NovelToon NovelToon
Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Jalan Keabadian Penguasa Sembilan Alam

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Epik Petualangan / Mengubah Takdir
Popularitas:9k
Nilai: 5
Nama Author: Syahriandi Purba

Dikhianati oleh tunangannya sendiri demi merampas akar spiritual bawaannya, Lin Tian—sang jenius nomor satu dari Kota Daun Gugur—jatuh menjadi "sampah" yang dilumpuhkan dan dihina oleh klannya sendiri. Selama tiga tahun, ia menelan segala penderitaan dan penindasan dalam diam, bertahan hidup hanya demi mencari kebenaran tentang orang tuanya yang hilang dan membalas dendam pada mereka yang merampas masa depannya.
​Namun, roda takdir berputar ketika darahnya tanpa sengaja membangkitkan jiwa Kaisar Alkemis Surgawi yang tertidur di dalam liontin peninggalan ibunya, Mutiara Kekacauan Primordial.
​Mendapatkan warisan kuno dan merombak fisiknya menjadi Tubuh Pedang Kekacauan, Lin Tian kembali menapak jalan kultivasi yang kejam. Di dunia di mana hukum rimba berlaku mutlak dan kekuatan adalah satu-satunya kebenaran, Lin Tian harus menggunakan akal, taktik, dan kekuatan barunya untuk membelah segala rintangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 20: Benturan Nasib dan Melahap Urat Bumi

​Langit di atas Pegunungan Pedang Surgawi yang biasanya cerah kini tertutup abu vulkanik dan asap tebal sisa ledakan. Debu dari runtuhnya Puncak Awan Hukuman menghujani area tersebut seperti salju hitam kematian. Di tengah kekacauan itu, Lin Tian melayang dengan tenang di atas pedang Qi, jubah abu-abunya berkibar melawan pusaran angin yang mengamuk.

​Di bawahnya, Tetua Besar Jian Yan melepaskan aura Tahap Jiwa Baru Lahir secara penuh. Udara di sekeliling pria tua itu terdistorsi, memancarkan cahaya keemasan yang membentuk siluet raksasa setinggi puluhan meter—Avatar Jiwa. Tekanan spiritual dari avatar ini begitu absolut hingga para tetua Inti Emas di sekitarnya terpaksa mundur hingga ratusan meter agar tidak ikut hancur.

​"Bocah fana... kau menghancurkan fondasi ratusan tahun Sekte Pedang Surgawi hanya dalam satu tarikan napas!" Suara Jian Yan tidak lagi terdengar seperti manusia, melainkan gemuruh guntur yang mengguncang jiwa. Matanya yang merah menyala menatap Lin Tian dengan kebencian yang melampaui batas dimensi. "Tidak peduli artefak iblis apa yang kau gunakan untuk memicu meriam itu, kultivasimu hanyalah Tahap Pendirian Yayasan! Hari ini, aku akan mencabut jiwamu, membakarnya di Api Penyucian Api Surgawi selama sepuluh ribu tahun!"

​Jian Yan tidak membuang waktu. Ia mengangkat tangannya, dan Avatar Jiwa raksasa di belakangnya meniru gerakan tersebut. Sebuah telapak tangan energi berwarna emas yang lebarnya menutupi separuh langit menampar turun ke arah Lin Tian, mengunci seluruh ruang di sekitarnya. Ini adalah serangan pengunci ruang, membuat teknik penghindaran apa pun menjadi tidak logis.

​Menghadapi telapak tangan raksasa yang membawa kekuatan untuk meratakan gunung itu, ekspresi Lin Tian tetap sedingin es. Pikirannya berputar secara rasional.

​"Melawan ahli Jiwa Baru Lahir secara frontal dengan kapasitasku saat ini adalah kebodohan," analisa Lin Tian dengan cepat. "Namun, akal sehat mereka tertuju pada energi Qi standar, bukan Hukum Kekacauan."

​Alih-alih mundur, Lin Tian justru melesat lurus ke bawah, menyongsong telapak tangan emas itu.

​"Mencari mati!" cibir seorang tetua sekte dari kejauhan yang menyaksikan tindakan bunuh diri tersebut.

​Namun, tepat ketika telapak tangan itu berjarak beberapa meter dari kepalanya, Lin Tian memutar Mutiara Kekacauan Primordial di dalam Dantiannya hingga batas maksimal. Ia melepaskan seluruh Qi abu-abu yang dimilikinya, membentuk sebuah bor energi yang berputar dengan kecepatan ekstrem di ujung tangannya.

​ZRRRTTT!

​Suara robekan yang memilukan terdengar. Bor Qi Kekacauan itu tidak menahan serangan Jian Yan, melainkan merusak struktur fundamental energinya. Sama seperti air yang menembus celah batu, Lin Tian melubangi telapak tangan emas raksasa itu dan menembus ke sisi lain tanpa cedera sedikit pun.

​Mata Jian Yan membelalak, keterkejutan menghentikan napasnya sesaat. "Apa?! Energi macam apa yang bisa mengabaikan hukum ruang dari Jiwa Baru Lahir?!"

​Lin Tian tidak memberikan jawaban. Ia memanfaatkan momentum jatuhnya untuk meluncur langsung ke dasar kawah raksasa yang baru saja tercipta dari hancurnya Puncak Awan Hukuman. Kawah itu sangat dalam, menembus hingga ke dasar pegunungan batu kapur.

​Cahaya biru murni memancar dari dasar kawah tersebut. Ledakan Meriam Penghancur Bintang sebelumnya tidak hanya menghancurkan puncak gunung, tetapi juga merobek lapisan pelindung bumi, mengekspos rahasia terbesar Sekte Pedang Surgawi: Urat Bumi Spiritual Utama.

​Urat Bumi ini adalah sumber energi yang menghidupi formasi sekte, ladang obat, dan memberikan Qi yang padat bagi ribuan murid. Ini adalah nyawa dari Sekte Pedang Surgawi.

​Lin Tian mendarat tepat di atas kristal Urat Bumi raksasa yang berdenyut pelan. Ia menoleh ke atas, menatap Jian Yan dan para tetua yang melesat mengejarnya dengan kepanikan yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

​"Kau pikir aku menghancurkan puncak itu hanya untuk unjuk kekuatan?" suara Lin Tian menggema dari dasar kawah, diiringi senyum iblis yang sangat rasional. "Tujuan utama perang bukanlah sekadar membunuh, melainkan merampas sumber daya musuh untuk memperkuat diri sendiri."

​Lin Tian menempelkan kedua telapak tangannya ke atas Urat Bumi Spiritual Utama tersebut.

​"Tubuh Pedang Kekacauan... telan semuanya!"

​WUUUUSHH!

​Gaya isap yang melampaui logika alam semesta meledak dari tubuh Lin Tian. Urat Bumi yang telah berusia ribuan tahun itu menjerit. Aliran energi spiritual cair yang luar biasa masif ditarik secara paksa, membentuk pusaran air raksasa yang langsung masuk ke dalam pori-pori Lin Tian.

​Bagi kultivator normal, bahkan di Tahap Jiwa Baru Lahir, menyerap energi Urat Bumi mentah secara langsung akan membuat tubuh mereka meledak seketika karena kotoran bumi dan elemen buas di dalamnya. Namun, meridian Lin Tian adalah tungku Kekacauan. Semua energi bumi dihancurkan, dimurnikan menjadi esensi murni, dan dituangkan ke dalam danau Dantiannya tanpa sisa.

​"HENTIKAN DIA!!!" raung Jian Yan dengan putus asa. Jika Urat Bumi itu habis, Puncak Leluhur dan Puncak lainnya akan runtuh karena kehilangan penyangga spiritual!

​Jian Yan memerintahkan Avatar Jiwa raksasanya untuk memanggil Pedang Penghakiman Surgawi, berniat membelah kawah itu menjadi dua untuk membunuh Lin Tian. Puluhan pedang terbang dari para tetua lainnya juga meluncur bagaikan badai meteor.

​Namun, Lin Tian sudah mengantisipasinya. Sambil terus menyerap Urat Bumi, ia menggunakan tangan kanannya untuk mengarahkan luapan energi yang terlalu masif itu ke arah atas. Ia tidak menyimpan semuanya; ia menggunakan tubuhnya sebagai saluran pelontar untuk menembakkan kembali sisa energi Urat Bumi yang telah dicampur dengan sifat destruktif Kekacauan.

​Sebuah pilar cahaya abu-abu bercampur emas melesat ke atas, bertabrakan langsung dengan Pedang Penghakiman Surgawi milik Jian Yan.

​BOOM! BOOM! BOOM!

​Rentetan ledakan tak berujung merobek langit. Pilar energi dari Urat Bumi itu tidak ada habisnya, terus menerjang dan menghancurkan pertahanan para tetua. Beberapa tetua Inti Emas tingkat rendah yang berada terlalu dekat langsung menguap menjadi kabut darah, tidak mampu menahan radiasi energi bumi tersebut.

​Di bawah perlindungan pilar energi itu, kultivasi Lin Tian meroket dengan kecepatan yang melawan hukum langit. Danau Qi di Dantiannya meluap, Embrio Pedang Kekacauan di tengahnya menyerap energi dengan rakus, tumbuh semakin solid dan memancarkan cahaya pedang yang mematikan.

​Krak! Pendirian Yayasan Tingkat 3!

Krak! Pendirian Yayasan Tingkat 4!

Krak! Pendirian Yayasan Tingkat 5!

​Hanya dalam waktu sepuluh tarikan napas, Lin Tian melompati tiga tingkatan sekaligus. Otot-ototnya memancarkan pendaran cahaya pedang yang menyilaukan. Rambut hitamnya berkibar liar, wajahnya tanpa ekspresi meskipun rasa sakit akibat luapan energi terus menyiksa meridiannya.

​Di sisi lain, efek dari terkurasnya Urat Bumi mulai terlihat. Pegunungan Pedang Surgawi mulai runtuh. Retakan raksasa merambat ke Puncak Leluhur. Paviliun-paviliun mewah hancur ditelan bumi. Ribuan murid tingkat rendah berlarian dalam kepanikan absolut saat tanah di bawah mereka terbelah.

​"Cukup! Cukup!" Jian Yan memuntahkan darah esensi. Formasi pelindung di sekitarnya hancur berantakan. Ia menatap Lin Tian tidak lagi sebagai seorang pemuda, melainkan sebagai bencana kosmis yang dikirimkan oleh dewa maut. "Sekte ini... hancur di tanganku..."

​Setelah memastikan Urat Bumi itu mengering hingga ke akar-akarnya, kristal di bawah kaki Lin Tian berubah menjadi debu abu-abu.

​Dengan satu hentakan kaki, Lin Tian melesat ke udara, menembus kabut debu tebal, dan muncul tepat sejajar dengan Tetua Besar Jian Yan yang kini terengah-engah. Runtuhnya fondasi Urat Bumi membuat fluktuasi energi Jian Yan melemah drastis.

​Kultivasi Lin Tian kini berada di Pendirian Yayasan Tingkat 5 puncak. Kesenjangan antara dirinya dan Jiwa Baru Lahir telah dipersempit secara dramatis berkat kekuatan murni dari Tubuh Pedang Kekacauan dan rampasan Urat Bumi.

​Lin Tian menarik belatinya, menunjuk tepat ke dahi Jian Yan.

​"Kau bilang ingin mencabut jiwaku?" suara Lin Tian terdengar sangat tenang di tengah keruntuhan gunung yang memekakkan telinga. "Sekarang, tunjukkan padaku bagaimana kau melakukannya di atas abu sekte kebanggaanmu ini."

1
yos helmi
💪💪💪👍👍👍
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍😍😍😍💪💪💪💪
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍💪💪💪
yos helmi
💪💪💪💪💪💪💪💪🙏
yos helmi
😍😍😍👍👍👍👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
yos helmi
👍👍👍👍👍💪💪💪💪💪💪💪
yos helmi
👍👍👍👍👍👍👍👍🤣🤣🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣3🤣🤣
yos helmi
🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍👍👍💪💪
yos helmi
💪💪💪💪🤣🤣🤣👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣👍👍👍
yos helmi
🤣🤣🤣
yos helmi
💪💪💪💪💪💪👍👍👍
Fajar Fathur rizky
klan huangpu dan leluhurnya akan musnah hahahaha
Daryus Effendi
terlalu banyak penjelasan jadi nya membosankan
T28J
semangat kak 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!