NovelToon NovelToon
Desa Pocong

Desa Pocong

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Hantu
Popularitas:4k
Nilai: 5
Nama Author: qsk sri

Berlatar di sebuah desa bernama Desa Suka Makmur. Anggap saja salah satu desa di Jawa Barat. Desa dengan beberapa fasilitas yang tersedia, seperti bangunan sekolah dasar, balas desa, puskemas pembantu, posyandu , lapangan sepak bola dan lainnya. Namun dibalik itu desa tersebut menyimpan kisah misteri dan terkenal dengan kemistisan nya. Desa pocong sebutan lain dari nama desa itu. Terdapat pantangan untuk tidak membuka pintu dan jendela di malam hari. Lebih-lebih keluar di waktu malam , apapun alasan nya. Jika melanggar maka siapapun akan terkena musibah. Sebuah teror, celaka , jatuh sakit , bahkan hingga kematian. Namun tak hanya itu , teror lain turut membayangi warga desa. Hingga seorang gadis pendatang baru yang tinggal di salah satu rumah yang terkenal angker berusaha mencari tahu tentang desa itu. Fitri namanya, gadis dengan kemampuan spiritual yang akan membantu warga desa terbebas dari ketakutan nyata teror pocong yang sudah berjalan berpuluh-puluh tahun lamanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon qsk sri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Naik bus hantu

Tapi emang Lo gak apa-apa pergi sendirian? Kalau ada orang jahat berusaha jahatin Lo gimana ?" Tanya Lita nampak mengkhawatirkan sahabatnya itu.

"Gue tinggal teriak,apa susah nya. Orang pasti akan bantu " Jawab Fitri begitu yakin

"Gue sih gak yakin orang-orang bakal bantu ya. Sorry to say,sekarang ini sedang marak berita tentang korban yang harusnya mendapat perlindungan dan keadilan justru malah jadi tersangka karena melawan,orang yang mau bantu pun jadi mikir-mikir seribu kali,takut kalau-kalau malah dijadikan tersangka" Ujar Lita

Shhrruuuupppp.....

Fitri menyedot minuman terakhir nya sambil memikirkan apa yang dikatakan sahabat nya.

"Iya juga ya, polisi sekarang aneh malah lebih condong ke penjahat. Padahal yang namanya kejahatan ya harus ditindak seadil-adilnya,mau penjahat itu celaka atau sampai tewas saat menjalankan kejahatan nya,anggap saja itu karma atas apa yang dilakukannya, bukannya malah mencari kambing hitam untuk ditersangka kan. Sungguh aneh hukum di negeri ini" ucap Fitri lalu melempar cup plastik bekas minuman nya ke tempat sampah. Akan tetapi entah bagaimana ceritanya cup plastik itu justru kembali kepadanya ,jatuh tepat mengenai wajah nya.

Tuk....

"ADUH.....!"

Fitri terkejut menatap cup plastik yang tergeletak di tanah dengan raut bingung.

"Kok balik lagi ?" tanya nya pelan.

"Lo lemparnya asal-asalan kali,mungkin kena ujung tempat sampah terus mantul lagi terus kena wajah Lo " Ucap Lita berasumsi.

"Enggak ah,perasaan gue udah bener kok lemparnya ,gue lihat sendiri cup ini masuk tempat sampah tadi " Ucap Fitri kekeuh dengan pendirian nya.

"Ya udah sih ,masukin lagi saja !" Ucap Lita  tanpa ingin ambil pusing.

Fitri kembali melempar cup plastik itu,namun lagi dan lagi cup plastik itu kembali padanya.

"Tuh kan,apa gue kata" Ucap Fitri

Gluk'

Lita menelan ludahnya, perasaan nya mulai tak enak," Fit,kita cabut yuk ! Gue jadi takut " Ajak nya.

"Bentar,gue masih penasaran " Fitri kembali melempar cup plastik sampai benar-benar masuk ke dalam tempat sampah ,namun sepersekian detik cup itu melayang dan kembali lagi.

"Tuh kan....ayo pergi !" Lita sudah ketakutan saja,keringat dingin mulai membasahinya.

"Hmm...sepertinya ada yang gak beres ini" Gumam Fitri

"Fit ! Udah yuk ah ,jangan aneh-aneh !" Seru Lita menarik paksa Fitri saat itu hendak pergi mendekati tempat sampah.

Keduanya pun akhirnya pergi meninggalkan taman,tanpa mereka ketahui jika di atas tempat sampah itu terdapat sosok pocong yang sedang duduk menikmati angin sore.

"Dasar anak manusia ! Aku lagi enak duduk malah dilempar sampah,emang aku pocong apaan" ucap pocong itu menggerutu.

.........

Keesokan harinya, Fitri sudah berada di terminal bus. Tas selempang nya sudah nangkring cantik di pundak nya. Setelah membayar uang kontrakan pada Bu Endar,Fitri segera berangkat ke terminal. Ia tak membawa banyak barang hanya satu stel pakaian ganti saja karena memang rencananya dia ingin melihat-lihat rumah yang katanya peninggalan almarhum orangtua mendiang ayah nya. Ia yakin mimpi nya itu bukan sekedar mimpi,melainkan sebuah pesan dari ayahnya.

Lita tak mengantarnya karena gadis itu harus pergi bekerja di pabrik. Fitri menunggu kedatangan bus yang akan membawanya ke kampung halaman sang ayah,namun hingga beberapa jam bus tak kunjung tiba, Fitri pun sudah mulai merasa bosan dan lelah menunggu.

"Ini bus nya mana sih ? Kok gak datang-datang !" Cebik nya kesal," Mana sepi lagi , orang-orang pada kemana bukan nya tadi ramai , kenapa mendadak jadi sepi gini " tambah nya bergumam

Hingga beberapa saat kemudian muncul bus berwarna biru kehijauan dari balik asap di jalanan. Melihat bus tersebut,Fitri merasakan sesuatu yang aneh.

"Perasaan gue gak enak ya...." Gumam nya pelan

Bus itu berhenti tepat di depan Fitri ,seorang kernet turun dan segera berteriak,memanggil calon penumpang nya.

"Ayo...ayo ! Ci manggu, Cisuka,Cinangka,Cibuah Cisalak,Suka Asih ,Suka makmur,suka kamu juga boleh ....ayo...ayo.....!" Teriak si kernet

Fitri mengernyitkan keningnya,merasa ada yang tak benar dengan ucapan kernet itu,namun kebingungan tak hanya disitu , suasana yang tadinya sepi kini berubah ramai. Tiba-tiba sudah banyak saja orang-orang yang mengantri ingin naik bus itu.

"Darimana datangnya mereka ? Kenapa tiba-tiba jadi ramai saja ?" Gumam Fitri bertanya-tanya.

"Suka Asih .... Suka makmur ....!" Teriak kernet membuat Fitri sedikit tersentak kaget ,karena entah bagaimana ceritanya tiba-tiba saja si kernet itu sudah berada di depan nya.

"Mau ke Suka Makmur ?" Tanya kernet,spontan Fitri mengangguk.

"Kebetulan bus ini melewati desa Suka Makmur,ayo naik !" Seakan terhipnotis,Fitri mengikuti si kernet menaiki bus. Fitri duduk di bangku tengah berdampingan dengan seorang nenek.

Awalnya semua nampak biasa,suara obrolan khas ibu-ibu, rengekan anak kecil ,dan suara riuh lainnya. Hingga pada saat melewati area hutan semuanya seketika terdiam. Suasana berubah hening ,tak ada obrolan ,bisikan,rengekan dan suara kernet yang meminta karcis semuanya sirna. Hanya deru mesin bus yang terdengar.

Fitri mengira jika semua penumpang tertidur ,tetapi kesunyian yang tak biasa terasa begitu ganjil baginya. Hingga ia menoleh pada nenek disamping nya.

Deg'

Fitri merasa jantung nya lepas ketika si nenek itu menatap ke arahnya sambil tersenyum penuh misteri. Fitri lalu memutar kepalanya memperhatikan penumpang lainnya. Mereka tidak tidur,tubuhnya tegak namun tatapannya kosong. Wajah mereka pucat ada sedikit lingkaran hitam di matanya.

Fitri bukanlah seorang penakut ,tatapi kali ini rasa takut mulai merayapi hatinya.

"Tak usah takut cu...mereka sudah biasa seperti itu setelah melewati jalan ini" Ucap nenek itu tiba-tiba.

Fitri sontak menoleh,"iya nek" ucap gadis itu sambil meringis senyum.

"Sepertinya kamu mulai lelah,ini makanlah biar tenaga mu bertambah lagi" Nenek itu memberikan lontong dan bakwan yang sudah dingin.

"Eh...gak usah nek ,aku gak lapar kok . Buat nenek saja" bukannya ia tak ingin menghargai si nenek ,tetapi Fitri memang belum merasakan lapar.

"Gak apa-apa,nenek sudah makan. Kamu lebih membutuhkan nya saat ini. Makanlah biar stamina kamu kuat " Ucap si nenek penuh arti.

"Baiklah ,makasih ya nek " Akhirnya dengan rasa enggan karena segan Fitri menerima makanan tersebut, lalu perlahan dimakan nya.

Si nenek tak banyak berbicara lagi,hanya tersenyum lalu kemudian menatap kosong ke arah depan. Ekspresi nya jadi sama seperti para penumpang lain nya. Mendadak suasana dalam bus terasa begitu dingin dan mencekam,tak ada suara apapun bahkan suara deru mesin pun mendadak tak terdengar, Fitri menoleh memperhatikan setiap penumpang.

"Mereka pada kenapa ya,kok pada diem gitu tidur enggak ngomong juga enggak "pikir gadis itu, tapi bulu kuduk nya mulai berdiri.

"Jangan-jangan mereka semua itu setan. Dan bus ini....bus setan seperti di cerita-cerita novel yang lain " Bisik hatinya mulai menerka. Namun meski begitu ia tetap terlihat tenang,seperti tak merasa takut sama sekali,padahal tadi dirinya sempat merasa ketakutan.

"Kalau emang bener ini bus hantu.....seru juga ! Baru pertama juga naik bus hantu,kapan lagi coba bisa naik bus hantu "Celetuk gadis bermata coklat itu sambil tersenyum-senyum.

Aneh memang,tapi begitulah Fitri. Dimana orang-orang pada takut berurusan dengan hal gaib,Fitri justru malah antusias. Fitri juga bukan lah seorang indigo yang dapat melihat dan berinteraksi dengan para hantu,tetapi tanpa disadarinya apa yang ia alami saat ini merupakan titik awal dimana hidupnya akan benar-benar berubah.

Para penumpang yang memang merupakan sosok ghaib mulai merasa resah karena target mereka terlihat biasa-biasa saja. Sampai salah satu dari mereka merasa kesal dan akhirnya mulai menakuti Fitri dengan berjalan perlahan dengan langkah terputus-putus sambil menunduk, rambutnya tergerai menutupi sebagian wajahnya,penampilan nya mirip sadako. Tiba-tiba hantu itu sudah ada di depan Fitri namun alih-alih terkejut,Fitri malah memukul kepala hantu itu sampai terdengar bunyi nyaring.

Tuk'

Si hantu terkejut lalu mendongak menatap Fitri dengan tatapan tak percaya.

"Kok sakit ya....." Gumam hantu itu melongo

........

1
Kardi Kardi
ALHAMDULILLAHHH. COME ON TO HOMEEEE👍
Kardi Kardi: bismillahhh. goooo💪
total 1 replies
Kardi Kardi
DREAM ALIAS MIMPI LAGI KAH ?💪
Kardi Kardi: yup. maybeee💪
total 1 replies
Nurr Tika
ridho selamet untung filing fitri bener
Nurr Tika
penasaran ya fit ada mesteri pa didesa
Nurr Tika
😄😄😄 ya ampun bi nina ga usah tkut setanya udah besti ma fitri
falea sezi
🤣🤣 ngakak bi nina ketakutan sendri
Kardi Kardi
CI ... PANCI. GOLET MASALAH WAEEEEE😍
Kardi Kardi: PANCIIIIIIIIII😄
total 1 replies
Kardi Kardi
NAH NASI BUNGKUS LAGIIIIIIII😄
Kardi Kardi: come on. bungkus nasinyaaaa💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NAHHHH. ADA JAWABAN KAH ?👍
Kardi Kardi: yup. maybeeee💪
total 1 replies
Kardi Kardi
NGINTIP MANINGGGGG😍
Kardi Kardi: ampiunnnn. tip..tipppp🤭
total 1 replies
Asri
Karena memang orang-orang pada takut,🤭
Asri
Alhamdulillah... ada yang penasaran 🤭,
Nurr Tika
knp ga da yg brni nyeritain mg knp sih
Nurr Tika
apaan sih bkin penasaran ja deh
Nurr Tika
liat apa sih kamu fit sampe teriak
Asri: Ternyata pada gak ngeh si Fitri liat apaan 😅kemarin pas di post di apk sebelah juga sama😅mungkin author yang kurang jelas 😁,baiklah nanti diperjelas di bab selanjutnya 😁🙏
total 1 replies
Nurr Tika
lanjut thor
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
NEVER GIVE UP MISSSS💪
Kardi Kardi
melasi kang mamattttt💪
Kardi Kardi: sing sabar kang matttt💪
total 1 replies
falea sezi
lanjut q ksih bunga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!