NovelToon NovelToon
My Stupid Wife

My Stupid Wife

Status: sedang berlangsung
Genre:Perjodohan / Balas Dendam / Trauma masa lalu
Popularitas:1.9k
Nilai: 5
Nama Author: bidadari

Bunga adalah gadis yang di juluki si Bodoh, ia di paksa nikah dengan seorang lelaki pilihan papanya yaitu Muis yang dimana sahabat masa kecilnya.

Hari-hari pernikahan mereka di lalui, Muis mengira gadis itu beneran bodoh dan seperti kekanak-kanakan namun di balik itu Bunga tidak seperti yang di duga. Ia menikah dengan Muis karena ia ingin membalas dendam kepada keluarganya itu,




— Stupid Wife —

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bidadari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 2 Rumah mertua

" Taraa... Selamat datang sayang di rumah keluarga mama! " Kata Cindy penuh semangat, ia bahkan menggandeng sang menantu seolah takut gadis itu pergi dari sisinya. Impiannya mempunyai anak perempuan itu akhirnya kenyataan

" Ma itu istri nya Muis loh! " Gurau sang suami, yang berjalan di belakang kedua wanita beda usia itu. " Ya Muis nya aja ngga protes kenapa malah papa? " Cebik Cindy

Bunga tersenyum tipis kala melihat drama, tersebut ia memilih untuk duduk di sisi Muis yang sedang fokus ke layar ponselnya. Ia tidak mau tahu dan tidak mau peduli dengan apa yang Muis kerjakan di layar ponsel nya itu,

" Sayang, nanti malam kamu harus tidur pakai baju ini! " Suara Cindy menggema di ruangan tersebut, membuat kedua pasangan itu menoleh ke Cindy yang membawa dua pasang baju yang terbuka sekali membuat pipi Bunga merona sekali.

" Ma... Apakah ngga dingin? " Tanya Muis gamblang membuat, Bunga menundukkan kepalanya " Ihh, dasar anak ngga peka kan kamu boy yang hangatkan! " Cebik Cindy

" Emangnya bang Muis minyak kayu putih, yang menghangatkan ma? " Tanya Bunga dengan polosnya, membuat seluruh manusia seisi rumah tertawa.

" Sayang, kamu itu lucu banget sih.. Pokoknya kamu pakai baju ini! " Kata Cindy menyerah kan baju tersebut kepada gadis itu, lalu ia Terima " Makasih ma "

" Sama-sama sayang, nanti kalau Muis bandel atau gimana-gimana panggil mama aja ya sayang. Mama sama papa di kamar sebelah! "

Bunga hanya menatap dengan tatapan penasaran kepada mertua nya itu, yang tersenyum-senyum melihat keduanya rasa penasaran itu membuat Bunga menguap ngantuk.

" Sayang, istri kamu udah ngantuk sana bawa ke kamar kamu pasti dia lelah karena seharian ini yang sangat panjang! " Kata Cindy

" Ayo dek ke kamar " Ajak Muis, ia mengulurkan tangannya tetiba ponselnya dari tangan satunya terjatuh. Membuat ia meneguk ludahnya kasar kala melihat ponselnya terjatuh tepat di depan kaki sang istri

Bunga mengambil nya, lalu ia memberikannya ke Muis tanpa melihat layar ponsel tersebut. Membuat Muis menghela napas lega,

" Kamu tuh hati-hati dong!, bisa jatuh gitu ponsel nya! " Suara sang mama membuat Muis menghela napas kasar,

" Ya ma"

Muis menggandeng tangan Bunga, membawa gadis itu masuk ke dalam kamarnya gadis itu terbelalak melihat kamar Muis yang begitu sangat besar dibanding kamarnya yang agak kecil padahal ia tinggal di rumah nya sendiri tapi entahlah. Semenjak kedua orangtuanya pisah ia harus tinggal di kamar pembantu,

" Kamar nya besar sekali bang! " Mulut gadis itu terbuka kecil, membuat Muis tersenyum lembut " Ini bakal jadi kamar kamu, sayang "

" Kamar aku? " Tanya Bunga dengan wajah polosnya matanya berbinar

" Ya, "

" Yeessss!!, " Gadis itu bangkit dari duduknya, ia menaiki ranjang tersebut lalu ia loncat-loncat diatasnya seolah dirinya adalah seekor monyet yang lincah sekali.

Tanpa di sadari Muis memotret gadis tersebut, seolah ia ingin menyimpan gadis itu dalam ingatannya. Ia menoleh ke Bunga yang terkulai lemas di ranjang tersebut

" Kenapa hm? " Tanya Muis lembut

" Ngantukk!!, nina bobokan aku! " Pinta gadis itu beranjak dari tempat tidurnya, ia menaruh kepalanya di paha Muis membuat mata Muis terbelalak melihatnya

" Sayang, kamu ngga malu? "

" Aku rindu di nina bobokan sama mama, walaupun mama sibuk dulu pas aku umur dua tahun mama sering. Nina bobo kan aku hingga aku - " Kata-kata itu terhenti, kedua mata itu tertutup jiwanya melayangkan ke dunia mimpi.

Muis tersenyum melihat gadis tersebut, yang tidur di pahanya ia bergegas memindahkan gadis tersebut ke kasur lalu ia menyelimuti nya sebatas dada, tidak lupa ia mengatur suhu ruangan agar tidak kedinginan dan kepanasan

Lalu lelaki tersebut, pergi ke ruang kerjanya nyatanya begitu banyak sekali kerjaaan yang menumpuk padahal ia hanya tinggal nikah doang namun. Kerjaan itu numpuk sekali

Bunga membuka matanya, ia tersenyum jahil sesungguhnya ia belum tidur karena ia memang orangnya susah tidur. Walaupun menguap doang Ia tidak akan tidur kalau kaya gitu,

" Hiks... Hikss... Mending nonton anime aja kali ya, atau liatin cortis??... Hm atau dance rude aja??.. Akhh!!, " Geram Bunga

Ia bergegas meraih ponselnya, yang ada di nakas ia membuka galeri fotonya jemarinya meng-klik sebuah foto dirinya dan sosok lelaki bertopi foto tersebut — diambil saat ia sedang nonton konser dengan Muis.

" Ck!, ganteng tapi gila kerja!!.. Huuh! " Cebiknya ia tersenyum jahil. Lalu ia teringat oleh sebuah pesan yang ia lihat di ponsel Muis yang tadi jatuh di hadapannya sebenarnya ia baca pesan tersebut,

“𝘓𝘶𝘴𝘢, 𝘢𝘥𝘢 𝘱𝘦𝘳𝘵𝘦𝘮𝘶𝘢𝘯 𝘥𝘪 𝘑𝘦𝘱𝘢𝘯𝘨 ”

Itu yang ia baca, tetiba senyuman nakal terbit di wajah cantiknya itu

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!