulu yang keterlaluan membuat semua taktik manipulasi Arlan mental. Saat Arlan mencoba menyakitinya, Lulu justru membalas dengan ketulusan yang menampar ego narsistiknya.
Siapakah yang akan hancur lebih dulu? Arlan dengan egonya, ata

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon who i am?, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 31

Dinginnya bandara internasional Vancouver, British Columbia, terasa menusuk sampai ke tulang, sangat kontras dengan udara panas Jakarta yang baru saja Lulu tinggalkan. Di usianya yang baru 16 tahun, Lulu berdiri mematung di depan gerbang kedatangan dengan sebuah koper tua dan tas ransel yang terasa sangat berat—seberat beban yang ia bawa di dalam hatinya.

Ia tidak pergi bersama orang tuanya. Sesuai rencana Bu Sarah, Lulu dikirim lebih dulu untuk tinggal sementara di sebuah asrama yayasan pendidikan yang dikelola oleh rekan Bu Sarah. Ayahnya hanya bisa membekalinya dengan doa dan sisa uang tabungan yang tidak seberapa, sementara Ibunya terus menangis sampai saat-saat terakhir di pintu keberangkatan.

Lulu merapatkan jaket tebalnya. Ia melihat sekeliling, orang-orang berlalu lalang dengan bahasa yang ia pahami lewat buku, tapi terasa asing di telinga. Di tengah keramaian itu, ia merasa sangat kecil. Ia bukan lagi "si jenius" yang dipuja guru-gurunya, bukan lagi "pacar Arlan" yang dibicarakan satu sekolah. Di sini, ia hanyalah seorang gadis asing yang sedang melarikan diri.

Sore harinya, Lulu sampai di sebuah bangunan tua yang asri di kawasan pesisir British Columbia. Hutan pinus yang rimbun dan pemandangan laut yang kelabu menyambutnya. Bu Sarah benar-benar menepati janjinya. Melalui koneksinya, Lulu diterima untuk mengikuti program penyetaraan internasional agar ia bisa memperbaiki nilai-nilainya yang hancur sebelum mendaftar ke universitas.

"Kamu aman di sini, Lulu," ucap Mrs. Gable, pengurus yayasan yang menjemputnya. "Di sini tidak ada yang mengenalmu. Kamu bisa menjadi siapa pun yang kamu mau."

Lulu hanya mengangguk kecil. Siapa pun yang aku mau? batinnya pahit. Ia bahkan tidak tahu lagi siapa dirinya sendiri.

Malam itu, Lulu duduk di meja kayu kecil di kamar asramanya. Ia membuka jendela, membiarkan angin dingin Kanada masuk memenuhi ruangan. Ia mengeluarkan selembar kertas yang selama ini ia sembunyikan di dalam paspornya: Akte Kelahiran Lucinda Erin.

Ia teringat impian bodohnya dulu tentang tinggal di Saskatchewan dengan 60,000 CAD. Sekarang ia memang berada di Kanada, tapi bukan di Saskatchewan, dan bukan dengan uang taruhan itu. Ia berada di British Columbia, hidup dari belas kasihan orang lain, dan dengan hati yang masih tertinggal di panggung kelulusan sekolahnya di Jakarta.

Lulu mencoba menyalakan laptopnya. Jari-jarinya gemetar saat ia tanpa sadar mengetikkan nama "Arlan Wiraguna" di mesin pencari. Kepolosannya masih menjadi racun yang belum sepenuhnya keluar dari sistem tubuhnya.

Sebuah artikel berita muncul. “Arlan Wiraguna, Putra Pengusaha Properti Terkemuka, Memulai Studi di Oxford University, Inggris.” Di sana ada foto Arlan yang sedang tersenyum lebar di depan gedung kampus yang megah. Dia terlihat sangat bahagia, sangat merdeka, seolah-olah dia tidak pernah menghancurkan hidup seorang gadis berusia 16 tahun sebelum berangkat.

Lulu menutup laptopnya dengan kasar. Air matanya jatuh lagi, membasahi meja kayu asrama itu.

"Dia sudah di Inggris... dia sudah memulai hidup barunya..." isak Lulu.

Ia memandang ke luar jendela, ke arah hutan pinus yang gelap. Di British Columbia yang sunyi ini, Lulu menyadari bahwa Arlan telah mencuri masa remajanya. Saat teman-teman sebayanya sedang menikmati masa-masa SMA, Lulu harus berjuang sendirian di negeri orang, memikul trauma yang tidak seharusnya ia miliki.

Ia mengambil kalender baru yang diberikan Mrs. Gable. Lulu tidak melingkari tanggal apa pun. Ia hanya menulis satu kalimat pendek di halaman pertama bulan Juni:

Belajar untuk bernapas kembali.

Ia masih si Lulu yang polos, yang masih sering terbangun tengah malam karena mimpi buruk tentang bau bir dan tawa Reno. Namun, di bawah langit Kanada yang dingin, Lulu—atau Lucinda—mulai menyadari bahwa pelariannya ini bukan sekadar menjauh dari Arlan, tapi perjuangan untuk menemukan kembali kepingan dirinya yang sengaja ia bakar demi cinta yang palsu.

Lulu merebahkan tubuhnya di kasur yang terasa asing. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang lama, ia tidak mendengar suara motor Reno atau bisikan sinis teman sekelasnya. Yang ada hanyalah suara angin yang berdesir di antara pohon pinus, seolah berbisik bahwa perjalanannya yang sesungguhnya baru saja dimulai.

1
lily
cerita yang menarik semoga sampai tamat
Valent Theashef
bgus,liat coba end ny apakh mreka brsma ???
Siska Dores
😍
Valent Theashef
penuh tantangan suka deh film novel kyk gni,
Dewi Yanti
ko ada cowo ky reno yg jahat bgt
Siska Dores
next kak
Siska Dores
lanjutt kak
Siska Dores
next kak
Siska Dores
greget bngt
Siska Dores
next kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!