Nathan Dwi herlangga atau yang biasa dipanggil Nathan adalah anak dari sepasang suami istri Ibu Dewi dan Pak Rama yang tinggal di gubuk sederhana.Semenjak Nathan lahir tidak ada tanda-tanda menunjukan kalau dirinya punya mata batin.Namun seiring berjalan nya waktu Mata batin Nathan terbuka saat ia menginjak usia 7 tahun.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Dendam istri pak Broto
Kini Pak Broto telah mendekam di balik jeruji besi.Tak berakhir begitu saja dendam pak Broto rupanya.Masih ada istri nya yang akan meneruskan dendam pak Broto kepada pak Rama.Dirinya telah menanggung malu,dihina oleh semua orang akibat perbuatan suaminya.
"Awas aja kamu Dewi dan Rama,akan ku buat keluarga kalian hancur seperti kamu menghancurkan keluarga ku"gerutu Astrid,istri pak Broto.
Nathan kembali sekolah hari ini,setelah kemarin ia bolos sekolah karena diculik.Namun ada rasa trauma pada diri Nathan,dia tidak berani berangkat sekolah sendiri lagi.Nathan minta ibunya yang mengantar menaiki mobil.Walaupun jarak sekolah agak dekat namun keadaan Nathan yang masih lemas tidak memungkinkan untuk berjalan kaki.
"Siap-siap nak,hari ini ibu antar ke sekolah"ucap Dewi sembari menyodorkan segelas susu hangat untuk Nathan.
"Ibu tungguin Nathan sampe pulang ya Bu"Ucapnya dengan nada pelan.
Nathan berangkat sekolah seperti biasa.Istri pak Broto,si Astrid rupanya sedang bersiap menebar paku dijalanan.Dia merasa benci terhadap keluarga pak Rama.
"Rasain kamu Dewi,mobilmu akan mengalami masalah"Astrid mengumpat dibalik pohon besar.
Dewi dan Nathan baru berjalan sebentar.Perasaan nya sudah tidak nyaman semenjak keluar dari rumah." Ibu berhenti sebentar"Nathan menyuruh Dewi memberhentikan mobil nya.Nathan turun dari mobil dan melihat banyak paku bertebaran hampir saja di telindas oleh mobil ibunya.
"Siapa yang menebar paku di jalanan seperti ini.Sangat berbahaya bagi semua orang"ujar Dewi kesal sambil memunguti satu persatu paku itu.
Dari balik pohon Astrid mengintip.Niat jahat nya sudah terbongkar,dia merasa heran kenapa anak kecil itu bisa tau, jangan-jangan benar yang di katakan oleh suaminya kalau dia sakti.
"Sial dia memandangi ku"Astrid berusaha bersembunyi di balik pohon supaya yg tidak terlihat oleh Nathan yang curiga melirik ke arah pohon.
Tiba-tiba Nathan menunjuk ke arah pohon itu."Di sana Bu orang nya !!!!"Jari telunjuk nya mengarah ke pohon besar di tepi jalan.
Dewi penasaran,dia mendekati pohon itu.Tapi sayangnya Nathan dan Dewi di sapa oleh Ibu Neneng dan Abril sehingga Astrid kali ini aman.Dia langsung lari terbirit-birit.
" Loh kenapa berhenti di sini ?" Tanya ibu Neneng.
"tadi ada yang berusaha mencelakai kita dengan menebar paku di jalanan"ujar Dewi dengan kesal.
Dewi pun tidak menghiraukan siapa orang yang telah melakukan semua ini.Karena sebentar lagi jam masuk sekolah,nanti Nathan bisa telat.
.....
Mata Batin Nathan Dwi Herlangga yang semakin tajam.Kini mendiang kakek buyutnya jarang menemui nya,karena Nathan bisa menjaga diri sendiri sekarang dengan mata Batin yang tajam.
Nathan turun dari mobil.Ia berjalan bersama Abril menuju ruang kelasnya.Namun Nathan berhenti tepat di pintu kelas ,Semua mata tertuju padanya yang bicara sendiri di depan pintu itu.
"Awas jangan menghalangi jalanku"Nathan rupanya melihat sesosok Anak kecil dengan muka bersimbah darah.Mungkin itu hantu yang dahulu kecelakaan di dekat sekolah Nathan .
"Kamu bicara dengan siapa Nathan ?" Tanya Abril kebingungan .
"emm tidak apa-apa Abril ayo masuk kelas"Nathan menarik tangan Abril.
.....
Pak Rama sedang asyik menikmati secangkir kopi sembari merasakan sejuknya udara di tepi sawah.Pikiranya terasa lega,sekarang sudah jadi juragan dan bisa memperkerjakan banyak orang.
Dia pun lupa akan janjinya untuk memberikan separuh harta warisan kepada kakak Dewi yaitu mbak Sari.Mbak Sari merasa jengkel karena dia menganggap Dewi dan Rama sudah lupa dengan nya.Dia mendatangi tempat Rama bekerja dengan wajah yang memerah.
"oh jadi begini,kamu menikmati harta ini sendirian"Teriak Mbak Sari dengan nada tinggi.
"jangan marah-marah dulu mbak,Nanti di dengar sama pegawaiku,aku jadi malu"ujar pak Rama.
"kamu gak tau malu.Sampai jadi juragan saja lupa sama mbak mu ini"gerutu nya.
Pak Rama melihat tubuh mbak Sari yang aduhai.Janda anak satu yang kesepian karena anaknya sudah bekerja di luar kota.Muncul pikiran jahat pak Rama kepada kakak ipar nya itu.
"Duduk dulu sini mbak,santai sejenak agar pikiran mbak tenang"ucapnya sambil merayu.
Mbak Sari sadar kalau pak Rama punya ketertarikan dengan nya.Demi menguasai harta Dewi dan pak Rama,dia pun mendekati pak Rama.Tak menghiraukan kalau dia adalah suami dari adiknya.
"jangan disini"bisik mbak Sari ke telinga pak Rama.
Pak Rama iman nya mulai goyah.Dia pergi berboncengan dengan mbak Sari menuju rumah mbak Sari.Padahal semua orang melihatnya,namun tidak ada yang curiga karena yang di pikiran orang lain paling cuma mau mengantar pulang saja.
Sesampai nya di rumah mbak Sari.Mbak Sari segera menarik tangan pak Rama masuk ke rumahnya.
"disini saja yang sepi mas"Bisik mbak Sari .
"Tenang saja sari,aku akan memberikanmu warisan yang aku janjikan kalau kamu berhasil memuaskan ku"ucap mulut nakal nya itu.
Mereka melakukan hubungan yang tidak senonoh di rumah mbak Sari.Pak Rama telah berselingkuh dengan kakak ipar nya sendiri.Iman nya telah tergoda oleh tubuh sexy janda beranak satu itu.